Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.644 views

Nabi Palsu Makassar Minta Ajarannya Disahkan

MAKASSAR (voa-islam.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera mengkoordinasikan adanya temuan aliran sesat Hamba Allah yang disebarkan Paruru Daeng Tau di Kecamatan Rappocini Makassar dengan MUI Sulsel.

Asisten Intelejen Kejati Sulselbar Andi Abdul Karim kemarin mengatakan,  aliran sesat Hamba Allah baru muncul dan belum masuk dalam pengawasan kejaksaan. Untuk itu, kata Karim, Kejati Sulselbar akan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait soal ajaran ini.

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare ini menjelaskan, salah satu pihak yang akan diminta tanggapannya soal aliran ini adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel.

...”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI, kemudian ditentukan langkah selanjutnya, Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluarkan larangan ajaran ini.” Kita tunggu koordinasi dengan MUI. Setelah itu akan menentukan sikap,”jelas karim...

”Karena ini aliran baru, kami koordinasikan dulu dengan MUI. Kemudian ditentukan langkah selanjutnya,” katanya. Kemungkinan aliran sesat ini akan diperkarakan di pengadilan, Karim belum bisa memastikan. Namun untuk tahap awal biasanya MUI mengeluaran larangan ajaran ini.”Kita tunggu koordinasi dengan MUI.S etelah itu akan menentukan sikap,” jelasnya.

Kejaksaan juga akan mengeluarkan surat edaran kepada semua Kejaksaan Negeri (kejari) untuk mengkoordinasikan munculnya aliran kepercayaan tersebut. ”Secepatnya kami akan keluarkan surat edaran soal munculnya aliran ini,” kata Karim kemarin.

Selain itu Kejati juga melakukan pengawasan terhadap beberapa organisasi keislaman, delapan organisasi keislaman yang masuk dalam pengawasan kejati di antaranya, Halwatiah, Jamah Tabligh, Dewan Dakwah Islam Indonesia, Islam Jamaah, Al Wahdah, Al Qiyadatul Islamiyah dan Jamaah An-Nadzir.

”Mereka hanya diawasi, kalau menyimpang akan dilarang,” tegasnya. Sedangkan untuk aliran kepercayaan ada enam. Di antaranya, Alirah kepercayaan Ba Hai, Ajaran/ paham Ma rifatullah, aliran kepercayaan masyarakat Naqsabandiyah, aliran kepercayaan Masyarakat Kwalwatiah Saman, aliran kepercayaan Tarekat Islam serat aliran kepercayaan Khalwatiah Saman.

Paruru Siap Temui Menteri Agama

Sementara itu meski beberapa tokoh agama di Sulsel menyatakan aliran Hamba Allah adalah sesat, namun Paruru Daeng Tau, secara tegas membantah dan akan menemui Menteri Agama Suryadharma Ali untuk mensyahkan agama yang dianutnya itu. ”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini.

..”Kalau banyak pihak yang mengatakan ajaran ini sesat, kemungkinan mereka belum memahami betul soal ini. Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru...

Kalau perlu saya akan menemui Menteri Agama dan menjelaskan ajaran ini,” ungkap Paruru kemarin. Bapak dari lima anak ini menyatakan, sebelum ada kepastian dari pihak-pihak terkait mengenai ajaran yang dianutnya sejak tahun 2000 itu, Paruru meminta seluruh masyarakat agar saling menghargai dan hormat-menghormati mengenai keyakinan yang diikutinya tersebut.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya"...

Menurut pria berambut sebahu ini, kepercayaan yang dianutnya mengajarkan tentang kasih sayang, sehingga dia meminta penjelasan jikalau ajaran Hamba Allah ini dikatakan sesat.

”Saya siap mengikuti prosedurnya dan akan mengikuti dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama (Depag) mengenai ajaran saya.

Saya disini bukan pemimpin karena saya hanyalah hamba Allah SWT,”pungkas warga Dusun Manyoi Kel Tamangeng Kec Barombong Kab Gowa itu.

Sementara itu, Kepala Depag Makassar Abdul Wahid mengungkapkan, hingga sekarang ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah aliran Hamba Allah ini tergolong sesat atau tidak, sebelum melakukan kajian bersama MUI,serta pihak-pihak yang mengurusi mengenai agama.

Untuk itu, pada Rabu (6/1) besok, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan MUI, Kejaksaan, kepolisian,TNI,ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) untuk membahas mengenai kepercayaan baru yang ada di tengah masyarakat ini.

”Tentunya dalam pertemuan itu,kami juga mengundang Paruru untuk menjelaskan mengenai tata cara sembahyang serta kitab sucinya agar semuanya jelas,” akunya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Abd Wahid juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat tergoda dan terprovokasi dengan ajaran agama ini. ”Kita harus berdalil kepada Al-Quran dan hadits. Diluar daripada itu pastilah sesat dan perlu dilakukan pendekatan secara persuasif untuk meninggalkan ajarannya itu,”teang Wahid.

Dalam ajaran yang dikembangkan Paruru tersebut diteruma sejak tahun 2000 lalu, dimana dia mengaku tengah salat dan didatangi oleh wahyu yang membisikkan ketelinganya mengenai ajarannya.

Ajaran Hamba Allah ini memiliki kesamaan dengan Islam. Hanya saja, ada beberapa yang sesat
. Diantaranya kita suci yang bertuliskan huruf lontara (huruf Bugis-Makassar kuno), salat dua kali dalam sehari,yakni pada pukul 13.30 Wita serta pukul 20.30 Wita malam.

Syahadatnya pun berbeda. Pengikut Paruru ini menggunakan syahadat ‘Asyhaduallah illaha illallah Allahu Akbar’, dan tidak menyebut nama Nabi Muhammad dalam syahadatnya.

Tata cara salatnya pun berbeda dengan Islam.Ajaran yang dikembangkan Paruru ini menggunakan Bahasa Makassar, dan tidak melafaskan kalimat Allahu Akbar dalam setiap gerakannya.

Begitupun dengan gerakan salatnya. Ajaran ini hanya mengajarkan duduk bersilah dengan memohon doa dan sujud.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah pengamanan agar kasus dugaan ajaran sesat ini tidak sampai berkembang ke arah anarkis atau kriminalitas.

”Mulai saat ini kita sudah menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap Paruru dan tempat tinggalnya. Tetapi Polri dalam kasus ini tetap berpedoman kepada MUI dan pihak Kejaksaan untuk menetapkan apakah ajaran itu sesat atau tidak,”pungkasnya. (Ibnudzar/sindo)


Baca juga berita terkait:

Si "Gondrong" Nabi Palsu Ajarkan Agama Baru di Makassar




Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Menhan AS Ashton Carter : Irak Akan Jatuh ke Kubangan Perang Sunni-Syi'ah

Menhan AS Ashton Carter : Irak Akan Jatuh ke Kubangan Perang Sunni-Syi'ah

Jum'at, 29 May 2015 20:24

Dibawah Erdogan Turki Akan Menjadi Imperium Islam dan Khilafah

Dibawah Erdogan Turki Akan Menjadi Imperium Islam dan Khilafah

Jum'at, 29 May 2015 19:59

Memandikan Jenazah, Haruskah Mandi Besar?

Memandikan Jenazah, Haruskah Mandi Besar?

Jum'at, 29 May 2015 18:25

12 Wanita Australia Berusaha Bergabung dengan Daulah Islam (IS)

12 Wanita Australia Berusaha Bergabung dengan Daulah Islam (IS)

Jum'at, 29 May 2015 18:00

Muslimah ICMI Akan Terus Memperjuangkan Jilbab di TNI

Muslimah ICMI Akan Terus Memperjuangkan Jilbab di TNI

Jum'at, 29 May 2015 17:54

Lomba Busana Mirip Istri Teroris: Bukan Hoax. Solusi Publishing Tuding Gramedia Depok Ketakutan

Lomba Busana Mirip Istri Teroris: Bukan Hoax. Solusi Publishing Tuding Gramedia Depok Ketakutan

Jum'at, 29 May 2015 17:38

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Jum'at, 29 May 2015 17:31

Aktivis Pro-Palestina Desak FIFA Usir Israel dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Aktivis Pro-Palestina Desak FIFA Usir Israel dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Jum'at, 29 May 2015 17:14

270 Orang Bersenjata Bergabung dengan Taliban di Provinsi Ghor

270 Orang Bersenjata Bergabung dengan Taliban di Provinsi Ghor

Jum'at, 29 May 2015 17:00

Pakistan Keukeuh Kecam Vonis Mati Terhadap Mantan Presiden Mursi

Pakistan Keukeuh Kecam Vonis Mati Terhadap Mantan Presiden Mursi

Jum'at, 29 May 2015 17:00

Dr. Ahmad Annuri, MA: Qira'ah dengan Langgam Jawa Merusak Tujuan Dibacakannya Al-Qur'an

Dr. Ahmad Annuri, MA: Qira'ah dengan Langgam Jawa Merusak Tujuan Dibacakannya Al-Qur'an

Jum'at, 29 May 2015 16:41

Lembaga Kemanusiaan Turki Lanjutkan Pemberian Bantuan Kepada Pengungsi Rohingya di Aceh

Lembaga Kemanusiaan Turki Lanjutkan Pemberian Bantuan Kepada Pengungsi Rohingya di Aceh

Jum'at, 29 May 2015 15:42

Fahira Idris: Meski Dianggap Hoax, Ada Misteri Pada Launching Buku 'Akulah Istri Teroris'

Fahira Idris: Meski Dianggap Hoax, Ada Misteri Pada Launching Buku 'Akulah Istri Teroris'

Jum'at, 29 May 2015 14:53

Pasukan Koalisi Syiah Ingin Rebut Propinsi Anbar dengan Operasi

Pasukan Koalisi Syiah Ingin Rebut Propinsi Anbar dengan Operasi "Labbaika Ya Husein"

Jum'at, 29 May 2015 14:25

Menag Bertaubat dan Minta Maaf Soal Baca Al-Qur'an Langgam Jawa

Menag Bertaubat dan Minta Maaf Soal Baca Al-Qur'an Langgam Jawa

Jum'at, 29 May 2015 13:56

Fahira Idris: Gagalkan Acara Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris?, Gramedia Depok Membantah

Fahira Idris: Gagalkan Acara Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris?, Gramedia Depok Membantah

Jum'at, 29 May 2015 13:13

Mantan Perwira Kadensus Polisi Tajikistan Bergabung dengan Daulah Islamiyah (IS)

Mantan Perwira Kadensus Polisi Tajikistan Bergabung dengan Daulah Islamiyah (IS)

Jum'at, 29 May 2015 12:45

Jokowi ke Papua Melakukan Langkah Membahayakan NKRI?

Jokowi ke Papua Melakukan Langkah Membahayakan NKRI?

Jum'at, 29 May 2015 11:41

Kota Terakhir Rezim Bashar al-Assad, Ariha Jatuh ke Tangan Mujahidin

Kota Terakhir Rezim Bashar al-Assad, Ariha Jatuh ke Tangan Mujahidin

Jum'at, 29 May 2015 10:53

Turunkan Joko Widodo, Mahasiswa (IMM) Kembali Ajak Kepung Istana Negara

Turunkan Joko Widodo, Mahasiswa (IMM) Kembali Ajak Kepung Istana Negara

Jum'at, 29 May 2015 10:50



Must Read!
X