Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.578 views

Hukum Berjabat Tangan Antara Laki-laki dan Perempuan

Berjabat tangan adalah sesuatu yang baik dan bagian dari kesopanan. Bahkan orang yang tidak mau berjabat tangan ketika bertemu atau hadir di suatu pertemuan, biasanya, dianggap sebagai orang sombong dan kurang beradab.

Menurut Imam An-Nawawi, berjabat tangan (salaman) telah disepakati sebagai bagian dari sunnah ketika bertemu. Ibn Batthal juga menjelaskan, “Hukum asal jabat tangan adalah satu hal yang baik menurut umumnya ulama.” (Syarh Shahih Al-Bukhari Ibn Batthal, 71/50).

Menurut Imam An-Nawawi, berjabat tangan (salaman) telah disepakati sebagai bagian dari sunnah ketika bertemu.

Dalam beberapa riwayat, jabat tangan juga diamalkan para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, di antaranya:

Qatadah bertanya kepada Anas bin Malik: “Apakah jabat tangan itu dilakukan diantara para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Anas menjawab: “Ya.” (HR. Al-Bukhari, 5908).

Abdullah bin Hisyam mengatakan: “Kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sementara beliau memegang tangan Umar bin Al-Khattab.” (HR. Al-Bukhari 5909).

Ka’ab bin Malik mengatakan: “Aku masuk masjid, tiba-tiba di dalam masjid ada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Thalhah bin Ubaidillah berlari menyambutku, menjabat tanganku dan memberikan ucapan selamat kepadaku.” (HR. Al-Bukhari 4156).

Ibn Batthal juga menjelaskan, “Hukum asal jabat tangan adalah satu hal yang baik menurut umumnya ulama.”

 

Keutamaan berjabat tangan

Berjabat tangan dengan sesama saudara seiman memiliki banyak keutamaan, antara lain:

Pertama, orang yang berjabat tangan akan diampuni dosanya.

Dari Al Barra’, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah dua orang muslim bertemu kemudian berjabat tangan kecuali akan diampuni dosa keduanya selama belum berpisah.” (Shahih Abu Daud, 4343).

Dari Hudzifah bin Al-Yaman, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya seorang mukmin jika bertemu dengan mukmin yang lain, kemudian dia memberi salam dan menjabat tangannya maka dosa-dosa keduanya akan saling berguguran sebagaimana daun-daun pohon berguguran.” (Diriwayatkan oleh Al Mundziri dalam At Targhib dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam As Shahihah, 525).

Kedua, Berjabat tangan bisa menjadi sebab hilangkannya kebencian dalam hati.

“Lakukanlah jabat tangan, karena jabat tangan bisa menghilangkan permusuhan.”  Tetapi hadis ini didhaifkan oleh Syaikh Al Albani (Ad Dha’ifah, 1766)

“Lakukanlah jabat tangan, itu akan menghilangkan kedengkian dalam hati kalian.” (HR. Imam Malik dalam Al-Muwatha’ dan didhaifkan oleh Syaikh Al-Albani)

Terdapat beberapa hadis dalam masalah ini, namun semuanya tidak lepas dari cacat. Terlepas dari hadis di atas, telah terbukti dalam realita bahwa berjabat tangan memiliki pengaruh dalam menghilangkan kedengkian hati dan permusuhan.

Ketiga, Berjabat tangan merupakan ciri orang-orang yang hatinya lembut.

Ketika penduduk Yaman datang, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Penduduk Yaman telah datang, mereka adalah orang yang hatinya lebih lembut dari pada kalian.” Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkomentar tentang sifat mereka: “Mereka adalah orang yang pertama kali mengajak untuk berjabat tangan.” (HR. Ahmad 3/212 & dishahihkan Syaikh Al Albani, As Shahihah, 527).

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwa penduduk Yaman adalah orang yang hatinya lebih lembut dari pada para sahabat. Di antara ciri khas mereka adalah bersegera untuk mengajak jabat tangan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa penjelasan di atas berlaku untuk jabat tangan yang dilakukan antara sesama laki-laki atau sesama wanita.

Sedangkan berjabat tangan antara laki-laki dengan wanita yang bukan mahram hukumnya adalah haram, dalilnya sangat jelas, antara lain :

1.  Dalam Shahihain, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menegaskan :

إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيْبَهُ مِنَ الزَّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زَنَاهُمَا النَّظَرُ وَالْأُذَنَانِ زِنَاهُمَا الْإِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi setiap anak Adam bagiannya dari zina, ia mengalami hal tersebut secara pasti. Mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zananya adalah mendengar, lisan zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang dan kaki zinanya adalah berjalan dan hati berhasrat dan berangan-angan dan hal tersebut dibenarkan oleh kemaluan atau didustakan.

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim (8/457) mengatakan: “Bahwa setiap anak Adam ditakdirkan untuk melakukan perbuatan zina. Di antara mereka ada yang melakukan zina sesungguhnya, yaitu memasukkan kemaluan ke dalam kemaluan. Di antara mereka ada yang zinanya tidak sungguhan, dengan melihat hal-hal yang haram, atau mendengarkan sesuatu yang mengarahkan pada perzinaan dan usaha-usaha untuk mewujudkan zina, atau dengan bersentuhan tangan, atau menyentuh wanita asing dengan tangannya, atau menciumnya…”

Sedangkan pada (16/316), An-Nawawi menjelaskan: “Hadits ini menerangkan bahwa haramnya memegang dan menyentuh selain mahram karena hal itu adalah pengantar untuk melakukan zina kemaluan”.

“Hadits ini menerangkan bahwa haramnya memegang dan menyentuh selain mahram karena hal itu adalah pengantar untuk melakukan zina kemaluan.” (Imam An-Nawawi)

Ibn Hibban memasukkan hadis ini dalam kitab Shahih-nya. Beliau meletakkan hadis ini di bawah judul: “Bab Penggunaan istilah zina untuk tangan yang menyentuh sesuatu yang tidak halal.” (Shahih Ibn Hibban, 10/269).

Dalam kesempatan yang lain, Ibnu Hibban memberikan judul: “Bab, digunakan istilah zina untuk anggota badan yang melakukan suatu perbuatan yang merupakan cabang dari perzinaan.” (Shahih Ibn Hibban, 10/367).

Penamaan judul Bab dalam kitab shahihnya yang dilakukan Ibn hibban di sini menunjukkan bahwa beliau memahami bahwa kasus pelanggaran yang dilakukan anggota tubuh yang mengantarkan zina adalah bentuk perbuatan zina. Karena penamaan judul bab para penulis hadis adalah pernyataan pendapat beliau.

Al Jash-shas mengatakan: “Digunakan istilah zina untuk kasus ini dalam bentuk majaz (bukan zina sesungguhnya dengan kemaluan, -pen).” (Ahkam Al-Qur’an, 3/96).

Kesimpulannya, istilah zina bisa digunakan untuk semua anggota badan yang melakukan pelanggaran, karena perbuatan tersebut merupakan pengantar terjadinya perzinaan. Sedangkan zina yang hakiki adalah zina kemaluan.

 

2.  Hadits Ma’qil bin Yasar radhyiallahu ‘anhu :

لَأَنْ يُطْعَنُ فِيْ رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ

“Andaikata kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ar-Ruyani dalam Musnad-nya no.1282, Ath-Thabrani 20/no. 486-487 dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 4544 dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 226).

Hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh/berjabat tangan dengan selain mahram adalah dosa besar (Nashihati lin-Nisa' hal.123).

Berkata Asy-Syinqithy dalam Adwa` Al-Bayan (6/603): “Tidak ada keraguan bahwa fitnah yang ditimbulkan akibat menyentuh/berjabat tangan dengan selain mahram lebih besar dan lebih kuat dibanding fitnah memandang”.

Berkata Abu ‘Abbas Ahmad bin Muhammad bin ‘Ali Al-Makky Al-Haitami (Az-Zawajir 2/4) bahwa: “dalam hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh dan berjabat tangan dengan selain mahram adalah termasuk dosa besar”.

“dalam hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh dan berjabat tangan dengan selain mahram adalah termasuk dosa besar”. (Abu Abbas al-Haitami)

 

3.  Hadits Amimah bintu Raqiqoh radhiyallahu ‘anha, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

إِنِّيْ لاَ أُصَافِحُ النِّسَاءَ

"Sesungguhnya aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik 1775, Ahmad 6/357, Ibnu Majah 2874, An-Nasa'i 7/149, dan lainnya).

"Sesungguhnya aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita.” al-Hadits

Hadits ini dihasankan oleh Al-Hafizh dalam Fathul Bari 12/204, dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 529 dan Syeikh Muqbil dalam Ash-Shahih Al-Musnad Mimma Laisa Fii Ash-Shahihain).

Berkata Ibnu ‘Abdil Barr dalam At-Tamhid (12/243): "Dalam sabda beliau 'aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita' ada dalil tentang tidak bolehnya seorang lelaki bersentuhan dengan perempuan yang tidak halal baginya (bukan mahramnya-pent.) dan menyentuh tangannya dan berjabat tangan dengannya.”


4.    Hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dalam riwayat Shahihain, beliau berkata:

وَاللهِ مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ يَدَ امْرَأَةٍ قَطٌّ فِي الْمُبَايَعَةِ أَنَّهُ يُبَايِعُهُنَّ بِالْكَلاَمِ

Demi Allah tidak pernah sama sekali tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyentuh tangan wanita dalam berbai’at, beliau hanya membai’at mereka dengan ucapan".

Berkata Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (13/16): “Dalam hadits ini menjelaskan bahwa bai’at wanita dengan ucapan, bukan dengan menyentuh tangan”.

Berkata Ibnu Katsir dalam Tafsirnya (4/60): “Hadits ini sebagai dalil bahwa bai’at wanita dengan ucapan tanpa dengan menyentuh tangan.”

Jadi bai’at terhadap wanita dilakukan dengan ucapan tidak dengan menyentuh tangan. Adapun asal dalam berbai’at adalah dengan cara menyentuh tangan sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membai’at para shahabatnya dengan cara menyentuh tangannya. Hal ini menunjukkan haramnya menyentuh/berjabat tangan kepada selain mahram dalam berbai’at, apalagi bila hal itu dilakukan bukan dengan alasan bai’at tentu dosanya lebih besar lagi.

(PurWD/voa-islam)


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Spanduk Selamat Datang Syuhada Iringi Pemakaman Santoso

Spanduk Selamat Datang Syuhada Iringi Pemakaman Santoso

Ahad, 24 Jul 2016 11:23

Diduga Kuat Pembangunan Era Ini Korbankan Ideologi Bangsa dan Negara

Diduga Kuat Pembangunan Era Ini Korbankan Ideologi Bangsa dan Negara

Ahad, 24 Jul 2016 11:11

Mantan Ketua DPR RI: Muslim Menolak Ahok adalah Tuntutan Kitab Suci

Mantan Ketua DPR RI: Muslim Menolak Ahok adalah Tuntutan Kitab Suci

Ahad, 24 Jul 2016 10:26

Slogan Trisakti Jokowi Hanya untuk Ledakan Besar Liberalisasi

Slogan Trisakti Jokowi Hanya untuk Ledakan Besar Liberalisasi

Ahad, 24 Jul 2016 09:11

Turki Bubarkan Pasukan Pengawal Presiden Setelah Upaya Kudeta Gagal

Turki Bubarkan Pasukan Pengawal Presiden Setelah Upaya Kudeta Gagal

Ahad, 24 Jul 2016 09:00

Presiden Jokowi Dinilai Tega & Keji Jika Benar Ada Konspirasi untukTetapkan Tax Amnesty

Presiden Jokowi Dinilai Tega & Keji Jika Benar Ada Konspirasi untukTetapkan Tax Amnesty

Ahad, 24 Jul 2016 07:11

Rekayasa Horor Dilakukan untuk Memuluskan Proyek-proyek Asing

Rekayasa Horor Dilakukan untuk Memuluskan Proyek-proyek Asing

Ahad, 24 Jul 2016 05:11

Antara Macet, Sindikat, dan Kartel untuk Produk Asing di Era Jokowi

Antara Macet, Sindikat, dan Kartel untuk Produk Asing di Era Jokowi

Sabtu, 23 Jul 2016 23:27

Perda Mihol Nasibmu Kini (Pesan Kepada Gubernur Jawa Timur)

Perda Mihol Nasibmu Kini (Pesan Kepada Gubernur Jawa Timur)

Sabtu, 23 Jul 2016 23:09

Warga Syam Tidak Kehilangan Vitalitasnya Untuk Mengusir Para Penjajah

Warga Syam Tidak Kehilangan Vitalitasnya Untuk Mengusir Para Penjajah

Sabtu, 23 Jul 2016 22:00

Santoso Abu Wardah Ternyata Dicintai Rakyat dan Dilabeli Syuhada/Pahlawan

Santoso Abu Wardah Ternyata Dicintai Rakyat dan Dilabeli Syuhada/Pahlawan

Sabtu, 23 Jul 2016 21:50

Calonkan Diri di Pilkada, Demokrat Himbau Ahok Perhatikan Kasus yang Menyeretnya

Calonkan Diri di Pilkada, Demokrat Himbau Ahok Perhatikan Kasus yang Menyeretnya

Sabtu, 23 Jul 2016 21:27

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Sabtu, 23 Jul 2016 19:45

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Sabtu, 23 Jul 2016 19:27

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Sabtu, 23 Jul 2016 19:13

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

Sabtu, 23 Jul 2016 17:27

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Sabtu, 23 Jul 2016 16:25

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sabtu, 23 Jul 2016 16:05

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Sabtu, 23 Jul 2016 15:27

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

Sabtu, 23 Jul 2016 13:27


Must Read!
X