Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.744 views

Hegemoni Deradikalisasi Kampus hingga Maraknya Islam Moderat

Oleh: Winda Sari (Mahasiswi)

Radikalisme,  bukanlah hal baru yang pernah didengar. Radikalisme saat ini bukan ditujukan kepada orang atau kelompok yang brutal bertindak dengan kekerasan melainkan ditujukan kepada orang atau kelompok yang jiwa dan ruh islamnya kuat sekali.

Sarang radikalisme yang dianggap sebagai ancaman adalah perguruan tinggi. Bagaimana tidak. Perubahan itu kebanyakan di mulai dari gerakan pemuda termasuk mahasiswa. Terutama mahasiswa yang vocal terhadap penegakan syariah Islam.

Seperti yang sudah dikatakan di atas, bahwa saat ini radikalisme disandangkan pada orang atau kelompok yang getol terhadap perjuangan tegaknya syariah, jiwa dan ruh islamnya kuat dan apabila ini melekat dalam pemikiran mahasiswa tentu mahasiswa akan terus menyuarakan tegaknya penerapan syariah. Hal inilah yang ditakuti oleh rezim, sehingga hal seperti itu perlu dilakukan penanganan di perguruan tinggi untuk menangkal radikalisme ini.

Tindakan yang dilakukan oleh rezim adalah penangkalan paham radikal di perguruan tinggi. Penangkalan paham radikal di perguruan tinggi merupakan rapat yang dihadiri oleh sejumlah rektor perguruan tinggi di Indonesia. Rapat ini digelar oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan hasil bahwa pihak universitas sepakat akan membangun komunikasi yang baik dengan BIN dan BNPT. (detiknews)

Berdasarkan hal tersebut, perguruan tinggi ditakuti sebagai tempat perkembangbiakan radikalisme. Padahal yang mereka sebut sebagai radikal adalah pihak yang menginginkan kemuliaan tegak di muka bumi ini, yaitu penerapan syariah Islam secara sempurna (kaffah).

Penerapan syariah Islam secara sempurna inilah yang menjadi monster bagi rezim. Dinggap anti pancasila, anti NKRI. Padahal apa yang dilakukan oleh orang-orang atau kelompok yang memperjuangkan tegaknya penerapan syariah Islam sempurna ini merupakan bentuk cinta tanah air karena ingin tanah air ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur, bukan tempat asing menanamkan modalnya lalu mengeruk sumber daya alam di dalamnya, bukan pula tempat bersarangnya Islam moderat.

Termasuk juga dalam diri mahasiswa, mahasiswa dulu dapat menumbangkan rezim Soeharto karena kekritisan mereka. Tidak jauh beda dengan sekarang, pengalaman merupakan guru yang paling berharga. Belajar dari kisah reformasi di mana mahasiswa mempunyai kekuatan untuk menumbangkan rezim, begitu pula dengan sekarang tapi konteksnya berbeda.

Sekarang ini banyak mahasiswa yang sudah mulai melek politik, sadar bahwa politik saat ini kotor, ditambah dengan pemimpinnya yang suka pencitraan. Maka dari itu banyak mahasiswa yang turut serta memperjuangkan tegaknya penerapan syariah Islam secara sempurna (kaffah).

Oleh rezim, hal ini ditakuti karena bisa jadi dapat menumbangkan rezim saat ini. Maka dari itu, terus digencarkan kuliah kebangsaan, pihak kampus juga harus punya jaringan atau hubungan dengan BIN dan BNPT, dll.

Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi kalau tidak di rezim anti kebangkitan Islam. Sedangkan pada masa kejayaan Islam, penerapan syariah Islam secara sempurna merupakan hal yang sangat dibanggakan.

Tidak seperti sekarang ini yang justru dianggap membahayakan. Pengaruh untuk membungkam mahasiswa ataupun masyarakat pejuang syariah Islam didapatkan dari pemikiran barat yang telah menjamur. Barat datang membawa sejumlah ide-ide sesatnya, seperti Islam moderat.

Dengan segala macam cara barat terus meyakinkan kepada penguasa di negeri ini bahwa Islam moderat inilah yang baik, sedangkan yang memperjuangkan penerapan syariah Islam secara sempurna itu yang membahayakan, radikal, bahkan anti pancasila.

Sesungguhnya, yang membahayakan itu adalah Islam moderat. Islam moderatlah yang harus ditangani dan ditumbangkan. Bukan malah diterima dengan tangan lebar. Islam moderat yang akan menjadi pemecah belah bangsa, budaya asing yang buruk dan kufur pun akan mudah masuk dan meracuni pemikiran masyarakat termasuk mahasiswa dan pemuda.

Masuknya Islam moderat yang merupakan ide barat tidak lain dikarenakan liberalisasi di Indonesia. Liberalisme yang sesungguhnya jalan masuk Islam moderat.

Liberalisme membuka pintu bagi Islam moderat, ditambah lagi dengan kondisi negeri yang seperti saat ini, Islam moderat justru semakin membabi buta pemikiran masyarakat. Menganggap Islam moderat sebagai jalan tengah yang paling toleran. Padahal, Islam moderat sebagai akibat dari liberalisasilah yang yang membahayakan negara.

Sesungguhnya pula, tidak ada yang lebih memuliakan manusia selain Islam. Maka dari itu, penerapan syariah Islam secara sempurna ini sangat diperlukan agar ummat terjaga. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X