Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.704 views

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

JAKARTA (voa-islam.com) - Teka-teki kecelakaan tunggal yang mengakibatkan pelarian DPO Setya Novanto, Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar ini menambah daftar keanehan dan rekayasa di negeri ini.

Sebagaimana dikutip dari porosnews.com, AliaNsi Jurnalis Anti Sogokan (ANJAS) menyikapi keterlibatan jurnalis salah satu televisi swasta yang diduga berkolaborasi dengan tersangka kasus korupsi,  AliaNsi Jurnalis Anti Sogokan (ANJAS) yang diketuai Adista Sipriariang menilai:

Bahwa dirasa perlu penegak hukum untuk turut memeriksa jurnalis terkait, perihal ada-tidaknya upaya menghalangi penyidikan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tersangka korupsi. Sebab, keberadaan sang jurnalis dengan seseorang yang tengah diburu penegak hukum, langsung maupun tidak langsung, bisa diartikan sebagai upaya turut serta menyembunyikan orang yang diduga melakukan kejahatan. Sehingga berdasarkan KUHP, jurnalis terkait bisa turut dijerat hukum.

Di samping itu, ANJAS juga merasa perlu agar penegak hukum memeriksa asal-usul harta benda, deposito pada rekening jurnalis yang bersangkutan. Karena berdasarkan informasi yang beredar, jurnalis tersebut cukup dekat tersangka dan partai yang dipimpin. Dan dalam keseharian, ia diketahui memiliki harta benda yang nilainya tak wajar. Sehingga patut diduga, terdapat uang hasil dugaan korupsi yang dilakukan tersangka, yang mengalir kepada jurnalis tersebut.

Seluruh hal ini ANJAS minta, semata bertujuan agar citra jurnalis yang positif bisa terjaga. Sehingga peran jurnalis/media massa sebagai pilar demokrasi tetap layak disematkan.

Drama busuk itu terungkap juga. Diduga tak mau menghuni sel Setya Novanto mengeluarkan jurus pamungkasnya. Tersangka kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara dan rakyat Indonesia triliunan rupiah itu mengeluarkan jurus pura-pura kecelakaan.

Kamis malam 15 November 2017 Setya Novanto sudah bisa ditangkap karena KPK sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan. Namun beberapa jam sebelum ditangkap di rumahnya Novanto menghilang dengan alasan dibawa tamu misterius.

Akhirnya penyidik KPK dibawah pimpinan Aris Budiman pulang dengan tangan hampa. Lima jam mereka mencari Novanto gak ketemu. Juru bicara KPK Febry Diansyah sampai membujuk Novanto agar menyerahkan diri dan kemudian mengancam akan memasukkan politikus partai Beringin ini dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

Rekayasa Kecelakaan

Skenario kecelakaan dengan sutradara Hilman wartawan Metro TV yang sehari-hari adalah Ketua Forum Wartawan DPR/Press Room yang terpilih berkat dukungan logistik Novanto waktu gantikan Ade Komarudin.

Nah, daripada Novanto masuk sel KPK, dibuatlah skenario Novanto kecelakaan. Hilman ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) merekam kejadian itu dan langsung menyebarkan ke media sosial dan langsung viral.

Dan publik pun tercengang atas berita Novanto kecelakaan. Tapi publik terlanjur tidak percaya. Karena politikus dengan segudang kasus ini memang dikenal Raja Sinetron.

Banyak yang mendoakan agar Setya Novanto ini benar-benar kecelakaan sungguhan dan dirawat seumur hidup. Bisa juga mati atau gila. Banyak rakyat yang menyumpahinya.

Para pemilik Toyota Fortuner pun minta kejelasan mengenai kualitas mobil yang mereka miliki setelah melihat berita di TV. SN kecelakaan naik mobil yang sama nabrak tiang listrik cuma rusak grill dan bemper tapi penumpang di dalam bisa luka2 kepala benjol segede bakpau berdarah2 dan bisa jadi nanti hilang ingatan.

Mereka menanyakan hal ini karena selalu membawa mobil jauh lebih kencang dari Setya Novanto yang mereka lihat di tv yang hanya nabrak tiang dan tiangnya pun masih berdiri tegak sedangkan penumpang luka parah.

Rupanya skenario kecelakaan ini memang sudah diatur. Mobil Toyota Fortuner yang digunakan Setya Novanto pernah diiklankan November 2017. Begitu juga soal rumah sakit Permata Hijau, beberapa hari sebelum kecelakaan, pihak Novanto sudah memesan beberapa kamar. Sedangkan video kecelakaan diatur Hilman Wartawan Metro TV.

Skenario Kecelakaan ini dibuat untuk menghindari penangkapan dan penahanan KPK.  Karena Novanto sedang mengajukan kembali Praperadilan atas Penetapan dia tersangka kedua kalinya oleh KPK. Novanto berharap dia menang lagi. Dan kuat dugaan dia memang sudah membayar hakim yang akan menyidangkan nya. Jika Novanto dimenangkan lagi artinya hakim memang dibayar, sesuatu yang sudah umum terjadi di Indonesia. Apalagi Setya Novanto memang dikenal dekat dengan Hatta Ali bos Mahkamah Agung.

Jika Novanto kalah dalam praperadilan, tentu ada lagi skenario yang ia bikin yakni skenario geger otak alias Sakit Jiwa. Selanjutnya tentu dia akan dirawat cukup lama di rumah sakit.

Orang seperti Setya Novanto ini sangat mendewakan kebebasan dibanding kehormatan. Dia jadi Politikus bukan untuk mengabdi kepada rakyat tapi hanya sekedar mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Kemiskinan di masa lalu yang bikin orang ini gila harta.

Fortuner

Sebuah situs otomotif Otosia.com tempat bursa mobil memasang iklan TOYOTA FORTUNER Grand New  VNT Diesel 2012  di jual  nopolnya B 1732 ZLO sama dengan kendaraan yang tabrakan diduga dipakai Setnov. Iklan itu mungkin paling dahsyat  Dilihat sebanyak 8.828 kali. Akhirnya mobil itu terjual Rp. 279.000.000, dan tertulis Sudah laku. Namun malamnya ada kasus Setnov. 

Sebelumnya redaksi menerima Estimasi budget dalam dunia Production House mungkin tahu semua hal ini. Berikut ini nyaris sama dengan kasusnya:

Kembali ke kasusnya Setnov. Sungguh orang-orang yang mengatur skenario untuk menyelamatkan Setya Novanto adalah orang-orang jahat yang hanya memikirkan kenikmatan uang tanpa memikirkan kejahatan Novanto terhadap uang rakyat Indonesia yang dirampoknya. Atau apakah jika Setnov di bui maka dia akan nyanyi dan akan banyak yang tersentuh. AMPUN!!!

Detik melansir, Hilman dijadikan tersangka.

Hilman Mattauch, wartawan yang juga mengemudikan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO dan membawa Setya Novanto dijadikan sebagai tersangka dalam kecelakaan lalu lintas. Hilman ditilang karena kelalaiannya dalam berkendara sehingga mengakibatkan kecelakaan.

"Makanya kita kenakan UU Lalu Lintas, lex spesialis, Pasal 283 jo Pasal 310," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Argo mengatakan, Hilman tidak ditahan dalam kasus kecelakaan ini karena ancaman hukumannya hanya 3 bulan. Namun Argo menegaskan bahwa Hilman statusnya tersangka dalam kasus kecelakaan itu.

"Namanya ditilang tersangka bukan? Iya toh (tersangka). Nggak ditahan," imbuhnya.


Pasal 283 UU No 22 Tahun 2009 berbunyi:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Pasal 310 UU No 22 Tahun 2009 berbunyi:

Ayat (1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).


Hilman dijerat dengan Pasal 283 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan lantaran diketahui mengemudi sambil berkomunikasi via telepon. Hilman saat itu hendak menyerahkan telepon genggamnya kepada Setnov untuk wawancara live by phone.

"Jadi dengan adanya kegiatan itu maka pengemudinya, karena mengemudikan sambil pegang handphone tidak stabil, sehingga menyebabkan dia keluar jalur ke kanan, serempet pohon dan tabrak tiang listrik," paparnya.

Sebelumnya, Hilman menjemput Setnov dari kantornya di Gedung DPR RI. Saat itu, Hilman membawa Setnov untuk wawancara di kantor Metro TV. Tapi sebelum sampai lokasi, mobil yang dikendarai Hilman kecelakaan di Jl Permata Berlian, Jakarta, Kamis (16/11) malam. [AMdr/berbagaisumber]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Selasa, 16 Oct 2018 22:14

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Selasa, 16 Oct 2018 21:50

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Selasa, 16 Oct 2018 21:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X