Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.190 views

'Drama' Bencana dan Peluang Surga

Oleh: Dee An (Ibu Rumah Tangga)

Gempa bumi di lombok yang terjadi tanggal 29 juli 2018 lalu, masih menyisakan  luka yang sangat mendalam  terutama  bagi masyarakat lombok.

Bagaimana tidak, menurut data yang dikutip oleh Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari  Badan Meteorologi dan Geofisika per jumat 24 agustus 2018 saja terjadi 1089 gempa susulan. Kurang lebih 500an jiwa meninggal dunia, dan 400 ribuan  lebih jiwa harus mengungsi karena kehilangan  tempat tinggalnya.

Gempa susulan yang bertubi-tubi memperparah kondisi psikis masyarakat lombok. Masih banyak daerah yang belum menerima cukup bantuan, sehingga justru hal tersebut justru menambah beban mereka.

Namun, hingga saat ini kita masih belum menyaksikan kekompakan penanganan gempa bumi lombok tersebut. Bisa jadi, kita sudah saksikan bahwa masyarakat telah berduyun-duyun menyumbangkan memberikan yang terbaik apa yang mereka punyai. Tapi, bagaimana dengan penguasa selaku pengurus rakyat?. Bukankah tanggung jawab utama masalah itu ada di pundak mereka?.

Permintaan DPRD dan Gubernur lombok untuk menjadikan bencana gempa bumi lombok menjadi bencana nasional masih belum ada tanggapan dari pusat. Mengapa?, salah satu alasan yang paling miris adalah karena status tersebut hanya akan menurunkan potensi wisata pulau NTB yang selanjutnya akan menurunkan devisa negara.

Ini sungguh miris, bagaimana mungkin penguasa melihat pengurusan rakyat adalah tentang laba rugi sebagaimana jual beli?

Kita juga melihat bagaimana beberapa kali gempa di lombok justru menjadi ajang pencitraan bagi pasangan tertentu yang akan mencalonkan menjadi presiden.

Maka, jangan heran kalau penanganan pemulihan pasca gempa di Lombok akan sangat lambat adanya ‘drama bencana’ ini tidak hanya terjadi saat ini saja, hampir di setiap bencana yang terjadi di Indonesia ini, penanganannya belum maksimal. Seakan-akan korban bencana tersebut diminta untuk menyeleseikan masalahnya sendiri. Bahkan, hingga ada yang rela untuk ‘menjual’ aqidah dan agamanya demi mendapatkan bantuan pasca bencana.

Senadainya jika kepengurusan negara ini bukan atas asas materi untung rugi, di wilyah yang memang rawan gempa di Indonesia akan kita temukan semangat untuk membekali kemampuan warganya untuk meminimalisir resikonya.

Tak lupa, karena bencana adalah sebuah qodlo dari Sang Maha Pengatur yang tak bisa hindarkan, pencegahan bencana tidak hanya akan dilakukan dengan pencegahan secara psikis saja, tetapi juga dengan meningkatkan dan senatiasa taat dengan aturan Pencipta dan sekaligus Pemilik Alam Semesta ini.

Sehingga penguasa akan berusaha memberikan upaya pencegahan sekaligus dorongan untuk semakin bertaqwa pada Allah Sang Pencipta, bersama-sama dengan rakyatya saling berlomba berfastabiqul khoirot dengan perannya masing-masing. Bagaimana jika kemudian  terjadi bencana? maka akan ada pemulihan yang dilakukan semata bukan karena materi untung rugi, tapi murni karena ketaatan kepada Allah dan pengurusan rakyat.

Sekaligus penguasa tentunya akan mengevaluasi kinerjanya dalam mengurusi hal tersebut, tak lupa pula adakah kemaksiyatan yang dilakukan sehingga membuat Allah ‘marah?’. Dan tentunya penguasa juga akan mengajak masyarakatnya untuk bersama-sama memuhasabahi kehidupan mereka selama ini.

Tidak ada yang egois, merasa paling benar sendiri dan tak mau dievaluasi. Ini hanya mungkin terjadi, jika negeri mayoritas muslim ini tak diurusi dengan model kapitalis yang mengedepankan untung rugi, tapi hanya diurusi dengan aturan Allah, Sang Pencipa dan Pengatur.

Andai seperti ini, bukankah  adanya bencana akan semakin meningkatkan ukhuwah dan persaudaraaan suatu negeri?, suatu negeri makin kuat dan kokoh.

Penguasa adalah sosok yang taat dengan aturan Allah Sang Pencipta n Pengatur yang senantiasa mengajak masyarakat untuk taat pada Allah dalam setiap tempat dan waktu. Bencana menjadi ajang pemersatu dan perbaikan negeri yang diurusinya.

Rakyat jika diurusi seperti ini tentunya juga akan sejahtera, bahagia dan taat pada penguasanya. Dan tak lupa, Peluang mendapatkan Surga pun juga akan mudah didapatkannya, baik oleh rakyat maupun penguasa. Wallahu a’lam bi showaab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Sektor Strategis tidak Boleh Diserahkan ke Asing

Sektor Strategis tidak Boleh Diserahkan ke Asing

Senin, 19 Nov 2018 11:37

Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Senin, 19 Nov 2018 10:37

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Senin, 19 Nov 2018 10:05

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Senin, 19 Nov 2018 09:00

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X