Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.703 views

Bagaimana Idul Fitri Seperti Rasulullah?

Segala puji bagi Allah shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad keluarganya sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat. Amma ba'du:

Pembaca yang dirahmati Allah Ta'alaa:

Tidak berapa lama lagi bulan Ramadhan akan berlalu dan akan datang bulan Syawal yang dinanti-nanti oleh seluruh kaum muslimin yang merupakan hari kemenangan bagi mereka yang mampu melewati Ramadhan dengan amal ibadah yang maksimal.

Supaya hari raya Idul Fitri yang akan kita lalui bernilai ibadah yang mendatangkan pahala tentu yang pertama harus ikhlas mengharap ridho Allah dan menjalaninya sesuai dengan contoh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu bagaimana melalui Idul Fitri sesuai dengan beliau?

Berikut ini kami coba mengulas beberapa adab dan sunah dalam berhari raya mudah-mudahan bermanfaat.

Makna Ied:

Kata “ Ied “ berasal dari kata “ Al-‘aud “ yang artinya kembali karena ia berulang kembali dan datang dengan kegembiraan. Sedangkan dalam bahasa kita sering disebut dengan hari raya.

Islam dalam syariatnya hanya mengakui dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha, ditambah hari raya mingguan yaitu hari Jumat sebagaimana ditetapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau datang ke Madinah dan melihat mereka memiliki hari raya lain.

Adab-adab dalam hari raya:

1- Disunahkan mandi dan berpakaian paling bagus yang dimiliki pada hari raya:

Diriwayatkan dari Nafi’: (bahwa Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu dahulu biasa mandi pada hari Idul Fitri sebelum keluar ke tempat sholat) Atsar riwayat Imam Malik dalam Al-Muwatha’ dengan sanad yang shahih.

Diriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad dari ayahnya dari kakeknya radhiallahu anhuma berkata: (Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memakai pakaian burdah dari Yaman yang bercorak disetiap hari raya) HR Imam Syafi’e.

2- Disunahkan makan atau minum sebelum sholat Idul Fitri:

Diriwayatkan dari Anas radhiallahu anhu berkata: (Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya tidak berangkat ke tempat sholat  hari raya sampai makan kurma dan Beliau makan dalam jumlah ganjil) HR Ahmad dan Bukhari. Dan ini pada waktu hari raya Idul Fitri.

3- Disunahkan tidak makan atau minum sebelum sholat Idul Adha sampai menyembelih hewan kurban:

Diriwayatkan juga dari Buraidah radhiallahu anhu berkata: (Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak berangkat ke tempat sholat Ied sampai beliau makan, dan beliau tidak makan pada hari raya Idul Adha sampai beliau pulang (dari sholat) lalu beliau makan dari sembelihannya) HR Ibnu Majah, Turmudzi dan Ahmad .

Muhallab berkata dalam hal ini: “ hikmah disunahkan makan sebelum sholat Idul Fitri supaya tidak ada sangkaan bahwa puasa masih wajib sampai sholat Ied, sehingga beliau ingin menutup pintu kesalahan ini “.

Ibnu Abi Hamzah berkata: “ ketika kewajiban berbuka datang setelah kewajiban puasa maka disunahkan menyegerakan berbuka sebagai wujud pelaksanaan perintah Allah Ta’alaa “.

Ibnu Qudamah berkata: “dan hikmah mengakhirkan makan sesudah sholat Idul Adha bahwa hari itu disyariatkan menyembelih hewan kurban dan makan dari sembelihannya, maka disunahkan pertama kali berbuka dari sembelihannya “.

4- Disunahkan mengeluarkan seluruh kaum muslimin pada hari raya termasuk wanita:

Diriwayatkan dari Ummu ‘Athiyah radhiallahu anha berkata: (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami untuk mengeluarkan wanita-wanita pada hari raya Idul Fitri dan Adha yaitu wanita-wanita baligh, haidh dan sedang dipingit , adapun wanita-wanita yang haidh mereka menjauhi tempat sholat) dalam lafal lain (menjauhi tempat sholat dan menyaksikan kebaikan dan doa kaum muslimin, maka aku berkata : wahai Rasulullah sebagian kami tidak memiliki jilbab , Beliau berkata : hendaklah sebagian kalian meminjamkannya untuk saudaranya) HR Bukhari dan Muslim dan yang lainnya.

Imam Syaukani berkata: “hadits tersebut dan semacamnya menjelaskan disyariatkannya mengeluarkan wanita dalam dua hari raya ke tempat sholat tanpa membedakan antara gadis atau yang menikah, yang masih muda atau lansia, yang haidh atau tidak, kecuali yang sedang dalam keadaan iddah atau karena adanya fitnah atau yang sedang dalam uzur”.

Namun tempat wanita terpisah dari laki-laki sehingga tidak terjadi ikhtilath yang menyebabkan fitnah sebagaimana diriwayatkan oleh Jabir radhiallahu anhu : (….ketika Rasulullah selesai memberi nasihat kepada kaum pria beliau turun minbar lalu mendatangi wanita dan mengingatkan mereka)HR Muslim.

Imam Syaukani berkata: “dalam hadits ini menunjukkan adanya pemisahan tempat untuk wanita apabila mereka menghadiri perkumpulan laki-laki karena ikhtilath merupakan sebab fitnah yang ditimbulkan karena melihat dan lainnya “.

5- Disunahkan mendatangi tempat sholat dengan berjalan kaki :

Apabila tempat sholat bisa dijangkau dengan berjalan kaki maka disunahkan mendatanginya dengan berjalan kaki sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Umar radhiallahu anhu berkata : (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa keluar ke tempat sholat Ied dengan berjalan kaki dan pulang juga berjalan kaki) HR Ibnu Majah dan dishahihkan Syeikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ nomor :4932.

6- Disunahkan melalui jalan berbeda ketika pergi dan pulang dari sholat Ied:

Diriwayatkan dari Jabir radhiallahu anhu berkata: (Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila ke tempat sholat Hari Raya beliau biasa melewati jalan berbeda ketika pergi dan pulang) HR Imam Bukhari.

Hadits ini dan yang semacamnya menunjukkan disunahkan pergi ke tempat sholat Ied melalui jalan yang berbeda ketika pulang baik untuk Imam maupun Makmum dan ini pendapat kebanyakan ulama seperti dikatakan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari.

Dan hikmah membedakan jalan pergi dan pulang sebagaimana dikatakan Al-Munawi dalam Faidhul Qadir: (supaya selamat dari gangguan orang yang ada dikedua jalan tersebut, atau untuk keberkahan, atau untuk memenuhi hajat pada kedua jalan itu, atau untuk menampakkan syiar Islam pada keduanya, atau supaya membuat marah orang-orang munafik yang ada dikedua jalan itu).

Ibnu Qayyim menambahkan: (yang paling benar adalah untuk semua hikmah yang disebutkan atau yang lainnya).

7- Disunahkan bertakbir pada hari raya dengan jahar dijalanan dan tempat sholat sampai imam keluar :

Diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiallahu anhu: (bahwa apabila berangkat ke tempat sholat beliau bertakbir yaitu bertakbir dengan suara keras).

Dalam riwayat lain: (beliau berangkat ke tempat sholat pada hari raya apabila matahari telah terbit lalu bertakbir sampai mendatangi tempat sholat lalu bertakbir ditempat sholat sampai ketika imam telah duduk beliau berhenti bertakbir ) Keduanya riwayat Imam Syafi’ie dan dishahihkan dalam Shahih Al-Jami’ nomer : 4934.

Berkata Al-Munawi dalam Faidhul Qadir: (beliau keluar pada saat dua hari raya ketempat sholat yang ada pada gerbang timur Madinah yang berjarak seribu hasta dari pintu masjid).

Berkata ibnu Syaibah: berkata Ibnu Qayyim : beliau tidak pernah sholat Ied di masjidnya kecuali sekali karena hujan bahkan beliau selalu melakukannya di lapangan. Dan menurut mazhab Hanafi : bahwa sholat di lapangan lebih utama dari di masjid, dan berkata Malikiyah dan Hanbaliyah : kecuali di Mekah. Dan berkata ulama Syafiiyyah : kecuali di tiga masjid lebih utama karena keutamaan ketika masjid tersebut.

Sifat takbir :

Berkata Imam Syaukani dalam Nailul Authar : adapun sifat takbir maka riwayat yang paling shahih yang dikeluarkan Abdur Razaq dengan sanad yang shahih dari Salman berkata : “ bertakbirlah Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar

Dan diriwayatkan dari Sa’id bin Jubair dan Mujahid dan Abdur Rahman bin Abi Laila dikeluarkan AL Firyani dalam kitab “Iedaini” juga pendapat Imam Syafi’ie dengan tambahan : Walillahil hamdu.

Dalam riwayat lain: bertakbir tiga kali dan menambah Laa Ilaaha Illa LLah wahdahu Laa Syariika lahu …

Dalam riwayat lain : bertakbir dua kali dan setelahnya Laa Ilaaha Illa LLah waLLahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu, diriwayatkan dari Umar dan Ibnu Mas’ud dan dipegang oleh Imam Ahmad dan Ishaq.

Adapun dizaman ini ada beberapa tambahan dalam lafaz takbir yang tidak ada asalnya. Wallahu a’lam.

(ar/voa-islam.com)

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC salurkan bantuan Rp 3.500.000 untuk biaya persalinan bayi Mujahid Asir (terpenjara). Mari bantu pendidikan, kesejahteraan dan kebutuhan darurat keluarga mujahidin....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Latest News
Redakan Stres pada Pasangan dengan Menggenggam Tangannya

Redakan Stres pada Pasangan dengan Menggenggam Tangannya

Kamis, 26 May 2016 10:41

Persis Khawatirkan Tingginya Angka Perceraian Pasangan Muslim di Indonesia

Persis Khawatirkan Tingginya Angka Perceraian Pasangan Muslim di Indonesia

Kamis, 26 May 2016 10:30

Banyaknya Penganut Sunda Wiwitan Harus Jadi Fokus Ulama Bekasi

Banyaknya Penganut Sunda Wiwitan Harus Jadi Fokus Ulama Bekasi

Kamis, 26 May 2016 09:47

Pesawat Tempur Zionis Israel Luncurkan 2 Serang udara ke Jalur gaza

Pesawat Tempur Zionis Israel Luncurkan 2 Serang udara ke Jalur gaza

Kamis, 26 May 2016 09:32

Ahok: Gue Kasih Tahu ke Lu, Bir Itu Bukan Miras

Ahok: Gue Kasih Tahu ke Lu, Bir Itu Bukan Miras

Kamis, 26 May 2016 08:24

Soal Miras, Persis: Pemerintah Harusnya Utamakan Moralitas, Jangan  Non-Islam dan Wisatawan

Soal Miras, Persis: Pemerintah Harusnya Utamakan Moralitas, Jangan Non-Islam dan Wisatawan

Kamis, 26 May 2016 07:16

Pengamat Ini Berharap Gerindra Tetap Menjadi Oposisi Hingga 2019

Pengamat Ini Berharap Gerindra Tetap Menjadi Oposisi Hingga 2019

Kamis, 26 May 2016 07:01

Presiden Jokowi Umumkan Hukuman Kebiri bagi Pemerkosa

Presiden Jokowi Umumkan Hukuman Kebiri bagi Pemerkosa

Kamis, 26 May 2016 06:23

Gerindra Dihimbau Jangan Andalkan Konferensi Pers Saat Mengkritik Kebijakan Jokowi

Gerindra Dihimbau Jangan Andalkan Konferensi Pers Saat Mengkritik Kebijakan Jokowi

Kamis, 26 May 2016 05:01

Partai Oposisi Dihimbau Maksimalkan Perlawanan terhadap Kebijakan Anti Rakyat dari Pemerintah

Partai Oposisi Dihimbau Maksimalkan Perlawanan terhadap Kebijakan Anti Rakyat dari Pemerintah

Rabu, 25 May 2016 23:33

Kivlan Zein:  Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Kivlan Zein: Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Rabu, 25 May 2016 22:27

Pasukan Filipina Klaim Kuasai Sebuah Kamp Abu Sayyaf di Sulu

Pasukan Filipina Klaim Kuasai Sebuah Kamp Abu Sayyaf di Sulu

Rabu, 25 May 2016 21:52

Mampukah Gerindra Menjadi Oposisi seperti PDIP terhadap SBY?

Mampukah Gerindra Menjadi Oposisi seperti PDIP terhadap SBY?

Rabu, 25 May 2016 21:33

Surat Terbuka dari Bumi Jihad Fallujah, Kota yang 'Dilupakan' Dunia

Surat Terbuka dari Bumi Jihad Fallujah, Kota yang 'Dilupakan' Dunia

Rabu, 25 May 2016 20:49

Alat Pendeteksi Emosi, Cara Mengetahui Apakah Seseorang Tertarik pada Kita

Alat Pendeteksi Emosi, Cara Mengetahui Apakah Seseorang Tertarik pada Kita

Rabu, 25 May 2016 20:01

Himbauan hanya Retorika, Kenaikan Harga Barang Jelang Ramadhan Tidak dapat Dihindari

Himbauan hanya Retorika, Kenaikan Harga Barang Jelang Ramadhan Tidak dapat Dihindari

Rabu, 25 May 2016 19:33

Kran Impor Dibuka Luas Sebabkan Pelaku Usaha Terancam Bangkrut

Kran Impor Dibuka Luas Sebabkan Pelaku Usaha Terancam Bangkrut

Rabu, 25 May 2016 17:33

Taliban Afghanistan Tunjuk Mullah Haibatullah Akhundza sebagai Amir Baru Gantikan Mullah Mansour

Taliban Afghanistan Tunjuk Mullah Haibatullah Akhundza sebagai Amir Baru Gantikan Mullah Mansour

Rabu, 25 May 2016 15:55

Yang Tidak Salah Disalahkan, Lembaga Diancam, Modal DPRD untuk Makzulkan Ahok

Yang Tidak Salah Disalahkan, Lembaga Diancam, Modal DPRD untuk Makzulkan Ahok

Rabu, 25 May 2016 15:33

Ada Fakta & Data, GPII: Untuk Pendekatan Hukum, Ahok Sudah dapat Dijadikan Tersangka

Ada Fakta & Data, GPII: Untuk Pendekatan Hukum, Ahok Sudah dapat Dijadikan Tersangka

Rabu, 25 May 2016 13:33


Must Read!
X