Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.859 views

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Oleh: Tuti Rahmayani

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Sudahlah divonis mengidap kanker, namun obat yang diharapkan ternyata tak masuk daftar jaminan. Inilah yang dialami Juniarti, pasien kanker payudara.

Juniarti menyatakan akan melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia dan kuasa hukum Hemasari Dharmabumi, berencana menggugat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Presiden Joko Widodo terkait dicabutnya obat kanker trastuzumab dari daftar obat yang dijamin BPJS Kesehatan. (cnnindonesia.com, 17/7/2018)

Dipangkas, Karena Mahal?

BPJS tak lagi menanggung obat Trastuzumab sejak 1 April 2018. Harga obat ini terbilang mahal mencapai sekitar Rp20 juta.

Sebenarnya bukan kali ini saja BPJS memangkas jaminan kesehatan. Sebelumnya BPJS juga mengurangi tanggungan jaminan kesehatan untuk persalinan, pasien katarak dan rehabilitasi medik.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan, terdapat beberapa jaminan yang memakan anggaran cukup tinggi, seperti operasi katarak (Rp2,6 triliun), bayi sehat yang ditagihkan secara terpisah dari ibunya (Rp1,1 triliun), dan rehabilitasi medik (Rp960 miliar). (tirto.id)

Dari sini bisa disimpulkan bahwa pemangkasan yang dilakukan oleh BPJS adalah alasan minimnya dana. Logika untung rugi juga digunakan. Bila BPJS defisit, maka harus berhemat. Logika menyalahkan publik yang tidak taat membayar iuran BPJS pun sering dilontarkan ke publik sebagai alasan BPJS defisit.

Kesehatan Dalam Islam

Dalam menjalankan negara, hendaknya penguasa negeri ini meneladani rosul saw dalam membuat kebijakan. Rasulullah SAW tak pernah memungut biaya bagi umatnya untuk memperoleh jaminan kesehatan. Hal itu tercantum dalam hadis HR Muslim 2207 saat salah seorang sahabat sedang sakit, dan dokter memotong urat dan mengobatinya.Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW sebagai kepala negara Islam telah menjamin kesehatan rakyatnya secara cuma-cuma, dengan cara mengirimkan dokter kepada rakyatnya yang sakit tanpa memungut biaya dari rakyatnya

Islam juga mengatur tentang anggaran kesehatan. Negara khilafah sebagai penerap syariat adalah negara yang bermental pelayan rakyat. Kebutuhan rakyat menjadi prioritas negara itu ada. Anggaran pembelanjaan dan pendapatan negara (APBN) khilafah diwujudkan dalam konsep Baitul Mal. Dalam buku Sistem Ekonomi Islam (Nidzamul Iqtishody fil Islam), Syaikh Taqiyyuddin an Nabhani menjelaskan bahwa perkara kesehatan masuk pos pengeluaran baitul mal.

Hal-hal semisal air, jalan, kesehatan (Rumah Sakit) dan pendidikan (sekolah) adalah termasuk keperluan rakyat yang bersifat vital. Artinya, rakyat akan mengalami penderitaan jika perkara ini tidak ada. Pembelanjaannya bersifat paten artinya wajib dipenuhi. Pembelanjaan untuk urusan kemaslahatan umat ini juga tidak disertai kompensasi apapun. Artinya, rakyat tidak dibebani tagihan bila ingin menikmati fasilitas vital ini.

Negara juga akan membiayai riset-riset kesehatan. Penemuan alat kesehatan dan obat-obat baru akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan rakyat. Baik muslim maupun non muslim.

Sementara pos pemasukan bisa diambil dari pengelolaan sumber daya alam yang melimpah di negeri ini. Kekayaan laut, hutan, tambang mineral dikelola untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Bukan malah diprivatisasi sehingga negara mengandalkan pemasukan dari pajak dan utang berbasis riba.

Inilah yang menjadi salah satu perbedaan mencolok konsep negara kapitalis dan konsep negara dalam Islam (baca: khilafah).

Negara kapitalis melihat rakyat sebagai sapi perah. Sudahlah lelah bekerja mencari nafkah untuk keluarga, masih pula dibebani pajak, tagihan air, listrik, bpjs dll. Sudahlah bayar iuran bpjs, namun sakit yang diderita tak dijamin. Sungguh sebuah kemalangan beruntun.

Berbeda dengan negara khilafah yang menganggap jabatan pemerintahan adalah amanah untuk mengabdi. Rakyat menjadi yang diurusi dan dipikirkan kesejahteraannya. Jauh dari nafsu memperkaya diri sendiri. Mental melindungi dan melayani rakyat diwujudkan nyata, tak sekedar pencitraan belaka. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
PBNU Singgung Rohis, LDK, Gema Pembebasan sebagai Alur Radikalisme dan Intoleransi

PBNU Singgung Rohis, LDK, Gema Pembebasan sebagai Alur Radikalisme dan Intoleransi

Rabu, 26 Jun 2019 07:08

Ide Gender Merusak Bangunan Keluarga Muslim

Ide Gender Merusak Bangunan Keluarga Muslim

Rabu, 26 Jun 2019 06:26

ICMI Harus Bimbing Umat Gerakkan Ekonomi, Penguasaan Imtek dan Imtaq

ICMI Harus Bimbing Umat Gerakkan Ekonomi, Penguasaan Imtek dan Imtaq

Rabu, 26 Jun 2019 04:39

Mewaspadai Penegasan Isu Kesetaraan Gender pada Hari Keluarga Nasional

Mewaspadai Penegasan Isu Kesetaraan Gender pada Hari Keluarga Nasional

Rabu, 26 Jun 2019 02:45

Duo Arief

Duo Arief

Selasa, 25 Jun 2019 23:59

Protes Harga Anjlok, Peternak di Berbagai Daerah Akan Bagikan Ayam Gratis

Protes Harga Anjlok, Peternak di Berbagai Daerah Akan Bagikan Ayam Gratis

Selasa, 25 Jun 2019 23:35

Ketum Wahdah: Umat Islam Tidak Boleh Curang Walaupun kepada Orang Kafir

Ketum Wahdah: Umat Islam Tidak Boleh Curang Walaupun kepada Orang Kafir

Selasa, 25 Jun 2019 23:20

Mewujudkan Keadilan

Mewujudkan Keadilan

Selasa, 25 Jun 2019 22:30

Pembuatan Visa Jamaah Haji Indonesia Terus Dikebut

Pembuatan Visa Jamaah Haji Indonesia Terus Dikebut

Selasa, 25 Jun 2019 22:05

Polisi Dekati Ormas Islam Solo Jelang Putusan MK

Polisi Dekati Ormas Islam Solo Jelang Putusan MK

Selasa, 25 Jun 2019 21:33

Pemberontak Syiah Houtsi Blokir Pengiriman Bahan Pangan untuk Warga Yaman yang Kelaparan

Pemberontak Syiah Houtsi Blokir Pengiriman Bahan Pangan untuk Warga Yaman yang Kelaparan

Selasa, 25 Jun 2019 21:30

PBB: Pemberontak Houthi Yaman Blokir Makanan untuk Puluhan Ribu Warga Miskin

PBB: Pemberontak Houthi Yaman Blokir Makanan untuk Puluhan Ribu Warga Miskin

Selasa, 25 Jun 2019 21:27

Ethiopia Berduka Pasca Para Pejabat Terbunuh dalam Upaya Kudeta yang Gagal

Ethiopia Berduka Pasca Para Pejabat Terbunuh dalam Upaya Kudeta yang Gagal

Selasa, 25 Jun 2019 21:21

MUI Aceh Fatwakan Haram Game PUBG

MUI Aceh Fatwakan Haram Game PUBG

Selasa, 25 Jun 2019 21:10

Meski Diancam AS, Erdogan Tetap akan Beli Sistem Pertahanan Rudal dari Rusia

Meski Diancam AS, Erdogan Tetap akan Beli Sistem Pertahanan Rudal dari Rusia

Selasa, 25 Jun 2019 21:09

Massa Hindu di India Siksa Seorang Muslim Sampai Mati

Massa Hindu di India Siksa Seorang Muslim Sampai Mati

Selasa, 25 Jun 2019 21:03

Protes Digelar di Lebanon Kecam Konferensi Palestina di Bahrain

Protes Digelar di Lebanon Kecam Konferensi Palestina di Bahrain

Selasa, 25 Jun 2019 20:57

Forum Dakwah Perbatasan Kirim Puluhan Dai ke Daerah Perbatasan Aceh

Forum Dakwah Perbatasan Kirim Puluhan Dai ke Daerah Perbatasan Aceh

Selasa, 25 Jun 2019 20:37

Hamas Tolak Proposal Mesir untuk Mengembalikan Kendali Penyeberangan Rafah ke Otoritas Palestina

Hamas Tolak Proposal Mesir untuk Mengembalikan Kendali Penyeberangan Rafah ke Otoritas Palestina

Selasa, 25 Jun 2019 20:35

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Selasa, 25 Jun 2019 20:20


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X