Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.574 views

Mitos Masjid Radikal

Oleh: Yons Achmad

(Kolumnis| Founder Kanet Indonesia)

(voa-islam.com), “Kalau kamu pingin cepet dapet proyek,  merapat saja ke ormas itu”, kata seorang pemimpin redaksi salah satu stasiun televisi swasta, tentu dengan nada satir.  Benar juga. Tak usah gabung dalam struktur, cukup organisasi sayap atau yang berbau ormas itu, pasti kecipratan proyek. Ini pembicaraan ringan dengannya yang sempat saya rekam dalam ingatan beberapa hari lalu. Menggiurkan memang, tapi menolak karena alasan ideologis, tentu lebih menarik.

Hari ini (10/7/18), saya baca koran Republika, ada berita judulnya “DMI Ragukan Survei 41 Masjid Terindikasi Radikal”.  Berita itu muncul ketika Dewan Masjid Indonesia (DMI) merespon survei yang diadakan oleh LSM Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M). LSM itu telah mensurvei 100 masjid, diantaranya 35 masjid kementerian, 28 masjid lembaga negara, 37 masjid di Bandan Usaha Milik Negara (BUMN). Survei dilakukan setiap shalat jumat pada 29 September sampai 21 Oktober 2017. Setelah dianalisis, hasilnya 41 masjid terindikasi radikal.

Dari 41 masjid yang terindikasi radikal itu kemudian dibagi menjadi 3 kategori. Hasilnya,  terdapat 7 masjid radikal rendah, 17 masjid radikal sedang dan 17 masjid radikal tinggi. Dijelaskan bahwa yang dimaksud radikal rendah artinya terkandung sikap abu-abu jika ada yang bersikap negatif terhadap agama lain.  Sedangkan, radikal sedang artinya sudah mulai setuju dengan sikap negatif atau intoleran terhadap umat agama lain.  Sementara, radikal tinggi artinya sudah mulai memprovokasi umat untuk bertindak negatif terhadap umat  agama lain. Penelitian itu juga menilai dari 41  masjid tersebut ditemukan ujaran kebencian yang mencapai 60%.  Kemudian sikap negatif terhadap agama lain 17%, berikutnya sikap positif terhadap khilafah 15%.

Bagi yang mentah-mentah menerima data itu, barangkali merasa tercengang dan was-was, bahkan bisa memunculkan sikap yang tendensius dan menilai kutbah-kutbah di masjid itu sangat berbahaya. Hanya saja, bagi mereka yang bersikap hati-hati, waras dalam berpikir, serta terus menyalakan akal sehat, maka semuanya itu sekadar mitos belaka.  Bahkan Dewan Masjid sendiri meragukan temuan itu. Imam Addaruquthni menilai penelitian tersebut dilakukan dengan paradigma yang salah terkait dengan pemahaman radikalisme.

Atas penelitian yang sesat pikir dari awalnya ini, tentu saja kita perlu cerdas dalam membacanya.  Memang, kegiatan ilmiah, penelitian menjadi bagian yang diperlukan untuk kemajuan umat. Namun, alih-alih berkontribusi memajukan, yang ada justru malah memberikan stigma buruk. Lihat saja, istilah “Masjid radikal” saja sudah problematis, belum lagi melihat kategori radikalnya. Bayangkan, ketika misalnya seorang khotib (pengkutbah) memberikan wejangan untuk memilih pemimpin muslim dan menolak pemimpin non muslim (kafir), maka 100% kotbah itu dinilai radikal karena  dinilai bersikap negatif terhadap umat agama lain. Sungguh,  sebuah kekonyolan yang berlindung dibalik  jubah penelitian.

Bayangkan pula,  LSM ini melakukan penelitian misalnya di Masjid Jogokariyan, Jogjakarta. Sebuah masjid percontohan yang menjadi rujukan  pengelolaan masjid di tanah air. Masjid ini   tak sekadar bisa memakmurkan masjid dengan saldo ratusan  juta rupiah (walau ini juga salah kaprah). Tapi, benar-benar bisa memakmurkan jamaah dengan saldo nol rupiah.  Semua dana dialokasikan untuk kemakmuran jamaah.Tentu, LSM itu akan memasukkan masjid ini dalam golongan masjid radikal. Kenapa? Saya pernah sepekan menginap di masjid Jogokariyan, bukan ingin menjadi “Intel Kotbah Jumat”, tapi  penasaran dengan manajemen masjid ini mengelola jamaahnya.  Di sana, kotbah pentingnya memilih pemimpin muslim yang kompeten itu biasa. Bahkan,  dalam salah satu ceramah selepas subuh yang saya dengar, sang penceramah melakukan kritik keras atas apa yang disebut dengan “Islam Nusantara”. Jelas, “Intel-intel Kotbah” yang berlindung dibalik jubah penelitian itu bakal semangat berikan masjid ini masuk kategori masjid radikal.

Itu sebabnya, saya kira, kita harus waspada pada oknum-oknum, kelompok-kelompok yang hanya  bisa menjadi duri dalam daging di tubuh umat. Sibuk “menjual agama” dengan proyek-proyek intoleransi, radikalisme, terorisme yang mengada-ada. Apa boleh buat, di era fitnah yang merajalela ini, sudah saatnya sekarang, benteng akal sehat harus terus kita nyalakan agar umat ini tetap tegak dalam kewarasan. []

Tanah Baru, 10 Juli 2018.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Rabu, 20 Feb 2019 20:27

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Rabu, 20 Feb 2019 20:13

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 18:15

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 16:30

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Rabu, 20 Feb 2019 15:30

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Rabu, 20 Feb 2019 13:45

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Rabu, 20 Feb 2019 13:36

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Rabu, 20 Feb 2019 13:23

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Rabu, 20 Feb 2019 13:20

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Rabu, 20 Feb 2019 12:35

Insiden Pak Presiden

Insiden Pak Presiden

Rabu, 20 Feb 2019 12:31

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Rabu, 20 Feb 2019 12:15

Operasi Semburan Fitnah

Operasi Semburan Fitnah

Rabu, 20 Feb 2019 11:38

Aneh Jokowi

Aneh Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 10:20

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Rabu, 20 Feb 2019 09:08

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 08:47

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Rabu, 20 Feb 2019 08:20

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Rabu, 20 Feb 2019 08:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X