Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.336 views

Ternyata Prabowo itu NU

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Isunya kenceng. Terutama di kalangan Nahdliyyin. Bahwa Prabowo itu Wahabi. Prabowo mau merubah sistem negara jadi khilafah. Wow, serem banget.

Dan setiap pemilu, isunya serem-serem. Makin deket pemilu, makin serem. Malah ada yang ekstrem. Tidak hanya ekstrem kanan seperti Wahabi dan khilafah. Tapi juga ekstrem kiri seperti isu PKI. Bahkan sontoloyo dan  gerenduwo juga dapat panggung. Yang terakhir ini paling serem. Tapi, gak mutu. Pakai banget.

Kenapa isu Wahabi dan khilafah yang diangkat? Sebab, Wahabi itu identik dengan "tuduhan bid'ah". NU selalu jadi sasaran dan korban. Dengan isu Wahabi, warga NU alergi. Mereka tak akan milih calon presiden Wahabi.

Kenapa isu khilafah? Khilafah dianggap oleh NU sebagai ancaman terhadap NKRI. Maka, khilafah adalah musuh NU. Siapapun calon yang teridentifikasi sebagai pengusung khilafah, NU tak akan memilihnya.

Dua isu itu dianggap efektif untuk menjauhkan pemilih NU dari Prabowo. Karenanya, terus menerus disosialisakan ke publik, terutama warga Nahdliyyin. Oleh siapa? Tentu oleh pihak yang tak ingin Prabowo menang. Apakah ini negatif campign atau black campign? Bergantung. Jika benar, itu negatif campign. Jika fitnah, itu black campign.

Apakah benar Prabowo Wahabi? Apakah Prabowo juga berencana merubah sistem negara jadi khilafah? Pertanyaan ini memang agak aneh dan ganjil. Kenapa? Karena ditujukan kepada seorang tentara.  Meski ganjil, isunya tetap kencang.

Dua isu inilah yang menginspirasi seorang kiai sepuh NU untuk melakukan klarifikasi. Tabayun.

Tabayun, adalah bagian dari etika berpolitik dan berbangsa. Tanpa tabayun, hanya fitnah dan kegaduhan yang akan diberi ruang untuk terus diproduksi. Karena itu, apa yang dilakukan kiai sepuh NU ini tidak hanya tepat, tapi juga efektif untuk merasionalisasi cara berpikir publik. Terutama warga Nahdliyyin.

Tradisi tabayun, mestinya tidak hanya berlaku pada Prabowo. Seharusnya berlaku juga pada pasangan Jokowi-Ma'ruf. Agar politik kita elegan dan terhormat. Tidak melahirkan calon pemimpin dari fitnah. Juga tidak dari pencitraan.

Jokowi dihajar isu PKI. Perlu klarifikasi terkait dengan identitas orang tuanya. Terabaikannya janji-janji politik Jokowi, juga mesti ada tabayun. Fitnah, atau fakta? Yang sekarang lagi santer adalah mobil Esemka. Kapan diproduksi? Mesti jelas. Bulan Oktober yang dijanjikan sudah lewat. Juga tentang ekonomi. Apakah betul negara sedang kesulitan ekonomi sehingga BBM naik, tol naik dan TDL naik? Jangan berhenti di isu. Karena rawan fitnah. Mesti diklarifikasi. Tabayun. Biar clear.

Apa yang diinisiasi oleh Kiai sepuh NU untuk melakukan klarifikasi kepada Prabowo adalah langkah yang bijak. Nama Kiai sepuh ini adalah K.H.M.Hasib A Wahab. Trah pendiri NU. Pengasuh pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang. Soal NU, secara kultural, kiai satu ini punya otoritas untuk mewakili. Beliau bertanya kepada Prabowo. Secara langsung. Gentle.

Mohon maaf Pak Prabowo, kata Kiai Hasib sebelum memberi pertanyaan. Islam yang Pak Prabowo anut itu Islam apa? Islam moderat atau Islam radikal sebagaimana Islam Wahabi? Ini pertanyaan mendasar. Syarat utama seseorang bisa dapat dukungan NU.

Didampingi Sandi, Prabowo menjawab: Islam yang saya anut itu Islam moderat seperti NU, Kiai. Saya juga suka melakukan ziarah kubur, suka dengan shalawatan, suka dengan tahlilan sebagaimana yang diajarkan para Kiai NU. Jawaban Prabowo tegas. Spontan, tanpa ada keraguan. Apa adanya, dan tak dibuat-buat.

Bagi Kiai Hasib, itu belum cukup. Kiyai Hasib pun bertanya kembali. Kalau terpilih menjadi presiden, apakah Pak Prabowo akan mengganti sistem negara/pemerintahan dengan sistem khilafah? Isu ini beredar dan menakut-nakuti kami. Apa jawab Prabowo?

"Saya ini tentara Pak Kiai. Saya sudah didoktrin oleh TNI untuk menjaga dan berpegang pada Pancasila dan NKRI. Saya seorang nasionalis dan agamis. Isu itu gak benar dan hoax,” kata Prabowo.

Dua isu ini, yaitu khilafah dan Wahabi, memang agak sulit bisa menyerang Prabowo. Mengingat Prabowo adalah seorang TNI. Menyerang Prabowo anti NKRI akan kehilangan argumentasinya. Susah mencari korelasinya. Isunya gak tepat.

Khilafah itu perjuangan HTI. HTI tidak berpolitik. Sekarang ada kabar HTI  "lagi mau" belajar berpolitik. Melalui PBB. Sementara pimpinan PBB, Yusril Ihza Mahendra merapat ke Jokowi-Ma'ruf. Dan cukup rajin mengkritik Prabowo-Sandi. Nah, pertanyaan khilafah malah nantinya bisa menyasar ke Jokowi-Ma'ruf yang didukung Yusril, lawyer HTI.

Pertanyaan Kiai Hasib nampaknya sengaja diajukan agar publik melek. Punya nalar yang benar dalam merespon isu-isu hoax yang masif dan produktif menjelang pilpres ini. Sekaligus menegaskan jangan sampai lahir dan terpilih seorang presiden dengan isu-isu partisan, apalagi pencitraan. Ini strategi cerdas Kiai Hasib.

Pertanyaan Kiai Hasib ke Prabowo sesungguhnya hanya sebagai sarana. Tujuannya? Mencerdaskan publik, terutama warga NU. Agar mereka bernalar terbuka, obyektif dan rasional. Bicara data, bukan atas dasar like and dislike. Itu tak sehat.

Tak berhenti disitu, Kiai Hasib mengajukan satu pertanyaan lagi. Yang ini lebih politis dan strategis. Apakah ada jaminan dari Pak Prabowo untuk kementerian agama diberikan kepada kader NU? Apa jawab Prabowo? Saya sudah tandatangani di pengajian dengan pesantren di Situbondo (K.H. Cholil As'ad Syamsul Arifin), bahwa jabatan menteri agama akan diserahkan kepada kader NU.

Siapa dia? Misteri. Belum bisa sebut nama. Mekanismenya biasanya diserahkan kepada para sesepuh Kiai NU. Lukman Hakimkah? Sepertinya tidak. Atau Romahurmuziy? Ah, ada-ada aja. Cak Imin? Allahu A'lam.

Kiai Said Agil Siraj, ketua PBNU boleh jadi akan ikut terlibat menentukan siapa kader NU yang akan jadi menteri agama. Hanya butuh satu syarat saja. Apa itu? Tarik dukungannya dari Jokowi. Simple, kata para pendukung Prabowo.

Dari tiga pertanyaan di atas, jawaban Prabowo tegas. Bersama NU Prabowo siap menjaga Pancasila dan mempertahankan NKRI. No khilafah, apalagi PKI. No banget. Itulah TNI. Prabowo adalah TNI. Darahnya NKRI. Anda masih ragu? Kebangetan! Kata pendukung Prabowo.

Mencermati ketegasan Prabowo atas tiga pertanyaan Kiai Hasib, nampak jelas, ternyata Prabowo itu punya kesamaan ritual dengan orang NU. Tidak hanya itu, Prabowo juga telah memberi jaminan menteri agama dari kader NU. Dari jawaban Prabowo itu, tak salah jika ada yang menyimpulkan bahwa ternyata Prabowo itu NU. [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta,19/11/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

Sabtu, 16 Feb 2019 20:50

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Sabtu, 16 Feb 2019 20:30

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Sabtu, 16 Feb 2019 20:25

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Sabtu, 16 Feb 2019 11:33

Save The Children: 100.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun Akibat Perang

Save The Children: 100.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun Akibat Perang

Sabtu, 16 Feb 2019 09:35

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Jum'at, 15 Feb 2019 21:00

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Jum'at, 15 Feb 2019 20:18

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Jum'at, 15 Feb 2019 19:45

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Jum'at, 15 Feb 2019 09:47

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Jum'at, 15 Feb 2019 00:22

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Kamis, 14 Feb 2019 23:00

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Kamis, 14 Feb 2019 22:45

Menuduh Hoax

Menuduh Hoax

Kamis, 14 Feb 2019 22:38

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Kamis, 14 Feb 2019 21:15

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Kamis, 14 Feb 2019 20:14

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Kamis, 14 Feb 2019 20:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X