Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.826 views

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Oleh: Isna Rezqia (Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Utang pemerintah Indonesia tercatat hingga akhir Januari 2019 mencapai 357,5 miliar USD atau 5.107,14 triliun. Angka ini menujukkan kenaikan sebanyak 10,3 persen jika dibandingkan peningkatan pada akhir tahun 2017 yaitu sebesar 10,1 persen.

Padahal menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Inrawati, jumlah hutang pada tahun 2017 saja jika dibagi dengan sebanyak jumlah penduduk Indonesia maka tiap orang menanggung utang sebesar Rp 13 juta.

Defisit anggaran yang dilakukan pemerintah merupakan merupakan penyebab utama dari kenaikan utang di Indonesia. Akibatnya pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan anggaran. Selain itu, pinjaman luar negeri yang dilakukan oleh pihak swasta turut andil dalam kenaikan utang luar negeri.

Pengeluaran anggaran yang dilakukan pemerintah seperti yang diketahui bersama difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang digencarkan. Namun Drajad Wibowo, ekonom senior Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menyayangkan hal tersebut karena tingkat penyerapan tenaga kerja di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia terbilang rendah. Tercatat penambahan penduduk bekerja selama pemerintahan Jokowi hanya sebesar 134,6 ribu orang.

Selain itu utang luar negeri digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak mendukung ekonomi produktif. Seperti yang diketahui, pembangunan infrastruktur lebih banyak berupa jalan tol. Sedangkan pembangunan infrastruktur yang banyak menyerap tenaga kerja untuk pembangunan fasilitas perkotaan seperti gorong-gorong, trotoar, rusun dan fasilitas publik kurang dimaksimalkan.

Dampak peningkatan utang luar negeri dalam suasana perekonomian liberal kapitalis seperti saat ini jelas akan menyebabkan beban bagi rakyat dan generasi mendatang. Pemerintah dengan segala kebijakannya akan berusaha untuk melakukan penekanan pengeluaran dan penambahan pemasukan anggaran.

Penekanan pengeluaran berupa pencabutan subsidi-subsidi bagi rakyat dalam banyak sektor dan pemasukan anggaran yaitu dengan menaikkan pajak bagi rakyat. Maka lengkaplah penderitaan rakyat yang negaranya mengalami defisit anggaran yaitu pajak yang tinggi dan minimnya jaminan penghidupan dari pemerintah.

Peningkatan utang luar negeri di Indonesia yang cukup signifikan menunjukan suatu ironi dimana negeri yang dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya justru terjerat hutang yang makin dalam, seolah tidak ada lagi sesuatu yang dapat digunakan untuk membangun negara kecuali dengan utang. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan betapa abainya pemerintah dalam mengelola kekayaan negeri ini.

Selain itu, utang luar negeri yang kian meningkat semakin menunjukkan bahwa negeri ini telah terperangkap dalam penjajahan gaya baru oleh imperialis kapitalis berkedok pinjaman. Utang yang harus dibayarkan beserta bunganya menjadikan Indonesia tidak berkutik di hadapan negara-negara pemberi pinjaman meski harus mengorbankan rakyat untuk menanggung semuanya. Aset-aset negara termasuk sumber daya alam pun dengan leluasa dikuasai oleh penjajah.

Berbeda halnya dengan kapitalisme, dalam sistem ekonomi Islam pengelolaan sumber daya alam berupa hutan, air, dan energi yang berlimpah wajib dikelola oleh negara. Islam memandang sumber daya alam sebagai kepemilikan umum. Oleh sebab itu, pengelolaannya tidak boleh diserahkan kepada swasta, akan tetapi harus dikelola sepenuhnya oleh negara dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam berbagai bentuk sehingga tercapai kesejahteraan bagi rakyat.

Sudah saatnya pemerintah menyadari bahaya penjajahan ekonomi neo-liberalisme di balik utang luar negeri dan menyadari kesalahan tata kelola ekonomi negara akibat menerapkan ekonomi liberal kapitalis yang menyengsarakan rakyat.

Satu-satunya solusi untuk bisa lepas dari jerat utang luar negeri yang makin dalam adalah dengan menerapkan sistem ekonomi Islam dalam bingkai Khilafah yang dengannya Indonesia terselamatkan dari penjajahan berkedok utang. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Jum'at, 16 Nov 2018 12:17

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Jum'at, 16 Nov 2018 11:17

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 16 Nov 2018 10:01

Apa yang Sudah Kau Siapkan untuk Masuk Surga?

Apa yang Sudah Kau Siapkan untuk Masuk Surga?

Jum'at, 16 Nov 2018 05:24

Pejabat Afghanistan Sebut 30 Polisi Tewas dalam Serangan Taliban di Pos Polisi Khaki Safed Farah

Pejabat Afghanistan Sebut 30 Polisi Tewas dalam Serangan Taliban di Pos Polisi Khaki Safed Farah

Kamis, 15 Nov 2018 20:45

Kelompok Afiliasi IS Peringatkan Serangan Lebih Lanjut Setelah Penikaman di Melbourne

Kelompok Afiliasi IS Peringatkan Serangan Lebih Lanjut Setelah Penikaman di Melbourne

Kamis, 15 Nov 2018 20:30

Dukung Prabowo-Sandi, Dukung juga Partai Pengusungnya

Dukung Prabowo-Sandi, Dukung juga Partai Pengusungnya

Kamis, 15 Nov 2018 19:31

Janji tak Sesuai Fakta Politisi: Ganti Presiden!

Janji tak Sesuai Fakta Politisi: Ganti Presiden!

Kamis, 15 Nov 2018 18:31

Palang Merah: Situasi Myanmar Tidak Tepat untuk Kembalinya Pengungsi Rohingya

Palang Merah: Situasi Myanmar Tidak Tepat untuk Kembalinya Pengungsi Rohingya

Kamis, 15 Nov 2018 17:45

KOPI DIGITAL (4): Jasa Buzzer Sosmed dan Broadcast Digital Marketing

KOPI DIGITAL (4): Jasa Buzzer Sosmed dan Broadcast Digital Marketing

Kamis, 15 Nov 2018 14:42

KOPI DIGITAL (2): Produk WhatsappMatic ini Memudahkan Broadcast

KOPI DIGITAL (2): Produk WhatsappMatic ini Memudahkan Broadcast

Kamis, 15 Nov 2018 14:09

Tolak Perda Syariah, PSI Disebut Partai Anti-agama

Tolak Perda Syariah, PSI Disebut Partai Anti-agama

Kamis, 15 Nov 2018 13:11

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

Kamis, 15 Nov 2018 12:43

Pasukan Yaman Tangguhkan Serangan ke Kota Hodeidah yang Dikuasai Syi'ah Houtsi

Pasukan Yaman Tangguhkan Serangan ke Kota Hodeidah yang Dikuasai Syi'ah Houtsi

Kamis, 15 Nov 2018 12:15

Warga Gaza Rayakan Pengunduran Diri Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman

Warga Gaza Rayakan Pengunduran Diri Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman

Kamis, 15 Nov 2018 11:15

Sejak Jadi Cawapres, Ketawadhuan KH Ma'ruf Amin Disebut Luntur

Sejak Jadi Cawapres, Ketawadhuan KH Ma'ruf Amin Disebut Luntur

Kamis, 15 Nov 2018 11:01

Hukum Hadiah ke Guru dari Wali Murid

Hukum Hadiah ke Guru dari Wali Murid

Kamis, 15 Nov 2018 10:27

Enggan Minta Maaf, Ma'ruf Amin Akan Dilaporkan Tunanetra ke Bawaslu

Enggan Minta Maaf, Ma'ruf Amin Akan Dilaporkan Tunanetra ke Bawaslu

Kamis, 15 Nov 2018 10:17

Bubarkan Partai Anti Agama!

Bubarkan Partai Anti Agama!

Kamis, 15 Nov 2018 08:35

Tersinggung Perkataan Cawapres Ma'ruf Amin, Tunanetra Demo di Kantor MUI

Tersinggung Perkataan Cawapres Ma'ruf Amin, Tunanetra Demo di Kantor MUI

Kamis, 15 Nov 2018 08:19


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X