Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.677 views

Toleransi Salah Kaprah

Oleh: M Rizal Fadillah

Setara Institute yang didirikan tokoh "kiri" Hendardi seperti biasa merilis 94 kota paling toleran dan paling intoleran. Tahun 2017 DKI ditempatkan paling intoleran disusul Banda Aceh.

Pada tahun ini Sabang disusul Medan. Lalu yang kota paling toleran 2017 Manado lalu Pematang Siantar. Tahun 2018 yang paling toleran Singkawang disusul Salatiga. Salah satu indikator penilaian soal kebebasan beragama dan keyakinan.

Sangat jelas misi dibalik penelitian. Lihat hasil kota paling intoleran dulu DKI Jalarta sekarang Sabang. Basis muslim. Sedang paling toleran dulu Manado sekarang Singkawang. Basis non muslim. Kita tak perlu percaya pada hasil penelitian ini, tapi rilis telah membangun pencitraan bahkan bisa penyesatan. Domain keagamaan menjadi dasar toleransi.

Kementrian Hukum dan Ham Jawa Barat dalam rangka memperingati hari HAM menyelenggarakan di SMA/SMK/Aliyah "Apel Pagi Serentak" dengan tema "Jawa Barat Tolak Intoleransi".

Pejabat Kemenhukham menjadi Pembina Upacara dan Nara Sumber. Di samping hal ini merupakan intervensi ke lembaga sekolah di bawah Kemendikbud, juga tema yang diangkat asumtif dan tendensius. Selalu sikap intoleran dikaitkan dengan masalah keagamaan yang dihubungkan dengan HAM. Kelompok muslim sering jadi tertuduh.

Salah kaprah dalam masalah toleransi keagamaan dan keyakinan ini, antara lain.

Pertama, memaknai HAM dengan kebebasan sebebas bebasnya, setara dengan setara setaranya. Harusnya ada proporsi yang ditimbang atau ada 'kewajiban' yang melekat, termasuk penghargaan pada mayoritas.

Kedua, membuat parameter salah HAM dengan perspektif barat yang "bebas nilai", seharusnya HAM dalam parameter ideologi Pancasila yang "sarat nilai". Dengan parameter ideologi maka kapitalisme, sex bebas, gay dan lesbian, bukan obyek perlindungan HAM.

Ketiga, toleransi harus dimaknai saling memahami prinsip keyakinan masing masing, bukan memaksakan "saling memasuki". Muslim yang mengucapkan selamat Natal pada umat lain atau sebaliknya, bukan wujud dari toleransi.

Keempat, menghambat pendirian rumah ibadah di lingkungan mayoritas penganut agama lain, sesuai aturan yang ada, bukan sikap intoleran. Tapi membangun kerukunan yang hakiki.

Kelima, atas dasar HAM semua faham boleh berkembang. Keimanan dan kestabilan negara dapat terancam bila demikian. Karenanya melarang dan mencegah faham komunisme dan kesesatan dalam beragama seperti "The Children of God", Ahmadiyah dan Syi'ah bukanlah sikap intoleran. Justru menegakkan HAM.

Keenam kenaifan luar biasa jika menyamakan prinsip da'wah yaitu amar ma'ruf nahi munkar dengan sikap intoleran. Tidak mungkin ada toleransi pada kemaksiatan, kedurhakaan, penistaan agama, ataupun menyebarkan faham sesat. Da'wah itu tidak lain untuk membangun kekuatan masyarakat dan negara. Segala yang merusak tatanan harus dicegah. Tak boleh dan tak bisa berlindung di HAM apalagi ditoleransi.

Memang saat ini masif sekali upaya merusak makna toleransi. Bisa tendensius seperti penelitian Setara Institute atau program Kemenhuk&ham. Tapi begitulah jika basis moral berbangsa dan bernegara sudah goyah dan tergerus. Pemimpin yang hanya memikirkan jabatan. Pancasila hanya slogan. Makna dan pengamalan yang jauh menyimpang.

Intoleran, radikal, anti kebhinekaan menjadi tudingan dan stigma. Umat Islam selalu jadi sasaran. Toleransi salah kaprah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Umat Islam Bali Kembali Semarakan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah

Umat Islam Bali Kembali Semarakan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah

Senin, 22 Apr 2019 02:24

Lembaga Survei Ditentang karena Berpolitik

Lembaga Survei Ditentang karena Berpolitik

Senin, 22 Apr 2019 01:45

Samakah Perlakuan Dunia Jika Masjid Al-Aqsa Terbakar Sebagaimana Notre Dame!?

Samakah Perlakuan Dunia Jika Masjid Al-Aqsa Terbakar Sebagaimana Notre Dame!?

Senin, 22 Apr 2019 00:30

Lembaga Survei Merusak Demokrasi?

Lembaga Survei Merusak Demokrasi?

Ahad, 21 Apr 2019 23:45

Hari Kartini, Narasi Feminisme dan Upaya Pengaburan Sejarah

Hari Kartini, Narasi Feminisme dan Upaya Pengaburan Sejarah

Ahad, 21 Apr 2019 23:13

Tidak Ada Tertulis di UU Polisi Pegang Salinan C1

Tidak Ada Tertulis di UU Polisi Pegang Salinan C1

Ahad, 21 Apr 2019 22:45

IS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan di Kementerian Komunikasi Afghanistan di Kabul

IS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan di Kementerian Komunikasi Afghanistan di Kabul

Ahad, 21 Apr 2019 22:15

Demokrasi dan Kebobrokan Pemilu Seharga 25 Triliun

Demokrasi dan Kebobrokan Pemilu Seharga 25 Triliun

Ahad, 21 Apr 2019 21:45

Kosovo Pulangkan 110 Warganya dari Zona Perang Suriah

Kosovo Pulangkan 110 Warganya dari Zona Perang Suriah

Ahad, 21 Apr 2019 21:45

Sebut Idiot Ahmad Dhani Dipenjara, Bagaimana dengan Istri Andre Taulany yang Sebut Sinting?

Sebut Idiot Ahmad Dhani Dipenjara, Bagaimana dengan Istri Andre Taulany yang Sebut Sinting?

Ahad, 21 Apr 2019 21:07

Pihak Berwenang Sudan Tahan Anggota Partai Presiden Terguling Omar Al-Bashir

Pihak Berwenang Sudan Tahan Anggota Partai Presiden Terguling Omar Al-Bashir

Ahad, 21 Apr 2019 21:00

Politisi Demokrat Gelorakan People Power

Politisi Demokrat Gelorakan People Power

Ahad, 21 Apr 2019 20:45

Fahri ke Lembaga Survei: Jangan Ikut Tendang Bola

Fahri ke Lembaga Survei: Jangan Ikut Tendang Bola

Ahad, 21 Apr 2019 19:45

Polisi Baca UU, bukan Baca Politik

Polisi Baca UU, bukan Baca Politik

Ahad, 21 Apr 2019 18:45

Menipu Pilpres 2019 dengan Software Lama

Menipu Pilpres 2019 dengan Software Lama

Ahad, 21 Apr 2019 18:45

Ustaz Yusuf Mansur Potong Foto Kolase Dirinya dengan UAS dan Aa Gym

Ustaz Yusuf Mansur Potong Foto Kolase Dirinya dengan UAS dan Aa Gym

Ahad, 21 Apr 2019 18:24

Safari Dakwah Ustaz Rifky Ja’far Bin Thalib  di Bali, Bedah Tema “Kesalahan Penuntut Ilmu”

Safari Dakwah Ustaz Rifky Ja’far Bin Thalib di Bali, Bedah Tema “Kesalahan Penuntut Ilmu”

Ahad, 21 Apr 2019 17:55

Sebut Prabowo Sinting, Istri Komedian Andre Taulany Dilaporkan Polisi

Sebut Prabowo Sinting, Istri Komedian Andre Taulany Dilaporkan Polisi

Ahad, 21 Apr 2019 16:42

Pakistan Minta Iran Tindak Gerilyawan yang Berada di Balik Pembunuhan 14 Orang di Baluchistan

Pakistan Minta Iran Tindak Gerilyawan yang Berada di Balik Pembunuhan 14 Orang di Baluchistan

Ahad, 21 Apr 2019 15:45

137 Orang Tewas Akibat Ledakan di Hotel-hotel Kelas Atas dan Gereja di Sri Lanka

137 Orang Tewas Akibat Ledakan di Hotel-hotel Kelas Atas dan Gereja di Sri Lanka

Ahad, 21 Apr 2019 15:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Ahad, 21/04/2019 14:51

Pertanyaan yang Mesti Dijawab Polri