Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.947 views

Sang Al-Mujahid Tuanku Imam Bonjol, di Gugat Kepahlawanannya

Sejarah Indonesia memasukkan nama Imam Bonjol sebagai salah seorang pahlawan bagi bangsa ini, tidak hanya pemerintah yang nasionalis, umat Islam khususnya juga menganggapnya sebagai seorang mujahid, karena perjuangannya dahulu melawan tentara penjajah kafir Belanda.

Namun belakangan ini kepahlawanan Imam Bonjol mulai digugat oleh sekelompok orang di dunia maya. Melalui sebuah seruan petisi di internet sang pembuat petisi membuat tuduhan-tuduhan kepada sang pahlawan sekaligus Mujahid Asy Syahid (insya Allah) Tuanku Imam Bonjol Allahuyarham.

Surat petisi yang ditujukan kepada pemerintah Republik Indonesia ini mendesak agar Pemerintah Republik Indonesia segera membatalkan pengangkatan Tuanku Imam Bonjol sebagai Pahlawan Pejuang Kemerdekaan, dan meluruskan sejarah Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, sejarah tanah Sumatra, dan sejarah Republik Indonesia.

Surat petisi yang ditujukan kepada pemerintah Republik Indonesia ini mendesak agar Pemerintah Republik Indonesia segera membatalkan pengangkatan Tuanku Imam Bonjol sebagai Pahlawan Pejuang Kemerdekaan, dan meluruskan sejarah Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, sejarah tanah Sumatra, dan sejarah Republik Indonesia.

Tuanku Imam Bonjol, yang diangkat sebagai Pahlawan Perjuangan Kemerdekaan dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 Nopember 1973, difitnah telah berkhianat pada Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, membantai keluarga kerajaan, memimpin invasi ke Tanah Batak yang menewaskan lebih satu juta jiwa, menyerang Kerajaan Batak Bakkara dan menewaskan Sisingamangaraja X, bertanggung-jawab atas masuknya Kerajaan Belanda di tanah Sumatera Utara dan Minangkabau.

Di dalam petisi itu juga dihubung-hubungkan latar belakang Tuanku Imam Bonjol yang dianggap memiliki kaitan dengan gerakan Wahabi di Arab Saudi dan Taliban serta Al Qaeda di Afghaistan.

Menurut laporan, petisi ini dibuat dan ditulis oleh seorang bernama Mudy Situmorang yang menuliskan alamat email [email protected] Selengkapnya, petisi ini berlamat di link site berikut http://www.petitiononline.com/bonjol/petition.html

Hingga berita ini diturunkan, petisi ini telah ditandatangani 100 netter. Penandatangan petisi ini bisa dilihat di link site berikut ini http://www.petitiononline.com/mod_perl/signed.cgi?bonjol&51 dan  http://www.petitiononline.com/mod_perl/signed.cgi?bonjol&1.

Konon, jika sudah sampai 500, petisi itu akan diserahkan kepada pemerintah RI.

Sebetulnya, petisi ini sudah lama di-launching. menurut hasil penelusun, tercatat rekam jejak upaya penggalangan dukungan petisi yang diajukan oleh Mudy Situmorang sejak tahun 2007. Namun, hingga saat ini pemerintah RI terlihat belum mengupayakan langkah-langkah strategis untuk menangkap sang provokator. Sebagaimana diketahui, berdasarkan penelusuran, Mudy Situmorang, pemuda asal tanah Samosir, pernah tercatat beralamat di PT Abdi Sabda Nusantara, Jl Cikini Raya 58 HH- Jakarta.

Sebetulnya, petisi ini sudah lama di-launching. menurut hasil penelusun, tercatat rekam jejak upaya penggalangan dukungan petisi yang diajukan oleh Mudy Situmorang sejak tahun 2007. Namun, hingga saat ini pemerintah RI terlihat belum mengupayakan langkah-langkah strategis untuk menangkap sang provokator. Sebagaimana diketahui, berdasarkan penelusuran, Mudy Situmorang, pemuda asal tanah Samosir, pernah tercatat beralamat di PT Abdi Sabda Nusantara, Jl Cikini Raya 58 HH- Jakarta.

 

Berikut kutipan fitnah-fitnah yang dikemukakan di dalam petisi itu:

   1. Tuanku Imam Bonjol adalah salah satu panglima utama Gerakan Wahabbi Paderi (1801 - 1838)  dibawah Tuanku Nan Renceh, dan kemudian menjadi pimpinan Gerakan Wahabbi Paderi. Gerakan ini memiliki aliran yang sama dengan Taliban dan Al-Qaeda, yaitu Wahabbi ekstrim.
   2. Gerakan Wahabbi Paderi melakukan pemberontakan bersenjata (1803 - 1838) pada Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung, dan melakukan pembantaian kejam atas Sultan Arifin Muning Alam Syah beserta keluarga dan pembesar Kerajaan dalam perundingan damai pada 1908 di Tanah Datar.
   3. Gerakan Wahabbi Paderi memaksa Pemerintah Kerajaan Minangkabau di pembuangan, dibawah Sultan Alam Bagagarsyah (lolos dari pembantaian Paderi 1908) untuk melibatkan Kerajaan Belanda, yang berujung pada aneksasi Minangkabau kedalam Hindia Belanda (10 Februari 1821).
   4. Tuanku Imam Bonjol memperoleh kewenangan dari Tuanku Nan Renceh untuk memimpin Benteng Bonjol (1808) atas jasanya dalam serangan ke pusat Kerajaan Islam Minangkabau Pagarruyung di Tanah Datar. Tuanku Imam Bonjol mendapat mandat untuk menyerang dan menguasai wilayah Utara Minangkabau.
   5. Tuanku Imam Bonjol adalah pimpinan Gerakan Wahabbi Paderi yang melakukan invasi ke Tanah Batak (1815 - 1820).
   6. Invasi ke Tanah Batak menewaskan jutaan orang akibat perang, penjarahan, kelaparan, dan wabah kolera yang timbul sebagai dampak invasi. Invasi diwarnai penjarahan, penculikan, pemerkosaan, perbudakan, dan pembantaian. Invasi menewaskan Sisingamangaraja X, Raja Bakkara (1819), melemahkan kerajaan tersebut dalam perang di kemudian hari melawan invasi Kerajaan Belanda.

FITNAH LAMA

Pernah tercatat, Majalah Tempo edisi 34/XXXVI/15-21 Oktober 2007, misalnya, menurunkan laporan khusus mengenai kontroversi kebrutalan Kaum Paderi yang terjadi dalam perang di dataran tinggi Minangkabau (1803-1837). Laporan itu dipicu oleh dipublikasikannya kembali buku Mangaraja Onggang Parlindungan, Pongkinangolngolan Sinamabela gelar Tuanku Rao: Teror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833 (Yogyakarta: LKiS, 2006) (pertama kali diterbitkan oleh Penerbit Tandjung Pengharapan, Djakarta, [1964]) dan satu buku lain karangan Basyral Hamidy Harahap, Greget Tuanku Rao (: Komunitas Bambu, 2007). Ketiganya terkenal sebagai penerbit kaum pengusung liberalisme agama.

Dalam buku itu, dan merujuk laporan Tempo di atas, diceritakan kembali kekejaman dan kebrutalan yang telah dilakukan Kaum Paderi waktu mereka melakukan invasi ke Tanah Batak. Kedua penulis, yang kebetulan berasal dari Tanah Batak, menceritakan penderitaan nenek moyang mereka selama serangan pasukan Paderi antara 1816-1833 di Tanah Batak yang dipimpin oleh komandan-komandan Paderi seperti Tuanku Rao, Tuanku Lelo, Tuanku Asahan, dll.

Dalam kedua buku itu dikatakan pula bahwa Kaum Paderi mengembangkan gerakan Wahabi di Sumatera setelah tiga pendirinya, Haji Miskin, Haji Sumaniak, dan Haji Piobang terpengaruh oleh gerakan itu sewaktu mereka berada di Tanah Arab dan kembali ke Minangkabau tahun 1803.

Menanggap kedua buku “sesat” itu, pengurus Lembaga Adat Melayu Riau, Prof. Dr. Suwardi. MS, pernah berujar dalam makalahnya yang disampaikan pada Seminar yang bertajuk Sejarah Perang Paderi 1803-1838 di kantor Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (22/1/08), merekomendasikan masyarakat Melayu Riau untuk menentang peredaran kedua buku tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta “kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan menindak para pihak yang terlibat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam seminar yang terselenggara antara Arsip Nasional Republik Indonesia dengan Gebu Minang dan Sekretariat Nasional Masyarakat Hukum Adat itu, hadir sebagai pembicara antara lain Prof. Dr. Taufik Abdullah, Prof. Dr. Amir Syarifuddin, Prof. Dr. Franz Magnis Suseno, Prof. Dr. Asmaniar Idris, M.Pd, Ilhamdi Taufik, SH, MA, H. Bisma Siregar, SH, Batara Hutagalung, dan Dr Syafnir Aboe Naim.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Ahad, 25 Sep 2016 21:45

AMJU Sebut Ketiga Cagub DKI Ada Campur Tangan Istana, Benarkah?

AMJU Sebut Ketiga Cagub DKI Ada Campur Tangan Istana, Benarkah?

Ahad, 25 Sep 2016 19:33

Nusaibah: Hijab Syari untuk Muslimah

Nusaibah: Hijab Syari untuk Muslimah

Ahad, 25 Sep 2016 18:30

Banjir Bandang di Garut, Relawan: Please Deh, Ngapain Lagi Sih FPI

Banjir Bandang di Garut, Relawan: Please Deh, Ngapain Lagi Sih FPI

Ahad, 25 Sep 2016 17:57

Pengamat: Carilah Cagub yang Hormati Hukum dan Memiliki Etika serta Moral Baik

Pengamat: Carilah Cagub yang Hormati Hukum dan Memiliki Etika serta Moral Baik

Ahad, 25 Sep 2016 17:33

Sejarawan: Ahok Mendadak Santun Paska Resmi Didukung PDIP

Sejarawan: Ahok Mendadak Santun Paska Resmi Didukung PDIP

Ahad, 25 Sep 2016 15:33

Laporan: Islamic State (IS) Berusaha Jatuhkan Jet Tempur Inggris dengan Senjata Canggih

Laporan: Islamic State (IS) Berusaha Jatuhkan Jet Tempur Inggris dengan Senjata Canggih

Ahad, 25 Sep 2016 14:15

Pengamat: Masyarakat Mencari Gubernur Tegas, Cerdas, dan Berprestasi untuk Atasi Macet, juga Banjir

Pengamat: Masyarakat Mencari Gubernur Tegas, Cerdas, dan Berprestasi untuk Atasi Macet, juga Banjir

Ahad, 25 Sep 2016 13:33

Rezim Assad Siapkan Evakuasi Darurat untuk Bandara Militer Hama Menyusul Kemenangan Beruntun Oposisi

Rezim Assad Siapkan Evakuasi Darurat untuk Bandara Militer Hama Menyusul Kemenangan Beruntun Oposisi

Ahad, 25 Sep 2016 13:15

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penembakan yang Menewaskan 5 Orang di Washington

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penembakan yang Menewaskan 5 Orang di Washington

Ahad, 25 Sep 2016 12:15

Tim Pemenangan Agus-Sylviana: Kesantunan Cagub Diperlukan agar Masyarakat Tidak Merasa  Disingkirkan

Tim Pemenangan Agus-Sylviana: Kesantunan Cagub Diperlukan agar Masyarakat Tidak Merasa Disingkirkan

Ahad, 25 Sep 2016 11:33

Kamp Handarat Kembali Direbut Pejuang Oposisi dari Tangan Pasukan Pro-Assad

Kamp Handarat Kembali Direbut Pejuang Oposisi dari Tangan Pasukan Pro-Assad

Ahad, 25 Sep 2016 11:15

Injil Gagal Edar di Pesantren, Injil Merasuki Sekolah yang 100 Persen Muridnya Muslim?

Injil Gagal Edar di Pesantren, Injil Merasuki Sekolah yang 100 Persen Muridnya Muslim?

Ahad, 25 Sep 2016 11:00

Memaknai Kembali Hakikat Bela Negara

Memaknai Kembali Hakikat Bela Negara

Ahad, 25 Sep 2016 10:25

1000 Anak-anak Palestina Telah Ditahan oleh Pasukan Zionis Israel Sejak Awal 2016

1000 Anak-anak Palestina Telah Ditahan oleh Pasukan Zionis Israel Sejak Awal 2016

Ahad, 25 Sep 2016 10:16

Antara Masjid dan Politik

Antara Masjid dan Politik

Ahad, 25 Sep 2016 10:09

BPS Nyatakan Kemiskinan Meningkat di DKI, Tim Agus-Sylviana: Keduanya Antitesa Ahok

BPS Nyatakan Kemiskinan Meningkat di DKI, Tim Agus-Sylviana: Keduanya Antitesa Ahok

Ahad, 25 Sep 2016 09:33

Kapolri Diminta Terus Upayakan Soft Approach Tangani Sisa MIT di Poso

Kapolri Diminta Terus Upayakan Soft Approach Tangani Sisa MIT di Poso

Ahad, 25 Sep 2016 09:13

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Ahad, 25 Sep 2016 08:36

Ribuan Pengurus Masjid Ikuti Pelatihan Masjid Mandiri MTW

Ribuan Pengurus Masjid Ikuti Pelatihan Masjid Mandiri MTW

Ahad, 25 Sep 2016 08:15


Must Read!
X