Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.756 views

Jangan Kaitkan Free Tol Suramadu dengan Politik?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Jokowi baru saja meresmikan "free tol" Suramadu (27/10). Ini bukan jalan tol baru, tapi sudah lama dibangun. Dimulai era Megawati tahun 2003, dan dituntaskan di era SBY tahun 2009. Sejak tahun itu tol Suramadu dipakai dan berbayar. Saat ini, oleh Jokowi tol Suramadu digratiskan. Yang menarik bukan hanya digratiskannya, tapi justru acara peresmiannya.

Umumnya, peresmian itu identik dengan launching. Tol jadi, lalu dibuka, nah biasanya diadakan acara peresmian saat awal pembukaan. Untuk tol Suramadu tidak demikian. Tol sepanjang 5,4 KM ini sudah diresmikan saat awal tol ini dibuka. Inilah salah satu jasa SBY untuk masyarakat Madura. Dan bulan ini Jokowi hadir untuk meresmikan "penggratisan". Sekilas ini unik, aneh dan memancing banyak pertanyaan. Apa sih mau Pak Jokowi? Pertanyaan yang sedikit lebih cerdas, apa maksud di balik peresmian  itu? Begitulah kira-kira yang ada di benak masyarakat.

Sebagian orang menafsirkan itu pencitraan. Jokowi ingin menarik simpati masyarakat Madura yang kecewa kepadanya. Sejak dibatalkannya pencawapresan Mahfud MD secara mendadak, unpredictable, mengejutkan, dengan segala dinamika perencanaan (boncengan naik motor) dan persiapan (titip baju di istana) yang sangat dramatis, solidaritas kemaduraan terbentuk. Mereka merasa harga diri orang Madura direndahkan. Mereka bersatu, dan menarik dukungan dari Jokowi. Penolakan masyarakat Madura kepada Jokowi setidaknya bisa dilihat dari hasil survei SSC (Surabaya Survei Center). 43,6% masyarakat Madura pilih Prabowo-Sandi. Hanya 29,1% mereka pilih Jokowi-Ma'ruf.

Penolakan masyarakat Madura akan sangat berpengaruh untuk suara Jawa Timur secara keseluruhan. Sebab, etnis Madura tidak hanya mereka yang tinggal di pulau Madura. Etnis Madura banyak yang menetap dan menjadi bagian dari masyarakat Surabaya dan menyebar di kawasan Tapal Kuda (Pasuruan, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, Jember dan Probolinggo). Ketersinggungan harga diri masyarakat Madura terindikasi melahirkan militansi hampir seluruh tokoh Madura untuk mengalahkan Jokowi-Ma'ruf.

Kehadiran Jokowi dengan membawa hadiah free tol meski tak banyak berpengaruh  terhadap masyarakat Madura, namun logis dari sisi politik.  Dengan peresmian free tol, Jokowi hadir di Madura, menyapa dan ingin mendapatkan kembali dukungan dari masyarakat Madura.

Langkah persuasif Jokowi terhadap masyarakat Madura sangat tepat, khususnya dalam rangka mencari dukungan. Tapi, Jokowi justru menampik dugaan ini. Ia bilang: jangan sedikit-sedikit dikaitkan dengan politik.

Pernyataan Jokowi yang minta masyarakat untuk tidak selalu mengkaitkan kinerjanya dengan politik itu bisa dibenarkan. Karena Jokowi sebagai presiden, dan tugas pokoknya memang untuk melayani rakyat. Sudah seharusnya Jokowi bekerja untuk rakyat. Sampai disini, narasi Jokowi bisa diterima.

Hanya saja, Jokowi saat ini, selain sebagai presiden, ia juga calon presiden di 2019. Maka, semua yang dikerjakan Jokowi tak lepas dari pencapresan dirinya. Semua itu otomatis menjadi bagian dari kampanye.

Apa yang dilakukan Jokowi sebagai presiden, juga secara otomatis sebagai capres. Tak bisa lagi dibedakan kapan Jokowi bekerja sebagai presiden, dan kapan sebagai calon presiden. Menyatu dan melekat secara otomatis. Tak mungkin Jokowi bilang: untuk saat ini saya bicara sebagai presiden ya... Di kesempatan yang lain bilang: saat ini saya kampanye sebagai capres ya... tak mungkin oh... tak mungkin.

Saat meresmikan free tol, Jokowi didampingi oleh sejumlah ulama. Para ulama ini mengacung-acungkan satu jarinya. Itu kode nomor urut satu untuk Paslon Jokowi-Ma'ruf. Ini bukti presiden rasa capres.

Apalagi ide free tol Suramadu ini sudah pernah diusulkan oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (Pakde Karwo), bulan Januari 2016 lalu kepada Jokowi. Tapi, No respon.

Ada yang mengatakan, penggratisan tol yang dibangun dengan anggaran 4,5 triliun ini tak bisa dilepaskan dari rencana pembukaan 330 hektar untuk perkebunan tebu milik Luhut Binsar Panjaitan (LBP). Direncanakan tebu ini akan mensuplai pabrik gula di Candi Sidoarjo. Sebuah prabik gula milik negara. Signifikan mengurangi biaya transportasi. Lalu, apa hubungannya dengan Jokowi? Rakyat hanya tahu begitu dekatnya hubungan antara Jokowi dengan LBP.

Jika Jokowi ingin semua kinerja dirinya tak dikaitkan dengan politik, mestinya ia tak nyapres. Fokus sebagai presiden dan bekerja untuk rakyat. Dijamin, tak akan ada opini politik terkait dengan kinerja yang dilakukannya. Nama Jokowi bersih, dan ia pensiun sebagai bapak bangsa. No ambisi.

Saat ini, Jokowi sebagai capres. Maka semua yang melekat dalam diri Jokowi adalah kampanye. Lepas itu menggunakan fasilitas dan dibiayai oleh uang negara, tetap saja itu kampanye. Bahasa gaul anak sekarang, itu pencitraan. Kampanye pakai uang negara dong? Itukan persepsi anda! Di negara demokrasi, Anda sah sah saja berpersepsi.

Jika Jokowi tak ingin dituduh menggunakan uang dan fasilitas negara, ya cuti. Full kampanye sebagai capres. Lepaskan baju kepresidenan dengan semua fasilitas dan anggaran negara yang melekat. Nah, ini baru keren. Pertarungan fair dan gentleman.

Jadi cukup aneh jika posisinya sebagai capres, Jokowi keberatan apa yang ia lakukan dikait-kaitkan dengan politik. Terima anggaran dan gunakan fasilitas negara, tapi tak siap dengan semua konsekuensi politisnya sebagai capres yang tidak cuti.

Peresmian free tol Suramadu, makin menguatkan opini publik bahwa itu adalah kampanye untuk pilpres 2019. Kalau Jokowi keberatan itu disebut kampanye, maka publik bingung. Kapan dan saat apa Jokowi dianggap berkampanye, dan saat apa Jokowi sedang menjalankan tugasnya sebagai presiden. Inilah risiko jika presiden nyapres, tapi tidak cuti. Tidak hanya bingung bagi rakyat, tapi juga bagi KPU, Bawaslu, dan mungkin bagi Jokowi sendiri.

Jika ada pelanggaran kampanye, Jokowi bisa bilang ke Bawaslu: saya sedang menjalankan tugas sebagai presiden, bukan sebagai capres. Nah... Rumit bukan?

Selama Jokowi tidak cuti dan meletakkan sementara Jabatannya sebagai presiden, maka semua yang dia kerjakan adalah kampanye sebagai capres. Dengan begitu, saat menggunakan anggaran dan fasilitas negara, melekat di dalam diri Jokowi sebagai presiden, tapi sekaligus numpang kampanye sebagai capres. Karena itu, tak sepatutnya menolak jika itu dikaitkan dengan politik, dan dianggap kampanye. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Jum'at, 15 Feb 2019 21:00

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Jum'at, 15 Feb 2019 20:18

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Jum'at, 15 Feb 2019 19:45

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 15 Feb 2019 11:33

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Jum'at, 15 Feb 2019 09:47

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Jum'at, 15 Feb 2019 00:22

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Kamis, 14 Feb 2019 23:00

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Kamis, 14 Feb 2019 22:45

Menuduh Hoax

Menuduh Hoax

Kamis, 14 Feb 2019 22:38

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Kamis, 14 Feb 2019 21:15

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Kamis, 14 Feb 2019 20:14

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Kamis, 14 Feb 2019 20:07

Sudirman Said: Ada Pihak yang Ingin Politisir Shalat Jumat Prabowo

Sudirman Said: Ada Pihak yang Ingin Politisir Shalat Jumat Prabowo

Kamis, 14 Feb 2019 19:56

Laporan: Kepala Intelijen Israel Diam-diam Kunjungi Saudi pada 2014

Laporan: Kepala Intelijen Israel Diam-diam Kunjungi Saudi pada 2014

Kamis, 14 Feb 2019 19:45

Ujaran Kebencian

Ujaran Kebencian

Kamis, 14 Feb 2019 19:36

WNI Pelaku Pemboman di Gereja Jolo-Sulu Filipina?

WNI Pelaku Pemboman di Gereja Jolo-Sulu Filipina?

Kamis, 14 Feb 2019 17:15

X Files

X Files

Kamis, 14 Feb 2019 17:00

Yang Gaji Kamu Siapa?

Yang Gaji Kamu Siapa?

Kamis, 14 Feb 2019 15:20

Serangan Bom Jibaku Jaisyul Adl Tewaskan 41 Anggota Pasukan Elit Syi'ah Iran

Serangan Bom Jibaku Jaisyul Adl Tewaskan 41 Anggota Pasukan Elit Syi'ah Iran

Kamis, 14 Feb 2019 14:20

Sebentar Lagi Takmir Masjid Agung Semarang Disebut ‘Orang Prabowo’

Sebentar Lagi Takmir Masjid Agung Semarang Disebut ‘Orang Prabowo’

Kamis, 14 Feb 2019 12:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X