Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.574 views

Reksadana Syariah, Pilihan Menarik Berinvestasi

Oleh: Reni Marlina (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI)

Perkembangan sektor keuangan di Indonesia semakin hari semakin mengalami kemajuan. Semakin modern suatu peradaban ekonomi semakin besar peran pasar keuangan di kehidupan masyarakat.

Masyarakat semakin hari semakin paham akan pasar keuangan, mengerti tentang resiko, kemudian akan semakin berani memasuki area beresiko. Salah satu non perbankan dalam dunia keuangan yaitu pasar modal syariah.

Pasar Modal Syariah berkembang secara luas bukan karena permintaan institusional, namun oleh permintaan ritel atau dari orang-orang kaya yang memiliki surplus dana yang cukup besar dan menginginkannya dikembangkan sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah (De Ramos, 2009). Pasar modal syariah ini akan menjadi penunjang bagi masyarakat untuk melakukan investasi.

Pasar modal syariah menyerap dana baik dari dalam ataupun luar negeri. Salah satu produk keuangan Syariah berkembang melalui pasar modal adalah Reksa Dana Syariah atau Islamic Equity Fund. Reksa Dana sendiri merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi.

Dikutip dari republika, data statistik reksadana syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan nilai aktiva bersih (NAB) reksadana syariah mencapai 38,25 persen (ytd) pada Agustus 2017 dibandingkan posisi Desember 2016. Pertumbuhan tersebut di atas NAB reksadana konvensional yang naik 25,54 persen (ytd) pada periode yang sama.

NAB reksadana syariah pada Desember 2016 tercatat sebesar Rp 14,91 triliun meningkat menjadi Rp 20,62 triliun pada Agustus 2017. Di samping itu, jumlah produk reksadana syariah juga tercatat mengalami peningkatan dari 136 produk pada Desember 2016 menjadi 160 produk per Agustus 2017. Jika dibandingkan 2010, jumlah produk reksadana syariah hanya 48 produk, dan total NAB sebesar Rp 5,22 triliun.

Meski demikian, perkembangan reksadana syariah masih jauh jika dibandingkan dengan produk reksadana konvensional. Total NAB reksadana konvensional per Agustus 2017 tercatat sebesar Rp 406,54 triliun, naik 25,54 persen (ytd) dibandingkan Rp 323,83 triliun pada Desember 2016.

Indonesia dengan mayoritas masyarakat muslim, tentunya menginginkan investasi terhadap suatu produk yang sesuai dengan tuntutan syariah. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan aktivitas ekonomi (muamalah) dengan cara yang benar dan baik, serta melarang penimbunan barang, atau membiarkan harta (uang) tidak produktif, sehingga aktivitas ekonomi yang dilakukan dapat meningkatkan ekonomi umat.

Fatwa DSN MUI No: 20/DSN-MUI/IX/2000 menyebutkan bahwa reksa dana syariah adalah reksa dana yang beroperasi menurut ketentuan dan prinsip syariat Islam, baik dalam bentuk akad antara pemodal sebagai pemilik harta dengan manajer investasi sebagai wakil, maupun antara manajer investasi sebagai wakil dengan pengguna investasi.

Adapun ciri-ciri dari reksa dana syariah adalah reksa dana syariah menginvestasikan dana yang berhasil dihimpunnya ke dalam saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Selain tidak boleh melakukan transaksi yang bersifat spekulatif, harus bersih dari unsur non halal, juga menerapkan prinsip kehati-hatian.

Hubungan antara investor dan perusahaan pun tidak didasarkan pada transaksi yang berbasis bunga, tetapi didasarkan pada sistem mudārabah. Reksa dana syariah tidak boleh melakukan investasi dengan tingkat nisbah utangnya lebih besar dari modalnya Agar segala aktivitasnya tidak keluar dari prinsip syariah maka reksa dana syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Dalam mekanisme kerja yang terjadi di reksadana ada tiga pihak yang terlibat dalam pengelolaannya yaitu pertama, Manajer investasi sebagai pengelola investasi. Manajer investasi ini bertanggungjawab atas kegiatan investasi, yang meliputi analisa dan pemilihan jenis investasi, mengambil keputusankeputusan investasi, memonitor pasar investasi, dan melakukan tindakantindakan yang dibutuhkan untuk kepentingan investor. Kedua, Bank kustodian adalah bagian dari kegiatan usaha suatu bank yang bertindak sebagai penyimpan kekayaan (safe keeper) serta administrator reksadana.

Dana yang terkumpul dari sekian banyak investor bukan merupakan bagian kekayaan manajer investasi maupun bank kustodian, tetapi milik para investor yang disimpan atas nama reksadana dari bank kustodian. Ketiga, Pelaku (perantara) di pasar modal (broker, underwriter) maupun di pasar uang (bank) dan pengawas yang dilakukan oleh bapepam. (Renaisan, 2005 hal.16).

Di dunia investasi tentunya investor memikirkan tingkat keuntungan atau kerugian terhadap modal yang diinvestasikan. Dalam hal ini reksa dana syariah, memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang ingin berinvestasi namun memiliki kerugian yang rendah atau tingkat likuiditas yang tinggi.

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dengan modal rendah juga bisa. Reksa dana syariah dikenal sebagai himpunan banyak pemodal dan dikelola secara professional oleh seorang koki keuangan yang handal dinamakan Manajer Investasi. Sejalan dengan semakin profesionalnya dan handal dalam menentukan produk investasi yang akan ditempatkan oleh manjer investasi tersebut maka akan menghasilkan biaya transaksi yang sangat efisien pula.

Biaya transaksinya akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan investor yang melakukan investasi secara langsung di bursa efek dalam hal ini pasar saham syariah dimana terdapatnya resiko Cutloss. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siapapun orangnya mau modal kecil atau modal besar juga saat ini dapat berinvestasi.

Seperti yang sudah dijelaskan bahwasannya resiko reksadana itu tergolong rendah, dikarenakan adanya diversifikasi investasi maka hal ini jelas akan memberikan keamanan yang lebih baik bagi para investor dibandingkan dengan investasi yang dilakukan secara individu dan langsung di bursa efek ataupun pasar uang.

Dana investasi yang disetor juga tidak dipegang langsung oleh perusahaan MI tetapi dititipkan pada rekening bank khusus yang dikenal sebagai bank kustodian. [syahid/voa-islam.com]

Reksadana Syariah, Pilihan Menarik Berinvestasi

Penulis : Reni Marlina (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI)

Perkembangan sektor keuangan di Indonesia semakin hari semakin mengalami kemajuan. Semakin modern suatu peradaban ekonomi semakin besar peran pasar keuangan di kehidupan masyarakat. Masyarakat semakin hari semakin paham akan pasar keuangan, mengerti tentang resiko, kemudian akan semakin berani memasuki area beresiko. Salah satu non perbankan dalam dunia keuangan yaitu pasar modal syariah. Pasar Modal Syariah berkembang secara luas bukan karena permintaan institusional, namun oleh permintaan ritel atau dari orang-orang kaya yang memiliki surplus dana yang cukup besar dan menginginkannya dikembangkan sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah (De Ramos, 2009). Pasar modal syariah ini akan menjadi penunjang bagi masyarakat untuk melakukan investasi. Pasar modal syariah menyerap dana baik dari dalam ataupun luar negeri. Salah satu produk keuangan Syariah berkembang melalui pasar modal adalah Reksa Dana Syariah atau Islamic Equity Fund. Reksa Dana sendiri merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi. Dikutip dari republika data statistik reksadana syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan nilai aktiva bersih (NAB) reksadana syariah mencapai 38,25 persen (ytd) pada Agustus 2017 dibandingkan posisi Desember 2016. Pertumbuhan tersebut di atas NAB reksadana konvensional yang naik 25,54 persen (ytd) pada periode yang sama. NAB reksadana syariah pada Desember 2016 tercatat sebesar Rp 14,91 triliun meningkat menjadi Rp 20,62 triliun pada Agustus 2017. Di samping itu, jumlah produk reksadana syariah juga tercatat mengalami peningkatan dari 136 produk pada Desember 2016 menjadi 160 produk per Agustus 2017. Jika dibandingkan 2010, jumlah produk reksadana syariah hanya 48 produk, dan total NAB sebesar Rp 5,22 triliun. Meski demikian, perkembangan reksadana syariah masih jauh jika dibandingkan dengan produk reksadana konvensional. Total NAB reksadana konvensional per Agustus 2017 tercatat sebesar Rp 406,54 triliun, naik 25,54 persen (ytd) dibandingkan Rp 323,83 triliun pada Desember 2016.

Indonesia dengan mayoritas masyarakat muslim, tentunya menginginkan investasi terhadap suatu produk yang sesuai dengan tuntutan syariah. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan aktivitas ekonomi (muamalah) dengan cara yang benar dan baik, serta melarang penimbunan barang, atau membiarkan harta (uang) tidak produktif, sehingga aktivitas ekonomi yang dilakukan dapat meningkatkan ekonomi umat. Fatwa DSN MUI No: 20/DSN-MUI/IX/2000 menyebutkan bahwa reksa dana syariah adalah reksa dana yang beroperasi menurut ketentuan dan prinsip syariat Islam, baik dalam bentuk akad antara pemodal sebagai pemilik harta dengan manajer investasi sebagai wakil, maupun antara manajer investasi sebagai wakil dengan pengguna investasi. Adapun ciri-ciri dari reksa dana syariah adalah reksa dana syariah menginvestasikan dana yang berhasil dihimpunnya ke dalam saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Selain tidak boleh melakukan transaksi yang bersifat spekulatif, harus bersih dari unsur non halal, juga menerapkan prinsip kehati-hatian. Hubungan antara investor dan perusahaan pun tidak didasarkan pada transaksi yang berbasis bunga, tetapi didasarkan pada sistem mudārabah. Reksa dana syariah tidak boleh melakukan investasi dengan tingkat nisbah utangnya lebih besar dari modalnya Agar segala aktivitasnya tidak keluar dari prinsip syariah maka reksa dana syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Dalam mekanisme kerja yang terjadi di reksadana ada tiga pihak yang terlibat dalam pengelolaannya yaitu pertama, Manajer investasi sebagai pengelola investasi. Manajer investasi ini bertanggungjawab atas kegiatan investasi, yang meliputi analisa dan pemilihan jenis investasi, mengambil keputusankeputusan investasi, memonitor pasar investasi, dan melakukan tindakantindakan yang dibutuhkan untuk kepentingan investor. Kedua, Bank kustodian adalah bagian dari kegiatan usaha suatu bank yang bertindak sebagai penyimpan kekayaan (safe keeper) serta administrator reksadana. Dana yang terkumpul dari sekian banyak investor bukan merupakan bagian kekayaan manajer investasi maupun bank kustodian, tetapi milik para investor yang disimpan atas nama reksadana dari bank kustodian. Ketiga, Pelaku (perantara) di pasar modal (broker, underwriter) maupun di pasar uang (bank) dan pengawas yang dilakukan oleh bapepam. (Renaisan, 2005), hal. 16

Di dunia investasi tentunya investor memikirkan tingkat keuntungan atau kerugian terhadap modal yang diinvestasikan. Dalam hal ini reksa dana syariah, memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang ingin berinvestasi namun memiliki kerugian yang rendah atau tingkat likuiditas yang tinggi. Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dengan modal rendah juga bisa. Reksa dana syariah dikenal sebagai himpunan banyak pemodal dan dikelola secara professional oleh seorang koki keuangan yang handal dinamakan Manajer Investasi. Sejalan dengan semakin profesionalnya dan handal dalam menentukan produk investasi yang akan ditempatkan oleh manjer investasi tersebut maka akan menghasilkan biaya transaksi yang sangat efisien pula. Biaya transaksinya akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan investor yang melakukan investasi secara langsung di bursa efek dalam hal ini pasar saham syariah dimana terdapatnya resiko Cutloss. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siapapun orangnya mau modal kecil atau modal besar juga saat ini dapat berinvestasi. Seperti yang sudah dijelaskan bahwasannya resiko reksadana itu tergolong rendah, dikarenakan adanya diversifikasi investasi maka hal ini jelas akan memberikan keamanan yang lebih baik bagi para investor dibandingkan dengan investasi yang dilakukan secara individu dan langsung di bursa efek ataupun pasar uang. Dana investasi yang disetor juga tidak dipegang langsung oleh perusahaan MI tetapi dititipkan pada rekening bank khusus yang dikenal sebagai bank kustodian.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Pasukan Pro-Pemerintah Yaman Lancarkan Serangan Baru ke Kota Pelabuhan Hodeidah

Pasukan Pro-Pemerintah Yaman Lancarkan Serangan Baru ke Kota Pelabuhan Hodeidah

Selasa, 18 Sep 2018 20:35

Kelompok Tentara Bayaran Rusia Dirikan Pangkalan Permanen di Homs Suriah

Kelompok Tentara Bayaran Rusia Dirikan Pangkalan Permanen di Homs Suriah

Selasa, 18 Sep 2018 20:05

BWI Pusat: Aceh Harus Lahirkan Habib Bugak Baru

BWI Pusat: Aceh Harus Lahirkan Habib Bugak Baru

Selasa, 18 Sep 2018 19:45

Antusias Sahabat Hijrah dengan Program Hapus Tato

Antusias Sahabat Hijrah dengan Program Hapus Tato

Selasa, 18 Sep 2018 19:36

Pesawat Militernya Ditembak Jatuh Rezim Assad, Rusia Justru Salahkan Israel atas Insiden Tersebut

Pesawat Militernya Ditembak Jatuh Rezim Assad, Rusia Justru Salahkan Israel atas Insiden Tersebut

Selasa, 18 Sep 2018 19:35

Ketua PA 212: Takut Kalimat Tauhid Gejala Islamofobia

Ketua PA 212: Takut Kalimat Tauhid Gejala Islamofobia

Selasa, 18 Sep 2018 19:34

2 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Rudal Israel di Perbatasan Gaza

2 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Rudal Israel di Perbatasan Gaza

Selasa, 18 Sep 2018 19:05

Pengajiannya Dibubarkan, Gus Nur: Musuh Saya Bukan Mereka

Pengajiannya Dibubarkan, Gus Nur: Musuh Saya Bukan Mereka

Selasa, 18 Sep 2018 19:00

Milisi Libya Jual Anggota IS yang Mereka Tawan Seharga 1 Juta USD

Milisi Libya Jual Anggota IS yang Mereka Tawan Seharga 1 Juta USD

Selasa, 18 Sep 2018 18:36

Rabu dan Kamis Besok Jadwal Puasa Tasu'a dan 'Asyura 1440 H.

Rabu dan Kamis Besok Jadwal Puasa Tasu'a dan 'Asyura 1440 H.

Selasa, 18 Sep 2018 16:38

Politisi Demokrat Pajang Foto Editor Asia Sentinel bersama Jokowi dan Pertanyakan Peran Istana

Politisi Demokrat Pajang Foto Editor Asia Sentinel bersama Jokowi dan Pertanyakan Peran Istana

Selasa, 18 Sep 2018 13:09

Walhi “Labrak” PSI: Partai Milenial Agenda Kolonial

Walhi “Labrak” PSI: Partai Milenial Agenda Kolonial

Selasa, 18 Sep 2018 12:09

[VIDEO] Ketua Umum DPP Bakomubin: Ali Mochtar Ngabalin Lakukan Kebohongan Publik

[VIDEO] Ketua Umum DPP Bakomubin: Ali Mochtar Ngabalin Lakukan Kebohongan Publik

Selasa, 18 Sep 2018 11:14

Tagar 2019 Tetap Pancasila adalah Isu Ngawur, tidak Cerdas

Tagar 2019 Tetap Pancasila adalah Isu Ngawur, tidak Cerdas

Selasa, 18 Sep 2018 11:09

Jalan Panjang dan Berliku Deklarasi 2019GantiPresiden di Samarinda

Jalan Panjang dan Berliku Deklarasi 2019GantiPresiden di Samarinda

Senin, 17 Sep 2018 23:55

[VIDEO] Tak Ada Soal Minta Jabatan, Inilah 17 Poin Pakta Integritas Prabowo-Sandi dengan Ulama

[VIDEO] Tak Ada Soal Minta Jabatan, Inilah 17 Poin Pakta Integritas Prabowo-Sandi dengan Ulama

Senin, 17 Sep 2018 21:20

Temuan Sementara Demokrat atas Fitnah Media Asing ke SBY

Temuan Sementara Demokrat atas Fitnah Media Asing ke SBY

Senin, 17 Sep 2018 21:17

Deklarasi Garda Jokowi di Lapangan Kottabarat Solo Ditolak Warga

Deklarasi Garda Jokowi di Lapangan Kottabarat Solo Ditolak Warga

Senin, 17 Sep 2018 20:56

Fadli Zon Berencana Bentuk Paguyuban Korban Kriminalisasi Rezim Jokowi

Fadli Zon Berencana Bentuk Paguyuban Korban Kriminalisasi Rezim Jokowi

Senin, 17 Sep 2018 20:53

[VIDEO] Teken Pakta Integritas, Ulama Dukung dan Siap Menangkan Prabowo-Sandi

[VIDEO] Teken Pakta Integritas, Ulama Dukung dan Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Senin, 17 Sep 2018 20:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X