Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.002 views

Monster Itu Bernama Sarkoma Kaposi

Oleh: Rahmiani Tiflen, Skep.

(Praktisi Kesehatan dan Anggota Akademi Menulis Kreatif)

Ditengah maraknya aksi Lesbian, Gay, Biseksual, dan Trans gender, tiba-tiba kembali kita dikejutkan dengan fakta baru tentang sabuah penyakit mematikan bernama Sarkoma Kaposi.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dewi Inong Irana menyampaikan bahwa penyakit ini telah merambah hingga ke Indonesia. Lebih dari itu menurut beliau. Jika dahulu penyakit tersebut ditemukan pada pasien-pasien yang telah terinfeksi HIV/AIDS namun kini virus tersebut telah bermutasi dan hidup di dalam tubuh para pelaku LGBT. (R.MOL 1 Feb 2018)

Monster ini terbentuk dari hasil pertemuan antara HIV, sistem imun yang melemah, dan virus herpes manusia (HHV‐8). Penyakit ini pun lebih sering ditemukan pada penderita yang tingginya aktifitas seksualnya.

Masih menurut dokter Inong. Penyakit tersebut pertama kali ditemukan di Indonesia tepatnya di Serang. Dengan pengidap seorang anak laki-laki yang orientasi seksualnya adalah LSL (Lelaki seks dengan Lelaki). Uniknya tidak ditemukan virus HIV pada tubuh orang tersebut, hingga ia meninggal dunia.

Penyakit tersebut sebenarnya bukan penyakit baru. Menurut sejarahnya, Sarkoma Kaposi pertama kali ditemukan pada kalangan Gay yang hidup di Amerika Serikat. Monster ini lebih berkembang bebas akibat perilaku seksual mereka yang menyimpang.

Hal ini tentu menjadi peer besar bagi pemimpin negeri. Sebagaimana kita ketahui bersama pada awal tahun 2018. Ketua MPR mengungkap sebuah fakta yang cukup mencengangkan. Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa ada sekitar 5 fraksi di DPR yang mendukung LGBT di Indonesia.

Bayangkan bahaya besar apa yang akan menghadang negeri tercinta. Untung saja dukungan itu belum diaminkan oleh pemerintah. Dan tidak dijadikan payung hukum.

Untuk itu, pemerintah patut mewaspadai hal tersebut. Sebab jika tidak ditindaklanjuti secara tegas maka bisa jadi beberapa bulan ke depan akan ada banyak sekali penderita yang mengidap virus monster sarkoma kaposi di Indonesia. Bisa saja itu tetangga atau bahkan sanak famili kita.

Apalagi di tengah iklim demokrasi saat ini. Dimana setiap orang mempunyai kebebasan yang sama dalam bertindak dan berekspresi. Sehingga hal tersebut menjadi angin segar bagi para pelaku LGBT apalagi jika dikaitkan dengan hak azasi manusia (HAM). Padahal kita ketahui bersama bahwa perilaku tidak lazim ini sangat ditentang dalam ajaran agama manapun di negeri tercinta Indonesia.

Jika selama ini pemerintah yang dalam hal ini adalah kementrian kesehatan, telah melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit menular seksual dan HIV/AIDS di masyarakat. Seperti dengan melakukan skrining dan pendataan, kemudian dengan program penyuluhan dan pembagian kondom gratis bagi kelompok usia produktif yang aktif kegiatan seksualnya.

Namun ternyata langkah tersebut belum membuahkan hasil yang maksimal. Sebab di satu sisi pemerintah berupaya menanggulangi meluasnya angka penyakit menular seksual namun di sisi lain justru pemeritah melindungi agent atau host dari pembawa bibit penyakit tersebut. 

Untuk itu kepada semua pihak yang terkait baik masyarakat maupun pemerintah, hendaklah melakukan sebuah resolusi jitu guna mengatasi permasalahan penyakit menular seksual tersebut di atas. Memutus mata rantai penyebaran penyakit menular seksual di masyarakat melalui langkah-langkah nyata yaitu dengan mengembalikan para pelaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender ini kepada fitrah mereka sebagai manusia.

Memberikan pemahaman kepada mereka bahwa perilaku ini dapat disembuhkan sebab hal tersebut bukanlah penyakit bawaan lahir tetapi termasuk penyakit kejiwaan yang tentu dapat disembuhkan. Disamping itu pula kepada para pegiat LGBT, hendaklah diberi pemahaman yang baik yaitu dengan cara meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada diri mereka masing-masing.

Sehingga diharapkan dalam mengarungi kehidupannya, ia sadar betul tentang tujuan hidupnya di dunia dan tidak melenceng dari aturan Ilahi. Sehingga dengan demikian ia dapat kembali kepada fitrahnya sebagai manusia yang sejati. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
Polisi Sudah Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Polisi Sudah Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Senin, 22 Oct 2018 23:54

Dibalik Investasi IMF

Dibalik Investasi IMF

Senin, 22 Oct 2018 23:50

Gadget Pemicu Belia Matang Semu

Gadget Pemicu Belia Matang Semu

Senin, 22 Oct 2018 23:35

Ommy Penuh Misteri Dengan Senjata Serbunya

Ommy Penuh Misteri Dengan Senjata Serbunya

Senin, 22 Oct 2018 23:30

Anggota DPD Sebut Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Termasuk Biadab

Anggota DPD Sebut Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Termasuk Biadab

Senin, 22 Oct 2018 23:28

Buntut Pembakar Bendera Tauhid, Tagar #BubarkanBanser Jadi Trending Topic Twitter

Buntut Pembakar Bendera Tauhid, Tagar #BubarkanBanser Jadi Trending Topic Twitter

Senin, 22 Oct 2018 22:56

Terancam Dipolisikan, Tretan Muslim dan Choky Pardede Minta Nasehat ke MUI

Terancam Dipolisikan, Tretan Muslim dan Choky Pardede Minta Nasehat ke MUI

Senin, 22 Oct 2018 22:01

Kasus Choky Pardede dan Tretan Muslim, Dahnil: Serahkan kepada Proses Hukum

Kasus Choky Pardede dan Tretan Muslim, Dahnil: Serahkan kepada Proses Hukum

Senin, 22 Oct 2018 20:41

Pengasuh Ponpes Nurul Huda Garut: Tangkap Oknum Banser Pembakar Bendera Tauhid!

Pengasuh Ponpes Nurul Huda Garut: Tangkap Oknum Banser Pembakar Bendera Tauhid!

Senin, 22 Oct 2018 20:05

Memberangus Monsterisasi dan Upaya Stigmatisasi Negatif Ajaran Islam

Memberangus Monsterisasi dan Upaya Stigmatisasi Negatif Ajaran Islam

Senin, 22 Oct 2018 19:57

Pakistan Dilaporkan Bebaskan Mantan Wakil Pemimpin Taliban Mullah Baradar

Pakistan Dilaporkan Bebaskan Mantan Wakil Pemimpin Taliban Mullah Baradar

Senin, 22 Oct 2018 18:30

Polisi Turki Beri Perlindungan 24 Jam Kepada Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Polisi Turki Beri Perlindungan 24 Jam Kepada Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Senin, 22 Oct 2018 17:00

Perhatian Pengamat untuk Prabowo-Sandi

Perhatian Pengamat untuk Prabowo-Sandi

Senin, 22 Oct 2018 16:09

Catat! Ini Perbedaan Bendera HTI dan Bendera Tauhid Menurut Kemendagri

Catat! Ini Perbedaan Bendera HTI dan Bendera Tauhid Menurut Kemendagri

Senin, 22 Oct 2018 15:10

Ahmad Dhani dan Orde Pembohong

Ahmad Dhani dan Orde Pembohong

Senin, 22 Oct 2018 15:09

Tangkap James Riady, Mengigau?

Tangkap James Riady, Mengigau?

Senin, 22 Oct 2018 15:00

Peringati Hari Santri, Oknum Banser Garut Bakar Bendera ''La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah''

Peringati Hari Santri, Oknum Banser Garut Bakar Bendera ''La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah''

Senin, 22 Oct 2018 14:12

Soal Meikarta, Politisi: Pak Luhut bak Bodyguard

Soal Meikarta, Politisi: Pak Luhut bak Bodyguard

Senin, 22 Oct 2018 14:09

Hanya Bicara Infrastruktur, Politisi Singgung Penjajahan

Hanya Bicara Infrastruktur, Politisi Singgung Penjajahan

Senin, 22 Oct 2018 13:09

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Senin, 22 Oct 2018 11:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X