Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.713 views

Monster Itu Bernama Sarkoma Kaposi

Oleh: Rahmiani Tiflen, Skep.

(Praktisi Kesehatan dan Anggota Akademi Menulis Kreatif)

Ditengah maraknya aksi Lesbian, Gay, Biseksual, dan Trans gender, tiba-tiba kembali kita dikejutkan dengan fakta baru tentang sabuah penyakit mematikan bernama Sarkoma Kaposi.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dewi Inong Irana menyampaikan bahwa penyakit ini telah merambah hingga ke Indonesia. Lebih dari itu menurut beliau. Jika dahulu penyakit tersebut ditemukan pada pasien-pasien yang telah terinfeksi HIV/AIDS namun kini virus tersebut telah bermutasi dan hidup di dalam tubuh para pelaku LGBT. (R.MOL 1 Feb 2018)

Monster ini terbentuk dari hasil pertemuan antara HIV, sistem imun yang melemah, dan virus herpes manusia (HHV‐8). Penyakit ini pun lebih sering ditemukan pada penderita yang tingginya aktifitas seksualnya.

Masih menurut dokter Inong. Penyakit tersebut pertama kali ditemukan di Indonesia tepatnya di Serang. Dengan pengidap seorang anak laki-laki yang orientasi seksualnya adalah LSL (Lelaki seks dengan Lelaki). Uniknya tidak ditemukan virus HIV pada tubuh orang tersebut, hingga ia meninggal dunia.

Penyakit tersebut sebenarnya bukan penyakit baru. Menurut sejarahnya, Sarkoma Kaposi pertama kali ditemukan pada kalangan Gay yang hidup di Amerika Serikat. Monster ini lebih berkembang bebas akibat perilaku seksual mereka yang menyimpang.

Hal ini tentu menjadi peer besar bagi pemimpin negeri. Sebagaimana kita ketahui bersama pada awal tahun 2018. Ketua MPR mengungkap sebuah fakta yang cukup mencengangkan. Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa ada sekitar 5 fraksi di DPR yang mendukung LGBT di Indonesia.

Bayangkan bahaya besar apa yang akan menghadang negeri tercinta. Untung saja dukungan itu belum diaminkan oleh pemerintah. Dan tidak dijadikan payung hukum.

Untuk itu, pemerintah patut mewaspadai hal tersebut. Sebab jika tidak ditindaklanjuti secara tegas maka bisa jadi beberapa bulan ke depan akan ada banyak sekali penderita yang mengidap virus monster sarkoma kaposi di Indonesia. Bisa saja itu tetangga atau bahkan sanak famili kita.

Apalagi di tengah iklim demokrasi saat ini. Dimana setiap orang mempunyai kebebasan yang sama dalam bertindak dan berekspresi. Sehingga hal tersebut menjadi angin segar bagi para pelaku LGBT apalagi jika dikaitkan dengan hak azasi manusia (HAM). Padahal kita ketahui bersama bahwa perilaku tidak lazim ini sangat ditentang dalam ajaran agama manapun di negeri tercinta Indonesia.

Jika selama ini pemerintah yang dalam hal ini adalah kementrian kesehatan, telah melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit menular seksual dan HIV/AIDS di masyarakat. Seperti dengan melakukan skrining dan pendataan, kemudian dengan program penyuluhan dan pembagian kondom gratis bagi kelompok usia produktif yang aktif kegiatan seksualnya.

Namun ternyata langkah tersebut belum membuahkan hasil yang maksimal. Sebab di satu sisi pemerintah berupaya menanggulangi meluasnya angka penyakit menular seksual namun di sisi lain justru pemeritah melindungi agent atau host dari pembawa bibit penyakit tersebut. 

Untuk itu kepada semua pihak yang terkait baik masyarakat maupun pemerintah, hendaklah melakukan sebuah resolusi jitu guna mengatasi permasalahan penyakit menular seksual tersebut di atas. Memutus mata rantai penyebaran penyakit menular seksual di masyarakat melalui langkah-langkah nyata yaitu dengan mengembalikan para pelaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender ini kepada fitrah mereka sebagai manusia.

Memberikan pemahaman kepada mereka bahwa perilaku ini dapat disembuhkan sebab hal tersebut bukanlah penyakit bawaan lahir tetapi termasuk penyakit kejiwaan yang tentu dapat disembuhkan. Disamping itu pula kepada para pegiat LGBT, hendaklah diberi pemahaman yang baik yaitu dengan cara meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada diri mereka masing-masing.

Sehingga diharapkan dalam mengarungi kehidupannya, ia sadar betul tentang tujuan hidupnya di dunia dan tidak melenceng dari aturan Ilahi. Sehingga dengan demikian ia dapat kembali kepada fitrahnya sebagai manusia yang sejati. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Pangeran Saudi yang Diasingkan Serukan Kudeta Gulingkan Raja Salman

Pangeran Saudi yang Diasingkan Serukan Kudeta Gulingkan Raja Salman

Rabu, 23 May 2018 22:53

Pasukan Teroris Assad Jarah Properti Milik Warga yang Menungsi dari Kamp Yarmouk

Pasukan Teroris Assad Jarah Properti Milik Warga yang Menungsi dari Kamp Yarmouk

Rabu, 23 May 2018 22:08

2 Rakaat Fajar Harus Dijaga di Ramadhan

2 Rakaat Fajar Harus Dijaga di Ramadhan

Rabu, 23 May 2018 17:00

Adil Menilai Social Experiment Peluk Pria Berjenggot & Wanita Bercadar

Adil Menilai Social Experiment Peluk Pria Berjenggot & Wanita Bercadar

Rabu, 23 May 2018 15:32

6 Catatan Kritis untuk Revisi UU Terorisme; Substansinya Lebih Otoriter

6 Catatan Kritis untuk Revisi UU Terorisme; Substansinya Lebih Otoriter

Rabu, 23 May 2018 15:20

Begini Cara Mendidik Anak Yang Bandel

Begini Cara Mendidik Anak Yang Bandel

Rabu, 23 May 2018 15:00

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Rabu, 23 May 2018 14:29

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

Rabu, 23 May 2018 13:11

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Rabu, 23 May 2018 11:25

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:59

Ruang Gelap Dunia Maya

Ruang Gelap Dunia Maya

Rabu, 23 May 2018 10:55

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:54

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Rabu, 23 May 2018 08:30

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

Rabu, 23 May 2018 06:57

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Rabu, 23 May 2018 00:12

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Selasa, 22 May 2018 23:34

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Selasa, 22 May 2018 22:46

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Selasa, 22 May 2018 18:00

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 22 May 2018 17:00

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Selasa, 22 May 2018 15:54


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X