Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.398 views

Ingin Dekat kepada Allah, Bagaimana Caranya?

“Sebenarnya aku ingin dengan Allah, tapi aku tak tahu bagaimana caranya. Aku tidak punya kemampuan untuk itu.”

Demikian komentar banyak remaja dan pemuda muslim yang penulis dengar ketika berinteraksi dengan mereka. Atau ada dari mereka yang mengungkapkan, “Terkadang aku bisa merasa dekat dengan Allah ketika aku banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman shaleh yang dapat mempengaruhiku. Namun tatkala mereka tidak lagi dekat dengan diriku, maka aku pun menjauh dari Allah.”

Sejatinya, Allah-lah sebaik-baik tempat mengadukan persoalan tersebut. Seandainya kita berdoa kepadanya memohon perubahan pada diri kita, maka –insya Allah—Dia akan mengabulkan permohonan kita. Allah berfirman,

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (Al-Baqarah 186).

Apabila kita membayangkan bahwa di hadapan kita terdapat sebuah pemandangan indah, maka di antara pemandangan indah tersebut senantiasa ada kabut dan selubung yang menghalanginya. Dari sisi kita memandang, kita dapat menyaksikan pemandangan indah tersebut, namun tidak semuanya dapat kita lihat. Kita berhasrat untuk melihat semua pemandangan elok tersebut, namun ironinya kita hanya bisa duduk diam di tempat dan tidak bangkit menghalau kabut serta tirai yang menghalangi, untuk kemudian mendapatkan pemandangan sempurna.

Dengan demikian, kita mesti menghalau semua tirai penghalang tersebut dengan mengambil langkah-langkah berikut: Pertama, harus ada keinginan dan hasrat. Kedua, menggali keterampilan. Ketiga, selalu menjaga keterampilan tersebut untuk siap melihat pemandangan indah setiap saat.

Terkadang, banyak orang yang berpikir untuk selalu dekat dengan Allah, namun tidak memiliki hasrat kuat untuk meraih kedekatan tersebut. Ini mengingat, keimanan tak ubahnya seperti benih; harus ditanam di tanah subur dan disirami air. keimanan mumpuni meniscayakan proses yang menghabiskan waktu dan determinasi.

Selanjutnya, untuk memulai, kita harus menelisik tugas terpenting yang telah Allah tentukan kepada kita. Setiap aksi yang kita lakukan mesti bermuara pada penyucian hati dari segala yang dapat membuat Allah murka. Hal ini memang tidak mudah, terutama bagi para remaja dan pemuda. Jadi, langkah pertama agar bisa dekat dengan Allah adalah menyadari tugas kita yaitu beribadah dan taat kepada-Nya.

Di dalam sebuah hadits Qudsi, Rasulullah menginformasikan bahwa Allah bersabda, “Tiada seorang hamba yang mendekatkan diri kepada-Ku seperti dia menunaikan segala kewajiban-Ku ke atas dirinya. Dan sesungguhnya dia akan mendekatkan diri kepada-Ku dengan memperbanyak nawafil (sunnah) sehingga Aku mencintainya. Maka apabila Aku sudah mencintainya, jadilah Aku seumpama kaki yang dia berjalan dengannya dan tangan yang dia memukul dengannya dan lidah yang ia berucap dengannya dan hati yang ia berfikir dengannya. Dan apabila dia memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya dan apabila dia berdoa kepada-Ku niscaya Aku akan mengabulkannya.”

Melaksanakan ibadah yang benar menjadi cara bagi seseorang untuk bisa saleh dan berbuat kebaikan sebagaimana yang telah disebutkan hadits di atas. Beribadah dan taat kepada Allah merupakan langkah besar untuk bisa dekat dengan Sang Pencipta. Ketika seseorang telah meraih ketakwaan dan keshalehan, maka secara otomatis dia akan menjadi orang yang beriman dan senantiasa berbuat kebaikan dan selalu terdepan dari orang lain dalam melakoni kebaikan.

Allah berfirman mengenai hal ini, “Dan orang-orang yang beriman paling dahulu, mereka itulah yang didekatkan kepada Allah. Berada dalam jannah kenikmatan” (Al-Waqi’ah 10-12).

Dia senantiasa mengingat kerendahan dirinya di hadapan Allah, dia akan berdoa kepada-Nya dengan penuh harap dan cemas. Dan pastinya, dia selalu berhasrat untuk dekat dengan-Nya.

Selanjutnya, secara natural orang tersebut akan menyadari bahwa kemurahan hati dan derma merupakan cara lain untuk mendekatkan dirinya kepada Allah. Ini mengingat, Dia mencintai orang-orang yang bersedekekah kepada yang membutuhkan dan membenci orang-orang yang keras hati dan kikir.

Dia juga akan melaksanakan semua ibadah untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Setelah ini semua, ketika dia tetap tidak merasa dekat dengan Allah sebagaimana dikehendakinya, maka ada baiknya jika dia menengok ke lingkungan, teman-teman, anggota keluarga, dan gaya hidupnya. Apakah teman-temannya melalaikan Allah? Apakah mereka melakukan aktivitas-aktivitas yang dibenci-Nya? Apakah mereka menghabiskan banyak waktunya di depan televise menyaksikan program-program yang membuat Allah murka? Atau apakah teman-teman dan anggota keluarnya menjadi factor yang menyebabkan dirinya lemah dalam menjalankan perintah-perintah agama?

Pasalnya, pengaruh teman dekat begitu besar, lebih dari yang dibayangkan seseorang. Seseorang harus berhati-hati memilih teman dekat. Karena jika salah memilih teman, maka dia akan memalingkan kita dari Allah. Hal ini sebagaimana difirmankan-Nya, “Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi” (Al-Munafiqun 9).

Hal-hal tersebut mungkin sangat tidak mudah, terutama bagi generasi muda. Kendati demikian, mereka harus menyadari bahwa mereka adalah pembawa panji Islam dan memiliki andil untuk mempengaruhi teman-teman mereka.
Selain berbagai nasihat di atas, untuk menjaga kedekatan dengan Allah, setiap muslim harus selalu mengingat Allah (zikir).

Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang” (Al-Ahzab 41-42).

Akhirnya, ketika kita meyakini dan mempercayai Kalamullah, maka kita telah menemukan solusi untuk bisa dekat dengan-Nya. Semoga! (ganna/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Hingga akhir hayatnya, ustadz Sanjaya Abdullah mengabdikan diri di jalan dakwah. Kini masa depan yatim Syifani dan Syafina yang masih SD, menjadi tanggungjawab kita hingga baligh...

Latest News
Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Ahad, 07 Feb 2016 09:45

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Ahad, 07 Feb 2016 08:04

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Sabtu, 06 Feb 2016 23:41

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Sabtu, 06 Feb 2016 22:30

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Sabtu, 06 Feb 2016 21:48

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Sabtu, 06 Feb 2016 21:29

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

Sabtu, 06 Feb 2016 20:46

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Sabtu, 06 Feb 2016 20:45

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Sabtu, 06 Feb 2016 20:20

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Sabtu, 06 Feb 2016 20:05

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Sabtu, 06 Feb 2016 19:29

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

Sabtu, 06 Feb 2016 18:59

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Sabtu, 06 Feb 2016 17:51

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

Sabtu, 06 Feb 2016 17:48

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

Sabtu, 06 Feb 2016 17:29

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Sabtu, 06 Feb 2016 16:35

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Sabtu, 06 Feb 2016 14:59

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Sabtu, 06 Feb 2016 14:29

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Sabtu, 06 Feb 2016 13:29

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Sabtu, 06 Feb 2016 13:08



Must Read!
X