Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.793 views

Menulis Ala Hamka

Oleh: Roni Tabroni*

Puncak cobaan yang dihadapi Hamka dalam perjuangan dakwahnya adalah ketika harus mendekam di jeruji besi.

Fitnah kejam yang dialamatkan pihak lain memaksanya harus tinggal dalam kesempitan ruang selama dua tahun lebih. Bahkan tanpa pengadilan, Soekarno yang sahabat Hamka sendiri, tega menjebloskannya dengan alasan yang tidak jelas.

Selama 1964-1966, Hamka menjalani hukuman untuk sebuah tuduhan yang tidak ada faktanya. Sadar bahwa dirinya difitnah, Hamka memilih mengikuti apa kemauan polisi walaupun itu pahit. Itulah saat dimana Hamka harus tega menyaksikan tetesan air mata istrinya yang biasanya selalu tegar.

Di saat yang sempit tersebut Hamka menemukan hikmah yang istimewa. Rush misalnya menemukan rasa syukur Hamka dibalik penderitaannya itu. Setidaknya Hamka dengan hidup di penjara, merasa mendapat anugerah karena yang pertama terhindar dari fitnah politik dan hiruk pikuk kemelut G30S/PKI, kedua Hamka dapat melakukan aktivitas menulis dengan menamatkan tafsir al-Azhar.

Tafsir inilah yang kemudian disebut sebagai karya terbesar Hamka dalam sepanjang hayatnya. Sebuah karya yang Hamka sendiri mengakui, belum tentu bisa diselesaikannya jika dalam kondisi normal. Sebab menulis tafsir setebal itu, diperlukan keluangan waktu, keheningan suasana, kehusyuan ibadah, dan kesempatan yang cukup.

Di saat orang mensikapi tahanan sebagai bencana, Hamka justru menemukan cahaya. Di tempat itulah Hamka menemukan kesempatan berharganya, sejak beberapa hari menjadi tahanan dan mendapat kebijakan dari petugas untuk membawa beberapa bahan bacaan ke dalam penjara.

Hamka yang secara fisik terpenjara, tetapi hati dan fikirannya sangat bebas. Imajinasinya mengembara ke alam tak terbatas. Kemudian "memanggil" kembali seluruh memori dan kemampuan intelektualnya, setelah tidak kurang 15 hari diinterogasi siang dan malam.

Walaupun jumlah waktu tahanannya tidak menemukan angka yang pasti, Hamka tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Maka di ujungnya kita akan menemukan fakta yang mungkin bagi sebagian orang dianggap kebetulan, setelah karya tafsirnya selesai, Hamka kemudian dibebaskan tanpa syarat oleh Orde Baru.

Selepas dari penjara, Hamka kemudian menyunting kembali tulisan tafsirnya, di teliti secara detail, dan di edit lagi hingga dianggap final.

Tafsir al-Azhar merupakan satu dari 115 buku yang beliau tulis. Jumlah yang mencengangkan, karena masih terhampar ratusan artikel atau tulisan lain di berbagai media massa baik yang dikelola sendiri maupun orang lain.

Namun, keterampilan menulis Hamka tidak tiba-tiba. Hamka sudah belajar menulis sejak usia belia. Ketika Hamka kecil sering menyewa buku di kampung halamannya, dia suka menuliskan kembali apa yang sudah dibacanya. Semakin banyak buku yang dibaca, maka semakin sering dia menulis.

Ketika beranjak remaja, Hamka sudah belajar menyadur pesan-pesan dari para penceramah. Maka Hamka sejak remaja sudah memiliki karya berupa kumpulah khutbah. Karena kecintaannya terhadap sastra, terutama pantun-pantun yang senantiasa dibaca dan didengarnya, Hamka kemudian mulai menyusun berbagai ceritera dan roman.

Aktivitas menulis Hamka terus diasah tidak kenal waktu. M. Yunan Nasution misalnya pernah bersaksi bahwa Hamka adalah penulis hebat. Kecepatan menulisnya di atas rata-rata orang lain. Ketika sama-sama di Pedoman Masyarakat, Hamka selalu menulis dengan cepat dan baik.

Untuk mengikat setiap gagasannya, Hamka tidak segan-segan menuliskan setiap apa yang dia pikirkan pada setiap bidang atau kertas yang dia temui. Bahkan, jika tidak ada kertas yang memadai, Hamka bisa mencoretkan idenya pada bungkus rokok.

Namun, dari sejumlah karya Hamka yang terhampar itu, Rush menemukan benang merah yang sangat penting. Hamka sesungguhnya sedang mencoba melakukan narasi besar untuk membangun sebuah peradaban yang luhur.

Maka tidak aneh jika setiap goresan penanya, yang diciptakan mulai belia hingga akhir hidupnya, merupakan karya abadi yang tidak pernah bosan untuk dibaca.

Tlisan-tulisan Hamka terus dibaca dan tidak memgenal usang. Maka tidak aneh jika kita membuka kembali lembaran-lembaran majalahnya, membaca-baca kembali buku-bukunya, yang dibuat puluhan tahun lalu, tetapi tetap segar, menggairahkan intelektual dan menyejukan rohani. [syahid/voa-islam.com]

*) Penulis adalah Dosen Prodi Ilmu Komunikasi USB YPKP, UIN SGD Bandung dan Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Ahad, 23 Sep 2018 19:45

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Ahad, 23 Sep 2018 19:23

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Ahad, 23 Sep 2018 19:16

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Ahad, 23 Sep 2018 18:23

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Ahad, 23 Sep 2018 15:19

Ada Politik Dibalik Ulama

Ada Politik Dibalik Ulama

Ahad, 23 Sep 2018 15:07

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Ahad, 23 Sep 2018 08:22

Mushola Pertama untuk Lombok

Mushola Pertama untuk Lombok

Ahad, 23 Sep 2018 08:20

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia  Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Ahad, 23 Sep 2018 06:28

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 23:35

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Sabtu, 22 Sep 2018 23:00

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 22:39

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 22 Sep 2018 20:19

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Sabtu, 22 Sep 2018 20:16

Islam Nusantara: Haruskah?

Islam Nusantara: Haruskah?

Sabtu, 22 Sep 2018 10:08

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Sabtu, 22 Sep 2018 07:38

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Sabtu, 22 Sep 2018 07:16

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Sabtu, 22 Sep 2018 07:12

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Sabtu, 22 Sep 2018 00:22

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X