Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.285 views

''Pesan Persatuan'' Anies di Reuni 212

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Gara-gara memberi ijin tempat untuk Reuni 212, Anies didemo. Cuma puluhan orang. Tapi, pagar Pemprov DKI mau rubuh. Caci maki kepada Gubernur DKI berhamburan. Gak pantas didengar, apalagi ditulis. Itu baru puluhan orang. Bagaimana kalau yang demo ribuan atau jutaan orang ya? Ini soal akhlak dan kematangan berdemokrasi.

Dicaci maki, Anies nuntut? Tidak! Kenapa? Pertama, buang-buang waktu. Gubernur tak punya cukup waktu untuk mengurus hal remeh temeh seperti itu. Pekerjaan untuk rakyat masih banyak. Itu prioritas. Termasuk bagaimana mengelola tiga pulau reklamasi dan memanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Jakarta. Ada yang bilang diserahkan ke Taipan lagi? Hus! Ngawur kamu! Sudah nyebar di medsos. Itu hoax! Siapa yang buat? Tentu, pihak yang tak suka dan ingin menyerang Anies. Cari data yang bener, biar kelihatan agak sedikit cerdas.

Tapi, Tanggal 4 Juni Anies menerbitkan Pergub No 58 Tahun 2018 tentang organisasi dan Tata Kelola Kerja Badan Kordinasi dan Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara (BKP Pantura Jakarta)? Itu amanah kepres! Bagaimana mau kelola tiga pulau reklamasi, kalau gak ada badan pengelola. Badan Pengelola Reklamasi itu dibuat untuk mengelola pulau reklamasi. Bukan Badan untuk menyerahkan kembali pulau reklamasi. Ah, kurang gaul loh.

Di jaman Ahok gak ada Badan Pengelola. Karena itu, melanggar aturan. Banyaknya pelanggaran reklamasi, ini jadi celah buat Anies untuk menyelamatkan Indonesia. Bukan hanya nelayan. Kok Indonesia? Iya, karena pulau reklamasi bisa jadi "dermaga ilegal".

Kedua, tipe Gubernur DKI ini lebih suka merangkul dari pada memukul. Lihat raut wajah Anies, itu wajah damai. Santun dalam tutur bahasanya. Maklum, besar di Jogja. Tapi, jangan coba-coba langgar aturan. Gubernur yang satu ini paling tidak bisa berkompromi. Reklamasi, Alexis dan tiga spa di Pondok Indah bukti korbannya.

Anies memberi ijin tempat untuk Reuni 212 karena Monas memang untuk kegiatan rakyat. Itu milik rakyat dan bebas digunakan untuk kegiatan rakyat. Pengajian, dzikir bersama, dan perayaan hari besar agama. Siapapun dan dari agama apapun. Tidak ada diskriminasi, selama memenuhi syarat. "Tempat ini dirancang untuk tempat berkumpulnya rakyat", kata Anies.

Berarti mengijinkan untuk makar? Wah...wah... Itu sama saja mengkerdilkan peran aparat. Ketika polisi tidak melarang (dengan memberi tanda terima pemberitahuan), berarti tak ada makar. Paham? Suka su'udhan sih... Jadi, susah "move on".

Tidak hanya memberi ijin, Anies juga hadir dan memberikan sambutan. Kenapa Anies ikut-ikutan? Balas jasa ya? Begitulah jika otak gak "move on". Anies hadir karena Reuni 212 damai. Dari mana tahu? Pertama, dua kali aksi 212 yaitu tahun 2016 dan 2017, aman dan damai. Ini cukup jadi data. Kedua, Pemprov pasti punya orang lapangan untuk cek apakah Reuni 212 kali ini sama dengan sebelumnya. Aman. Ketiga, gak ada agenda kampanye. Tapi kan ada efek politiknya? Makanya, jangan ditekan-tekan. Semakin ditekan, semakin besar efek politiknya. Situ sih... suka nekan-nekan.

Sebagai tuan rumah, sudah sepatutnya Anies hadir untuk memenuhi undangan panitia. Bayangkan, 10 juta manusia datang dari berbagai wilayah, bahkan sebagian dari beberapa negara, tuan rumahnya gak hadir. Apa kata dunia? Itulah alasan kenapa Anies hadir.

Sebagai tuan rumah, Anies diberikan kesempatan untuk sambutan. Kebetulan saja Anies yang jadi gubernur. Kalau saja yang jadi gubernur Ahok, kemungkinan panitia pun akan kasih kesempatan untuk Ahok sambutan. Ah, bisa aja.

Ini momentum bagi Anies. Untuk apa? Pertama, melaporkan apa saja amanah rakyat yang sudah dikerjakan. Apa saja janji yang sudah ditunaikan. Sebab, berhasil tidaknya seorang pemimpin salah satu ukurannya bisa dilihat apakah ia menunaikan janjinya atau tidak. Gak ada hubungannya dengan Pak Jokowi loh ya... Ups, keceplosan.

Anies menyinggung DP 0%, penutupan tempat maksiat dan reklamasi. Itu bagian dari janji yang sudah ditunaikannya. Sesuatu yang semula dianggap tak mungkin, dan ditanggapi secara pesimis, Anies telah mampu membuktikannya. "Itu semua dilakukan tanpa kekerasan. Cukup selembar kertas dan sebuah tanda tangan," kata Anies yang mendapatkan aplus cukup meriah dari para peserta Reuni 212.

Kedua, Anies merasa perlu untuk menyampaikan topografi Indonesia. "Yang unik dari Indonesia bukan hanya karena keragamannya, yang unik dari Indonesia bukan sekedar kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tapi yang unik dari Indonesia adalah bahwa di tempat ini hadir persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia," Kata Anies.

Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Jika mereka toleran, Indonesia damai. Jika tidak, Indonesia akan selalu konflik. Damai atau tidaknya Indonesia, Umat Islam punya investasi besar. Sejarah membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang damai.

Indonesia yang mayoritas beragama Islam, meski dengan keragaman etnis, bahasa dan agama, adalah bangsa yang bersatu. Inilah keunikan, kelebihan dan keunggulan bangsa Indonesia. Anies seolah ingin memberi pesan: jangan khawatir dengan Reuni 212, karena Aksi ini dihadirkan untuk menebar dan memperkuat persatuan. Bukan sebaliknya. Dan buktinya, 10 juta manusia hadir dengan semangat persatuan. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 5/12/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Film Sexy Killer, Potret Buram Pengeloaan Tambang

Film Sexy Killer, Potret Buram Pengeloaan Tambang

Sabtu, 20 Apr 2019 03:15

Muslim Swedia Jadi Target Serangan Kejahatan Kebencian di Internet

Muslim Swedia Jadi Target Serangan Kejahatan Kebencian di Internet

Jum'at, 19 Apr 2019 23:27

Ini Beda Lembaga Survei di Filipina dan Indonesia Menurut Adhie Massardi

Ini Beda Lembaga Survei di Filipina dan Indonesia Menurut Adhie Massardi

Jum'at, 19 Apr 2019 23:23

Israel Serang Dua Posisi Hamas di Jalur Gaza yang Diblokade

Israel Serang Dua Posisi Hamas di Jalur Gaza yang Diblokade

Jum'at, 19 Apr 2019 23:22

Di Rusia Jokowi-Ma'ruf Menang, Caleg PSI Dapat Suara Terbanyak

Di Rusia Jokowi-Ma'ruf Menang, Caleg PSI Dapat Suara Terbanyak

Jum'at, 19 Apr 2019 23:20

Klaim Menang Pilpres: Jokowi Modal Quick Count, Prabowo Berdasar Real Count

Klaim Menang Pilpres: Jokowi Modal Quick Count, Prabowo Berdasar Real Count

Jum'at, 19 Apr 2019 23:13

Tabulasi KawalPemilu Sementara, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Hanya 5.529 suara

Tabulasi KawalPemilu Sementara, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Hanya 5.529 suara

Jum'at, 19 Apr 2019 22:41

Laporan: Kematian Akibat Perang di Yaman Telah Mencapai Setidaknya 70.000 Jiwa

Laporan: Kematian Akibat Perang di Yaman Telah Mencapai Setidaknya 70.000 Jiwa

Jum'at, 19 Apr 2019 22:35

Kubu Prabowo Klaim Menang di Sumut Raih 60 Persen Berdasarkan C1

Kubu Prabowo Klaim Menang di Sumut Raih 60 Persen Berdasarkan C1

Jum'at, 19 Apr 2019 22:09

Pasukan Israel Tembak Mahasiswa Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel Tembak Mahasiswa Palestina di Tepi Barat

Jum'at, 19 Apr 2019 22:03

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

Jum'at, 19 Apr 2019 22:00

Turki Tangkap Agen Mata-mata UEA Salah Satunya Dicurigai Terkait Pembunuhan Khashoggi

Turki Tangkap Agen Mata-mata UEA Salah Satunya Dicurigai Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 19 Apr 2019 21:35

Masih Yakin Dapat 4 Persen, Yusril: Jangan Percaya Hasil Quick Count

Masih Yakin Dapat 4 Persen, Yusril: Jangan Percaya Hasil Quick Count

Jum'at, 19 Apr 2019 21:34

AS Daftarkan Orang yang Lahir di Dataran Tinggi Golan Sebagai Penduduk Asli Israel

AS Daftarkan Orang yang Lahir di Dataran Tinggi Golan Sebagai Penduduk Asli Israel

Jum'at, 19 Apr 2019 21:22

Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo, Rizal Ramli: Terharu, Tukang Ojek Tak Mau Dibayar

Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo, Rizal Ramli: Terharu, Tukang Ojek Tak Mau Dibayar

Jum'at, 19 Apr 2019 21:10

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina yang Dituduh Membunuh Wanita Yahudi

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina yang Dituduh Membunuh Wanita Yahudi

Jum'at, 19 Apr 2019 21:06

PKS Kuasai Perolehan Suara Pemilu di Arab Saudi

PKS Kuasai Perolehan Suara Pemilu di Arab Saudi

Jum'at, 19 Apr 2019 20:23

Rombong Barokah Diserbu Jamaah

Rombong Barokah Diserbu Jamaah

Jum'at, 19 Apr 2019 20:22

KPU Tak Bertanggungjawab terhadap Kegiatan Lembaga

KPU Tak Bertanggungjawab terhadap Kegiatan Lembaga "Quick Count"

Jum'at, 19 Apr 2019 19:49

Jangan Anggap Enteng Protes Kecurangan dari Rakyat

Jangan Anggap Enteng Protes Kecurangan dari Rakyat

Jum'at, 19 Apr 2019 18:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X