Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.796 views

Ooh Rommy!

Oleh: M Rizal Fadillah

Operasi Tangkap Tangan KPK berhasil membekuk Romahurmuziy. Kini dalam status tahanan KPK dengan seragam korps "Rompi Oranye". Warna yang jelas dan terang benderang. Seterang kasusnya. Dalih pembelaan diri adalah "dijebak". Lupa bahwa pola ini bagian strategi KPK yang mengendus kebiasaan yang bersangkutan dalam bertransaksi.

Pola suap menyuap, termasuk soal jabatan sebenarnya tidak terjadi hanya di Kemenag. Akan tetapi mungkin karena terlalu mencolok, kebiasaan yang lebih masif, atau juga Kemenag adalah target perusakan citra lembaga keagamaan, maka hal itu menimpa padanya.

Yang menyakitkan kini Rommy ditinggalkan dan justru diklaim menjadi obyek "prestasi" atasan dan sahabatnya. Pernyataan yang keluar adalah Jokowi hebat dalam memberantas korupsi, Rommy pun ditangkap. Ini sama saja dengan menganiaya teman. Kurang apa jilatan sang Ketum Partai ini pada Jokowi.

Balasannya adalah pernyataan bangga dan prestasi Pemerintah. Tidakkah mereka faham bahwa KPK bukanlah aparat pemerintah ? Dia merupakan lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang. Tak ada hubungan dengan prestasi Jokowi.

Ramahurmuziy memang berkuasa di jalur "instansinya". Sebagai Ketum Partai di era "Ketum-krasi" Kementrian Agama seolah menjadi tempat bermain sehari-hari. Ia pun ditangkap ketika bermain ke Kanwil Jatim. Negara ini akan kacau balau jika dominan ketua partai menentukan jabatan di instansi yang dipimpin oleh orang dari partainya itu.

Budaya inilah yang harus kita rombak. Kalau tidak, maka yang terjadi adalah pengkotakkan lahan untuk bagi-bagi bancakan. Dulu Rommy bukan siapa siapa. Kader biasa. Namun ketika berhasil menjadi Ketum, maka berubahlah ia menjadi Raja. Si cepot jadi Raja. Klaim diri adalah "Rommy Koco". Hanya sayang mestinya bisa terbang, tapi ternyata tak bisa kemana mana, akan diam di penjara saja.

Jika benar tertangkapnya Rommy adalah prestasi Jokowi, maka besok "teman-teman" lain berpotensi menjadi korban. Setia Novanto dan Idrus Marham sudah lebih dulu.

Dalam bermain catur, Raja sering melepas Perwira bahkan Menteri jika posisinya semakin terdesak. Yang penting diri aman. Sebenarnya wajar yang berbuat salah menanggung akibat dari perbuatannya. Siapa pun dia. Mau masyarakat kebanyakan ataupun pejabat. Pengusaha atau cendekiawan. Tokoh politik atau Presiden. Semua berkedudukan sama di depan hukum. Demikian Konstitusi Negara menyatakan. Bila dibeda-bedakan maka itu artinya melanggar dan mengkhianati Konstitusi.

Rommy mungkin kini sedang merenungi nasib "sial" yang menimpanya. Menyesal mengapa masuk jebakan di Kanwil--Bukan menyesal biasa memalak jabatan--Nasi sudah menjadi bubur, meski bubur itu terasa hambar karena sedang tak enak makan dan gelisah tidur.

Terbayang tertawa "cengengesan" nya saat bersama Bapak Jokowi melempar amplop uang dari jendela mobil. Terbayang berpakaian Gatot Koco dengan kumis tebal nya.

Terbayang saat berbisik pada Mbah Moen supaya doa itu diralat. Kini bayangan seperti itu hilang dan yang muncul adalah bayangan laki-laki pesakitan yang berada di balik jeruji besi. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Jum'at, 26 Apr 2019 11:00

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Jum'at, 26 Apr 2019 10:45

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Jum'at, 26 Apr 2019 10:33

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 09:53

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Jum'at, 26 Apr 2019 09:14

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Jum'at, 26 Apr 2019 08:11

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Jum'at, 26 Apr 2019 07:55

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Jum'at, 26 Apr 2019 06:57

Literasi untuk Negeri

Literasi untuk Negeri

Jum'at, 26 Apr 2019 06:11

The Blueprint of “Fat Man”

The Blueprint of “Fat Man”

Jum'at, 26 Apr 2019 04:20

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X