Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.657 views

Gurita Cikeas: Yayasan SBY Disebut Terima Aliran Dana Gelap

JAKARTA (voa-islam.com)  - Belum reda kontroversi penonaktifan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani terkait skandal Bank Century, kini muncul lagi kontroversi yang tak kalah hebohnya. Setelah kontroversi jilid satu melanda wapres dan menteri, kontroversi jilid dua menimpa Presiden SBY.

Kontroversi dipantik oleh buku “Membongkar Gurita Cikeas: Dibalik Skandal Bank Century” karya George Aditjondro yang mengkritisi yayasan-yayasan di sekitar SBY. Ada dugaan aliran dana yang tidak jelas mengalir ke yayasan tersebut sehingga perlu dilakukan audit independen.

"Maksud saya soal yayasan itu adalah semua yayasan yang berafiliasi ke SBY dan Ani Yudhoyono harus diaudit independen, karena ada kemungkinan dana BUMN mengalir ke situ," kata George saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (26/12/2009).

Dugaan George bukannya tak berdasar. Dalam struktur kepengurusan beberapa yayasan, terdapat sejumlah nama yang pernah dan masih aktif di lingkungan BUMN. Selain itu, sokongan dana dari pengusaha hitam juga sempat dikabarkan masuk ke salah satu yayasan.

"Itu semua pengurusnya terpampang jelas di situs-situs yayasan. Bahkan sudah sempat termuat di media, ada yayasan yang mendapat US$ 1 juta dari Joko Tjandra," urainya.

Dengan melakukan audit pada yayasan seperti Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Mutu Manikam Nusantara, Majelis Dzikir SBY, dan Yayasan Kepedulian dan Kesetiakawanan, maka publik bisa tahu berapa besar dana yang masuk serta darimana sumbernya. Termasuk juga adanya dugaan dana dari LKBN Antara yang masuk ke tim kampanye SBY.

..masih banyak data yang belum ia ungkap di dalam buku terkait sumber dana kampanye SBY. Ia juga menyayangkan pihak KPU dan Bawaslu yang tidak meneliti secara mendalam tentang tim kampanye dan dana kampanye yang digunakan SBY.

"Jangan kita berdebat soal berapa jumlahnya. Tapi ada tidak aliran dana itu? Dibantah enggak? Karena saya juga punya sumber yang valid dari orang dalam Antara," jelasnya.

George mengklaim, masih banyak data yang belum ia ungkap di dalam buku terkait sumber dana kampanye SBY. Ia juga menyayangkan pihak KPU dan Bawaslu yang tidak meneliti secara mendalam tentang tim kampanye dan dana kampanye yang digunakan SBY. "Ini dianggap sebagai partai besar. Jadi mereka tidak hiraukan," tutupnya.

Sumbernya terpercaya sejak 2003, SBY prihatin

George menilai, segala sesuatu yang ditulis dalam bukunya berasal dari sumber yang valid dan bisa dipercaya. Ia juga didukung dengan data-data yang kebenarannya tidak perlu diragukan. Bahkan, proses pengumpulan data sudah ia lakukan sejak tahun 2003. "Semenjak SBY menjabat sebagai Menkopolkam," imbuhnya.

Untuk itu, segala respons negatif atau keprihatinan dari kubu SBY harus disikapi dengan cara ilmiah. Sebab, pria yang lahir di Pekalongan ini menganggap, banyak keganjilan dalam proses pemenangan SBY sebagai presiden. Terlebih hanya satu putaran.

"Inti dari buku saya adalah kemenangan SBY dalam satu putaran itu ditopang oleh hal-hal yang berbau pelanggaran hukum," jelasnya.

..George menilai, segala sesuatu yang ditulis dalam bukunya berasal dari sumber yang valid dan bisa dipercaya, data-data yang kebenarannya tidak perlu diragukan. Bahkan, proses pengumpulan data sudah ia lakukan sejak tahun 2003...

George meminta pada siapa pun yang tidak terima dengan bukunya agar  memberikan jawaban dengan cara ilmiah. Tulisan investigatif di dalam buku, harus dibantah pula dengan buku tandingan.

"Saya mengusulkan karena SBY kan doktor, lalu punya tim sukses lagi. Saya juga doktor. Kalau buku dilawanlah dengan buku," kata George.

Menanggapi kontroversi buku “Membongkar Gurita Cikeas di Bank Century,” SBY menyatakan tidak punya niatan untuk menariknya dari peredaran

"Tidak ada sama sekali (rencana itu)," kata Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di kediaman pribadi Presiden SBY di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (26/12/2009).

Menurut Julian, SBY amat prihatin karena di buku itu dimuat sejumlah yayasan yang terkait dengan Cikeas. Misalnya saja disebutkan Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Mutu Manikam Nusantara, Majelis Dzikir SBY, dan Yayasan Kepedulian dan Kesetiakawanan yang faktanya tidak akurat.

Julian menambahkan, SBY sedang mempelajari buku karangan George Junus Aditjondro itu. Sejauh ini pun tidak ada rencana untuk menemui sang pengarang. [taz/dtk]

Berita terkait:

  1. 2010: Tahun Baru, Mobil Dinas Baru dan Kasus Baru. Akankah Presiden Baru?
  2. Cuplikan Buku "Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century"
  3. Gurita Cikeas Memanas: Aditjondro Tonjok Muka Ramadhan Pohan Hingga Memar
  4. Gurita Cikeas: Yayasan SBY Disebut Terima Aliran Dana Gelap

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Sudah empat hari bocah yatim syuhada ini tergolek lemah di Rumah Sakit Haji Medan. Ayahnya gugur tahun 2010 ditembak thaghut Densus karena menegakkan syariat i?dad bersama kafilah Mujahidin Aceh...

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Rizal Ramli Tidak Hanya Berani dengan JK, Tapi Juga dengan Cornelia Agatha

Rizal Ramli Tidak Hanya Berani dengan JK, Tapi Juga dengan Cornelia Agatha

Jum'at, 28 Aug 2015 06:47

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Kamis, 27 Aug 2015 23:55

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Kamis, 27 Aug 2015 22:52

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fiqih Kebhinekaan Versis Islam Nusantara

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fiqih Kebhinekaan Versis Islam Nusantara

Kamis, 27 Aug 2015 22:30

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Kamis, 27 Aug 2015 22:00

Antisipasi Salah Pergaulan Anak, Mensos Sentil Ibu-ibu Penyuka Sinetron

Antisipasi Salah Pergaulan Anak, Mensos Sentil Ibu-ibu Penyuka Sinetron

Kamis, 27 Aug 2015 21:30

Siaga Depresi Menjelang Pilkada Serentak

Siaga Depresi Menjelang Pilkada Serentak

Kamis, 27 Aug 2015 21:05

Amalan Salah Ekspresi; Ketika Ibadah di Share Lewat Social Media

Amalan Salah Ekspresi; Ketika Ibadah di Share Lewat Social Media

Kamis, 27 Aug 2015 21:00

Dua Jenderal Irak Tewas di Tangan Mujahid IS Hanya dengan Bom Mobil

Dua Jenderal Irak Tewas di Tangan Mujahid IS Hanya dengan Bom Mobil

Kamis, 27 Aug 2015 20:27

Hadirilah! Dauroh dan Sosialisasi Aliansi Nasional Anti Syiah di Banten

Hadirilah! Dauroh dan Sosialisasi Aliansi Nasional Anti Syiah di Banten

Kamis, 27 Aug 2015 20:15

Lebih dari 1000 Anak Palestina Menderita Cacat Permanen Akibat Serangan Zionis Israel Tahun 2014

Lebih dari 1000 Anak Palestina Menderita Cacat Permanen Akibat Serangan Zionis Israel Tahun 2014

Kamis, 27 Aug 2015 20:15

Daulah Islam (IS) Serang Markas Pasukan Kurdi YPG di Gunung Abdulaziz di Hasakah

Daulah Islam (IS) Serang Markas Pasukan Kurdi YPG di Gunung Abdulaziz di Hasakah

Kamis, 27 Aug 2015 20:00

PKS Kembali sebagai Gerakan Dakwah dengan Doktrin Bersih dan Peduli

PKS Kembali sebagai Gerakan Dakwah dengan Doktrin Bersih dan Peduli

Kamis, 27 Aug 2015 19:46

Komandan Terkemuka FSA Tewas dalam Ledakan Bom di Antakya Turki

Komandan Terkemuka FSA Tewas dalam Ledakan Bom di Antakya Turki

Kamis, 27 Aug 2015 19:45

Al-Shabaab Tewaskan Belasan Pasukan Pemerintah Somalia dalam Penyergapan di Gedo

Al-Shabaab Tewaskan Belasan Pasukan Pemerintah Somalia dalam Penyergapan di Gedo

Kamis, 27 Aug 2015 19:30

Delegasi PBB untuk Libya Peringatkan Persatuan untuk Memerangi Eksistensi Islamic State (ISIS)

Delegasi PBB untuk Libya Peringatkan Persatuan untuk Memerangi Eksistensi Islamic State (ISIS)

Kamis, 27 Aug 2015 13:40

Amerika Serika Tidak Ingin Bunuh Dedengkot Syiah Muqtada Al-Shadr

Amerika Serika Tidak Ingin Bunuh Dedengkot Syiah Muqtada Al-Shadr

Kamis, 27 Aug 2015 12:08

Rupiah Menyentuh Rp. 14.100/1USD, Presiden dan Menteri Hanya Memberi JJP Rakyat

Rupiah Menyentuh Rp. 14.100/1USD, Presiden dan Menteri Hanya Memberi JJP Rakyat

Kamis, 27 Aug 2015 07:26

Al-Qaedah Meledakkan Markas Komando Militer di Mukalla

Al-Qaedah Meledakkan Markas Komando Militer di Mukalla

Kamis, 27 Aug 2015 07:13

Jokowi Membonsai Wapres Jusuf Kalla dengan Kepala Staf Kepresidenan

Jokowi Membonsai Wapres Jusuf Kalla dengan Kepala Staf Kepresidenan

Kamis, 27 Aug 2015 06:30



Must Read!
X