Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.952 views

Palestina; Harus Kembali ke Pangkuan Islam

Oleh: Mar'ah Sholihah (Muslimah Community)

Palestina masih bergelora. Kabar terbaru bahwa keputusan Donald Trump yang menandatangi keputusan Yerusalem sebagai ibukota Israel, ditolak oleh PBB. Dari hasil voting Majelis Umum 129 anggota negara yang tergabung dalam PBB. 128 negara menolak, 35 abstain dan 9 negaraendukung keputusan Trump. Ini berarti pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel batal dan tidak berlaku. Dikutip dari USA today (22/12/2017),

Apakah PBB mampu menjegal keputusan Trump? Faktanya berkali-kali keputusan PBB di Veto oleh AS sendiri ? Kita lihat saja nanti.

 

STIMULUS PUN DIRESPON

Trump memang telah memulai dengan stimulus besar, pengukuhan yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ini berarti pengakuan atau legalitas terhadap keberadaan negara yahudi Israel, sekaligus 'penghapusan' negara Palestina. Jika selama sekian tahun perlahan tapi pasti, Israel secara geografis hampir menguasai seluruh tanah palestina hingga tersisa tepi barat dan jalur Gaza saja. Maka pengakuan Trump terhadap Yerusalem sebagai ibukota israel itu adalah legalitas politiknya.

Palestina adalah simbol kesatuan umat. Disana ada Baitul Maqdis kiblat pertama Umat Islam, tempat bersejarah yang diabadikan dalam Al qur'an melalui peristiwa isra' mi'raj Nabi Muhammad SAW. Palestina juga menjadi ibu kota Khilafah.

Maka jika Trump membuat manuver dengan mengakui Israel dan menyingkirkan Palestina. Sungguh ini sebuah konspirasi global bukan hanya untuk Palestina. Tapi untuk seluruh kaum muslimin. Umat Islam wajib melakukan pembelaan dan perlawanan.  

Yang menjadi pertanyaan apakah Trump tidak memperkirakan reaksi dunia islam nantinya ? Sebagai pemimpin kampiun negara kapitalis tidak mungkin dia tidak memperkirakannya. Setiap kebijakan pemimpin adalah keputusan politiknya. Dia pasti  memahami betul respon seperti apa yang nanti akan dia dapatkan, atau memang sengaja ingin mengukur seberapa besar Respon kaum muslimin ? Wallahu a'lam.[syahid/voa-islam.com]

Yang jelas terlepas dari itu, Respon besar dari kaum muslimin sangat luar biasa. Ini menunjukkan keterikatan aqidah masih ada diantara kaum muslimin meski berbeda negara. Penduduk muslim palestina kembali bergelora dengan semangat jihadnya. Bahkan para wanita dan anak anak pun seolah tak takut sama sekali berhadapan dengan moncong senjata tentara Israel.

Sementara Kaum muslimin di belahan negeri yang lain, juga menyatakan sikap dengan menentang dan mengecam keras kebijakan Trump. Kantor Dubes AS pun menjadi lokasi tempat protes masyarakat luas di berbagai negara. Selain protes keras dan kecaman, ada juga yang menggalang dana bantuan kemanusiaan, boikot produk dll.

 

MENGEMBALIKAN WIBAWA

Palestina adalah kasus lama, puluhan tahun telah terjajah secara ekonomi, militer dan politik. Tidak terhitung lagi darah kaum muslimin yang menjadi korban penindasan.  Bukan hanya kaum laki laki saja, tetapi wanita dan anak anak pun menjadi sasaran target genoside mereka. Tetapi selama ini belum ada solusi tuntas terhadap Palestina.

Penjajahan Israel terus saja berjalan dan didukung penuh oleh AS. Inilah bukti firman Allah di dalam Al qur'an yang mulia. "Bahwa selamanya orang yahudi dan nasrani tidak akan pernah ridho sampai kita mengikuti millah mereka"

Saat inilah seharusnya kaum muslimin menyadari bahwa jumlah kuantitas saja kaum muslimin belum cukup untuk menghentikan kejahatan besar yang dilakukan Trump. Inilah persoalan besar kaum muslimin.

Seperti anak ayam kehilangan induknya. Kaum muslimin tidak memiliki satu komando untuk membela saudaranya  yang mengalami penindasan.

Berbeda sekali ketika ada penghinaan dan dan penindasan pada seorang wanita saja di masa Khalifah Al Mu'tasbih billah. Seorang wanita yang mengalami pelecehan ini berteriak karena kehormatannya dilanggar orang kafir. Maka saat itu juga beliau mengutus pasukan besar untuk membelanya. Digambarkan bagaimana panjangnya  pasukan kepalanya sampe di Amuria  sementara ekornya masih di ibukota.

Bagaimana Rasulullah ketika membela seorang muslimah yang yang dilecehkan oleh orang Yahudi bani Qoinuqo hingga dibela oleh seorang muslim dan seorang muslim ini dibunuh oleh orang Yahudi. Maka Rasulullah mengerahkan pasukan mengepung yahudi selama 15 hari hingga mengalahkan mereka. Subhaanallah. Inilah pembelaan terhadap jiwa jiwa kaum muslimin.  Mereka yang ada di Palestina membutuhkan kekuatan besar seperti yang dilakukan Rasulullah, seperti yang dilakukan oleh Al Mu'tashim.

Kasus palestina adalah PR besar bagi kaum muslimin untuk segera berubah bangkit, menyelamatkan saudaranya, menjaga tanah milik Kaum muslimin, mengembalikan kewibaanya sebagai sebaik baik ummat. Sebagaiman pada masa kekhilafahan dahulu.

Kaum muslimin masih memiliki kekuatan yang lebih canggih dari senjata, lebih tajam dari pedang, bahkan lebih dahsyat dari rudal-rudal yang dijatuhkan di wilayah penduduk palestina.

Kekuatan itu adalah kekuatan aqidah Islam, kekuatan Islam sebagai mabda/ ideologi. Kekuatan inilah modal yang akan menggerakkan kesadaran ummat bersatu membela agamanya, saudaranya kehormatannya yang telah tercabik.

Jika kita bercermin pada kasus gerakan al maidah 51  Aksi Bela Islam 212. Maka kekuatan yang tersembunyi itu akhirnya muncul juga. Tidak peduli dengan kelompok, bendera maupun simbol2 lainya. Ternyata Al qur'an telah mampu menyatukan kaum muslimin. Stimulus besar telah menuai Respon besar umat Islam di indonesia. Maka jika Trump telah memulai dengan stimulus besar berupa Palestina, maka sangat mungkin Respon besar umat Islam dunia akan menjadi sebuah kekuatan kebangkitan bagi umat Islam di seluruh dunia yang selama ini terpecah lebih dari 50 negara. 

Jika mabda Islam telah menjadi pemersatu umat. Maka selangkah lagi kebutuhan akan pemimpin dunia yaitu Khalifah tinggal menunggu waktu.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Kasus Jamal Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Jamal Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Kamis, 18 Oct 2018 08:37

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X