Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.994 views

Arah Stigma Intoleransi

Oleh: Yons Achmad*

(voa-islam.com), Intoleransi memang fakta. Masih ada di negeri ini. Tapi, ketika stigma intoleransi disematkan kepada kelompok tertentu, maka justru akan muncul persoalan baru.   Contoh kasus. Terkait dengan penyerangan di Gereja St. Lidwina, Bedog, Jogjakarta, harian Kompas (12/2/18) menulis di halaman mukanya “ Intoleransi: Usut Tuntas Motif Penyerangan dan Tegakkan Hukum”. 

Saya sedikit berpikir, kenapa Kompas merasa perlu untuk menulis kata “Intoleransi” dalam judulnya? Artinya, dalam peristiwa itu, disematkan ada pelaku yang tidak toleran. Siapa pelaku intoleran itu? Padahal, dalam sebuah peristiwa misalnya kekerasan, bisa jadi hanya kriminal biasa, tidak ada sangkut pautnya dengan  upaya  sistematis mengganggu  ibadah umat tertentu. Tapi, apa boleh buat, yang terjadi Kompas menuliskan demikian.

Tentang stigma intoleransi, ada kisah lain. Karyawan sebuah toko kue di Makasar menolak konsumen menuliskan  ucapan natal pada kue pesanannya.  Langsung saja, ramai-ramai orang menstigmanya sebagai contoh praktik intoleransi. Lengkap dengan tuduhan diskriminatif  dan sebuah bentuk pelanggaran Undang-Undang Perlindungan  Konsumen.  Padahal mungkin, sang pemilik dan karyawan hanya ingin menjalankan prinsip dalam agamannya.

Toh dalam Islam, bisnis tak sekadar bisnis, ada prinsip-prinsip tertentu yang harus dipegang. Tak seperti bisnis “Sekuler” yang apapun dilakukan, termasuk riba yang diperbolehkan. Jadi, alih-alih mengolok sang pemilik toko kue, kenapa tak protes sistem riba yang sangat tidak toleran dengan  umat Islam? Di mana dalam Islam riba hukumnya jelas. Haram.

Seorang ibu berhijab di Trans Jakarta  diolok-olok netizen tertentu.  Konon kabarnya, sang ibu menolak  tawaran duduk di sebelah orang yang memberi tawaran hanya karena berkata “Saya muslim”.

Lalu isu pun digoreng abis. Diceritakan bahwa sang ibu menduga yang memberi tawaran orang non muslim.  Itu berita yang viral di media sosial.  Atas  kabar di media sosial itu,  BBC Indonesia  (5/2/18) menurunkan beritanya, “Saat Duduk Bersebelahan di Trans Jakarta Harus Seagama”.

Padahal, kita tahu, berita viral media sosial  itu hanya pengakuan sepihak orang tertentu yang membuat cerita. Kita tak tahu persis fakta sebenarnya. Sama ketika seseorang puas mengolok-olok anak muda yang difoto viral tak mau memberikan tempat duduk kepada  ibu-ibu yang  gendong anak. Padahal faktanya, memang sang ibu tidak mau duduk karena sedang menenangkan anaknya yang menangis. Tapi, dengan serampangan netizen mudah berikan stigma tertentu.

Itu sebabnya, seperti saya katakan di awal.  Sangat berbahaya memberikan stigma intoleransi kepada individu apalagi kelompok  bahkan umat tertentu.  Alih-alih meredamkam suasana. Yang terjadi bisa memunculkan persoalan baru.  Satu dua kali dicap dengan sebutan tertentu mungkin tak masalah. Tapi berkali-kali diberikan cap tertentu, lama-lama tentu saja kan melakukan perlawanan.   Hal ini saya kira juga berlaku bagi media apapun di tanah air.

Depok, 13 Februari 2018

*Kolumnis. Pengamat media. Founder Kanet Indonesia

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Kamis, 25 Apr 2019 16:01

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

Kamis, 25 Apr 2019 15:15

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

Kamis, 25 Apr 2019 14:30

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Kamis, 25 Apr 2019 13:53

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Kamis, 25 Apr 2019 13:45

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Kamis, 25 Apr 2019 13:44

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Kamis, 25 Apr 2019 13:15

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Kamis, 25 Apr 2019 12:53

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Kamis, 25 Apr 2019 12:26

Bukan Human Error, tapi Tuman Error

Bukan Human Error, tapi Tuman Error

Kamis, 25 Apr 2019 11:53

Dua Orang Ini Sindir Bengkaknya Suara

Dua Orang Ini Sindir Bengkaknya Suara

Kamis, 25 Apr 2019 10:53

Stop Hina Prabowo!

Stop Hina Prabowo!

Kamis, 25 Apr 2019 10:39


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X