Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.627 views

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Oleh: Isna Rezqia (Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Utang pemerintah Indonesia tercatat hingga akhir Januari 2019 mencapai 357,5 miliar USD atau 5.107,14 triliun. Angka ini menujukkan kenaikan sebanyak 10,3 persen jika dibandingkan peningkatan pada akhir tahun 2017 yaitu sebesar 10,1 persen.

Padahal menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Inrawati, jumlah hutang pada tahun 2017 saja jika dibagi dengan sebanyak jumlah penduduk Indonesia maka tiap orang menanggung utang sebesar Rp 13 juta.

Defisit anggaran yang dilakukan pemerintah merupakan merupakan penyebab utama dari kenaikan utang di Indonesia. Akibatnya pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan anggaran. Selain itu, pinjaman luar negeri yang dilakukan oleh pihak swasta turut andil dalam kenaikan utang luar negeri.

Pengeluaran anggaran yang dilakukan pemerintah seperti yang diketahui bersama difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang digencarkan. Namun Drajad Wibowo, ekonom senior Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menyayangkan hal tersebut karena tingkat penyerapan tenaga kerja di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia terbilang rendah. Tercatat penambahan penduduk bekerja selama pemerintahan Jokowi hanya sebesar 134,6 ribu orang.

Selain itu utang luar negeri digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak mendukung ekonomi produktif. Seperti yang diketahui, pembangunan infrastruktur lebih banyak berupa jalan tol. Sedangkan pembangunan infrastruktur yang banyak menyerap tenaga kerja untuk pembangunan fasilitas perkotaan seperti gorong-gorong, trotoar, rusun dan fasilitas publik kurang dimaksimalkan.

Dampak peningkatan utang luar negeri dalam suasana perekonomian liberal kapitalis seperti saat ini jelas akan menyebabkan beban bagi rakyat dan generasi mendatang. Pemerintah dengan segala kebijakannya akan berusaha untuk melakukan penekanan pengeluaran dan penambahan pemasukan anggaran.

Penekanan pengeluaran berupa pencabutan subsidi-subsidi bagi rakyat dalam banyak sektor dan pemasukan anggaran yaitu dengan menaikkan pajak bagi rakyat. Maka lengkaplah penderitaan rakyat yang negaranya mengalami defisit anggaran yaitu pajak yang tinggi dan minimnya jaminan penghidupan dari pemerintah.

Peningkatan utang luar negeri di Indonesia yang cukup signifikan menunjukan suatu ironi dimana negeri yang dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya justru terjerat hutang yang makin dalam, seolah tidak ada lagi sesuatu yang dapat digunakan untuk membangun negara kecuali dengan utang. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan betapa abainya pemerintah dalam mengelola kekayaan negeri ini.

Selain itu, utang luar negeri yang kian meningkat semakin menunjukkan bahwa negeri ini telah terperangkap dalam penjajahan gaya baru oleh imperialis kapitalis berkedok pinjaman. Utang yang harus dibayarkan beserta bunganya menjadikan Indonesia tidak berkutik di hadapan negara-negara pemberi pinjaman meski harus mengorbankan rakyat untuk menanggung semuanya. Aset-aset negara termasuk sumber daya alam pun dengan leluasa dikuasai oleh penjajah.

Berbeda halnya dengan kapitalisme, dalam sistem ekonomi Islam pengelolaan sumber daya alam berupa hutan, air, dan energi yang berlimpah wajib dikelola oleh negara. Islam memandang sumber daya alam sebagai kepemilikan umum. Oleh sebab itu, pengelolaannya tidak boleh diserahkan kepada swasta, akan tetapi harus dikelola sepenuhnya oleh negara dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam berbagai bentuk sehingga tercapai kesejahteraan bagi rakyat.

Sudah saatnya pemerintah menyadari bahaya penjajahan ekonomi neo-liberalisme di balik utang luar negeri dan menyadari kesalahan tata kelola ekonomi negara akibat menerapkan ekonomi liberal kapitalis yang menyengsarakan rakyat.

Satu-satunya solusi untuk bisa lepas dari jerat utang luar negeri yang makin dalam adalah dengan menerapkan sistem ekonomi Islam dalam bingkai Khilafah yang dengannya Indonesia terselamatkan dari penjajahan berkedok utang. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Sabtu, 21 Jul 2018 21:30

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Sabtu, 21 Jul 2018 21:20

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Sabtu, 21 Jul 2018 21:10

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Sabtu, 21 Jul 2018 21:00

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Sabtu, 21 Jul 2018 11:37

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Sabtu, 21 Jul 2018 07:16

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Sabtu, 21 Jul 2018 06:37

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Jum'at, 20 Jul 2018 23:15

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Jum'at, 20 Jul 2018 22:54

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Jum'at, 20 Jul 2018 22:53

Aturan hanya tinggalah Aturan, Banyak Fakta Pemerintah Abaikan Pasal Ini

Aturan hanya tinggalah Aturan, Banyak Fakta Pemerintah Abaikan Pasal Ini

Jum'at, 20 Jul 2018 21:53

1500 Tahanan Dibebaskan dari Penjara Assad Menyusul Kesepakatan Evakuasi Fou'a dan Kafraya

1500 Tahanan Dibebaskan dari Penjara Assad Menyusul Kesepakatan Evakuasi Fou'a dan Kafraya

Jum'at, 20 Jul 2018 21:50

Gaza Kehabisan Gas Untuk Memasak setelah Penutupan Perlintasan Karem Shalom oleh Israel

Gaza Kehabisan Gas Untuk Memasak setelah Penutupan Perlintasan Karem Shalom oleh Israel

Jum'at, 20 Jul 2018 21:40

Mesir Tunda Persidangan Mantan Presiden Mursi

Mesir Tunda Persidangan Mantan Presiden Mursi

Jum'at, 20 Jul 2018 21:25

Turki Tidak Akan Ekstradisi Jihadis Paling Dicari Australia Neil Prakash

Turki Tidak Akan Ekstradisi Jihadis Paling Dicari Australia Neil Prakash

Jum'at, 20 Jul 2018 21:07

Fahri Khawatir BUMN jadi Tempat Mangkal Tim Sukses

Fahri Khawatir BUMN jadi Tempat Mangkal Tim Sukses

Jum'at, 20 Jul 2018 20:53

Apakah Boleh Jual Aset BUMN tanpa Diketahui DPR?

Apakah Boleh Jual Aset BUMN tanpa Diketahui DPR?

Jum'at, 20 Jul 2018 19:53

Salafi Sejati Menyeru Kepada Allah, Bukan Kepada Gurunya

Salafi Sejati Menyeru Kepada Allah, Bukan Kepada Gurunya

Jum'at, 20 Jul 2018 15:24

Yusril Minta Pahami PT dengan Logika Hukum, bukan dengan Logika Politik

Yusril Minta Pahami PT dengan Logika Hukum, bukan dengan Logika Politik

Jum'at, 20 Jul 2018 13:59

GAN: Menteri Yang Ikut Caleg Harus Mundur

GAN: Menteri Yang Ikut Caleg Harus Mundur

Jum'at, 20 Jul 2018 13:24


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X