Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.291 views

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Oleh: Zahrotun N.F., S.Pd. (Guru-Nganjuk)

Senin, 3 September 2018, dua wartawan reuters dijatuhi hukuman 7 tahun penjara. Mereka dinyatakan bersalah melanggar undang-undang tentang rahasia negara setelah mengungkapkan pembantaian sepuluh warga rohingya yang melibatkan pasukan negara setempat (3/9/2018, sindonews.com).

Aung San Sun Kyi, peraih nobel perdamaian, kembali bungkam atas kebijakan pemerintah Myanmar ini.

Berbagai gerakan yang membela kebebsan pers di dunia bahkan perserikatan bangsa-bangsa mengecam tindakan ini. Namun seakan tidak memiliki daya dan upaya, pemerintah Myanmar masih menjadi pemenang dan tetap melaksanakan kebijakannya.

Pembungkaman pers dan ketidak berdayaan dunia ini berulang kali terjadi saat kaum muslim menjadi korban. Kasus palestina dan muslim rohingya menjadi bukti nyata hal ini terus terjadi. Wilayah palestina yang semakin sempit, israel yang semakin berani melakukan tindakan kejahatan kepada warga palestina, muslim rohingya yang mengalami pembantaian dan pengusiran seakan bukan masalah darurat yang harus diselesaikan bagi dunia.

Banyak negara bahkan yang masih bekerja sama dengan Israel dan Myanmar bahkan membela mereka. Julukan negara “teroris” tidak pernah disematkan kepada negera pembantai muslim ini walaupun tindakan terorisme yang terorganisir oleh pemerintah telah nampak nyata.

Dunia media seakan disetir untuk menutupi tindakan jahat negara pembantai kaum muslim. Media yang seharusnya mengungkapkan kejahatan dan memberitakan kebenaran seakan tidak berdaya melakukan tugasnya. Bagi media yang mengungkapkan tindakan jahat pemerintah kepada kaum muslim, maka tidak segan-segan akan dibungkam.

Selain itu, pemberitaan di media harus sesuai dengan arahan pemerintah yang terlihat tidak pro dengan kaum muslim. Buktimya adalah, tidak pernah ada media yang menyebut tindakan Israel dan Myanmar sebagai tindakan terorisme padahal jelas yang mereka lakukan adalah teror nyata kepada manusia.

 

Nestapa Muslim Tanpa Pemimpin

Beginilah kondisi kaum muslim di dunia. Saat kaum muslim menjadi korban, dunia seakan tidak berdaya. Bahkan pers yang ingin mengungkapkan kebenaran menjadi korban dan dipaksa bungkam. Bahkan negeri mayoritas muslim seperti Indonesia dan Malaysia tidak mampu melakukan apa pun. Saat kaum muslim menjadi rakyat minoritas, berbagai teror mereka rasakan. Namun jika menjadi mayoritas seperti singa tanpa taring, tidak berdaya.

Hal ini sungguh berbeda dengan kondisi saat Islam berjaya di masa kekhalifahan. Kaum muslimin menjadi pemimpin dunia bahkan menjadi mercusuar peradaban. Kaum muslimin dan nonmuslim hidup berdampingan mendapatkan kesejahteraaan dalam aturan Islam.

Bahkan wilayah Islam meluas dan hampir mengusai 2/3 dunia. Wilayah Islam melingkupi benua Asia, Afrika, bahkan Eropa. Kaum muslim bersatu dan memiliki kekuatan besar memimpin dunia. Khalifah tidak akan diam jika mendapatkan kabar atas pembantaian kepada kaum muslim.

Sebuah riwayat mengisahkan bahwa seorang Khalifah bernama Al-Mu’tasim pernah mengirimkan pasukannya karena mendengar berita seorang muslimah dilecehkan oleh tentara romawi, Khalifah bani Abbasiyah ini langsung mengirimkan pasukan untuk menyerbu kota Ammuriah dan menaklukannya. Hal ini terjadi pada tahun 223 Hijriyah dan kisahknya tertulis dalam kitab al-Kamil al-Tarikh karya Ibn Al-Athir.

Sungguh miris melihat kondisi kaum muslimin saat ini. Berjuta-juta nyawa menjadi korban, tak ada satu pun pemimpin kaum muslim yang tegas membela mereka. Beginilah kondisi kaum muslimin tanpa Khalifah dalam kekhilafahan. Kaum muslim menjadi kaum lemah yang seakan tidak memiliki daya upaya walaupun banyak jumlanya.

Oleh karena itu, perlu adanya persatuan umat yang akan menjadikan kaum muslim memiliki kekuatan. Selain itu, seluruh umat (baik muslim maupun nonmuslim) akan mampu hidup sejahtera dan damai dalam kepemimpinan Islam karena islam rahmatan lil alamin. Hal itu akan terwujud dalam sistem Islam dalam naungan Khilafah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Ahad, 17 Feb 2019 22:15

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Ahad, 17 Feb 2019 21:35

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Ahad, 17 Feb 2019 19:21

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 16/02/2019 23:25

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab