Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.792 views

Menyoal Penyederhanaan Listrik

RENCANA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) untuk menyederhanakan penggolongan pelanggan listrik menciptakan pro korntra ditengah masyarakat. Pasalnya masyarakat khawatir jika penyederhanaan ini terjadi dan mereka diminta menaikkan golongan listriknya maka biaya yang dikeluarkan akan semakin banyak, tagihan semakin naik dan sikap konsumtif masyarakat tidak terkontrol. Dari serikat buruh menolak rencana ini.

Emak emak pun siap menjerit jika penyederhanaan dilakukan karena beban keluarga akan semakin tinggi. Sementara itu disisi lain PLN menjanjikan beberapa hal diantaranya abonemen akan tetap, Tarif dasar listrik juga akan tetap, dan penamabahan daya akan digratiskan. Pemerinta dan PT PLN menggodok aturan penyederhanaan golongan pelanggan listrik rumah tangga, agar masyarakat lebih leluasa menggunakan perangkat elektronik.

Rencananya pelanggan non subsidi golongan 900-4.400 Volt Ampere (VA) akan bergabung menjadi satu di 5.500 VA. Sementara golongan 2 yaitu 5500 VA dan 12.400 VA naik jadi 13.000 hingga loss stroom. Apabila masyarakat tidak menambah daya listrik sekarang sesuai program pemerintah maka nanti jika membutuhkan penambahan daya harus bayar dengan harga yang mahal.

Sehingga seolah himbauan ini menekan masyarakat untuk menambah meskipun mereka mengatakan tidak memaksa masyarakat. Kemelut listrik sebenarnya hampir terjadi setiap tahunnya. Tarifnya naik tahun demi tahun dan semakin mencekik rakyat. Memang wacana untuk menyederhanakan golongan listrik ini baru, namun dari dulu masalahnya sama yaitu seputar akibat dan kerugian yang dialami masyarakat dengan kebijakan pemerintah yang semakin berwarna warni.

Kalau kita lihat bagaimana nasib rakyat hari ini, yang pertama pemerataan listrik hingga hari ini belum terjadi, diberbagai pelosok daerah di Indonesia masih banyak yang diliputi kegelapan tanpa adanya penerangan PLN. Akses yang tidak mudah dijangkau. Klise sekali. Salah satu teman saya ada di pelosok Sulawesi hidup belasan tahun tanpa ada aliran listrik PLN.

Penerangan seadanya dari diesel dan sampai hari ini baru ada tiang listriknya saja, belum ada listriknya. Daripada meninggikan golongan listrik dengan alasan agar lebih leluasa menggunakan alat elektronik apakah tidak lebih baik menggunakan dana yang banyak -untuk menggratiskan penambahan daya- itu dialihkan untuk meratakan listrik didaerah pelosok? Ijinkanlah mereka melihat cahaya lampu di malam hari agar nanti juga bisa berkontribusi untuk negeri. Daerah pelosok identik dengan daerah tertinggal karena pemerintah juga meninggalkan dari pengurusannya.

Kemudian masalah kedua, dan ini yang terberat adalah daya beli masyarakat terhadap listrik. Indonesia negeri kaya sumber daya gemah ripah ini menyimpan jutaan penduduk miskin dan menengah kebawah yang terengah-engah memenuhi kebutuhan hidupnya. Bukan hanya kebutuhan sandang pangan papan, tapi lebih miris untuk makan saja susah! Lihat saja banyak kisah berseliweran di media social bagaimana rakyat mati satu demi satu karena tidak bisa memenuhi kebutuhannya yang paling mendasar, tidak bisa makan! Makan saja susah apalagi bayar listrik? DItambah pula bebannya dengan penambahan daya oleh pemerintah, kira kira rakyat mau bayar pakai apa? Daun?

Padahal kebutuhan mendasar pada manusia bukan hanya sandang, pangan, papan saja. Tapi ditambah dengan pendidikan, kesehatan dan keamanan. Ini asasi/ hak mendasar. Bukan bermaksud menolak semua kebijakan pemerintah, tapi tolonglah melihat realita yang terjadi sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap masyarakatnya. Susah memang ketika kita hidup dalam jeratan kapitalisme, listrik pun dikapitalisasi. Dua permasalahan mengenai listrik ini terjadi karena negara tidak optimal dalam meriayah (mengurusi) masalah rakyatnya. Listrikpun dijual belikan, harusnya dengan Negara se-kaya ini listrik yang merupakan kebutuhan mendasar bisa diberikan Cuma-Cuma atau gratis.

Apakah ide gila memberikan listrik gratis? Tentu saja tidak. Dengan syarat Negara memiliki banyak penghasilan. Penghasilan yang banyak bisa diperoleh ketika Negara mengelola dengan baik sumber daya alam dan manusianya. Indonesia memiliki laut yang luas dan kaya, tambang tak terhitung banyaknya, dan manusia manusia yang bisa berdaya dengan pemuda yang sangat banyak.

Tapi yang dilakukan justru menjual kepada asing dan asheng. Sibuk menawarkan sumber daya alamnya yang seharusnya bisa dikelola sendiri dengan prinsip kemandirian ekonomi. Indonesia bisa memajukan sector ekonomi real dan tidak bingung dengan investasi merugikan atau pejualan asset negeri. Yang terburuk adalah penguasa sibuk untuk menutupi kesalahan, pencitraan, korupsi tiada henti dan bergelut dengan kepentingan korporasi. Walhasil Indonesia hanya memunguti remah remah kapitalisme global dan malah bebani masyarakat dengan pajak pajak pajak! *

 

Masyithoh Zahrodien

Kota Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Selasa, 16 Oct 2018 22:14

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Selasa, 16 Oct 2018 21:50

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Selasa, 16 Oct 2018 21:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X