Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.202 views

Nabi Palsu Makassar Minta Ajarannya Disahkan

MAKASSAR (voa-islam.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera mengkoordinasikan adanya temuan aliran sesat Hamba Allah yang disebarkan Paruru Daeng Tau di Kecamatan Rappocini Makassar dengan MUI Sulsel.

Asisten Intelejen Kejati Sulselbar Andi Abdul Karim kemarin mengatakan,  aliran sesat Hamba Allah baru muncul dan belum masuk dalam pengawasan kejaksaan. Untuk itu, kata Karim, Kejati Sulselbar akan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait soal ajaran ini.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare ini menjelaskan, salah satu pihak yang akan diminta tanggapannya soal aliran ini adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel.

...”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI, kemudian ditentukan langkah selanjutnya, Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluarkan larangan ajaran ini.” Kita tunggu koordinasi dengan MUI. Setelah itu akan menentukan sikap,”jelas karim...

”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI. Kemudian ditentukan langkah selanjutnya,” katanya. Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, Karim belum bisa memastikan. Namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluaran larangan ajaran ini.”Kita tunggu koordinasi dengan MUI.S etelah itu akan menentukan sikap,” jelasnya.

Kejaksaan juga akan mengeluarkan surat edaran kepada semua Kejaksaan Negeri (kejari) untuk mengkoordinasikan munculnya aliran kepercayaan tersebut. ”Secepatnya kami akan keluarkan surat edaran soal munculnya aliran ini,” kata Karim kemarin.

Selain itu Kejati juga melakukan pengawasan terhadap beberapa organisasi keislaman, delapan organisasi keislaman yang masuk dalam pengawasan kejati di antaranya, Halwatiah, Jamah Tabligh, Dewan Dakwah Islam Indonesia, Islam Jamaah, Al Wahdah, Al Qiyadatul Islamiyah dan Jamaah An-Nadzir.

”Mereka hanya diawasi, kalau menyimpang akan dilarang,” tegasnya. Sedangkan untuk aliran kepercayaan ada enam. Di antaranya, Alirah kepercayaan Ba Hai, Ajaran/ paham Ma rifatullah, aliran kepercayaan masyarakat Naqsabandiyah, aliran kepercayaan Masyarakat Kwalwatiah Saman, aliran kepercayaan Tarekat Islam serat aliran kepercayaan Khalwatiah Saman.

Paruru Siap Temui Menteri Agama

Sementara itu meski beberapa tokoh agama di Sulsel menyatakan aliran Hamba Allah adalah sesat, namun Paruru Daeng Tau, secara tegas membantah dan akan menemui Menteri Agama Suryadharma Ali untuk mensyahkan agama yang dianutnya itu. ”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini.

..”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini. Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru...

Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru kemarin. Bapak dari lima anak ini menyatakan, sebelum ada kepastian dari pihak-pihak terkait mengenai ajaran yang dianutnya sejak tahun 2000 itu, Paruru meminta seluruh masyarakat agar saling menghargai dan hormat-menghormati mengenai keyakinan yang diikutinya tersebut.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya"...

Menurut pria berambut sebahu ini, kepercayaan yang dianutnya mengajarkan tentang kasih sayang, sehingga dia meminta penjelasan jikalau ajaran Hamba Allah ini dikatakan sesat.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya.

Saya disini bukan pemimpin karena saya hanyalah hamba Allah SWT,”pungkas warga Dusun Manyoi Kel Tamangeng Kec Barombong Kab Gowa itu.

Sementara itu, Kepala Depag Makassar Abdul Wahid mengungkapkan, hingga sekarang ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah aliran Hamba Allah ini tergolong sesat atau tidak, sebelum melakukan kajian bersama MUI,serta pihak-pihak yang mengurusi mengenai agama.

Untuk itu, pada Rabu (6/1) besok, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan MUI, Kejaksaan, kepolisian,TNI,ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) untuk membahas mengenai kepercayaan baru yang ada di tengah masyarakat ini.

”Tentunya dalam pertemuan itu,kami juga mengundang Paruru untuk menjelaskan mengenai tata cara sembahyang serta kitab sucinya agar semuanya jelas,” akunya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Abd Wahid juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat tergoda dan terprovokasi dengan ajaran agama ini. ”Kita harus berdalil kepada Al-Quran dan hadits. Diluar daripada itu pastilah sesat dan perlu dilakukan pendekatan secara persuasif untuk meninggalkan ajarannya itu,”teang Wahid.

Dalam ajaran yang dikembangkan Paruru tersebut diteruma sejak tahun 2000 lalu, dimana dia mengaku tengah salat dan didatangi oleh wahyu yang membisikkan ketelinganya mengenai ajarannya.

Ajaran Hamba Allah ini memiliki kesamaan dengan Islam. Hanya saja, ada beberapa yang sesat
. Diantaranya kita suci yang bertuliskan huruf lontara (huruf Bugis-Makassar kuno), salat dua kali dalam sehari,yakni pada pukul 13.30 Wita serta pukul 20.30 Wita malam.

Syahadatnya pun berbeda. Pengikut Paruru ini menggunakan syahadat ‘Asyhaduallah illaha illallah Allahu Akbar’, dan tidak menyebut nama Nabi Muhammad dalam syahadatnya.

Tata cara salatnya pun berbeda dengan Islam.Ajaran yang dikembangkan Paruru ini menggunakan Bahasa Makassar, dan tidak melafaskan kalimat Allahu Akbar dalam setiap gerakannya.

Begitupun dengan gerakan salatnya. Ajaran ini hanya mengajarkan duduk bersilah dengan memohon doa dan sujud.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah pengamanan agar kasus dugaan ajaran sesat ini tidak sampai berkembang ke arah anarkis atau kriminalitas.

”Mulai saat ini kita sudah menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap Paruru dan tempat tinggalnya. Tetapi Polri dalam kasus ini tetap berpedoman kepada MUI dan pihak Kejaksaan untuk menetapkan apakah ajaran itu sesat atau tidak,”pungkasnya. (Ibnudzar/sindo)


Baca juga berita terkait:

Si "Gondrong" Nabi Palsu Ajarkan Agama Baru di Makassar




Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Malang betul nasib Sofia Putri. Ia bertarung nyawa tanpa didampingi orang tua. Setelah operasi bedah kepala dua kali, pengobatan terhenti terbentur biaya, dan kepala terus membesar....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
Mualaf April Fuller: Propaganda Menyudutkan Islam Makin Membuatku Jatuh Hati pada Islam

Mualaf April Fuller: Propaganda Menyudutkan Islam Makin Membuatku Jatuh Hati pada Islam

Sabtu, 25 Mar 2017 23:22

Menjadi Muslimah Tangguh

Menjadi Muslimah Tangguh

Sabtu, 25 Mar 2017 22:11

Habib Rizieq: Waspadai Tiga Propaganda Kaum Liberal Soal Pemisahan Politik dengan Agama

Habib Rizieq: Waspadai Tiga Propaganda Kaum Liberal Soal Pemisahan Politik dengan Agama

Sabtu, 25 Mar 2017 19:44

Myanmar Tolak Keras Penyelidikan PBB untuk Kejahatan Terhadap Muslim Rohingya

Myanmar Tolak Keras Penyelidikan PBB untuk Kejahatan Terhadap Muslim Rohingya

Sabtu, 25 Mar 2017 19:00

Saksi Ringankan Ahok dari MUI Diduga Terpengaruh Popularitas Dunia & Uang

Saksi Ringankan Ahok dari MUI Diduga Terpengaruh Popularitas Dunia & Uang

Sabtu, 25 Mar 2017 18:01

Hamas: Israel Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Mazen Fuqaha

Hamas: Israel Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Mazen Fuqaha

Sabtu, 25 Mar 2017 17:45

Jokowi Tegaskan Politik dengan Agama Harus Dipisahkan

Jokowi Tegaskan Politik dengan Agama Harus Dipisahkan

Sabtu, 25 Mar 2017 17:33

Ditanya Soal Penerapan Wisata Syariah, Djarot Malah Bilang Perda Syariah Tak Boleh Ada di Jakarta

Ditanya Soal Penerapan Wisata Syariah, Djarot Malah Bilang Perda Syariah Tak Boleh Ada di Jakarta

Sabtu, 25 Mar 2017 16:26

Nyindir, Umat Islam Lampung Kumpulkan Koin untuk KH Ishomudin

Nyindir, Umat Islam Lampung Kumpulkan Koin untuk KH Ishomudin

Sabtu, 25 Mar 2017 15:36

Damin Sada:  Umat Islam Bekasi Paling Toleran

Damin Sada: Umat Islam Bekasi Paling Toleran

Sabtu, 25 Mar 2017 14:42

Virus LGBT Mengancam Keluarga Kita

Virus LGBT Mengancam Keluarga Kita

Sabtu, 25 Mar 2017 14:09

Di Kertas Suara Djarot Berpeci, Pengamat: Ahok Panik, Takut Kalah, & Takut Kehilangan Jabatan

Di Kertas Suara Djarot Berpeci, Pengamat: Ahok Panik, Takut Kalah, & Takut Kehilangan Jabatan

Sabtu, 25 Mar 2017 14:01

MUI Dituding Tidak Lakukan Klarifikasi Keluarkan Fatwa Ahok Menoda Agama Islam

MUI Dituding Tidak Lakukan Klarifikasi Keluarkan Fatwa Ahok Menoda Agama Islam

Sabtu, 25 Mar 2017 12:01

Tabligh Akbar ''Mewaspadai Kebangkitan Ideologi Anti Islam''

Tabligh Akbar ''Mewaspadai Kebangkitan Ideologi Anti Islam''

Sabtu, 25 Mar 2017 11:04

Saksi Ahli Ringankan Tedakwa Ahok, Ishomudin Katakan Al-Maidah Tidak Bicarakan Gubernur

Saksi Ahli Ringankan Tedakwa Ahok, Ishomudin Katakan Al-Maidah Tidak Bicarakan Gubernur

Sabtu, 25 Mar 2017 10:01

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

Sabtu, 25 Mar 2017 09:00

Saksi Ahli Ringankan Ahok di Kasus Penodaan Agama Mengaku Belum Bergelar Haji dan Doktor

Saksi Ahli Ringankan Ahok di Kasus Penodaan Agama Mengaku Belum Bergelar Haji dan Doktor

Sabtu, 25 Mar 2017 08:01

Di Negeri Kaya Raya, Rakyat Malah Sengsara

Di Negeri Kaya Raya, Rakyat Malah Sengsara

Sabtu, 25 Mar 2017 08:00

BMH Upayakan Terus Dampingi Kemandirian Umat

BMH Upayakan Terus Dampingi Kemandirian Umat

Sabtu, 25 Mar 2017 07:33

Tingkatkan Wawasan Keislaman, KAMMI  Singaraja Adakan Dapur Peradaban Muslim

Tingkatkan Wawasan Keislaman, KAMMI Singaraja Adakan Dapur Peradaban Muslim

Sabtu, 25 Mar 2017 07:31


Must Read!
X