Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
42.254 views

Doa Agar Dihindarkan dari Pemimpin Zalim

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlumpah kepada hamba dan utusan-Nya, Muhammad bin Abdillah, keluarga dan para sahabatnya.

Pemimpin yang adil merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah bagi umat manusia. Melalui dia, Allah melimpahkan kebaikan dan keberkahan sebagaimana yang terjadi pada zaman Khulafa' Rasyidin dan Umar bin Abdul Aziz radhiyallahu 'anhum.

Allah sangat memuliakan para pemimpin yang adil, sehingga menjanjikan untuk mereka naungan pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu hari di saat manusia dikumpulkan di padang mahsyar, matahari didekatkan dan manusia tenggelam oleh keringat mereka.

Disebutkan dalam Shahihain, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,   

سَبْعَة يُظِلّهُمْ اللَّه فِي ظِلّه يَوْم لَا ظِلّ إِلَّا ظِلّه : إِمَام عَادِل

Ada tujuh golongan, Allah akan menaungi mereka di bawah naungan-Nya yang tiada naungan pada hari itu kecuali naungan-Nya: (Yang pertama) Imam yang adil . . . ” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan menurut al-Qadhi ‘Iyadh,  disebutkannya imam yang adil pada urutan pertama karena banyaknya manfaat dan mashlahat yang dihasilkannya. (Lihat: Syarah Sunan al-Nasai: 7/102)

Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ الْمُقْسِطِينَ عِنْدَ اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ عَنْ يَمِينِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ . . .الَّذِينَ يَعْدِلُونَ فِي حُكْمِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ وَمَا وَلُوا

Sesungguhnya orang-orang yang berbuat adil, kelak di sisi Allah (mereka berada) di atas mimbar dari cahaya di sebelah kanan Allah Azza wa Jalla. . . . yaitu mereka yang berbuat adil dalam hukum, keluarga, dan apa saja yang mereka pimpin.

Diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam Sunan-nya dan beliau menghasankannya, dari hadits Abi Sa’id al-Khudri secara marfu’, “Manusia paling dicintai oleh Allah pada hari kiamat dan paling dekat tempatnya dengan Allah adalah pemimpin yang adil.

Siapa Pemimpin yang Adil?

Ibnul Hajar rahimahullaah dalam Fathul Baari, ketika menjelaskan tentang hadits naungan Allah di atas mengatakan, “Dan penafsiran terbaik terhadap pemimpin yang adil adalah dia yang mengikuti perintah Allah dengan meletakkan/menempatkan segala sesuatu pada tempatnya tanpa berlebihan dan meremehkan. Dan disebutkannya pada urutan pertama karena banyaknya manfaat (yang diwujudkan) melaluinya.”

Pemimpin yang adil adalah mereka yang takut kepada Allah dan menerapkan syariat-Nya di muka bumi. Karenanya, dia selalu berusaha menjadikan rakyatnya mengikuti syariat Allah, menjaga agama mereka, dan menunaikan hak-hak rakyatnya dengan baik.

Sebaliknya pemimpin yang tidak adil adalah mereka yang tidak takut kepada Allah dan menelantarkan Syariat-Nya. Berbuat dalam kepemimpinannya yang mendatangkan murka Allah, melarang rakyatnya menerapkan syariat-Nya, dan bahkan berbuat sesuatu yang membahayakan agama mereka. Maka pemimpin seperti ini tidak akan pernah termasuk dalam tujuh golongan yang akan diberikan naungan oleh Allah pada hari kiamat, tidak akan dicintai dan dimuliakan oleh-Nya.

Karena tidak adanya rasa takut kepada Allah, maka dia tidak banyak pikir dalam menzalimi rakyatnya. Memeras melalui pajak atau menyedot sumber daya alam mereka untuk kepentingan perutnya sendiri tanpa memikirkan penderitaan rakyatnya. Hak-hak rakyat dia telantarkan dan tidak ditunaikan. Maka kita berlindung kepada Allah dari kejahatan pemimpin seperti ini. Kita memohon kepada-Nya agar tidak dipimpin oleh orang-orang semacam itu. Karena, kepemimpinan mereka akan membahayakan agama kita, kita dipaksa dengan kasar atau lembut untuk mengingkari ajaran Rabb semesta Alam. Kemaksiatan dia biarkan, sedangkan amar ma’ruf nahi munkar tidak ditunaikan. Bahkan, ketika sekelompok dari umat Islam yang bangkit untuk menerapkan ajaran Tuhannya dan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, serta merta disudutkan dan diperangi. Wal ‘yadhu billah!

. . . penafsiran terbaik terhadap pemimpin yang adil adalah dia yang mengikuti perintah Allah dengan meletakkan/menempatkan segala sesuatu pada tempatnya tanpa berlebihan dan meremehkan.

(Ibnul Hajar)

Doa Apa yang Bisa Dipanjatkan?

Dalam tulisan terdahulu, Doa Agar Terhindar dari Musibah Agama disebutkan beberapa kandungan yang ada di dalamnya. Ringkasnya: supaya kita diberikan kebaikan dalam urusan dien sehingga menghantarkan kita kepada surga-Nya. Lalu kita berlindung kepada Allah dari musibah yang menimpa agama kita dan memohon jangan dijadikan dunia sebagai tujuan utama hidup kita. Dan dipenghujung doa disebutkan,

وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

Dan janganlah Engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami."

Yaitu memohon agar jangan dijadikan sebagai umat yang dikalahkan dan dikuasai orang-orang kafir dan orang-orang zalim. Dan memohon agar Allah tidak menjadikan orang-orang zalim sebagai penguasa atas kita, karena pemimpin yang zalim tidak akan mengasihi rakyatnya.

Bahaya Pemimpin Zalim

Pemimpin yang durhaka kepada Rabbnya dan bertindak zalim kepada rakyatnya menjadi sebab dihancurannya suatu negeri. Allah Ta’ala berfirman,

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Isra’: 16)

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang makna ayat di atas, “Kami beri kuasa orang-orang buruknya, lalu mereka bertindak durhaka di dalamnya. Maka apabila mereka telah bertindak seperti itu, aku hancurkan mereka dengan adzab.” (Lihat: Tafsir Ibnu Katsir terhadap ayat tersebut)

Dan itulah makna firman-Nya,

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجْرِمِيهَا لِيَمْكُرُوا فِيهَا

“Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu.” (QS. Al-An’am: 123)

Dan ketika jumlah para pemimpin dan penguasa negeri yang seperti itu bertambah banyak –dan di akhir zaman jumlah mereka semakin banyak, seperti yang sudah kami tulis dalam: Sinyalemen Nabi: Banyak Pemimpin Bejat dan Hina di Akhir Zaman- maka kehancuran negeri itu semakin dekat. Hal seperti yang dikatakan Imam Al-‘Ufi, dari Ibnu Abbas tentang makna QS. Al-Isra’: 16 di atas adalah: aktsarnaa ‘adadahum (Kami perbanyak jumlah mereka). Dan seperti itu pula yang dikatakan Ikrimah, al-Hasan al-Bashri, al-Dhahak, Qatadah, al-Zuhri dan lainnya. (Lihat: Tafsir Ibnu Katsir dalam penafsiran ayat tersebut).

Karenanya kita berlindung kepada Allah dari memiliki pemimpin yang durhaka kepada Allah, menelantarkan syariat-Nya dan tidak mengasihi rakyatnya. Salah satunya dengan membaca doa yang sangat agung berikut ini:

"Ya Allah, karunikanlah untuk kami rasa takut kepadaMu yang dapat menghalangi kami dari bermaksiat kepada-Mu, dan (karuniakanlah untuk kami) ketaatan kepada-Mu yang dapat menyampaikan kami kepada surga-Mu, serta (karuniakanlah untuk kami) keyakinan hati yang dapat meringankan kami dari berbagai cobaan dunia. Jadikankan kami bisa menikmati dan memanfaatkan pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama kami hidup. Dan jadikan semua itu sebagai pewaris bagi kami (tetap ada pada kami sampai kematian). Jadikanlah kemarahan dan balas dendam kami hanya kepada orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang memusuhi kami. (Ya Allah) Janganlah Engkau jadikan musibah kami adalah yang terjadi pada dien kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan janganlah Engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami." (HR. Al-Tirmidzi dalam Sunannya no. 3502, al-Nasai dalam 'Amal al-Yaum wa al-Lailah no. 402, Al-Hakim 1/528, Al-Baghawi no. 1374 dari hadits Ibnu Umar. Imam al-Tirmidzi mengatakan hasan Gharib. Syaikh Al-Albani menghassankan hadits ini dalam Shahih al-Jami' al-Shaghir no. 1268) Wallahu Ta’ala a’lam…

[Pur/WD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah dan sedekah. Mari dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 15 juta rupiah....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Latest News
Haid Lama, Bikin Malas Ibadah?

Haid Lama, Bikin Malas Ibadah?

Selasa, 27 Jun 2017 23:59

Soal Film Pendek DIVHUMAS, PM: Polri Tidak Paham Makna Toleransi

Soal Film Pendek DIVHUMAS, PM: Polri Tidak Paham Makna Toleransi

Selasa, 27 Jun 2017 23:34

Presidium Alumni 212 Sikapi Pertemuan GNPF-MUI dan Jokowi

Presidium Alumni 212 Sikapi Pertemuan GNPF-MUI dan Jokowi

Selasa, 27 Jun 2017 23:28

Surat Klarifikasi MMI atas Fitnah Teroris daro Amerika Serikat

Surat Klarifikasi MMI atas Fitnah Teroris daro Amerika Serikat

Selasa, 27 Jun 2017 23:27

Kaum Homo Dibiarkan Merebak, Azab Semakin Dekat

Kaum Homo Dibiarkan Merebak, Azab Semakin Dekat

Selasa, 27 Jun 2017 22:56

Banjir Tolitoli Tim MDMC dan Lazis-Mu Evakuasi Terdampak ke Pos Muhammadiyah

Banjir Tolitoli Tim MDMC dan Lazis-Mu Evakuasi Terdampak ke Pos Muhammadiyah

Selasa, 27 Jun 2017 21:21

Sistem Full Day School, Cocok Untuk Siapa?

Sistem Full Day School, Cocok Untuk Siapa?

Selasa, 27 Jun 2017 20:52

Imam Shamsi Ali Berikan Klarifikasi Terkait Penangkapan DR.Daud Rasyid di New York

Imam Shamsi Ali Berikan Klarifikasi Terkait Penangkapan DR.Daud Rasyid di New York

Selasa, 27 Jun 2017 20:40

Film Kau Adalah Aku yang Lain Dinilai Anti Maulid

Film Kau Adalah Aku yang Lain Dinilai Anti Maulid

Selasa, 27 Jun 2017 20:34

Dinilai Pojokkan Islam, FA-UIB Desak Tarik Peredaran Film Pendek Polri

Dinilai Pojokkan Islam, FA-UIB Desak Tarik Peredaran Film Pendek Polri

Selasa, 27 Jun 2017 20:30

Lutfie Hakim: Amien Rais Setuju Pertemuan GNPF dengan Jokowi

Lutfie Hakim: Amien Rais Setuju Pertemuan GNPF dengan Jokowi

Selasa, 27 Jun 2017 20:28

TDL Melangit, Bukti Nyata Kedzoliman Penguasa

TDL Melangit, Bukti Nyata Kedzoliman Penguasa

Selasa, 27 Jun 2017 20:17

Begini Suasana Kampung Ramadhan 2017 di Bali, Di Ramaikan Lomba Kreatif dan Tablig Akbar

Begini Suasana Kampung Ramadhan 2017 di Bali, Di Ramaikan Lomba Kreatif dan Tablig Akbar

Selasa, 27 Jun 2017 20:15

Krisis Qatar, Proyek Imperialisme (Bagian-2)

Krisis Qatar, Proyek Imperialisme (Bagian-2)

Selasa, 27 Jun 2017 20:13

Ketemu Jokowi, Pendengki GNPF ?MUI Diminta Berkaca

Ketemu Jokowi, Pendengki GNPF ?MUI Diminta Berkaca

Selasa, 27 Jun 2017 20:11

GNPF di Istana, Tuduhan Menggulingkan Jokowi Terbantahkan

GNPF di Istana, Tuduhan Menggulingkan Jokowi Terbantahkan

Selasa, 27 Jun 2017 19:11

Orang Baik Punya Kesempatan Besar Pimpin Indonesia

Orang Baik Punya Kesempatan Besar Pimpin Indonesia

Selasa, 27 Jun 2017 16:27

FSB Sebut Pelaku Pemboman Metro Petersburg Gunakan Aplikasi Telegram untuk Berkomunikasi

FSB Sebut Pelaku Pemboman Metro Petersburg Gunakan Aplikasi Telegram untuk Berkomunikasi

Selasa, 27 Jun 2017 11:30

Hay'at Tahrir Al-Sham Tolak Intervensi Rusia-Turki di Idlib Suriah

Hay'at Tahrir Al-Sham Tolak Intervensi Rusia-Turki di Idlib Suriah

Selasa, 27 Jun 2017 10:46

Muslim di Beberapa Negara Asia dan Afrika Rayakan Awal Idul Fitri Hari Senin

Muslim di Beberapa Negara Asia dan Afrika Rayakan Awal Idul Fitri Hari Senin

Selasa, 27 Jun 2017 09:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X