Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.778 views

Hukum Shalat Orang yang Membaca Takbir Saat Bangkit dari Ruku'

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Saya teringat pengalaman sepuluh tahun lalu saat saya dan teman-teman satu angkatan di pesantern melakukan bakti sosial dan dakwah lapangan di wilayah Plupuh, Sragen, Jawa Tengah. Imam Masjid tempat kami melaksanakan praktek dakwah lapangan tersebut terhitung sudah sangat tua. Tapi suaranya masih sangat jelas dalam melafazkan bacaan-bacaan shalat. Hanya saja saat berdiri dari ruku' untuk i'tidal, beliau membaca Allahu Akbar, tidak membaca Sami'allahu Liman Hamidah. Karena saat itu kami masih berstatus sebagai santri, usia kami masih sangat muda. Bahkan bisa dibilang remaja. Dengan berbagai pertimbangan, kami tidak menyinggung kesalahan tersebut karena masih banyak materi lain yang lebih diprioritaskan.

Boleh jadi kasus serupa didapatkan di tempat lain. Kemudian yang menjadi pertanyaan, bagaimana hukum shalat orang yang saat bangkit dari ruku' membaca takbir? Bagaimana status shalat orang yang bermakmum di belakangnya, apakah harus mengulangi shalatnya?

Sesungguhnya mengucapkan kalimat Tasmi' (Sami'allahu Liman Hamidah) saat bangkit dari ruku' termasuk dari perintah wajib dalam shalat, berdasarkan pendapat yang lebih shahih. Karenanya tidak boleh menyengaja merubah kalimat Tasmi' dengan takbir. Ketentuan shalat yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah seperti ini. Maka siapa yang menyengaja melakukan perubahan, batallah shalatnya menurut pendapat sebagian ulama, karena ia sengaja meninggalkan kewajiban dalam shalat.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذَا قَامَ إلَى الصَّلَاةِ يُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ ، ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْكَعُ ثُمَّ يَقُولُ : سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ حِينَ يَرْفَعُ صُلْبَهُ مِنْ الرُّكُوعِ

"Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, apabila berdiri shalat beliau ebrtakbir saat berdiri, lalu bertakbir saat ruku', kemudian mengucapkan Sami'allahu Liman Hamidah saat mengangkat tulangnya dari ruku'. . ." (Muttafaq 'Alaih)

Oleh karenanya, siapa yang meninggalkan salah satu dari perkara-perkara wajib dalam shalat, di antaranya mengucapkan kalimat Tasmi' (Sami'allahu Liman Hamidah) tidak batal shalatnya, kecuali jika disengaja. Jika meninggalkannya karena lupa atau tidak tahu, maka shalatnya dan shalat orang yang bermakmuk kepadanya itu sah. Tapi ia harus melakukan sujud sahwi jika ia teringat atau mengetahui hukumnya dan belum berselang lama. Jika sudah berselang lama, tidak diharuskan sujud sahwi karena telah berlalu kesempatannya.

Disebutkan dalam Daqaid Uli al-Nuha (1/219): "Siapa meninggalkan satu perkara wajib karena jahil (tidak tahu) hukumnya, disebabkan tidak pernah mendengar ada seorang alim pun yang mengatakan wajibnya itu, maka ia seperti orang lupa, ia sujud sahwi, jika sudah tahu sebelum lewat kesempatannya (jauh jaraknya). Jika tidak, maka tidak perlu sujud sahwi, dan shalatnya sah."

Syaikh Abdul Aziz bin Bazz rahimahullah pernah ditanya: "Apa yang harus dilakukan imam atau makmum kalau ia mengucapkan, "Allahu Akbar" sebagai ganti Sami'allahu Liman Hamidah atau sebaliknya?"

Beliau menjawab, "Ia tidak boleh menyengajanya. Tetapi wajib bagi orang yang sedang shalat supaya mengerjakan shalat sebagaimana Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam shalat, ia bertakbir pada tempatnya dan bertasmi' (Sami'allahu Liman Hamidah) pada tempatnya. Dan membaca "Rabbanaa wa Laka al-Hamd" (tahmid) di tempatnya. Siapa yang menyalahi hal itu karena lupa, ia tidak berdosa. Tapi ia wajib sujud sahwi jika ia menjadi imam atau shalat sendirian." (Majmu' Fatawa wa Maqalaat Mutanawwi'ah: 29/286)

Sementara menggabung antara Tasmi' dan Tahmid bagi makmum itu bagian dari yang diperselisihkan para ulama. Imam Syafi'i rahimahullah menganjurkannya, yakni menyunnahkan bagi makmum untuk membaca tasmi' dan tahmid sekaligus. Walaupun pendapat yang lebih kuat, bagi makmum mencukupkan dengan membaca tahmid saja.  

Kesimpulan

Maka shalat seorang tua di salah satu desa terpencil di kecamatan Plupuh, Sragen, Jawa Tengah di atas adalah sah, baik dia sebagai imam ataupun para makmum di belakangnya. Karena ia tidak sengaja meninggalkan tasmi' dan tahmid, tapi ia meninggalkannya karena tidak tahu. Wallahu Ta'ala a'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Dubes Saudi: Milisi Syi'ah Hizbullat Beroperasi di Yaman Bersama Pemberontak Houtsi

Dubes Saudi: Milisi Syi'ah Hizbullat Beroperasi di Yaman Bersama Pemberontak Houtsi

Eksklusif : Saudi Menolak Melindungi Presiden Yaman Abdullah Saleh dan Anaknya

Eksklusif : Saudi Menolak Melindungi Presiden Yaman Abdullah Saleh dan Anaknya

Fakta Persidangan: Pejuang Nahi Munkar Solo Datang Sesudah Oknum Warga yang Mabok Berdarah

Fakta Persidangan: Pejuang Nahi Munkar Solo Datang Sesudah Oknum Warga yang Mabok Berdarah

Mengapa Arab Saudi Melakukan Serangan ke Yaman?

Mengapa Arab Saudi Melakukan Serangan ke Yaman?

Ribuan Mahasiswa Masuk Jakarta Menjelang Aksi 20 Mei

Ribuan Mahasiswa Masuk Jakarta Menjelang Aksi 20 Mei

Pendeta Saefuddin Ibrahim Menista Allah, Rasul, Islam, dan Ormas Islam

Pendeta Saefuddin Ibrahim Menista Allah, Rasul, Islam, dan Ormas Islam

Antara Tommy Soeharto, Saut Situmorang, Sitok Srengenge, dan Nek Masiah

Antara Tommy Soeharto, Saut Situmorang, Sitok Srengenge, dan Nek Masiah

Lebih Utama Mana, Membaca Al-Qur'an Sampai Hatam atau Menghafalnya?

Lebih Utama Mana, Membaca Al-Qur'an Sampai Hatam atau Menghafalnya?

Sebut Kondisi Saat Ini Mirip Tahun 1988, Alumni UI Serukan Mahasiswa untuk Bergerak dan Jangan Diam

Sebut Kondisi Saat Ini Mirip Tahun 1988, Alumni UI Serukan Mahasiswa untuk Bergerak dan Jangan Diam

Wartawan Senior ANTV Bongkar Dagelan Operasi Densus 88 Tentang Penangkapan Terduga ISIS di Indonesia

Wartawan Senior ANTV Bongkar Dagelan Operasi Densus 88 Tentang Penangkapan Terduga ISIS di Indonesia

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Kuasai Sebagian Besar Kota Idlib

SOHR: Jabhat Al-Nusrah dan Sekutunya Kuasai Sebagian Besar Kota Idlib

Serangan Mematikan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu Berakhir, 17 Tewas 28 Terluka

Serangan Mematikan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu Berakhir, 17 Tewas 28 Terluka

Persiapan Serangan Darat, Arab Saudi dan Mesir Kerahkan Kapal Perang ke Lepas Pantai Yaman

Persiapan Serangan Darat, Arab Saudi dan Mesir Kerahkan Kapal Perang ke Lepas Pantai Yaman

PBB Pindahkan 100 Lebih Staf dari Ibukota Yaman Sana'a

PBB Pindahkan 100 Lebih Staf dari Ibukota Yaman Sana'a

Menlu Turki: AS Tunda Rencana Latih Pejuang Oposisi Sekuler Suriah

Menlu Turki: AS Tunda Rencana Latih Pejuang Oposisi Sekuler Suriah

Elite Dapat Jabatan, Wong Cilik Dapat Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa pun Marah

Elite Dapat Jabatan, Wong Cilik Dapat Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa pun Marah

DPR Tolak Lakukan Uji Kelayakan untuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri

DPR Tolak Lakukan Uji Kelayakan untuk Badrodin Haiti sebagai Calon Kapolri

Mantan Aktivis Mahasiswa Tahun 1970-an: Jokowi Semakin Kacau-balau

Mantan Aktivis Mahasiswa Tahun 1970-an: Jokowi Semakin Kacau-balau

Koalisi Mujahidin Jaisyul Fath Semakin Bergerak Maju di Kota Idlib yang Dikuasai Rezim Assad

Koalisi Mujahidin Jaisyul Fath Semakin Bergerak Maju di Kota Idlib yang Dikuasai Rezim Assad

Berebut Kekuasaan, Sesama Milisi Suriah Pro-Assad Bentrok di Hasakah

Berebut Kekuasaan, Sesama Milisi Suriah Pro-Assad Bentrok di Hasakah



Must Read!
X