Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.932 views

Hegemoni Deradikalisasi Kampus hingga Maraknya Islam Moderat

Oleh: Winda Sari (Mahasiswi)

Radikalisme,  bukanlah hal baru yang pernah didengar. Radikalisme saat ini bukan ditujukan kepada orang atau kelompok yang brutal bertindak dengan kekerasan melainkan ditujukan kepada orang atau kelompok yang jiwa dan ruh islamnya kuat sekali.

Sarang radikalisme yang dianggap sebagai ancaman adalah perguruan tinggi. Bagaimana tidak. Perubahan itu kebanyakan di mulai dari gerakan pemuda termasuk mahasiswa. Terutama mahasiswa yang vocal terhadap penegakan syariah Islam.

Seperti yang sudah dikatakan di atas, bahwa saat ini radikalisme disandangkan pada orang atau kelompok yang getol terhadap perjuangan tegaknya syariah, jiwa dan ruh islamnya kuat dan apabila ini melekat dalam pemikiran mahasiswa tentu mahasiswa akan terus menyuarakan tegaknya penerapan syariah. Hal inilah yang ditakuti oleh rezim, sehingga hal seperti itu perlu dilakukan penanganan di perguruan tinggi untuk menangkal radikalisme ini.

Tindakan yang dilakukan oleh rezim adalah penangkalan paham radikal di perguruan tinggi. Penangkalan paham radikal di perguruan tinggi merupakan rapat yang dihadiri oleh sejumlah rektor perguruan tinggi di Indonesia. Rapat ini digelar oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan hasil bahwa pihak universitas sepakat akan membangun komunikasi yang baik dengan BIN dan BNPT. (detiknews)

Berdasarkan hal tersebut, perguruan tinggi ditakuti sebagai tempat perkembangbiakan radikalisme. Padahal yang mereka sebut sebagai radikal adalah pihak yang menginginkan kemuliaan tegak di muka bumi ini, yaitu penerapan syariah Islam secara sempurna (kaffah).

Penerapan syariah Islam secara sempurna inilah yang menjadi monster bagi rezim. Dinggap anti pancasila, anti NKRI. Padahal apa yang dilakukan oleh orang-orang atau kelompok yang memperjuangkan tegaknya penerapan syariah Islam sempurna ini merupakan bentuk cinta tanah air karena ingin tanah air ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur, bukan tempat asing menanamkan modalnya lalu mengeruk sumber daya alam di dalamnya, bukan pula tempat bersarangnya Islam moderat.

Termasuk juga dalam diri mahasiswa, mahasiswa dulu dapat menumbangkan rezim Soeharto karena kekritisan mereka. Tidak jauh beda dengan sekarang, pengalaman merupakan guru yang paling berharga. Belajar dari kisah reformasi di mana mahasiswa mempunyai kekuatan untuk menumbangkan rezim, begitu pula dengan sekarang tapi konteksnya berbeda.

Sekarang ini banyak mahasiswa yang sudah mulai melek politik, sadar bahwa politik saat ini kotor, ditambah dengan pemimpinnya yang suka pencitraan. Maka dari itu banyak mahasiswa yang turut serta memperjuangkan tegaknya penerapan syariah Islam secara sempurna (kaffah).

Oleh rezim, hal ini ditakuti karena bisa jadi dapat menumbangkan rezim saat ini. Maka dari itu, terus digencarkan kuliah kebangsaan, pihak kampus juga harus punya jaringan atau hubungan dengan BIN dan BNPT, dll.

Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi kalau tidak di rezim anti kebangkitan Islam. Sedangkan pada masa kejayaan Islam, penerapan syariah Islam secara sempurna merupakan hal yang sangat dibanggakan.

Tidak seperti sekarang ini yang justru dianggap membahayakan. Pengaruh untuk membungkam mahasiswa ataupun masyarakat pejuang syariah Islam didapatkan dari pemikiran barat yang telah menjamur. Barat datang membawa sejumlah ide-ide sesatnya, seperti Islam moderat.

Dengan segala macam cara barat terus meyakinkan kepada penguasa di negeri ini bahwa Islam moderat inilah yang baik, sedangkan yang memperjuangkan penerapan syariah Islam secara sempurna itu yang membahayakan, radikal, bahkan anti pancasila.

Sesungguhnya, yang membahayakan itu adalah Islam moderat. Islam moderatlah yang harus ditangani dan ditumbangkan. Bukan malah diterima dengan tangan lebar. Islam moderat yang akan menjadi pemecah belah bangsa, budaya asing yang buruk dan kufur pun akan mudah masuk dan meracuni pemikiran masyarakat termasuk mahasiswa dan pemuda.

Masuknya Islam moderat yang merupakan ide barat tidak lain dikarenakan liberalisasi di Indonesia. Liberalisme yang sesungguhnya jalan masuk Islam moderat.

Liberalisme membuka pintu bagi Islam moderat, ditambah lagi dengan kondisi negeri yang seperti saat ini, Islam moderat justru semakin membabi buta pemikiran masyarakat. Menganggap Islam moderat sebagai jalan tengah yang paling toleran. Padahal, Islam moderat sebagai akibat dari liberalisasilah yang yang membahayakan negara.

Sesungguhnya pula, tidak ada yang lebih memuliakan manusia selain Islam. Maka dari itu, penerapan syariah Islam secara sempurna ini sangat diperlukan agar ummat terjaga. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Sabtu, 23 Mar 2019 21:15

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

Sabtu, 23 Mar 2019 20:45

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Sabtu, 23 Mar 2019 17:16

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Sabtu, 23 Mar 2019 16:39

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Sabtu, 23 Mar 2019 15:22

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Sabtu, 23 Mar 2019 15:05

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Sabtu, 23 Mar 2019 14:30

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Sabtu, 23 Mar 2019 12:06

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Sabtu, 23 Mar 2019 11:36

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

Sabtu, 23 Mar 2019 10:45

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Sabtu, 23 Mar 2019 09:03

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Sabtu, 23 Mar 2019 08:47

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Jum'at, 22 Mar 2019 23:44

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Jum'at, 22 Mar 2019 23:40

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Jum'at, 22 Mar 2019 23:35

Jebakan Politik Kampanye

Jebakan Politik Kampanye

Jum'at, 22 Mar 2019 23:33

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Jum'at, 22 Mar 2019 21:48

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Jum'at, 22 Mar 2019 20:51

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Jum'at, 22 Mar 2019 19:35

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Jum'at, 22 Mar 2019 18:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X