Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.476 views

Tertampar dengan Rupiah yang Terkapar

Oleh: Astia Putri, SE (Member Komunitas “Pena Langit”)

Seorang teman berseloroh dalam sebuah bincang hangat di sebuah ruangan. Rupiah ya kemaren udah nyamain nomer delivery order nya makanan cepat saji.

Sekarang coba lihat, sepertinya sekali senggol saja sudah siap-siap terjun ke angka 15 ribu. Sarkasnya ungkapan ini tentu tidak sembarang muncul. Geram dan kesal lebih tepatnya, dan mungkin bisa mewakili perasaan jutaan rakyat Indonesia pula.

Pemerintah melalui perwakilan menteri-menterinya bersikukuh, perkara rupiah melemah adalah perkara yang tak seharusnya terlalu diributkan. Masyarakat diminta berkaca pada negara lain. Perhatikan, tidak hanya Indonesia yang mengalami hal ini. Negara lain pun demikian. Ini karena Dollar yang menguat. Maka bukan salah rupiahnya.

Alhasil, banyak meme-meme sarkas lain bermunculan menanggapi aksi salah-menyalahkan ini. Ibarat melihat rumah sendiri kebakaran, bukannya fokus memadamkan api, justru hanya berujar “toh, rumah tetangga juga begitu”. Nice statement!.

Seseorang apakah harus ditampar dulu sebelum menyadari kesalahannya? Tamparan abstrak tapi nyata melemahnya nilai tukar rupiah ini seharusnya sudah cukup menyadarkan pemerintah Indonesia akan kegagalan sistem ekonomi yang dijalankan saat ini. Bukan dengan aksi salah-menyalahkan, namun dengan aksi saling mengoreksi.

Rupiah melemah dapat ditinjau dari dua sebab. Pertama, faktor internal, melemahnya rupiah itu sendiri. Kedua faktor eksternal berupa menguatnya dollar. Faktor internal merujuk pada kebijakan moneter dan ekonomi yang diterapkan Indonesia dalam mengatur perekonomian.

Kebijakan moneter dalam bentuk penggunaan uang kertas (fiat money) yang secara intrinsik dan nominal memiliki perbedaan menjadikan ia tak terjaga nilainya. Banyaknya uang yang dicetak tak sebanding dengan pertambahan jumlah barang. Inflasi pun tak terelakkan.

Ditambah lagi, kebijakan ekonomi berupa topangan sektor non ril melalui perbankan riba dan perdagangan dalam pasar modal relatif menjadi sektor andalan dalam menarik dana. Mekanisme perputaran dana yang sesungguhnya tidak jelas dan penuh dengan spekulasi. Liberalisasi investasi ini menjadikan suatu negara mudah sekali terancam perekonomiaannya hanya akibat perilaku spekaluatif para investor dalam menanggapi berbagai isu global dan nasional suatu negara.

Belum lagi ketergantungan yang besar dalam hal impor, bahkan untuk produk pokok sekalipun, menjadikan industri mudah goyah dengan melemahnya rupiah. Kemandirian industri dan pangan tak mampu dibangun akibat adanya liberalisasi ekonomi dalam bentuk privatisasi (swastanisasi) sumber daya alam oleh pihak asing, sehingga adanya gejolak rupiah sangat mempengaruhi harga barang di pasaran.

Siapa saja dalam keadaan terdesak akan tenggelam, apa saja akan diraih untuk menyelamatkan diri. Negara, dalam keadaan terjepit, akhirnya meraih solusi apapun. Tak jarang mengorbankan rakyatnya sendiri. Ketika sumber pendanaan semakin menipis, peningkatan pajak dan utang luar negeri serta pencabutan subsidi menjadi solusi.

Dari sisi eksternal, Trade war antara AS dan China dapat dikatakan biang keladi semua keributan ini. Dollar sebagai mata uang yang merajai dunia secara sepihak menjadi poros bagi nafas ekonomi dunia. Ketika AS menggunakan strategi peningkatan suku bunga acuan untuk menarik investor, maka terang saja, ibarat tisu yang ditetesi air, basahlah hampir semua wilayah. Indonesia tak ketinggalan, menginduk kebijakan AS, kenaikan suku bunga acuan pun dilakukan. Minimal agar bisa bertahan.

Padahal, jika kita berusaha melek, hegemoni AS atas mata uang sungguh telah tertancap kuat di seluruh negeri. Penerapan strategi taktis pragmatis ini hanyalah bak memberi sebuah tabung oksigen bagi pasien sekarat. Selama, kaki, tangan, kepala kita masih berkiblat pada mata uang AS, jangan berharap Indonesia mampu menjadi negara yang kuat perekonomiannya, bahkan menyaingi AS.

 

Solusi Paradigmatis Islam yang “Menampar”

Hanya ada dua kemungkinan yang terjadi ketika seseorang mendapatkan tamparan. Semakin memikirkan kesalahan atau justru mengeraskan hatinya. Pandangan Islam sebagai counter atas kebijakan zalim Kapitalisme adalah sebuah tamparan yang semata-mata ingin membangkitkan kesadaran penguasa.

Meremehkan solusi Islam yang hadir dari Sang Pencipta langit, bumi dan segala yang ada didalamnya, termasuk manusia, adalah bentuk kedurhakaan. Islam telah mengatur melalui firmanNya untuk menghindari riba yang telah nyata keharamannya. "Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba" (QS. Al-Baqarah: 275). Eksploitasi dan penjajahan akan mampu diatasi, jika riba yang diyakini sebagai alat hegemoni dihentikan. Kestabilan mata uang juga terjaga melalui pemberlakukan emas dan perak sebagai mata uang yang memiliki nilai intrinsik dan nominal yang sepadan.

Islam juga mendorong adanya kemandirian ekonomi melalui pengaturan sistem kepemilikan. Liberalisasi ekonomi yang menyerahkan pengelolaan sumber daya alam milik umum dan negara kepada asing haram dilakukan. Negara wajib mengelola secara optimal sumber daya alam yang ada untuk kepentingan rakyat, sehingga terhindar dari ketergantungan dengan negara lain. Pun akhirnya, melalui kebijakan ini, penarikan pajak tak menjadi sumber pendapatan utama sebagaimana terjadi saat ini.

Rusaknya tata pengelolaan moneter dan ekonomi telah nampak nyata. Pun telah nyata solusi counter terbaik yang seharusnya “menampar” pemerintah untuk segera kembali pada solusi paradigmatis Islam yakni kesadaran untuk menerapkan syariat Islam dalam bingkai daulah Khilafah Islam.

Wahai penguasa, engkau seharusnya mengurus dan melindungi rakyat. “Pemimpin atas manusia adalah pengurus dan ia bertanggung jawab atas rakyat yang ia urus (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad).  

Ingatlah pula firman Allah: “Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku maka sungguh bagi dia kehidupan yang sempit dan Kami akan mengumpulkan dirinya pada Hari Kiamat dalam keadaan buta. (QS. Thaha: 124). [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

Rabu, 24 Oct 2018 09:20

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Rabu, 24 Oct 2018 09:04

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Rabu, 24 Oct 2018 08:57

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Rabu, 24 Oct 2018 08:23

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Rabu, 24 Oct 2018 07:42

Bakar yang Membakar

Bakar yang Membakar

Rabu, 24 Oct 2018 07:10

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut,  Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut, Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Rabu, 24 Oct 2018 06:45

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Rabu, 24 Oct 2018 05:04

Pembakaran Bendera Tauhid

Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 02:48

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Selasa, 23 Oct 2018 23:59

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Selasa, 23 Oct 2018 23:52

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Selasa, 23 Oct 2018 23:33

Bendera Tertinggal

Bendera Tertinggal

Selasa, 23 Oct 2018 23:05

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Selasa, 23 Oct 2018 22:50

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Selasa, 23 Oct 2018 22:04

Laporan: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditemukan

Laporan: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditemukan

Selasa, 23 Oct 2018 21:45

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Selasa, 23 Oct 2018 21:08

Belajar dari Konsep Islam tentang Penanganan Bencana Alam

Belajar dari Konsep Islam tentang Penanganan Bencana Alam

Selasa, 23 Oct 2018 21:06


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X