Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
34.721 views

Doa Menjelang Tidur & Bangun

Setelah beraktifitas seharian, setiap kita pasti butuh tidur. Tidur nyenyak dapat mengembalikan vitalitas seseorang menjadi lebih baik.  Namun, sadarkah kita bahwa sebagai muslim, kita diperintahkan untuk menjadikan tidur sebagai ladang ibadah. Karena manusia diciptakan untuk beribadah. Bagaimana menjadikan tidur bernilai ibadah? Caranya dengan mengikuti tuntunan adab Islam dalam tidur, di antaranya membaca doa dan dzikir menjelang tidur dan ketika bangun. Berikut ini kami tuliskan doa dan dzikir menjelang tidur dan ketika bangun.

1.    Doa ketika berangkat tidur

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

Bismikallaahumma Amuutu wa Ahyaa

Artinya:

"Dengan nama-Mu, Ya Allah, aku mati dan hidup." (HR. Bukhari)

Atau

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

Bismikallaahuma Ahyaa wa Bismika Amuutu

Artinya:

"Dengan menyebut nama-Mu, Ya Allah, aku hidup dan dengan menyebut Nama-Mu aku mati." (HR. Muslim)

 

 

2.    Doa ketika bangun tidur

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur

Artinya :

"Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan."

 

 

Keterangan:

Doa-doa di atas didasarkan pada hadits Hudzaifah Ibnu al Yaman radliyallah 'anhu. Beliau berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

"Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika akan tidur membaca: Bismikallaahumma Amuutu wa Ahyaa (dengan nama-Mu, Ya Allah, aku mati dan hidup), dan apabila bangun tidur membaca: Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan)." (HR. Bukhari)

Dikeluarkan oleh Muslim dalam Shahih-nya dengan redaksi sedikit berbeda, dari al Bara', berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ قَالَ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

"Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, apabila mulai berbaring di tempat tidurnya membaca: Allaahumma Bismika Ahyaa waamuutu (Ya Allah, dengan Nama-Mu, aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati). Dan apabila bangun, beliau membaca: Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan)." (HR. Muslim)

Isi Kandungan Doa

Tidur dalam doa di atas disebut kematian, karena tidur adalah saudara kandung dari kematian. Sebabnya, saat tidur akal dan gerakan kita hilang laksana mati. Hal sebagai bentuk permisalan dan penyerupaan, seperti firman Allah Ta'ala:

وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

"Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan." (QS. Al An'am: 60)

Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menyatakan, "Allah Ta'ala mengabarkan bahwa Dia mewafatkan hamba-hamba-Nya dalam tidur mereka di waktu malam. Ini adalah wafat kecil, sebagaimana firman-Nya (dalam mewafatkan Isa bin Maryam):

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا

"Ketika Allah berfirman: 'Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir." (QS. Ali Imran: 55)

اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى

"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan." (QS. Al Zumar: 42)

Dia (Allah), dalam ayat ini, menyebutkan dua jenis wafat: kubra (besar) dan shugra (kecil). Demikianlah Dia menyebutkan hukum dua wafat, shugra lalu kubra, dalam satu tempat ini."

. . . bahwa fungsi manusia diberi hidup untuk mencari ridla Allah, taat pada-Nya, dan menjauhi murka dan siksa-Nya.

Maka orang yang tidur tidak bisa melakukan fungsi ini, dia seperti mayat, . . 

Syaikh as Sa'di rahimahullah dalam tafsirnya menyebutkan, " . . .  Bahwa Dia (Allah) mewafatkan mereka pada waktu malam, wafat tidur, sehingga mereka berhenti bergerak, badan mereka istirahat, lalu membangkitkan mereka ketika bangun dari tidur agar mereka bisa mencari kebutuhan dien dan dunia mereka. Dan Allah tahu amal-amal yang mereka kerjakan."

Al Thibbi menyebutkan tentang hikmah digunakannya kata maut (mati) pada tidur, "bahwa fungsi manusia diberi hidup untuk mencari ridla Allah, taat pada-Nya, dan menjauhi murka dan siksa-Nya. Maka orang yang tidur tidak bisa melakukan fungsi ini, dia seperti mayat, oleh karenanya (ketika bangun) dia memuji Allah atas nikmat ini dan hilangnya penghalang-penghalang (mendapatkan ridla Allah) tersebut."

Dalam doa-doa di atas, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan adanya hari kebangkitan setelah kematian sebagaimana manusia bangun dari tidurnya.

Dalam doa-doa di atas, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan adanya hari kebangkitan setelah kematian sebagaimana manusia bangun dari tidurnya. Karenanya,  hikmah doa ketika mau tidur adalah agar penutup amal berupa dzikir kepada Allah dan hikmah doa bangun tidur adalah agar amal pertama kali adalah mengingat tauhid dan ucapan yang baik. Wallahu a'lam bi al Shawab . . .

Oleh: Badrul Tamam

(PurWD/voa-islam.com)

Tulisan Terkait:

* Hari Kiamat; Hari Kebangkitan

* Hari Penghimpunan, Penampakkan Amal, dan Hisab

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X