Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.211 views

Nabi Palsu Makassar Minta Ajarannya Disahkan

MAKASSAR (voa-islam.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera mengkoordinasikan adanya temuan aliran sesat Hamba Allah yang disebarkan Paruru Daeng Tau di Kecamatan Rappocini Makassar dengan MUI Sulsel.

Asisten Intelejen Kejati Sulselbar Andi Abdul Karim kemarin mengatakan,  aliran sesat Hamba Allah baru muncul dan belum masuk dalam pengawasan kejaksaan. Untuk itu, kata Karim, Kejati Sulselbar akan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait soal ajaran ini.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare ini menjelaskan, salah satu pihak yang akan diminta tanggapannya soal aliran ini adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel.

...”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI, kemudian ditentukan langkah selanjutnya, Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluarkan larangan ajaran ini.” Kita tunggu koordinasi dengan MUI. Setelah itu akan menentukan sikap,”jelas karim...

”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI. Kemudian ditentukan langkah selanjutnya,” katanya. Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, Karim belum bisa memastikan. Namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluaran larangan ajaran ini.”Kita tunggu koordinasi dengan MUI.S etelah itu akan menentukan sikap,” jelasnya.

Kejaksaan juga akan mengeluarkan surat edaran kepada semua Kejaksaan Negeri (kejari) untuk mengkoordinasikan munculnya aliran kepercayaan tersebut. ”Secepatnya kami akan keluarkan surat edaran soal munculnya aliran ini,” kata Karim kemarin.

Selain itu Kejati juga melakukan pengawasan terhadap beberapa organisasi keislaman, delapan organisasi keislaman yang masuk dalam pengawasan kejati di antaranya, Halwatiah, Jamah Tabligh, Dewan Dakwah Islam Indonesia, Islam Jamaah, Al Wahdah, Al Qiyadatul Islamiyah dan Jamaah An-Nadzir.

”Mereka hanya diawasi, kalau menyimpang akan dilarang,” tegasnya. Sedangkan untuk aliran kepercayaan ada enam. Di antaranya, Alirah kepercayaan Ba Hai, Ajaran/ paham Ma rifatullah, aliran kepercayaan masyarakat Naqsabandiyah, aliran kepercayaan Masyarakat Kwalwatiah Saman, aliran kepercayaan Tarekat Islam serat aliran kepercayaan Khalwatiah Saman.

Paruru Siap Temui Menteri Agama

Sementara itu meski beberapa tokoh agama di Sulsel menyatakan aliran Hamba Allah adalah sesat, namun Paruru Daeng Tau, secara tegas membantah dan akan menemui Menteri Agama Suryadharma Ali untuk mensyahkan agama yang dianutnya itu. ”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini.

..”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini. Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru...

Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru kemarin. Bapak dari lima anak ini menyatakan, sebelum ada kepastian dari pihak-pihak terkait mengenai ajaran yang dianutnya sejak tahun 2000 itu, Paruru meminta seluruh masyarakat agar saling menghargai dan hormat-menghormati mengenai keyakinan yang diikutinya tersebut.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya"...

Menurut pria berambut sebahu ini, kepercayaan yang dianutnya mengajarkan tentang kasih sayang, sehingga dia meminta penjelasan jikalau ajaran Hamba Allah ini dikatakan sesat.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya.

Saya disini bukan pemimpin karena saya hanyalah hamba Allah SWT,”pungkas warga Dusun Manyoi Kel Tamangeng Kec Barombong Kab Gowa itu.

Sementara itu, Kepala Depag Makassar Abdul Wahid mengungkapkan, hingga sekarang ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah aliran Hamba Allah ini tergolong sesat atau tidak, sebelum melakukan kajian bersama MUI,serta pihak-pihak yang mengurusi mengenai agama.

Untuk itu, pada Rabu (6/1) besok, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan MUI, Kejaksaan, kepolisian,TNI,ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) untuk membahas mengenai kepercayaan baru yang ada di tengah masyarakat ini.

”Tentunya dalam pertemuan itu,kami juga mengundang Paruru untuk menjelaskan mengenai tata cara sembahyang serta kitab sucinya agar semuanya jelas,” akunya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Abd Wahid juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat tergoda dan terprovokasi dengan ajaran agama ini. ”Kita harus berdalil kepada Al-Quran dan hadits. Diluar daripada itu pastilah sesat dan perlu dilakukan pendekatan secara persuasif untuk meninggalkan ajarannya itu,”teang Wahid.

Dalam ajaran yang dikembangkan Paruru tersebut diteruma sejak tahun 2000 lalu, dimana dia mengaku tengah salat dan didatangi oleh wahyu yang membisikkan ketelinganya mengenai ajarannya.

Ajaran Hamba Allah ini memiliki kesamaan dengan Islam. Hanya saja, ada beberapa yang sesat
. Diantaranya kita suci yang bertuliskan huruf lontara (huruf Bugis-Makassar kuno), salat dua kali dalam sehari,yakni pada pukul 13.30 Wita serta pukul 20.30 Wita malam.

Syahadatnya pun berbeda. Pengikut Paruru ini menggunakan syahadat ‘Asyhaduallah illaha illallah Allahu Akbar’, dan tidak menyebut nama Nabi Muhammad dalam syahadatnya.

Tata cara salatnya pun berbeda dengan Islam.Ajaran yang dikembangkan Paruru ini menggunakan Bahasa Makassar, dan tidak melafaskan kalimat Allahu Akbar dalam setiap gerakannya.

Begitupun dengan gerakan salatnya. Ajaran ini hanya mengajarkan duduk bersilah dengan memohon doa dan sujud.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah pengamanan agar kasus dugaan ajaran sesat ini tidak sampai berkembang ke arah anarkis atau kriminalitas.

”Mulai saat ini kita sudah menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap Paruru dan tempat tinggalnya. Tetapi Polri dalam kasus ini tetap berpedoman kepada MUI dan pihak Kejaksaan untuk menetapkan apakah ajaran itu sesat atau tidak,”pungkasnya. (Ibnudzar/sindo)


Baca juga berita terkait:

Si "Gondrong" Nabi Palsu Ajarkan Agama Baru di Makassar




Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Mencintaimu yang Telah Dimilikinya

Mencintaimu yang Telah Dimilikinya

Selasa, 27 Sep 2016 10:53

Usung Ahok Tukang Gusur, AMJU: PDIP Bukan Pembela Wong Cilik tapi Pengembang

Usung Ahok Tukang Gusur, AMJU: PDIP Bukan Pembela Wong Cilik tapi Pengembang

Selasa, 27 Sep 2016 08:49

Pesawat Tempur Rusia Secara Keliru Serang Pos Pemeriksaan Rezim Assad di Homs

Pesawat Tempur Rusia Secara Keliru Serang Pos Pemeriksaan Rezim Assad di Homs

Selasa, 27 Sep 2016 08:15

Mengurai Kepentingan Geostrategis China atas Indonesia

Mengurai Kepentingan Geostrategis China atas Indonesia

Selasa, 27 Sep 2016 07:45

Banjir Bandang di Garut, Jurnalis Filantropi Minta Pemerintah Sensitif Kebencanaan Nasional

Banjir Bandang di Garut, Jurnalis Filantropi Minta Pemerintah Sensitif Kebencanaan Nasional

Selasa, 27 Sep 2016 07:14

Iran Kutuk Pembunuhan Penulis Kristen Yordania Penghina Islam

Iran Kutuk Pembunuhan Penulis Kristen Yordania Penghina Islam

Selasa, 27 Sep 2016 06:55

PDIP Dukung Ahok, FPI: Ada Kekuatan Asing yang Bermain

PDIP Dukung Ahok, FPI: Ada Kekuatan Asing yang Bermain

Selasa, 27 Sep 2016 06:00

Banjir Bandang Garut; Ujian Ataukah Teguran?

Banjir Bandang Garut; Ujian Ataukah Teguran?

Senin, 26 Sep 2016 23:39

Akibat Bandel Dukung Ahok,DPD Demokrat Berencana Menjewer Ruhut

Akibat Bandel Dukung Ahok,DPD Demokrat Berencana Menjewer Ruhut

Senin, 26 Sep 2016 23:31

Tim Peduli Bencana Nusantara BMH Terus

Tim Peduli Bencana Nusantara BMH Terus

Senin, 26 Sep 2016 23:09

Dewan Dakwah Serukan Kepedulian Sosial dan Politik

Dewan Dakwah Serukan Kepedulian Sosial dan Politik

Senin, 26 Sep 2016 22:00

Yusril Tarik Diri dari Status Terkait Wajibnya Cuti Ahok sebagai Petahana

Yusril Tarik Diri dari Status Terkait Wajibnya Cuti Ahok sebagai Petahana

Senin, 26 Sep 2016 21:31

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 18:31

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Senin, 26 Sep 2016 17:35

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Senin, 26 Sep 2016 16:15

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Senin, 26 Sep 2016 15:03

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 14:46

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Senin, 26 Sep 2016 14:37


Must Read!
X