Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.236 views

Kekeringan Bukan Sekadar Fenomena Alam

ANCAMAN kekeringan bukanlah sekedar fenomena alam tetapi sesungguhnya ada yang salah dengan paradigma pembangunan. Pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan mengambil kebijakan insfratuktur dalam pembangunanya ternyata memberikan dampak negatif bagi kesinambungan alam. Seperti yang dilansir dalam sindonews.com Jumat, 5 Juli 2019  bahwa Jawa, Bali dan Nusa Tenggara harus bersiap-siap menghadapi kekeringan yang akan terjadi terbilang panjang dan ekstrim. Peringatan itu disampaikan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) berdasarkan hasil monitoring hari tanpa hujan (hth) hingga tanggal 30 Juni 2019.  

Beberapa daerah di Jawa yang berpotensi mengalami kekeringan antara lain Sumedang,  Gunungkidul, Magetan, Ngawi, Bojonegoro,Gresik, Tuban, Pasuruan dan Pamekasan.  Pantauan di lapangan kekeringan sudah terasa di sejumlah daerah di Jawa Barat,Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta,Sulawesi Tengah meliputi Morowali, Banggai, dan Tojo Una Una, Papua di yahukimo pegunungan Bintang Asmat, Mimika, Jayawijaya, Nabire, dan Panai.

Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, waspada atas pengurangan ketersediaan air tanah, kelangkaan air bersih dan peningkatan potensi kemudahan terjadinya kebakaran.

Sementara itu Jawa Barat kelabakan menghadapi kekeringan yang mengancam, pasalnya hampir sekitar 47% jaringan irigasi di provinsi Jawa Barat mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat. Kondisi tersebut mengakibatkan pasokan air untuk lahan pertanian khususnya sawah terhambat, kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu produksi padi akibat gagal panen.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR) dan Kementerian Pertanian mengaku sudah mengantisipasi ancaman kekeringan semisal menyiapkan sumur-sumur dan mobil-mobil tangki dan membekali kelompok tani dengan pompa pompa. Kementan telah mengalokasikan sekitar 200 ribuan pompa tidak hanya itu guna mengantisipasi kekeringan pemerintah juga selama 3 tahun terakhir telah banyak membangun infrastruktur air sebanyak 3000.000 hektar infrastruktur air telah dibangun selama 3 tahun dan diharapkan dapat meminimalisasi dampak kekeringan di areal pertanian.

Pemerintah sudah melakukan berbagai tindakan untuk mengatasi dan mencegah dampak yang lebih buruk akibat kekeringan akan tetapi semuanya hanya tambal sulam dan belum efektif. Pemerintah belum bisa menyelesaikan akar masalahnya yang menyebabkanmengapa sampai terjadi kekeringan dan kelangkaan air bersih, padahal Indonesia dikelilingi laut dan samudera.  Hal ini bisa jadi akibat penebangan hutan yang besar-besaran dan alih fungsi lahan di pegunungan,yang seharusnya menjadi penyerapan air, malah dibangun berbagai jenis pariwisata  seperti pembangunan vila -vila, alih fungsi lahan inilah yang menyebabkan berkurangnya sumber mata air.

Selain itu aktivitas penambangan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan asing di berbagai wilayah negeri turut menjadi pemicu minimnya air, padahal daerah sekitar penambangan tersebut merupakan pusat resapan air.Kondisi ini tentunya akan semakin parah tatkala pemerintah membuka seluas-luasnya investasi asing untuk mengelola sumber daya alam kita.

Dari gambaran di atas nampak bahwa upaya yang dilakukan oleh pemerintah hanya dapat mengurai permukaan masalah saja tidak sampai akar permasalahan sebenarnya. Pemerintah mempunyai peranan yang cukup besar dalam meminimalisir penyebab dan dampak dari kekeringan, akan tetapi tanggung jawab negara sebagai pihak yang mempunyai kewajiban untuk melindungi dan menyediakan layanan dasar seperti air bagi rakyat nya telah hilang dan dialihkan peranan tersebut kepada pihak swasta yang mana pemerintah menerapkan kebijakan pembangunan sekuler kapitalistik dimana pemerintah hanya berperan sebagai regulator dan pelaksananya dilimpahkan kepada individu-individu swata yang cenderung hanya mementingkan diri sendiri, rakus dan merusak.

Kejadian seperti ini telah digambarkan oleh Allah Subhanahuwata'ala dalam Q.S Al-A'raf : 96  "Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa pasti kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi tetapi ternyata mereka mendustakan ayat-ayat kami maka siksa mereka Sesuai dengan yang telah mereka kerjakan."

Dari penjelasan ayat di atas jika suatu Negeri beriman dan bertakwa, maka Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi berupa hujan dan tumbuh-tumbuhan yang subur.  Jika bersyukur Allah akan tambah nikmat namun jika kufur atas nikmatnya bahkan mendustakan atau mengingkarinya maka tunggu azab dari Allah yang sesuai dengan yang mereka kerjakan. Hujan adalah nikmat dari Allah, nikmat Allah tidak akan diangkat kecuali disebabkan dosa manusianya itu sendiri.

Nikmat itu akan kembali dengan Taubat dan taat, jadi jelas solusi dari bencana ini adalah kembali kepada Allah dengan tunduk dan patuh pada hukum hukum Allah, Taubat dan taat pada syariat Allah kembali pada hukum-hukum Allah bukan pada hukum manusia terlebih dengan menyerahkan pengelolaannya kepada pihak swasta. Tidak lupa perbanyak istighfar karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kepada kita saat terjadi kemarau dan paceklik panjang beliau melakukan salat Istisqo yaitu salat yang dilakukan untuk meminta hujan yang dalam pelaksanaannya menampakan ketundukan diri kehinaan kesengsaraan dan sangat butuh kepada Allah.*

Halimah

Ibu rumah tangga tinggal di Bandung, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Pejuang Gaza Tembakan Salvo Roket ke Wilayah Israel Sebagai Pembalasan Atas Kematian Ata

Pejuang Gaza Tembakan Salvo Roket ke Wilayah Israel Sebagai Pembalasan Atas Kematian Ata

Selasa, 12 Nov 2019 15:15

Afghanistan Akan Bebaskan 3 Tokoh Senior Taliban untuk Ditukar dengan 2 Guru Asal AS dan Australia

Afghanistan Akan Bebaskan 3 Tokoh Senior Taliban untuk Ditukar dengan 2 Guru Asal AS dan Australia

Selasa, 12 Nov 2019 13:15

Muadzin Berdoa Setelah Adzan Memakai Pengeras Suara, Bolehkah?

Muadzin Berdoa Setelah Adzan Memakai Pengeras Suara, Bolehkah?

Selasa, 12 Nov 2019 12:30

Pasukan Zionis Israel Bunuh Komandan Senior Kelompok Jihad Islam Palestina di Gaza

Pasukan Zionis Israel Bunuh Komandan Senior Kelompok Jihad Islam Palestina di Gaza

Selasa, 12 Nov 2019 12:15

Sudan Bantah Laporan PBB Mereka Memasok Pasukan Paramiliter untuk Khalifa Haftar

Sudan Bantah Laporan PBB Mereka Memasok Pasukan Paramiliter untuk Khalifa Haftar

Selasa, 12 Nov 2019 11:15

Turki Mulai Deportasi Pejuang Islamic State ke Negara Asal Mereka

Turki Mulai Deportasi Pejuang Islamic State ke Negara Asal Mereka

Selasa, 12 Nov 2019 10:30

Pesan 10 Nopember

Pesan 10 Nopember

Selasa, 12 Nov 2019 02:16

Deradikalisasi, Apakah Ciri Identitas Indonesia?

Deradikalisasi, Apakah Ciri Identitas Indonesia?

Selasa, 12 Nov 2019 00:49

Kecanduan Gawai, Janganlah Abai

Kecanduan Gawai, Janganlah Abai

Senin, 11 Nov 2019 23:52

Deradikalisasi: Membungkam Sikap Kritis dan Menyerang Ajaran Islam

Deradikalisasi: Membungkam Sikap Kritis dan Menyerang Ajaran Islam

Senin, 11 Nov 2019 22:59

Menulis di Medsos Juga Termasuk Dakwah

Menulis di Medsos Juga Termasuk Dakwah

Senin, 11 Nov 2019 21:54

Radikalisme, Cadar, Celana Cingkrang, dan Agama Pembebas

Radikalisme, Cadar, Celana Cingkrang, dan Agama Pembebas

Senin, 11 Nov 2019 20:50

Ketika Zina Dianggap Biasa

Ketika Zina Dianggap Biasa

Senin, 11 Nov 2019 19:45

Jakarta Berpeluang Jadi Kota Ramah Sepeda

Jakarta Berpeluang Jadi Kota Ramah Sepeda

Senin, 11 Nov 2019 18:30

Tahiyatul Masjid Saat Muadzin Senandungkan Pujian Setelah Adzan

Tahiyatul Masjid Saat Muadzin Senandungkan Pujian Setelah Adzan

Senin, 11 Nov 2019 17:14

3 Wanita Anggota IS Asal Prancis Minta Dipulangkan untuk 'Melanjutkan Hidup'

3 Wanita Anggota IS Asal Prancis Minta Dipulangkan untuk 'Melanjutkan Hidup'

Senin, 11 Nov 2019 17:00

Anies dan Ahok, Kenapa Dibenturkan?

Anies dan Ahok, Kenapa Dibenturkan?

Senin, 11 Nov 2019 16:10

Jenderal Militer AS Sebut 600 Pasukan Tetap Berada di Suriah

Jenderal Militer AS Sebut 600 Pasukan Tetap Berada di Suriah

Senin, 11 Nov 2019 16:00

Asteroid Raksasa Lebih Besar Dari Menara Eiffel Mendekati Bumi pada 20 Kali Kecepatan Suara

Asteroid Raksasa Lebih Besar Dari Menara Eiffel Mendekati Bumi pada 20 Kali Kecepatan Suara

Senin, 11 Nov 2019 14:33

KOngres AS Siap Hukum Turki Jika Ankara Tidak Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia

KOngres AS Siap Hukum Turki Jika Ankara Tidak Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia

Senin, 11 Nov 2019 13:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X