Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.947 views

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Oleh: Isna Rezqia (Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Utang pemerintah Indonesia tercatat hingga akhir Januari 2019 mencapai 357,5 miliar USD atau 5.107,14 triliun. Angka ini menujukkan kenaikan sebanyak 10,3 persen jika dibandingkan peningkatan pada akhir tahun 2017 yaitu sebesar 10,1 persen.

Padahal menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Inrawati, jumlah hutang pada tahun 2017 saja jika dibagi dengan sebanyak jumlah penduduk Indonesia maka tiap orang menanggung utang sebesar Rp 13 juta.

Defisit anggaran yang dilakukan pemerintah merupakan merupakan penyebab utama dari kenaikan utang di Indonesia. Akibatnya pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan anggaran. Selain itu, pinjaman luar negeri yang dilakukan oleh pihak swasta turut andil dalam kenaikan utang luar negeri.

Pengeluaran anggaran yang dilakukan pemerintah seperti yang diketahui bersama difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang digencarkan. Namun Drajad Wibowo, ekonom senior Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menyayangkan hal tersebut karena tingkat penyerapan tenaga kerja di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia terbilang rendah. Tercatat penambahan penduduk bekerja selama pemerintahan Jokowi hanya sebesar 134,6 ribu orang.

Selain itu utang luar negeri digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak mendukung ekonomi produktif. Seperti yang diketahui, pembangunan infrastruktur lebih banyak berupa jalan tol. Sedangkan pembangunan infrastruktur yang banyak menyerap tenaga kerja untuk pembangunan fasilitas perkotaan seperti gorong-gorong, trotoar, rusun dan fasilitas publik kurang dimaksimalkan.

Dampak peningkatan utang luar negeri dalam suasana perekonomian liberal kapitalis seperti saat ini jelas akan menyebabkan beban bagi rakyat dan generasi mendatang. Pemerintah dengan segala kebijakannya akan berusaha untuk melakukan penekanan pengeluaran dan penambahan pemasukan anggaran.

Penekanan pengeluaran berupa pencabutan subsidi-subsidi bagi rakyat dalam banyak sektor dan pemasukan anggaran yaitu dengan menaikkan pajak bagi rakyat. Maka lengkaplah penderitaan rakyat yang negaranya mengalami defisit anggaran yaitu pajak yang tinggi dan minimnya jaminan penghidupan dari pemerintah.

Peningkatan utang luar negeri di Indonesia yang cukup signifikan menunjukan suatu ironi dimana negeri yang dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya justru terjerat hutang yang makin dalam, seolah tidak ada lagi sesuatu yang dapat digunakan untuk membangun negara kecuali dengan utang. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan betapa abainya pemerintah dalam mengelola kekayaan negeri ini.

Selain itu, utang luar negeri yang kian meningkat semakin menunjukkan bahwa negeri ini telah terperangkap dalam penjajahan gaya baru oleh imperialis kapitalis berkedok pinjaman. Utang yang harus dibayarkan beserta bunganya menjadikan Indonesia tidak berkutik di hadapan negara-negara pemberi pinjaman meski harus mengorbankan rakyat untuk menanggung semuanya. Aset-aset negara termasuk sumber daya alam pun dengan leluasa dikuasai oleh penjajah.

Berbeda halnya dengan kapitalisme, dalam sistem ekonomi Islam pengelolaan sumber daya alam berupa hutan, air, dan energi yang berlimpah wajib dikelola oleh negara. Islam memandang sumber daya alam sebagai kepemilikan umum. Oleh sebab itu, pengelolaannya tidak boleh diserahkan kepada swasta, akan tetapi harus dikelola sepenuhnya oleh negara dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam berbagai bentuk sehingga tercapai kesejahteraan bagi rakyat.

Sudah saatnya pemerintah menyadari bahaya penjajahan ekonomi neo-liberalisme di balik utang luar negeri dan menyadari kesalahan tata kelola ekonomi negara akibat menerapkan ekonomi liberal kapitalis yang menyengsarakan rakyat.

Satu-satunya solusi untuk bisa lepas dari jerat utang luar negeri yang makin dalam adalah dengan menerapkan sistem ekonomi Islam dalam bingkai Khilafah yang dengannya Indonesia terselamatkan dari penjajahan berkedok utang. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Sabtu, 23 Feb 2019 14:05

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Sabtu, 23 Feb 2019 11:39

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Sabtu, 23 Feb 2019 11:05

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Sabtu, 23 Feb 2019 10:15

Shalat Jum'at dan Politik

Shalat Jum'at dan Politik

Sabtu, 23 Feb 2019 10:07

'Daud' vs 'Jalut'

'Daud' vs 'Jalut'

Sabtu, 23 Feb 2019 09:00

Nak, Adabmu Cerminanku

Nak, Adabmu Cerminanku

Sabtu, 23 Feb 2019 08:40

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Sabtu, 23 Feb 2019 07:39

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Sabtu, 23 Feb 2019 07:02

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X