Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.354 views

[Story Hamka-2] Menulis Ala Hamka

Oleh: Roni Tabroni*

Puncak cobaan yang dihadapi Hamka dalam perjuangan dakwahnya adalah ketika harus mendekam di jeruji besi.

Fitnah kejam yang dialamatkan pihak lain memaksanya harus tinggal dalam kesempitan ruang selama dua tahun lebih. Bahkan tanpa pengadilan, Soekarno yang sahabat Hamka sendiri, tega menjebloskannya dengan alasan yang tidak jelas.

Selama 1964-1966, Hamka menjalani hukuman untuk sebuah tuduhan yang tidak ada faktanya. Sadar bahwa dirinya difitnah, Hamka memilih mengikuti apa kemauan polisi walaupun itu pahit. Itulah saat dimana Hamka harus tega menyaksikan tetesan air mata istrinya yang biasanya selalu tegar.

Di saat yang sempit tersebut Hamka menemukan hikmah yang istimewa. Rush misalnya menemukan rasa syukur Hamka dibalik penderitaannya itu. Setidaknya Hamka dengan hidup di penjara, merasa mendapat anugerah karena yang pertama terhindar dari fitnah politik dan hiruk pikuk kemelut G30S/PKI, kedua Hamka dapat melakukan aktivitas menulis dengan menamatkan tafsir al-Azhar.

Tafsir inilah yang kemudian disebut sebagai karya terbesar Hamka dalam sepanjang hayatnya. Sebuah karya yang Hamka sendiri mengakui, belum tentu bisa diselesaikannya jika dalam kondisi normal. Sebab menulis tafsir setebal itu, diperlukan keluangan waktu, keheningan suasana, kehusyuan ibadah, dan kesempatan yang cukup.

Di saat orang mensikapi tahanan sebagai bencana, Hamka justru menemukan cahaya. Di tempat itulah Hamka menemukan kesempatan berharganya, sejak beberapa hari menjadi tahanan dan mendapat kebijakan dari petugas untuk membawa beberapa bahan bacaan ke dalam penjara.

Hamka yang secara fisik terpenjara, tetapi hati dan fikirannya sangat bebas. Imajinasinya mengembara ke alam tak terbatas. Kemudian "memanggil" kembali seluruh memori dan kemampuan intelektualnya, setelah tidak kurang 15 hari diinterogasi siang dan malam.

Walaupun jumlah waktu tahanannya tidak menemukan angka yang pasti, Hamka tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Maka di ujungnya kita akan menemukan fakta yang mungkin bagi sebagian orang dianggap kebetulan, setelah karya tafsirnya selesai, Hamka kemudian dibebaskan tanpa syarat oleh Orde Baru.

Selepas dari penjara, Hamka kemudian menyunting kembali tulisan tafsirnya, di teliti secara detail, dan di edit lagi hingga dianggap final.

Tafsir al-Azhar merupakan satu dari 115 buku yang beliau tulis. Jumlah yang mencengangkan, karena masih terhampar ratusan artikel atau tulisan lain di berbagai media massa baik yang dikelola sendiri maupun orang lain.

Namun, keterampilan menulis Hamka tidak tiba-tiba. Hamka sudah belajar menulis sejak usia belia. Ketika Hamka kecil sering menyewa buku di kampung halamannya, dia suka menuliskan kembali apa yang sudah dibacanya. Semakin banyak buku yang dibaca, maka semakin sering dia menulis.

Ketika beranjak remaja, Hamka sudah belajar menyadur pesan-pesan dari para penceramah. Maka Hamka sejak remaja sudah memiliki karya berupa kumpulah khutbah. Karena kecintaannya terhadap sastra, terutama pantun-pantun yang senantiasa dibaca dan didengarnya, Hamka kemudian mulai menyusun berbagai ceritera dan roman.

Aktivitas menulis Hamka terus diasah tidak kenal waktu. M. Yunan Nasution misalnya pernah bersaksi bahwa Hamka adalah penulis hebat. Kecepatan menulisnya di atas rata-rata orang lain. Ketika sama-sama di Pedoman Masyarakat, Hamka selalu menulis dengan cepat dan baik.

Untuk mengikat setiap gagasannya, Hamka tidak segan-segan menuliskan setiap apa yang dia pikirkan pada setiap bidang atau kertas yang dia temui. Bahkan, jika tidak ada kertas yang memadai, Hamka bisa mencoretkan idenya pada bungkus rokok.

Namun, dari sejumlah karya Hamka yang terhampar itu, Rush menemukan benang merah yang sangat penting. Hamka sesungguhnya sedang mencoba melakukan narasi besar untuk membangun sebuah peradaban yang luhur.

Maka tidak aneh jika setiap goresan penanya, yang diciptakan mulai belia hingga akhir hidupnya, merupakan karya abadi yang tidak pernah bosan untuk dibaca.

Tlisan-tulisan Hamka terus dibaca dan tidak memgenal usang. Maka tidak aneh jika kita membuka kembali lembaran-lembaran majalahnya, membaca-baca kembali buku-bukunya, yang dibuat puluhan tahun lalu, tetapi tetap segar, menggairahkan intelektual dan menyejukan rohani. [syahid/voa-islam.com]

*) Penulis adalah Dosen Prodi Ilmu Komunikasi USB YPKP, UIN SGD Bandung dan Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Selasa, 16 Jul 2019 22:43

Perjanjian Hudaibiyah

Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 16 Jul 2019 22:20

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Selasa, 16 Jul 2019 22:15

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Selasa, 16 Jul 2019 22:03

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Selasa, 16 Jul 2019 21:45

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Selasa, 16 Jul 2019 21:43

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Selasa, 16 Jul 2019 21:16

Presiden 8 Tahun?

Presiden 8 Tahun?

Selasa, 16 Jul 2019 20:50

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Selasa, 16 Jul 2019 20:45

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Selasa, 16 Jul 2019 20:28

HRW Kecam Kuwait yang Deportasi Warga Mesir Kembali ke Negaranya

HRW Kecam Kuwait yang Deportasi Warga Mesir Kembali ke Negaranya

Selasa, 16 Jul 2019 20:19

Lebak Bulus atau Akal Bulus?

Lebak Bulus atau Akal Bulus?

Selasa, 16 Jul 2019 19:40

Ditanya Soal Prabowo, GNPF Ulama: Hubungan Kita dengan Prabowo Sudah Selesai

Ditanya Soal Prabowo, GNPF Ulama: Hubungan Kita dengan Prabowo Sudah Selesai

Selasa, 16 Jul 2019 19:08

Rayahan Kursi

Rayahan Kursi

Selasa, 16 Jul 2019 18:30

Mengajarkan Pendidikan Agama di Sekolah, Berdosakah?

Mengajarkan Pendidikan Agama di Sekolah, Berdosakah?

Selasa, 16 Jul 2019 17:20

(Politik) Dagang Sapi

(Politik) Dagang Sapi

Selasa, 16 Jul 2019 16:10


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X