Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.538 views

Utopia

Oleh: Evi Rakhmawati Wardhani (Anggota Komunitas Ideowriter)

“Duh, masalah politik lagi. Aku ga mau ikut-ikutan ah, politik itu kotor”
“Ngapain ngurusin masalah politik? Buat makan besok aja puyeng”

Kalimat-kalimat ini tentunya tak asing di telinga kita. Sering kali kalimat-kalimat tersebut terlontar begitu saja oleh teman dan orangtua ketika menonton atau membaca berita yang berhubungan dengan politik. Munculnya komentar seperti ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Faktanya, memang politik yang kita saksikan sekarang itu kotor, penuh dengan tipuan, trik, uang, dsb. Hal ini muncul justru karena Islam telah dipisahkan dari pengaturan politik itu sendiri.

“Ah, kalau lagi bahas politik, jangan bawa-bawa agama. Agama itu suci, politik itu kotor...tidak pantas bersanding”

“Kalau agama dibawa ke ranah politik, pastilah yang terjadi perpecahan”

“Ini kan bukan negara Islam, kalau Islam yang dipakai dalam politik nanti jadi otoriter”

Kalimat-kalimat ini lebih sering dipakai oleh para tokoh yang pro dengan pemisahan Islam dari politik. Sama sekali tidak terbersit dalam benak mereka bahwa Islam pernah dipakai mengatur sebuah negara super power. Bukan hanya oleh bani Umayyah, bukan juga bani Utsmaniyyah yang mereka jabarkan di buku-buku sejarah sebagai rezim cinta perang, tetapi oleh Rasulullah sendiri dan para shahabat mulia yang telah mendapat jaminan surga dari Allah. Kesuksesan Rasulullah dan para sahabat –meski bukan berarti tanpa cacat-mengatur sebuah negara berlandaskan ajaran Islam seakan hanya mimpi yang tak akan pernah bisa berulang, sebuah utopia.

Namun sungguh aneh, utopia ini menjadi hal yang menakutkan bagi mereka. Harusnya, ketika hal tersebut adalah utopia, biarkan saja orang-orang yang memperjuangkannya. Toh hanya sebuah utopia, mustahil menjadi kenyataan. Mengapa tidak membiarkan orang-orang yang menyuarakan utopia ini memeluk mimpinya erat-erat. Selama tidak mengganggu, selama tidak dengan kekerasan mengapa harus pusing dengan utopia?

Sungguh mengherankan ketika para politikus yang melabeli sistem politik Islam dengan label utopia berusaha sekuat mungkin menghancurkan kelompok-kelompok pemimpi itu. Bukankah itu berarti mereka adalah orang yang paling percaya bahwa itu bukan sekedar mimpi di siang bolong, tetapi mimpi itu sangat mungkin menjadi kenyataan.

Teringat kisah kaum Quraisy yang sibuk melabeli Rasulullah dengan label-label buruk agar tidak seorang pun mempercayai ucapan Rasulullah. Namun mereka kebingungan label apa yang paling tepat disematkan pada pengacau Makkah ini. Label penyihir tak tepat karena ucapan-ucapan Muhammad tidak sama seperti mantra-mantra tukang sihir. Label penyair pun tidak bisa karena yang diucapkan Rasulullah bukanlah syair. Bagaimana dengan pembohong atau gila? Semua kabilah di Makkah tahu bahwa Muhammad tidak gila dan bukan pembohong.

Lalu apa? Mereka kebingungan. Kenapa sejatinya mereka bingung bila apa yang disampaikan oleh Muhammad adalah sebuah khayalan? Tentu banyak orang yang tak akan percaya dengan bualan itu. Tetapi mereka makin khawatir karena apa yang disampaikan Rasulullah adalah sebuah kebenaran. Kebenaran itu tak sampai menyentuh hati petinggi-petinggi kaum Quraisy karena kesombongan mereka.

Tidakkah para politikus ini belajar dari kesalahan kaum Quraisy? Setidaknya belajar sebagai seorang muslim, sudah sewajarnyalah mereka menerapkan aturan-aturan Islam dalam kehidupan bernegara. Sangat wajar bila mereka mengakui keberadaan Allah dalam sistem politik di negeri ini. Kita tentunya percaya betul, apa yang diturunkan Allah baik dalam Al-Qur’an maupun As-Sunnah merupakan petunjuk hidup di dunia yang tidak hanya perlu dibaca dan diresapi tetapi juga perlu diterapkan. Tentu kita percaya betul bahwa aturan-aturan yang Allah turunkan tidak mungkin menzhalimi pemeluk agama lain.

Sebagai sebuah sistem agung yang diturunkan langsung oleh Sang Pencipta manusia, sistem politik Islam pasti akan menyelesaikan problematika negeri ini. Yang jadi masalah, kita mau percaya atau tidak? [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 18 Oct 2017 13:55

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Rabu, 18 Oct 2017 11:45

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Rabu, 18 Oct 2017 10:15

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

Rabu, 18 Oct 2017 09:58

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Rabu, 18 Oct 2017 08:45

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

Rabu, 18 Oct 2017 08:38

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Rabu, 18 Oct 2017 06:43

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

Selasa, 17 Oct 2017 20:35

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

Selasa, 17 Oct 2017 20:15

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Selasa, 17 Oct 2017 19:09

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Selasa, 17 Oct 2017 17:09

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Selasa, 17 Oct 2017 17:06

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Selasa, 17 Oct 2017 15:43

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Selasa, 17 Oct 2017 15:09

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Selasa, 17 Oct 2017 14:50

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Selasa, 17 Oct 2017 14:27

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Selasa, 17 Oct 2017 14:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X