Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.900 views

Ukhuwah Islamiyah untuk Muslim Rohingya

 
KEDZALIMAN yang nampak begitu jelas dipertunjukkan kaum mayoritas Myanmar kepada minoritas muslim di Rakhine, Myanmar. Muslim Rohingya mengalami berbagai kejahatan kemanusiaan yang tak terbayangkan hingga PBB pun menjulukinya sebagai etnis paling teraniaya. Selama bertahun-tahun, tepatnya sejak tahun 2012, muslim Rohingya telah menjadi kaum stateless karena kewarganegaraan dan hak-haknya tidak diakui.
 
Tidak hanya diabaikan dalam proses demokrasi karena dianggap minoritas, muslim Rohingya pun mengalami pengusiran dari tempat tinggalnya. Selama bertahun-tahun itu pula ribuan muslim Rohingya hidup terlunta-lunta tanpa kejelasan nasib. Lalu yang terbaru, sejak Agustus hingga hari ini, muslim Rohingya mengalami pengusiran dan pembersihan etnis yang sistematis. Rumah-rumah penduduk dibakar, para muslimah diperkosa, tak terhingga jiwa mulai dari kanak-kanak hingga usia senja yang dibunuh dengan sadis.  
 
Media-media internasional ikut serta memblow-up berita muslim Rohingya dari berbagai sisi. Tak ketinggalan, media Indonesia juga mengabarkan kepada masyarakat Indonesia bahwa Wahid Foundation mengajak masyarakat Indonesia agar tidak melihat konflik Rohingya sebagai konflik agama.
 
Anggota Komisi I DPR RI Andreas Hugo Pareira mengatakan “Kita harus menjaga dengan benar bahwa persoalan Rohingya jangan sampai menjadi titik pemicu persoalan di negeri kita. Jadi kita tidak menghendaki mengimpor masalah ini ke dalam negeri. Ini yang harus kita jaga."
 
Padahal, konflik Rohingya jelas merupakan konflik agama. Dengan kekuasaan biksu Ahsin Wirathu, pemerintah Myanmar yang keseluruhannya beragama Budha bekerjasama untuk mengusir Muslim Rohingya dari tanah kelahirannya sendiri. Muslim Rohingya sengaja tidak diberi kewarganegaraan walaupun sudah berada di Myanmar sejak abad ke-7 sehingga dengan mudah mereka diusir. Perkembangan Muslim Rohingya sangat cepat sehingga jumlah kaum Muslim Rohingya ditakutkan mengalahkan jumlah umat Budha.
 
Jumlah yang besar ditakutkan akan memiliki kekuatan untuk menguasai dan mendominasi Myanmar. Nampaknya, pengalihan opini yang dilontarkan oleh kaum sekuler dan liberal terjadi karena banyaknya umat Islam di berbagai dunia yang vocal dalam menyuarakan penghentian kekerasan terhadap muslim Rohingya.
 
Bahkan, sesunguhnya tidak perlu menjadi muslim untuk ikut prihatin terhadap tragedi kemanusiaan di Rakhine, cukup menjadi manusia maka pasti akan terketuk hatinya untuk melakukan pembelaan. Lebih-lebih bagi seorang muslim, hal itu merupakan sesuatu yang wajar bahkan harus terwujud karena mereka adalah saudara seakidah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir, Rasulullah SAW bersabda:
 
عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى (رَوَاهُ مُسْلِمٌ).
 
Artinya: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam." (HR. Muslim)
 
Hadits tersebut menjadi pegangan kaum Muslim agar peka terhadap kondisi saudara muslim yang lain. Mulai dari seruan untuk menyuarakan penghentian  kekerasan, bantuan dana, hingga menyeru kepada pemerintah untuk mengirim tentara agar konflik segera berakhir, itu semua harus dilakukan. 
 
Namun, hal tersebut belum cukup untuk menyelesaikan persoalan Muslim Rohingya. Segala kedzaliman yang menimpa umat ini, mulai dari Rohingnya, Suriah, Palestina dan negeri-negeri muslim lainnya terjadi karena tidak adanya kesatuan di antara kaum muslimin. Namun di sisi lain, mulai terasakan semangat persatuan di tengah-tengah kaum muslimin.
 
Aksi-aksi pembelaan muslim Rohingya yang secara masif dilakukan oleh kaum muslimin di seluruh penjuru Indonesia menunjukkan bahwa ukhuwah Islamiyah itu masih ada. Demikian pula pembelaan kaum muslimin di berbagai belahan dunia yang lain. Berikutnya, harus diwujudkan kesatuan politik untuk mempersatukan persaudaraan aqidah itu menjadi satu kekuatan di bawah naungan khilafah yang akan membawa kaum muslim kembali pada kemuliaannya.*
 
Eka Rahmi Maulidiyah
Mahasiswi Sastra Inggris, Universitas Airlangga Surabaya

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Senin, 22 Jan 2018 13:49

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Senin, 22 Jan 2018 13:34

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Senin, 22 Jan 2018 13:17

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Senin, 22 Jan 2018 13:16

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Senin, 22 Jan 2018 13:13

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Senin, 22 Jan 2018 13:02


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X