Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
854 views

Rupiah Kejepit, Ekonomi Semakin Sulit

Oleh: Sri Nurhayati, S.Pd.I (Pengisi Keputrian SMAT Krida Nusantara)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami keterpurukan. Sejak tahun 2015 lalu nilai tukar rupiah mengalami penurunan dan tidak mampu menembus angka Rp. 10.000 per dolar AS, seperti yang pernah diramalkan dan dijanjikan pada saat kampanye penguasa.

Tapi tahun 2018 ini nilai tukar rupiah justru berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) terus terjun hingga menembus di level RP. 14.084 per dolar AS.(kompas.com).

Terpuruknya nilai tukar rupiah akan mempengaruhi kondisi ekonomi negeri ini. Berbagai kalangan pasti akan mengalami pengaruhnya, baik kalangan pengusaha, investor, pelaku indusrti dan kebijakan Negara. Namun pada akhirnya yang paling terpengaruh dari dampak penurunan rupiah ini dan yang menderita adalah rakyat kecil.

Apalagi para ekonom menyatakan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar bisa berpengaruh pada harga kebutuhan pokok terutama menjelang lebaran nanti. Hal ini pasti akan sangat berat dirasakan oleh masyarakat terutama rakyat kecil.

 

Faktor Penyebab Melemahnya Nilai Rupiah

Pelemahan nilai tukar rupiah sudah diprediksi sebelum, dengan melihat ekspertasi pasar terhadap kenaikan bunga acuan bank sentral As, Fed Fund (FFR) sebanyak tiga hingga empat kali pada tahun ini. Namun menurut Direktur Eksekutif di Institute for Development or Economics dan Finance (Indef) Enny Sri Hartati, meski pelemahan nilai tukar rupiah ini terprediksi, namun kurang diantisipasi. (bbc.com)

Adapun penyebab melemahnya nilai tukar rupiah, menurut Dr. Arim Nasim dalam sebuah tulisannya ‘Dibalik Gejolak Rupiah’, penyebab terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan konsekuensi logis atas penerapan sistem kapitalis yang menjadikan uang sebagai komoditas. Akibatnya, nilai mata uang naik-turun mengikuti hukum permintaan dan penawaran.

Pelemahan nilai rupiah terhadap dolar AS adalah karena permintaan atau kebutuhan akan dolar AS di dalam negeri meningkat, sementara supply-nya tetap bahkan menurun. Akibatnya nilai tukar rupiah semakin turun.

Permintaan terhadap dolar yang tinggi, tidak terlepas karena defisitnya traksaksi berjalan, yakni impor lebih banyak dibandingkan ekspor. Selain itu, terus meningkatnya aliran keluar modal asing dari dalam negeri terutama yang berasal dari pasar saham dan dana obligasi.

Hal ini juga menjadikan permintaan terhadap dolar tinggi. Ditambah pula dengan politik anggaran Negara (APBN) kita yang tergantung pada utang luar negeri. Sehingga utang ini semakin menambah kebutuhan atau permintaan terhadap dolar.

Terus terjepitnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dapat menggangu kestabilan ekonomi, sehingga menjadi ekonomi kita semakin sulit. Dampak yang akan muncul adalah mahalnya barang-barang yang mengandung komponen impor. Sedangkan di Indonesia sendiri banyak industri yang masih mengandalkan bahan baku dari luar negeri, termasuk industri kecil-menengah.

Kondisi ini akan membuat para pelaku usaha bingung karena membeli bahan dengan mata uang dolar, tetapi dalam penjualannya menggunakan mata uang rupiah.

Pelemahan nilai tukar ini akhirnya akan menambah jumlah kemiskinan dan pengangguran. Karena harga barang mengalami kenaikan, sementara penghasilan tetap atau bahkan berkurang. Ditambah lagi adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). Alhasil angka kriminalitas dan permasalahan sosial lainnya akan meningkat.

 

Ketangguhan Sistem Ekonomi Islam dalam Menjaga Kestabilan Ekonomi

Semakin terjepitnya nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadikan ekonomi kita semakin sulit. Hal ini tidak lain akibat dari penerapan sistem ekonomi kapitalis. Sistem ekonomi kapitalis telah terbukti menimbulkan krisis yang berulang.

Berbeda halnya dengan sistem ekonomi Islam yang tergambar dalam sistem keuangan Islam. Sistem keuangannya menunjukkan bagaimana ketangguhan sistem ekonomi Islam yang pernah diterapkan lebih dari 1200 tahun lamanya dan tidak pernah mengalami krisis ekonomi yang signifikan.

Muhammad Shalahuddin SE, MS, (Direktur Pasar Studi Ekonomi Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta) memberikan gambaran  sistem keuangan Islam dalam sebuah tulisannya ‘Sistem Keuangan Islam Global’, dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa sistem keuangan Islam secara komprehensif terdiri dari: 1). Mata uang syar’i berdasarkan emas/perak; 2). Bebas Riba; 3) Bertumpu pada ekonomi sector riil.

Pertama: Sistem ekonomi Islam telah menetapkan bahwa emas dan perak merupakan mata uang bukan yang lain. Mengeluarkan kertas substitusi harus ditopang degan emas dan perak dengan nilai yang sama dan dapat ditukar saat ada permintaan. Sehingga uang kertas negara manapun tidak akan bisa didominasi oleh negara lain. Sebaliknya uang tersebut mempunyai nilai intrinsik yang tetap dan tidak berubah.

Kedua, Sistem keuangan Islam secara tegas melarang riba dana penjualan komoditi sebelum dikuasai oleh penjualnya. Karena itu, haram menjual barang yang belum menjadi miliknya secara sempurna. Haram memindahtangankan kertas berharga, obligasi dan saham yang dihasilkan dari akad-akad yang batil. Islam juga mengharamkan semua sarana penipuan dan manipulasi yang dibolehkan oleh Kapitalisme dengan klaim kebebasan kepemilikan.

Ketiga, bertumpu pada ekonomi riil. Sistem ekonomi Islam selalu menomorsatukan kebutuhan dan pemberdayaan masyarakat secara riil – bukan sekadar pertumbuhan ekonomi saja – sebagai isu utama yang memerlukan jalan keluar dan penerapan kebijakan.

Masih dalam tulisan yang sama, ketangguhan sistem ekonomi Islam juga terlihat dari: pertama, menggerakan ekonomi riil. Ekonomi Islam tidak mengenal dualisme ekonomi, yaitu sektor riil dan sektor non riil, yang aktivitasnya didominasi oleh praktik pertaruhan terhadap apa yang akan terjadi pada ekonomi riil. Karena itu, ekonomi Islam didasarkan pada ekonomi riil.

Dengan demikian, semua aturan ekonomi Islam memastikan agar perputaran harta kekayaan tetap berputar secara luas. Serta larangan terhadap adanya bunga (riba) bisa dipraktikan dengan melakukan investasi modal disektor ekonomi riil, karena penanaman modal di sektor lain (non-riil, seperti pasar uang maupun pasar modal) dilarang dalam syariah.

Kedua, menciptakan stabilitas keuangan dunia. Dengan diterapkannya sistem keuangan Islam (mata uang Islam dinar dan dirham, larangan riba dan penerapan ekonomi berbasis sektor riil yang melarang spekulatif di pasar keuangan derivatif) akan tercipta stabilitas keuangan dunia.  Setelah lebih dari 14 abad daya beli atau nilai tukar dinar memiliki nilai yang tetap. Hal itu terbukti dengan daya beli 1 dinar pada zaman Rasulullah Saw yang bisa ditukarkan dengan seekor kambing. Pada saat ini pun 1 dinar (4,25 gram) dapat ditukar dengan 1 ekor kambing (1 dinar sekarang sekitar Rp. 2.700.000,-).

Ketiga, tidak mudah diintervensi asing atau mandiri. Negara menetapkan sistem keuangan Islam secara komprehensif, akan melaksanakan politik swasembada: mengurangi (meminimkan) impor, menerapkan strategi subsitusi terhadap barang-barang impor dengan komoditas yang diperlukan di dalam negeri ataupun menjualnya dengan pembayaran dalam bentuk emas atau perak atau dengan mata uang asing yang diperlukan untuk mengimpor barang-barang dan jasa yang dibutuhkan. Sehingga dengan menerapkan sistem keuangan Islam yang komprehensif Negara menjadi kuat dan mandiri. Niscaya hal tersebut akan menjadikan Negara tidak mudah diintervensi oleh pihak asing.  

Sungguh kita sebagai muslim patut berbangga, karena Islam bukan hanya memiliki aturan terkait ibadah saja. Tetapi Islam memiliki aturan terkait masalah ekonomi yang termasuk kepada aturan muamalah. Namun perlu dipahami sistem ekonomi Islam termasuk di dalamnya sistem keuangannya, tidak bisa dilaksanakan oleh individu atau sekelompok masyarakat saja.

Serta kita pun tidak bisa menerapkan aturan pada Negara kapitalis-sekuler saat ini, karena dia hanya akan menerapkan aturan selain Islam. Hanya ada satu institusi yang akan membawa kita pada ekonomi yang mumpuni, tak lain institusi itu adalah Khilafah yang akan menerapkan Islam bukan hanya aturan ekonominya saja tapi semua aspek kehidupan termasuk di dalamnya politik dan lainnya. Karena aturan Islam tidak bisa hanya sebagian diterapkan dan sebagiannya lagi dicampakkan.

Penerapan Islam secara menyeluruh oleh Khilafah sebagai ajaran Islam yang telah diwariskan oleh Rasulullah Saw kepada kaum muslimin akan mampu membawa negeri kita Indonesia pada kesejahteraan dan menjaga keberlangsungan hidup masyarakatnya yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama dan budaya.

Serta akan membawa kita pada kehidupan penuh dengan limpahan keberkahan Allah SWT. Wallahu’alam bi ash-showab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Pejuang Oposisi Suriah Terus Lancarkan Serangan Pesawat Tak Berawak ke Pangkalan Udara Rusia di Lata

Pejuang Oposisi Suriah Terus Lancarkan Serangan Pesawat Tak Berawak ke Pangkalan Udara Rusia di Lata

Senin, 23 Jul 2018 18:49

JK ingin Wapres lagi? Pengamat: Tidak Perlu, Indonesia tidak Kurang Pemimpin

JK ingin Wapres lagi? Pengamat: Tidak Perlu, Indonesia tidak Kurang Pemimpin

Senin, 23 Jul 2018 18:17

Turki Deportasi Mantan Tahanan Penjara Guantanamo ke Suriah

Turki Deportasi Mantan Tahanan Penjara Guantanamo ke Suriah

Senin, 23 Jul 2018 17:48

Demi Keadilan dan Kemanusiaan, Menkum HAM harus Publikasi Ruang Lapas dan Mako Brimob

Demi Keadilan dan Kemanusiaan, Menkum HAM harus Publikasi Ruang Lapas dan Mako Brimob

Senin, 23 Jul 2018 17:17

Generasi Alay dari Sistem Hidup yang Alay

Generasi Alay dari Sistem Hidup yang Alay

Senin, 23 Jul 2018 17:02

Hanya dengan Ganti Presiden Rupiah kembali Menguat

Hanya dengan Ganti Presiden Rupiah kembali Menguat

Senin, 23 Jul 2018 16:17

Malaysia Akan Cabut UU Bersifat Opresif yang Bisa Menangkap Siapa Pun Tanpa Pengadilan

Malaysia Akan Cabut UU Bersifat Opresif yang Bisa Menangkap Siapa Pun Tanpa Pengadilan

Senin, 23 Jul 2018 16:00

Melon oh Melon; Subsidi Akan Dicabut Juga?

Melon oh Melon; Subsidi Akan Dicabut Juga?

Senin, 23 Jul 2018 15:52

Sel Koruptor Satukan Saja dengan Pelaku Maling Ayam

Sel Koruptor Satukan Saja dengan Pelaku Maling Ayam

Senin, 23 Jul 2018 15:17

Sepinya #2019TetapJokowi di Medan Bung, Bandingkan dengan Aksi #2019GantiPresiden

Sepinya #2019TetapJokowi di Medan Bung, Bandingkan dengan Aksi #2019GantiPresiden

Senin, 23 Jul 2018 15:02

Seribu Lebih Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa

Seribu Lebih Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa

Senin, 23 Jul 2018 15:00

[VIDEO] AKSI #2019GantiPresiden Langgar Hukum? Ini Penjelasan Pakar Hukum

[VIDEO] AKSI #2019GantiPresiden Langgar Hukum? Ini Penjelasan Pakar Hukum

Senin, 23 Jul 2018 14:39

Politisi: Adilkah Rezim Jokowi disebut Pemicu Konflik Ideologi dan Tumbuhnya Paham Anti Islam?

Politisi: Adilkah Rezim Jokowi disebut Pemicu Konflik Ideologi dan Tumbuhnya Paham Anti Islam?

Senin, 23 Jul 2018 14:17

Mengapa Mereka Ketakutan Dengan #2019GantiPresiden?

Mengapa Mereka Ketakutan Dengan #2019GantiPresiden?

Senin, 23 Jul 2018 14:02

Harga Telur Ayam Melejit, Para Ibu pun Menjerit

Harga Telur Ayam Melejit, Para Ibu pun Menjerit

Senin, 23 Jul 2018 13:37

Argumen Tim Hukum DDII Dipertimbangan MK Tolak Gugatan Ahmadiyah

Argumen Tim Hukum DDII Dipertimbangan MK Tolak Gugatan Ahmadiyah

Senin, 23 Jul 2018 13:30

[VIDEO] Sukses Deklarasi #2019GantiPresiden di Medan, Ini Harapan Ustzh Ronny Rizkita Siregar

[VIDEO] Sukses Deklarasi #2019GantiPresiden di Medan, Ini Harapan Ustzh Ronny Rizkita Siregar

Senin, 23 Jul 2018 13:19

Manuver (Pendukung) Jokowi Pro Islam untuk 2019 akan Sia-sia

Manuver (Pendukung) Jokowi Pro Islam untuk 2019 akan Sia-sia

Senin, 23 Jul 2018 13:17

Tikus Politik Kembali Beraksi, Tuntaskan Dengan Sistem Islam

Tikus Politik Kembali Beraksi, Tuntaskan Dengan Sistem Islam

Senin, 23 Jul 2018 13:15

Digugat Ahmadiyah, DDII: UU PNPS 1965 Cegah Penistaan Agama

Digugat Ahmadiyah, DDII: UU PNPS 1965 Cegah Penistaan Agama

Senin, 23 Jul 2018 13:10


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X