Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.709 views

Penganiayaan Ulama Bukan Hoaks, Titik !

Oleh: Yons Achmad*

 

(voa-islam.com), Apakah penganiayaan ulama  itu hoaks? Jawabannya adalah tidak. Peristiwa hari ini adalah sejarah bagi generasi selanjutnya. Ketika ada upaya penggiringan opini bahwa penganiayaan ulama itu hoaks alias kabar bohong, maka penggiringan opini itu harus dilawan.  Penganiayaan ulama bahkan sampai ada yang meninggal, itu fakta, bukan  hoaks (kabar bohong). 

Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri Ia menjadi korban penganiayaan usai shalat subuh di masjid. Komando Brigade PP Persis, Ustaz Prawoto bahkan sampai meninggal usai dianiaya. Pelakunya? Orang gila. Dalangnya? Sampai saat ini belum terungkap. Itu beberapa peristiwa sejarah “berdarah” di awal tahun 2018. Pasca peristiwa keji itu, masih ada  beberapa peristiwa serupa.

Setelah peristiwa itu, memang banyak muncul kabar dan video dengan kasus serupa yang beredar di media sosial. Ada yang sebatas muncul di media sosial, ada yang sudah dikabarkan oleh media-media mainstrem (arus utama).  Menyikapi kabar demikian, bagaimana seharusnya masyarakat bersikap?

Hati-hati. Itu yang seharusnya tetap dijaga. Sikap kehati-hatian. Saya sendiri ketika menuliskan kolom ini juga mencoba untuk berhati-hati agar tak kena delik. Seperti kabar yang muncul di media beberapa hari terakhir. Polisi mengaku sudah menangkap kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA). Mereka ditangkap atas tuduhan menyebarkan konten isu bangkitnya PKI,  penculikan ulama, pencemaran nama baik presiden, pemerintah hingga tokoh-tokoh tertentu. Itu informasi versi polisi yang beredar di media. Apakah kita percaya begitu saja? Tidak.

Publik harus mengawal. Bahkan jurnalis juga semestinya tak hanya percaya begitu saja informasi versi polisi, harus bisa menggali fakta-fakta lain yang mungkin belum diungkapkan. Kenapa? Sebab sampai saat ini, belum jelas ujaran kebencian seperti apa yang dilakukan, konten isu kebangkitan PKI apa yang dipersalahkan begitu juga pencemaran nama baik macam apa sehingga mereka dengan sigap ditangkap begitu saja.

Benar, kita tak pernah menolerir hoaks dilakukan, baik sengaja maupun tidak. Tapi, bicara hoaks tidak bisa bicara begitu saja, umum. Harus jelas kasus hoaks yang kita bicarakan. Informasi kasusnya harus jelas, detail, sehingga kita bisa menganalisis dengan benar. Jangan sampai, kasus yang benar adanya, fakta, dibilang hoaks.

 Ini nalar kritis yang perlu kita jalankan. Sama seperti serbuan tenaga kerja asing membanjiri negeri ini, dikatakan hoaks, padahal itu fakta. Memang, soal jumlahnya, masih menjadi perdebatan. Penggiringan opini semacam ini harus kita lawan. Inilah bentuk konkrit kesadaran literasi media (digital) yang perlu terus kita pupuk dan rawat. Agar kita tak begitu saja melupakan sejarah kelam, entah siapa dalangnya. Yang pasti, tindakan keji ini terjadi di era pemerintahan Jokowi. []

Depok, 2 Maret 2018

*Yons Achmad. Pengamat media. Founder Kanet Indonesia.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

Senin, 10 Dec 2018 14:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 08/12/2018 09:53

Himbauan Prabowo ke Seluruh Relawan