Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
21.562 views

Keagungan Makna dalam Doa Iftitah

Para pembaca yang dirahmati Allah, telah disebutkan dalam sebuah riwayat:

قال أبو عبيدة بن عبد الله بن مسعود: " ما دام الرجل يذكر الله، فهو في صلاة، وإن كان في السوق. وإن حَرَّكَ به شفتيه، فهو أفضل.

Telah berkata Abu Ubaidah bin Abdullah bin Masud : ((selama seseorang berdzikir kepada Allah, maka dia dalam keadaan sholat, meskipun sedang di pasar, dan jika dia menggerakkan bibirnya untuk berdzikir, maka itu lebih utama)).


Hal terpenting yang dituntut dari orang yang sholat adalah selalu khusyu dalam sholatnya, karena khusyu merupakan inti ibadah, diantara sebab yang dapat mendatangkan kekhusyu’an dalam sholat adalah: mentadabburi ayat-ayat dan zikir-zikir yang dibacanya dalam sholat, dan berinteraksi dengannya dan menjiwainya, dan hal itu tidak dapat dicapai kecuali dengan memahami makna yang terkandung dalam bacaanya, oleh karena itu kita harus memahami makna bacaan zikir- zikir yang selalu kita ulang-ulang sehingga dapat mentadabburi maknanya.

Termasuk doa yang selalu kita ulang dalam sholat adalah doa iftitah. Meskipun kita tidak wajib membacanya, namun karena makna yang terkandung didalamnya maka sebaiknya kita tidak meninggalkannya.

Ada beberapa riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wasallam mengenai doa-doa iftitah, dimana hal itu menunjukkan bahwa kita diberikan pilihan untuk mengamalkan salah satunya seperti yang dikatakan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, namun disini kami akan menyampaikan riwayat dari Abu Hurairah radhiallahu anhu yang merupakan riwayat paling masyhur dalam rangka menambah wawasan kita.

Riwayat doa iftitah ini dibaca dalam sholat fardhu:

أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ :كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْكُتُ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَبَيْنَ الْقِرَاءَةِ إِسْكَاتَةً قَالَ أَحْسِبُهُ قَالَ هُنَيَّةً فَقُلْتُ بِأَبِي وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ إِسْكَاتُكَ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَالْقِرَاءَةِ مَا تَقُولُ قَالَ أَقُولُ اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam biasa terdiam antara takbir dan bacaan, lalu aku bertanya: Ya Rasulullah ! ayahku dan ibuku sebagai tebusanmu ! ceritakan kepadaku diammu antara takbir dan bacaan, apa yang anda ucapkan ? beliau berkata: Aku mengucapkan: Allahumma baa’id baini wabaina khothoyaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqini min khothoyaya kamaa yunaqqos tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh silni mi khothoyaya bitsalji walmaai walbarod (Ya Allah jauhkan dariku dan kesalahanku sebagaimana Engkau Menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah bersihkan aku dari kesalahanku sebagaimana dibersihkannya baju putih dari noda. Ya Allah basuhlah kesalahanku dengan salju, air dan es) Shahih.HR Bukhari (744), Muslim (598/147), Nasai (894), Abu Dawud (781), dan Ibnu Majah (812) dan ini lafadz Muslim.

Syarah hadits: (Baa’id baini wa baina khothoyaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib ): menjauhkan antara timur dan barat adalah jarak terjauh yang ditempuh manusia, jadi maknanya: jauhkan antara aku dan perbuatan tersebut sehingga aku tidak bisa melakukannya, dan jauhkan antara aku dan hukumannya jika aku sampai melakukannya.

(naqqini min khothoyaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas): kalimat ini menunjukkan bahwa maksudnya adalah kesalahan yang telah dilakukannya. Dan setelah dibersihkan dia berkata: (ighsilni min khothoyaya bil maai wats tsalji wal barod ).

Jadi secara dhahirnya bahwa kalimat pertama bermaksud supaya dijauhkan, yakni supaya aku tidak melakukan kesalahan, kemudian jika aku melakukannya, maka bersihkanlah aku darinya, kemudian hilangkanlah bekas-bekasnya dengan tambahan kesucian dengan air, salju dan es, sehingga hati kita melewati proses-proses pembersihan yang sempurna.

Kaitannya dengan menggunakan salju dan air es disini, bahwa dosa-dosa berakibat kepada siksaan api neraka, sedang api itu panas, dan panasnya api dapat dibersihkan dengan sesuatu yang dingin.

Wallahu A'lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X