Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.857 views

Sang Al-Mujahid Tuanku Imam Bonjol, di Gugat Kepahlawanannya

Sejarah Indonesia memasukkan nama Imam Bonjol sebagai salah seorang pahlawan bagi bangsa ini, tidak hanya pemerintah yang nasionalis, umat Islam khususnya juga menganggapnya sebagai seorang mujahid, karena perjuangannya dahulu melawan tentara penjajah kafir Belanda.

Namun belakangan ini kepahlawanan Imam Bonjol mulai digugat oleh sekelompok orang di dunia maya. Melalui sebuah seruan petisi di internet sang pembuat petisi membuat tuduhan-tuduhan kepada sang pahlawan sekaligus Mujahid Asy Syahid (insya Allah) Tuanku Imam Bonjol Allahuyarham.

Surat petisi yang ditujukan kepada pemerintah Republik Indonesia ini mendesak agar Pemerintah Republik Indonesia segera membatalkan pengangkatan Tuanku Imam Bonjol sebagai Pahlawan Pejuang Kemerdekaan, dan meluruskan sejarah Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, sejarah tanah Sumatra, dan sejarah Republik Indonesia.

Surat petisi yang ditujukan kepada pemerintah Republik Indonesia ini mendesak agar Pemerintah Republik Indonesia segera membatalkan pengangkatan Tuanku Imam Bonjol sebagai Pahlawan Pejuang Kemerdekaan, dan meluruskan sejarah Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, sejarah tanah Sumatra, dan sejarah Republik Indonesia.

Tuanku Imam Bonjol, yang diangkat sebagai Pahlawan Perjuangan Kemerdekaan dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 Nopember 1973, difitnah telah berkhianat pada Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, membantai keluarga kerajaan, memimpin invasi ke Tanah Batak yang menewaskan lebih satu juta jiwa, menyerang Kerajaan Batak Bakkara dan menewaskan Sisingamangaraja X, bertanggung-jawab atas masuknya Kerajaan Belanda di tanah Sumatera Utara dan Minangkabau.

Di dalam petisi itu juga dihubung-hubungkan latar belakang Tuanku Imam Bonjol yang dianggap memiliki kaitan dengan gerakan Wahabi di Arab Saudi dan Taliban serta Al Qaeda di Afghaistan.

Menurut laporan, petisi ini dibuat dan ditulis oleh seorang bernama Mudy Situmorang yang menuliskan alamat email [email protected] Selengkapnya, petisi ini berlamat di link site berikut http://www.petitiononline.com/bonjol/petition.html

Hingga berita ini diturunkan, petisi ini telah ditandatangani 100 netter. Penandatangan petisi ini bisa dilihat di link site berikut ini http://www.petitiononline.com/mod_perl/signed.cgi?bonjol&51 dan  http://www.petitiononline.com/mod_perl/signed.cgi?bonjol&1.

Konon, jika sudah sampai 500, petisi itu akan diserahkan kepada pemerintah RI.

Sebetulnya, petisi ini sudah lama di-launching. menurut hasil penelusun, tercatat rekam jejak upaya penggalangan dukungan petisi yang diajukan oleh Mudy Situmorang sejak tahun 2007. Namun, hingga saat ini pemerintah RI terlihat belum mengupayakan langkah-langkah strategis untuk menangkap sang provokator. Sebagaimana diketahui, berdasarkan penelusuran, Mudy Situmorang, pemuda asal tanah Samosir, pernah tercatat beralamat di PT Abdi Sabda Nusantara, Jl Cikini Raya 58 HH- Jakarta.

Sebetulnya, petisi ini sudah lama di-launching. menurut hasil penelusun, tercatat rekam jejak upaya penggalangan dukungan petisi yang diajukan oleh Mudy Situmorang sejak tahun 2007. Namun, hingga saat ini pemerintah RI terlihat belum mengupayakan langkah-langkah strategis untuk menangkap sang provokator. Sebagaimana diketahui, berdasarkan penelusuran, Mudy Situmorang, pemuda asal tanah Samosir, pernah tercatat beralamat di PT Abdi Sabda Nusantara, Jl Cikini Raya 58 HH- Jakarta.

 

Berikut kutipan fitnah-fitnah yang dikemukakan di dalam petisi itu:

   1. Tuanku Imam Bonjol adalah salah satu panglima utama Gerakan Wahabbi Paderi (1801 - 1838)  dibawah Tuanku Nan Renceh, dan kemudian menjadi pimpinan Gerakan Wahabbi Paderi. Gerakan ini memiliki aliran yang sama dengan Taliban dan Al-Qaeda, yaitu Wahabbi ekstrim.
   2. Gerakan Wahabbi Paderi melakukan pemberontakan bersenjata (1803 - 1838) pada Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, dan melakukan pembantaian kejam atas Sultan Arifin Muning Alam Syah beserta keluarga dan pembesar Kerajaan dalam perundingan damai pada 1908 di Tanah Datar.
   3. Gerakan Wahabbi Paderi memaksa Pemerintah Kerajaan Minangkabau di pembuangan, dibawah Sultan Alam Bagagarsyah (lolos dari pembantaian Paderi 1908) untuk melibatkan Kerajaan Belanda, yang berujung pada aneksasi Minangkabau kedalam Hindia Belanda (10 Februari 1821).
   4. Tuanku Imam Bonjol memperoleh kewenangan dari Tuanku Nan Renceh untuk memimpin Benteng Bonjol (1808) atas jasanya dalam serangan ke pusat Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung di Tanah Datar. Tuanku Imam Bonjol mendapat mandat untuk menyerang dan menguasai wilayah Utara Minangkabau.
   5. Tuanku Imam Bonjol adalah pimpinan Gerakan Wahabbi Paderi yang melakukan invasi ke Tanah Batak (1815 - 1820).
   6. Invasi ke Tanah Batak menewaskan jutaan orang akibat perang, penjarahan, kelaparan, dan wabah kolera yang timbul sebagai dampak invasi. Invasi diwarnai penjarahan, penculikan, pemerkosaan, perbudakan, dan pembantaian. Invasi menewaskan Sisingamangaraja X, Raja Bakkara (1819), melemahkan kerajaan tersebut dalam perang di kemudian hari melawan invasi Kerajaan Belanda.

FITNAH LAMA

Pernah tercatat, Majalah Tempo edisi 34/XXXVI/15-21 Oktober 2007, misalnya, menurunkan laporan khusus mengenai kontroversi kebrutalan Kaum Paderi yang terjadi dalam perang di dataran tinggi Minangkabau (1803-1837). Laporan itu dipicu oleh dipublikasikannya kembali buku Mangaraja Onggang Parlindungan, Pongkinangolngolan Sinamabela gelar Tuanku Rao: Teror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833 (Yogyakarta: LKiS, 2006) (pertama kali diterbitkan oleh Penerbit Tandjung Pengharapan, Djakarta, [1964]) dan satu buku lain karangan Basyral Hamidy Harahap, Greget Tuanku Rao (: Komunitas Bambu, 2007). Ketiganya terkenal sebagai penerbit kaum pengusung liberalisme agama.

Dalam buku itu, dan merujuk laporan Tempo di atas, diceritakan kembali kekejaman dan kebrutalan yang telah dilakukan Kaum Paderi waktu mereka melakukan invasi ke Tanah Batak. Kedua penulis, yang kebetulan berasal dari Tanah Batak, menceritakan penderitaan nenek moyang mereka selama serangan pasukan Paderi antara 1816-1833 di Tanah Batak yang dipimpin oleh komandan-komandan Paderi seperti Tuanku Rao, Tuanku Lelo, Tuanku Asahan, dll.

Dalam kedua buku itu dikatakan pula bahwa Kaum Paderi mengembangkan gerakan Wahabi di Sumatera setelah tiga pendirinya, Haji Miskin, Haji Sumaniak, dan Haji Piobang terpengaruh oleh gerakan itu sewaktu mereka berada di Tanah Arab dan kembali ke Minangkabau tahun 1803.

Menanggap kedua buku “sesat” itu, pengurus Lembaga Adat Melayu Riau, Prof. Dr. Suwardi. MS, pernah berujar dalam makalahnya yang disampaikan pada Seminar yang bertajuk Sejarah Perang Paderi 1803-1838 di kantor Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (22/1/08), merekomendasikan masyarakat Melayu Riau untuk menentang peredaran kedua buku tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta “kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan menindak para pihak yang terlibat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam seminar yang terselenggara antara Arsip Nasional Republik Indonesia dengan Gebu Minang dan Sekretariat Nasional Masyarakat Hukum Adat itu, hadir sebagai pembicara antara lain Prof. Dr. Taufik Abdullah, Prof. Dr. Amir Syarifuddin, Prof. Dr. Franz Magnis Suseno, Prof. Dr. Asmaniar Idris, M.Pd, Ilhamdi Taufik, SH, MA, H. Bisma Siregar, SH, Batara Hutagalung, dan Dr Syafnir Aboe Naim.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Saat Kata Berubah jadi Duri dan Melukai Hati

Saat Kata Berubah jadi Duri dan Melukai Hati

Kamis, 25 Aug 2016 22:24

Cegah Kristenisasi, Umat Islam Diminta Tingkatkan Dakwah

Cegah Kristenisasi, Umat Islam Diminta Tingkatkan Dakwah

Kamis, 25 Aug 2016 22:00

Suka atau Tidak, Kita Salah Memilih Pemimpin DKI, Mantan Wagub: Mari Bung Rebut Kembali

Suka atau Tidak, Kita Salah Memilih Pemimpin DKI, Mantan Wagub: Mari Bung Rebut Kembali

Kamis, 25 Aug 2016 21:49

Perombakan Kabinet, Bukan untuk Kesejahteraan Rakyat

Perombakan Kabinet, Bukan untuk Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 25 Aug 2016 21:46

Rumah Amanah Rakyat: Kembalikan UUD 45 Asli dan Bentuk Perlawanan terhadap Balaikota (Ahok)

Rumah Amanah Rakyat: Kembalikan UUD 45 Asli dan Bentuk Perlawanan terhadap Balaikota (Ahok)

Kamis, 25 Aug 2016 19:49

Apakah Benar-benar Merdeka?

Apakah Benar-benar Merdeka?

Kamis, 25 Aug 2016 19:47

Nusron Wahid Digugat dalam Dialog 'Santri Bicara Pilkada DKI'

Nusron Wahid Digugat dalam Dialog 'Santri Bicara Pilkada DKI'

Kamis, 25 Aug 2016 19:25

Ustadz Roy 'Nyangkut' di Sipi

Ustadz Roy 'Nyangkut' di Sipi

Kamis, 25 Aug 2016 19:15

Haji Lulung: Ahok Itu Psikopat dan Tukang Bohong, Kita Harus Ganti Gubernur!

Haji Lulung: Ahok Itu Psikopat dan Tukang Bohong, Kita Harus Ganti Gubernur!

Kamis, 25 Aug 2016 17:49

Turki Kirim Tambahan 9 Tank Militer ke Kota Jarablus Suriah

Turki Kirim Tambahan 9 Tank Militer ke Kota Jarablus Suriah

Kamis, 25 Aug 2016 17:00

DPRD Ajak Wakil Rakyat Lainnya Kembali ke UUD 45 Asli untuk Martabat dan Kedaulatan RI

DPRD Ajak Wakil Rakyat Lainnya Kembali ke UUD 45 Asli untuk Martabat dan Kedaulatan RI

Kamis, 25 Aug 2016 15:49

12 Orang Tewas dalam Serangan di Universitas Amerika di Kabul Afghanistan

12 Orang Tewas dalam Serangan di Universitas Amerika di Kabul Afghanistan

Kamis, 25 Aug 2016 15:38

Cina Kelilingi dan Patroli, Mantan Pimpinan KPK: Indonesia Sudah Tidak Ada Harga Diri dan Martabat

Cina Kelilingi dan Patroli, Mantan Pimpinan KPK: Indonesia Sudah Tidak Ada Harga Diri dan Martabat

Kamis, 25 Aug 2016 13:49

KPAI Anggap Pasal Perzinahan Renggut Hak Anak

KPAI Anggap Pasal Perzinahan Renggut Hak Anak

Kamis, 25 Aug 2016 12:35

Neofasis: Taipan dan Pengembang di DKI Gusur Warga Kecil lalu Ditempatkan di Rusunawa

Neofasis: Taipan dan Pengembang di DKI Gusur Warga Kecil lalu Ditempatkan di Rusunawa

Kamis, 25 Aug 2016 11:49

Pejabat Prancis Ancam Pidanakan Penyebar Foto Polisi Nice Paksa Muslimah Lepas Burkini

Pejabat Prancis Ancam Pidanakan Penyebar Foto Polisi Nice Paksa Muslimah Lepas Burkini

Kamis, 25 Aug 2016 10:59

Indonesia Akan Hancur bila Alim Ulama dan Tokoh Nasional Tidak Peduli Keadaan

Indonesia Akan Hancur bila Alim Ulama dan Tokoh Nasional Tidak Peduli Keadaan

Kamis, 25 Aug 2016 09:49

Pelarangan Burkini, Muslimah Dipaksa Melepasnya di Tempat Umum oleh Polisi Perancis

Pelarangan Burkini, Muslimah Dipaksa Melepasnya di Tempat Umum oleh Polisi Perancis

Kamis, 25 Aug 2016 09:14

KPAI: Pemerintah Musnahkan Generasi Jika Tidak Pidanakan Pelaku LGBT

KPAI: Pemerintah Musnahkan Generasi Jika Tidak Pidanakan Pelaku LGBT

Kamis, 25 Aug 2016 08:20

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Kamis, 25 Aug 2016 07:10


Must Read!
X