Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.232 views

Tata Cara Haji Sesuai Sunah (5)

*Disunahkan bagi jamaah haji untuk wukuf di Arafah diatas kendaraannya, karena Beliau shallawahu ‘alaihi wasallam wukuf diatas untanya (Shahih Sunan Nasa’ie Syaikh Albani), dizaman kita sekarang mobil telah menggantikan tempatnya, maka hendaklah berada diatas mobilnya, kecuali kalau turun dari kendaraan menjadi lebih khusyu’ baginya.

*Tidak boleh meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah sebelum terbenam matahari.

*Apabila matahari terbenam para jamaah haji berangkat ke Muzdalifah dengan tenang dan pelan sambil memperbanyak Talbiyah dalam perjalanan mereka, apabila telah sampai Muzdalifah melaksanakan sholat Maghrib tiga raka’at dan Isya’ dua raka’at dengan jamak, dengan satu adzan dan dua iqomat, dan itu langsung ketika mereka sampai tanpa menunda-nunda( apabila tidak mungkin sampai Muzdalifah sebelum pertengahan malam maka boleh melakukan sholat Maghrib dan Isya’ dalam perjalanan mereka karena kuatir keluar waktu Isya’).

Kemudian para jamaah haji bermalam di Muzdalifah sampai sholat Subuh, kemudian disunahkan setelah sholat untuk wukuf di Masy’aril Haram dengan menghadap Kiblat, memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah dengan mengangkat kedua tangan, sampai cahaya matahari menyebar [ lihat gambar 6] berdasarkan perbuatan Rasulullah shallawahu ‘alaihi wasallam (HR Imam Muslim).

*Dibolehkan bagi yang membawa wanita atau kaum lemah untuk meninggalkan Muzdalifah ke Mina apabila telah berlalu kira-kira dua pertiga malam, berdasarkan perkataan Ibnu Abbas radhiallahu anhuma : ( Rasulullah shallawahu ‘alaihi wasallam mengutusku untuk membawa kaum lemah dari Jamak (Muzdalifah)diwaktu malam)(Muttafaqun ‘alaihi)

*Muzdalifah seluruhnya tempat wukuf, tetapi sunahnya wukuf di Masy’aril Haram seperti sebelumnya, berdasarkan sabda Rasulullah shallawahu ‘alaihi wasallam: ( Aku wukuf disini dan Muzdalifah seluruhnya tempat wukuf )(HR Imam Muslim).

Kemudian para jamaah haji berangkat ke Mina sambil memperbanyak Talbiyah dalam perjalanan mereka, dengan mempercepat jalan ketika sampai Wadi Muhassir, kemudian menuju Jumratul Kubra ( yaitu Jumratul Aqabah) dan melempar tujuh kerikil ( dengan mengambilnya dari Muzdalifah atau Mina jika memudahkan) setiap kerikil kira-kira sebesar biji kacang kedelai [seperti gambar 8].

Masy’aril Haram : sekarang adalah masjid yang terdapat di Muzdalifah [ seperti dalam gambar 6]

Jama’ : dia adalah Muzdalifah, disebut demikian karena para jamaah haji menjama’ sholat maghrib dan Isya’ ditempat tersebut.

Wadi Muhassir : dia lembah antara Mina dan Muzdalifah [seperti dalam gambar 6] disebut demikian karena gajahnya Abrahah berhenti disitu, ditempat itulah azab diturunkan maka disunahkan untuk berjalan cepat.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Keputusan masuk Islam disusul ujian yang bertubi-tubi: fitnah, pengasingan, intimidasi, penculikan, dan penodaan kehormatan. Setitik pun ia tak menyesali keputusan jadi muallaf....

Latest News


Must Read!
X