Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.021 views

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Sahabat VOA-Islam...

Wilayah Indonesia bagian tengah tampaknya sedang dalam duka yang berkelanjutan. Belum usai Lombok berbenah pasca gempa yang dialaminya. Gempa berkekuatan 7,4 SR kembali mengguncang wilayah kota Palu dan sekitarnya. Parahnya gempa di Palu tak sendiri. Ia membawa bencana yang lebih besar yaitu Tsunami dan Likuifaksi. Sehingga menelan banyak korban jiwa dan kerusakan. Khususnya yang terparah di kota Palu,  Sigi, dan Donggala.

Sudah hampir dua Minggu telah berlalu. Namun duka kota Palu masih lah pilu. Masih banyak masyarakat yang mengadu belum menemukan anggota keluarganya. Upaya pencarian korban pun masih terus  dilakukan. Namun, minimnya alat berat tentu semakin mempersulit  tugas tim pencari korban. Apalagi BNPB menetapkan akan menghentikan status tanggap darurat Palu dan Donggala mulai 11 Oktober (07/10/www.liputan6.com).

Kepiluan kota palu belumlah berhenti sampai di situ. Bagaimana tidak, nasib warga kota palu yang selamat masih lah belum jelas. Pendistribusian bantuan berupa makanan dan logistik yang mengalami masalah. Sehingga membuat beberapa daerah belum tersentuh oleh bantuan pemerintah. Bahkan digambarkan oleh warga sekitar bahwa kondisi kota palu pasca bencana bak hukum rimba. Siapa kuat dialah yang menang (3/10/www.merdeka.com). Lucunya lagi, diberitakan bahwa pengungsi gempa di Sulawesi Tengah dimintai kartu identitas saat hendak mengambil minum (7/10/tribunnews.com).

Beginilah potret penanganan pasca bencana di negeri ini. Selalu muncul berbagai kendala yang menghambat penanganan korban. Seperti tampak tak serius pemerintah menangani dampak bencana alam yang terjadi. Bisa kita lihat bagaimana pemerintah seakan enggan memberikan status bencana nasional baik di Lombok maupun Palu. Akibatnya pemerintah pusat punya alasan sendiri untuk membantu seadanya. Karena dianggap masih ada pemerintah daerah yang lebih berperan menanganinya.

Inilah buah dari sistem demokrasi kapitalis. Sehingga lahirlah kepemimpinan yang tak handal dalam mengayomi umat. Karena penguasa di sistem ini hanya mementingkan pihak korporasi yang dapat menghasilkan modal buat mereka. Mengeluarkan dana untuk menangani dampak bencana tentu sangat lah berat pagi pemimpin di rezim ini.

Akhirnya, penguasa pun lebih mengandalkan bantuan pihak asing. Padahal tak ada yang gratis di dunia ini tentu menjadi prinsip kaum penjajah. Sehingga semakin kuat lah cengkraman dan dominasi negeri-negeri barat di tanah air.

Hal ini tentu membuat kita sadar, bahwa umat butuh pemimpin yang dapat mengurus dan melindunginya. Tentunya tak hanya sekedar ketika bencana menimpa negeri. Terbukti dengan sistem Islam dapat mewujudkan itu semua. Sejarah pun mencatat bahwa dibawah naungan kepemimpinan Islam umat berada dalam kesejahteraan yang nyata. Bahkan pada masa kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz terjadi kelimpahan dana zakat karena tidak ada lagi rakyat miskin yang berhak menerima.

Ini semua bisa dicapai tentu selain karena sistem Islam diterapkan dalam pemerintahan. Tentu juga karena karakteristik pemimpinnya. Dimana pemimpin kala itu bekerja sebagai pelayan umat. Sehingga mereka pun totalitas dalam menjaga dan melindungi umat yang dipimpinnya.

Apa lagi umat yang butuh perlindungan kala bencana menimpa wilayahnya. Sudah tentu pemimpin tak akan tinggal diam melihat rakyat menderita pasca bencana.  Karena merasa ini adalah tanggung jawabnya untuk melindunginya. Bukannya malah melemparkan tanggung jawab itu ke pihak daerah saja atau malah ke pihak asing.

Maka dari itu, jelaslah dengan kepemimpinan Islam  maka umat akan terayomi dengan baik. Sehingga kepiluan seperti yang dialami kota palu ini tak akan berkepanjangan seperti ini. Karena penguasa dalam kepimpinan Islam tak mungkin lari dari tanggung jawabnya untuk menjaga umat. insyaAllah. WalLâhu a’lam bi ash-shawâb. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Senin, 19 Nov 2018 10:37

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Senin, 19 Nov 2018 10:05

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Senin, 19 Nov 2018 09:00

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X