Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.242 views

Ekonomi Semrawut, Subsidi Dicabut

Sahabat VOA-Islam...

Perlahan tapi pasti, satu per satu kado pahit dari penguasa akan sampai di tangan rakyat dengan selamat. Setelah TDL listrik mengalami lonjakan, lalu BBM dan juga tarif BPJS mengalami kenaikan, kini giliran gas melon yang menjadi sasaran.

Dilansir oleh Okezone 22/6, PT Pertamina (Persero) memastikan akan segera menjual gas elpiji 3 kilogram non subsidi per 1 Juli ini. Masih berupa usulan dari Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, rencananya harga jual elpiji non subsidi tersebut sebesar 39 ribu.

Menelisik lebih jauh, memenuhi kebutuhan masyarakat yang mampu adalah alasan dibalik plan besar ini. Namun tentu saja pendapat tersebut kurang bisa diterima, karena masyarakat bagaimana pun status sosialnya akan memilih yang lebih murah.

Ketidaklogisan ini tentu akan menggiring masyarakat untuk berpikir kritis. Karena seperti yang diketahui, hutang luar negeri Indonesia beserta bunganya sudah mencapai angka yang begitu fantastis. Sehingga APBN dipandang lebih perlu untuk dialokasikan ke arah pelunasan hutang daripada subsidi.

Adapun alasan lainnya adalah untuk menghentikan salah sasaran subjek penerima subsidi. Meski begitu, Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati berani memastikan bahwa perseroan tidak akan mengurangi kuota tabung gas subsidi.

Tapi, benarkah nanti akan berjalan demikian? Karena belum launching  saja, kelangkaan barang tersebut sudah terjadi di berbagai penjuru negeri. Bahkan di beberapa kota, masyarakat kelas bawah harus rela merogoh kocek lebih dalam lantaran harga jualnya yang melebihi HET.

Kebijakan menyakitkan ini tentu saja memaksa masyarakat menerima fakta bahwa energi bukanlah barang murah. Dan adalah sesuatu yang mungkin, jika nantinya elpiji non subsidi ini akan menjadi jalan halus untuk menarik kembali elpiji subsidi. Sehingga, terlenanya masyarakat akan kepraktisan pemanfaatan gas melon mau tidak mau membuat mereka rela beralih ke barang non subsidi, sekalipun mahal.

Sebenarnya, fakta penjualan atau pelayanan energi baik gas maupun listrik dengan klasifikasi subsidi - nonsubsidi semakin menunjukkan curamnya jurang kesenjangan yang menimpa negeri ini. Bukan hal aneh. Kapitalisme memang menjadi produsen terbesar lahirnya kemiskinan.

Persekutuan para konglomerat akan membuat uang hanya berputar di lingkungan mereka saja. Bahkan dengan uang itu, kongkalikong dengan penguasa bisa saja terjadi. Tentu dengan pertimbangan produk barter berupa kebijakan pro kapital.

Di samping itu, liberalisasi ekonomi merupakan buah yang tidak bisa dipisahkan dari kapitalisme. Dimana dalam realita nya, keserampangan dalam pengelolaan dan kepemilikan SDA tetap dianggap legal oleh sistem ini.

Sehingga negara, dengan kekuasaan di genggaman bisa bertindak seakan akan memiliki hak paling dominan dalam pemanfaatannya. Alhasil, korelasi antara negara dan rakyat berubah menjadi hubungan produsen - konsumen dengan profit sebagai imbalan suatu jasa/pelayanan.

Padahal, barang tambang adalah jenis barang milik umum. Bukan negara apalagi korporasi. Tidak dibenarkan mengambil keuntungan, tidak dibenarkan pula melakukan privatisasi. Kalaupun dalam proses eksplorasi nya membutuhkan upaya yang keras dan modal yang cukup besar, barulah negara turun tangan dan bertanggungjawab dalam pengelolaan. Hasilnya tentu harus dikembalikan kepada rakyat. Boleh jadi dengan dijual secara murah tanpa profit, atau gratis jika memang biaya produksi telah tertutupi.

Selain tegas dan jelas dalam mengaplikasikan aturan konsep kepemilikan, Islam juga keras menolak intervensi asing dengan segala skenario jahat nya yang membahayakan rakyat. Spekulan juga ditindak sehingga mustahil dijumpai barang langka karena alasan penimbunan. Bahkan lebih mengerucut lagi, individu akan dididik untuk berperilaku hemat dalam pemanfaatannya.

Detailnya pengaturan Islam, tidak hanya dijumpai dalam permasalahan semacam ini, tapi seluruh tata kehidupan manusia. Problematika yang mendera pun tidak diselesaikan secara pragmatis yang berpotensi memunculkan cabang permasalahan baru. Melainkan komprehensif sampai pada akarnya dan juga preventif. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Maya A dari Gresik

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
PBNU Singgung Rohis, LDK, Gema Pembebasan sebagai Alur Radikalisme dan Intoleransi

PBNU Singgung Rohis, LDK, Gema Pembebasan sebagai Alur Radikalisme dan Intoleransi

Rabu, 26 Jun 2019 07:08

Ide Gender Merusak Bangunan Keluarga Muslim

Ide Gender Merusak Bangunan Keluarga Muslim

Rabu, 26 Jun 2019 06:26

ICMI Harus Bimbing Umat Gerakkan Ekonomi, Penguasaan Imtek dan Imtaq

ICMI Harus Bimbing Umat Gerakkan Ekonomi, Penguasaan Imtek dan Imtaq

Rabu, 26 Jun 2019 04:39

Mewaspadai Penegasan Isu Kesetaraan Gender pada Hari Keluarga Nasional

Mewaspadai Penegasan Isu Kesetaraan Gender pada Hari Keluarga Nasional

Rabu, 26 Jun 2019 02:45

Duo Arief

Duo Arief

Selasa, 25 Jun 2019 23:59

Protes Harga Anjlok, Peternak di Berbagai Daerah Akan Bagikan Ayam Gratis

Protes Harga Anjlok, Peternak di Berbagai Daerah Akan Bagikan Ayam Gratis

Selasa, 25 Jun 2019 23:35

Ketum Wahdah: Umat Islam Tidak Boleh Curang Walaupun kepada Orang Kafir

Ketum Wahdah: Umat Islam Tidak Boleh Curang Walaupun kepada Orang Kafir

Selasa, 25 Jun 2019 23:20

Mewujudkan Keadilan

Mewujudkan Keadilan

Selasa, 25 Jun 2019 22:30

Pembuatan Visa Jamaah Haji Indonesia Terus Dikebut

Pembuatan Visa Jamaah Haji Indonesia Terus Dikebut

Selasa, 25 Jun 2019 22:05

Polisi Dekati Ormas Islam Solo Jelang Putusan MK

Polisi Dekati Ormas Islam Solo Jelang Putusan MK

Selasa, 25 Jun 2019 21:33

Pemberontak Syiah Houtsi Blokir Pengiriman Bahan Pangan untuk Warga Yaman yang Kelaparan

Pemberontak Syiah Houtsi Blokir Pengiriman Bahan Pangan untuk Warga Yaman yang Kelaparan

Selasa, 25 Jun 2019 21:30

PBB: Pemberontak Houthi Yaman Blokir Makanan untuk Puluhan Ribu Warga Miskin

PBB: Pemberontak Houthi Yaman Blokir Makanan untuk Puluhan Ribu Warga Miskin

Selasa, 25 Jun 2019 21:27

Ethiopia Berduka Pasca Para Pejabat Terbunuh dalam Upaya Kudeta yang Gagal

Ethiopia Berduka Pasca Para Pejabat Terbunuh dalam Upaya Kudeta yang Gagal

Selasa, 25 Jun 2019 21:21

MUI Aceh Fatwakan Haram Game PUBG

MUI Aceh Fatwakan Haram Game PUBG

Selasa, 25 Jun 2019 21:10

Meski Diancam AS, Erdogan Tetap akan Beli Sistem Pertahanan Rudal dari Rusia

Meski Diancam AS, Erdogan Tetap akan Beli Sistem Pertahanan Rudal dari Rusia

Selasa, 25 Jun 2019 21:09

Massa Hindu di India Siksa Seorang Muslim Sampai Mati

Massa Hindu di India Siksa Seorang Muslim Sampai Mati

Selasa, 25 Jun 2019 21:03

Protes Digelar di Lebanon Kecam Konferensi Palestina di Bahrain

Protes Digelar di Lebanon Kecam Konferensi Palestina di Bahrain

Selasa, 25 Jun 2019 20:57

Forum Dakwah Perbatasan Kirim Puluhan Dai ke Daerah Perbatasan Aceh

Forum Dakwah Perbatasan Kirim Puluhan Dai ke Daerah Perbatasan Aceh

Selasa, 25 Jun 2019 20:37

Hamas Tolak Proposal Mesir untuk Mengembalikan Kendali Penyeberangan Rafah ke Otoritas Palestina

Hamas Tolak Proposal Mesir untuk Mengembalikan Kendali Penyeberangan Rafah ke Otoritas Palestina

Selasa, 25 Jun 2019 20:35

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Selasa, 25 Jun 2019 20:20


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X