Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.603 views

Nabi Palsu Makassar Minta Ajarannya Disahkan

MAKASSAR (voa-islam.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera mengkoordinasikan adanya temuan aliran sesat Hamba Allah yang disebarkan Paruru Daeng Tau di Kecamatan Rappocini Makassar dengan MUI Sulsel.

Asisten Intelejen Kejati Sulselbar Andi Abdul Karim kemarin mengatakan,  aliran sesat Hamba Allah baru muncul dan belum masuk dalam pengawasan kejaksaan. Untuk itu, kata Karim, Kejati Sulselbar akan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait soal ajaran ini.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare ini menjelaskan, salah satu pihak yang akan diminta tanggapannya soal aliran ini adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel.

...”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI, kemudian ditentukan langkah selanjutnya, Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluarkan larangan ajaran ini.” Kita tunggu koordinasi dengan MUI. Setelah itu akan menentukan sikap,”jelas karim...

”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI. Kemudian ditentukan langkah selanjutnya,” katanya. Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, Karim belum bisa memastikan. Namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluaran larangan ajaran ini.”Kita tunggu koordinasi dengan MUI.S etelah itu akan menentukan sikap,” jelasnya.

Kejaksaan juga akan mengeluarkan surat edaran kepada semua Kejaksaan Negeri (kejari) untuk mengkoordinasikan munculnya aliran kepercayaan tersebut. ”Secepatnya kami akan keluarkan surat edaran soal munculnya aliran ini,” kata Karim kemarin.

Selain itu Kejati juga melakukan pengawasan terhadap beberapa organisasi keislaman, delapan organisasi keislaman yang masuk dalam pengawasan kejati di antaranya, Halwatiah, Jamah Tabligh, Dewan Dakwah Islam Indonesia, Islam Jamaah, Al Wahdah, Al Qiyadatul Islamiyah dan Jamaah An-Nadzir.

”Mereka hanya diawasi, kalau menyimpang akan dilarang,” tegasnya. Sedangkan untuk aliran kepercayaan ada enam. Di antaranya, Alirah kepercayaan Ba Hai, Ajaran/ paham Ma rifatullah, aliran kepercayaan masyarakat Naqsabandiyah, aliran kepercayaan Masyarakat Kwalwatiah Saman, aliran kepercayaan Tarekat Islam serat aliran kepercayaan Khalwatiah Saman.

Paruru Siap Temui Menteri Agama

Sementara itu meski beberapa tokoh agama di Sulsel menyatakan aliran Hamba Allah adalah sesat, namun Paruru Daeng Tau, secara tegas membantah dan akan menemui Menteri Agama Suryadharma Ali untuk mensyahkan agama yang dianutnya itu. ”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini.

..”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini. Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru...

Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru kemarin. Bapak dari lima anak ini menyatakan, sebelum ada kepastian dari pihak-pihak terkait mengenai ajaran yang dianutnya sejak tahun 2000 itu, Paruru meminta seluruh masyarakat agar saling menghargai dan hormat-menghormati mengenai keyakinan yang diikutinya tersebut.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya"...

Menurut pria berambut sebahu ini, kepercayaan yang dianutnya mengajarkan tentang kasih sayang, sehingga dia meminta penjelasan jikalau ajaran Hamba Allah ini dikatakan sesat.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya.

Saya disini bukan pemimpin karena saya hanyalah hamba Allah SWT,”pungkas warga Dusun Manyoi Kel Tamangeng Kec Barombong Kab Gowa itu.

Sementara itu, Kepala Depag Makassar Abdul Wahid mengungkapkan, hingga sekarang ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah aliran Hamba Allah ini tergolong sesat atau tidak, sebelum melakukan kajian bersama MUI,serta pihak-pihak yang mengurusi mengenai agama.

Untuk itu, pada Rabu (6/1) besok, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan MUI, Kejaksaan, kepolisian,TNI,ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) untuk membahas mengenai kepercayaan baru yang ada di tengah masyarakat ini.

”Tentunya dalam pertemuan itu,kami juga mengundang Paruru untuk menjelaskan mengenai tata cara sembahyang serta kitab sucinya agar semuanya jelas,” akunya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Abd Wahid juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat tergoda dan terprovokasi dengan ajaran agama ini. ”Kita harus berdalil kepada Al-Quran dan hadits. Diluar daripada itu pastilah sesat dan perlu dilakukan pendekatan secara persuasif untuk meninggalkan ajarannya itu,”teang Wahid.

Dalam ajaran yang dikembangkan Paruru tersebut diteruma sejak tahun 2000 lalu, dimana dia mengaku tengah salat dan didatangi oleh wahyu yang membisikkan ketelinganya mengenai ajarannya.

Ajaran Hamba Allah ini memiliki kesamaan dengan Islam. Hanya saja, ada beberapa yang sesat
. Diantaranya kita suci yang bertuliskan huruf lontara (huruf Bugis-Makassar kuno), salat dua kali dalam sehari,yakni pada pukul 13.30 Wita serta pukul 20.30 Wita malam.

Syahadatnya pun berbeda. Pengikut Paruru ini menggunakan syahadat ‘Asyhaduallah illaha illallah Allahu Akbar’, dan tidak menyebut nama Nabi Muhammad dalam syahadatnya.

Tata cara salatnya pun berbeda dengan Islam.Ajaran yang dikembangkan Paruru ini menggunakan Bahasa Makassar, dan tidak melafaskan kalimat Allahu Akbar dalam setiap gerakannya.

Begitupun dengan gerakan salatnya. Ajaran ini hanya mengajarkan duduk bersilah dengan memohon doa dan sujud.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah pengamanan agar kasus dugaan ajaran sesat ini tidak sampai berkembang ke arah anarkis atau kriminalitas.

”Mulai saat ini kita sudah menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap Paruru dan tempat tinggalnya. Tetapi Polri dalam kasus ini tetap berpedoman kepada MUI dan pihak Kejaksaan untuk menetapkan apakah ajaran itu sesat atau tidak,”pungkasnya. (Ibnudzar/sindo)


Baca juga berita terkait:

Si "Gondrong" Nabi Palsu Ajarkan Agama Baru di Makassar




Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
Banggalah Menjadi Muslim dengan Tidak Rayakan Hari Valentine

Banggalah Menjadi Muslim dengan Tidak Rayakan Hari Valentine

Ahad, 14 Feb 2016 05:17

Seorang Muslim Lebih Sering Berbuat Salah karena Syahadat hanya Mampir di Bibir

Seorang Muslim Lebih Sering Berbuat Salah karena Syahadat hanya Mampir di Bibir

Sabtu, 13 Feb 2016 23:13

JAPNAS Sinergikan Pengusaha Untuk Bangun Provinsi Baru Kaltara

JAPNAS Sinergikan Pengusaha Untuk Bangun Provinsi Baru Kaltara

Sabtu, 13 Feb 2016 22:22

Partai Pendukung Revisi UU KPK Terancam Dijauhi Masyarakat

Partai Pendukung Revisi UU KPK Terancam Dijauhi Masyarakat

Sabtu, 13 Feb 2016 21:13

Dewan Pengawas KPK Hanya Akan Membuat KPK Dikontrol

Dewan Pengawas KPK Hanya Akan Membuat KPK Dikontrol

Sabtu, 13 Feb 2016 19:13

Celah KPK Bermain: Adanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)?

Celah KPK Bermain: Adanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)?

Sabtu, 13 Feb 2016 17:13

Revisi UU KPK: Izin Penyadapan ke Pengadilan Buat Kerja Penyidik Tersendat

Revisi UU KPK: Izin Penyadapan ke Pengadilan Buat Kerja Penyidik Tersendat

Sabtu, 13 Feb 2016 15:13

Bashar Al-Assad Bersumpah Untuk Rebut Kembali Seluruh Suriah

Bashar Al-Assad Bersumpah Untuk Rebut Kembali Seluruh Suriah

Sabtu, 13 Feb 2016 14:30

Janji Jokowi Itu Poros Maritim, Bukan Kereta Cepat

Janji Jokowi Itu Poros Maritim, Bukan Kereta Cepat

Sabtu, 13 Feb 2016 13:13

Astaghfirullah! Menjelang Valentine, Penjualan Kondom di Sejumlah Daerah Mengalami Peningkatan

Astaghfirullah! Menjelang Valentine, Penjualan Kondom di Sejumlah Daerah Mengalami Peningkatan

Sabtu, 13 Feb 2016 11:52

Dapat Izin Panglima TNI & Kapolri, FPI Siap Bersihkan Tempat Maksiat di Seluruh Indonesia!

Dapat Izin Panglima TNI & Kapolri, FPI Siap Bersihkan Tempat Maksiat di Seluruh Indonesia!

Sabtu, 13 Feb 2016 11:13

Valentine Digaungkan untuk Kepentingan Bisnis

Valentine Digaungkan untuk Kepentingan Bisnis

Sabtu, 13 Feb 2016 10:53

Mujahidin di Benghazi Tembak Jatuh Jet Tempur Pemerintah Libya Dukungan Barat

Mujahidin di Benghazi Tembak Jatuh Jet Tempur Pemerintah Libya Dukungan Barat

Sabtu, 13 Feb 2016 10:45

6 Pasukan PBB asal Guinea Tewas dalam Serangan Mujahidin di Markas MINUSMA di Mali Utara

6 Pasukan PBB asal Guinea Tewas dalam Serangan Mujahidin di Markas MINUSMA di Mali Utara

Sabtu, 13 Feb 2016 09:35

BNPT: Teror Terjadi Lantaran Ketidakadilan dan Kesenjangan Sosial

BNPT: Teror Terjadi Lantaran Ketidakadilan dan Kesenjangan Sosial

Sabtu, 13 Feb 2016 09:13

BNPT Waspadai Teror yang Datang dari Jalur Haji dan Umrah

BNPT Waspadai Teror yang Datang dari Jalur Haji dan Umrah

Sabtu, 13 Feb 2016 07:13

Dinilai Coreng Dunia Pesantren, Pesantren Waria di Yogyakarta Layak Ditutup

Dinilai Coreng Dunia Pesantren, Pesantren Waria di Yogyakarta Layak Ditutup

Jum'at, 12 Feb 2016 21:51

Tokoh dan Masyarakat Pangandaran Sepakat untuk Menolak LGBT

Tokoh dan Masyarakat Pangandaran Sepakat untuk Menolak LGBT

Jum'at, 12 Feb 2016 21:36

Hari Tutup Aurat, Siswi SMP Putri Luqman al-Hakim Surabaya Bagikan Ratusan Jilbab Gratis

Hari Tutup Aurat, Siswi SMP Putri Luqman al-Hakim Surabaya Bagikan Ratusan Jilbab Gratis

Jum'at, 12 Feb 2016 21:19

Shalat Jahriyah Sendirian, Bacaan Harus Dikeraskan?

Shalat Jahriyah Sendirian, Bacaan Harus Dikeraskan?

Jum'at, 12 Feb 2016 20:14



Must Read!
X