Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
20.771 views

'Bangsat' Ruhut Sitompul dan Anggota 'Hewan' Yang Terhormat

JAKARTA (voa-islam.com) – Kejadian ini patut dicamkan oleh para anggota DPR RI. Sapaan “Anggota Dewan Yang Terhormat” dalam rapat-rapat DPR RI apakah masih berlaku setelah kejadian itu?

Entah di mana etika dan moral mereka, dalam sidang yang katanya terhormat itu, mereka tak malu-malu mengeluarkan kata binatang dan mengumbar kata-kata berselera rendahan: Bangsat! Kurang ajar! Lempar Palu! dan sebagainya. Padahal rapat itu direkam kamera televisi dan dapat disaksikan seluruh penduduk Indonesia.

Kali ini, biang sensasinya adalah Ruhut Sitompul, anggota DPR RI dari Partai Demokrat yang dibina oleh SBY.

Insiden ini terjadi saat rapat pansus angket Century, Selasa (6/1/2009) yang mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan pejabat BI yaitu Rusli Simanjuntak, Maman Soemantri, dan Maulana Ibrahim. Tiba-tiba saja, Ruhut Sitompul adu mulut dengan pimpinan pansus angket Century, Gayus Lumbuun.

Adu mulut berawal saat Ruhut interupsi kepada pimpinan sidang yang dipimpin Gayus Lumbuun agar mengatur waktu bertanya para anggota Pansus dengan baik. Ruhut menuding, Gayus memberi waktu yang lebih banyak kepada FPDI Perjuangan ketimbang fraksi lainnya.

..Anda jangan kurang ajar! Nyebut-nyebut profesor!” cetus Gayus...

“Pemimpin harus tegas dong, jangan nanti PDIP sampai dua jam. Masih ada enam fraksi lagi yang belum mendapat giliran,” ujarnya. Mendengar interupsi demikian Gayus menghentikan perkataan Ruhut. Setelah itu, suasana semakin panas karena Ruhut menyinggung gelar akademik profesor yang disandang Gayus Lumbuun.

Mendengar pernyataan Ruhut, Gayus tersinggung berat dan menimpali, “Anda jangan kurang ajar! Nyebut-nyebut profesor!” cetus Gayus.

Di situlah kata-kata makian yang sangat tak pantas diucapkan dari mulut Ruhut dengan menyebut seekor binatang untuk lawan bicaranya: “Diam Kau, bangsat..!!”

Emosi semakin memuncak, Ruhut berusaha memancing Gayus agar melempar palu sidang ke dirinya. Untung saja, Gayus tidak terpancing atas provokasi tersebut.

Buntut kata “bangsat” Ruhut Sitompul itu, Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (7/1/2010) siang, melayangkan surat klarifikasi secara resmi kepada Fraksi Partai Demokrat atas kata "bangsat" yang dilontarkan Ruhut Sitompul kepada Gayus Lumbuun.

Surat tersebut ditujukan kepada Ketua Fraksi Partai Demokrat dan ditembuskan ke pimpinan DPR, pimpinan Badan Kehormatan, ketua-ketua fraksi, dan kepada semua media.

Dalam surat bernomor 016/F-PDIP/DPR-RI/I/ 2010 itu, PDI Perjuangan menyampaikan keberatannya atas kata "bangsat" yang disampaikan Ruhut secara terbuka. Kata itu dinilai Fraksi PDI Perjuangan telah mencederai kehormatan lembaga DPR RI, khususnya pimpinan angket Pengusutan Kasus Bank Century. Sebagai pimpinan Pansus, bagi PDI Perjuangan, Gayus adalah pengejawantahan lembaga DPR.

...Di situlah kata-kata makian yang sangat tak pantas diucapkan dari mulut Ruhut dengan menyebut seekor binatang untuk lawan bicaranya: “Diam Kau, bangsat..!!”

"Mengingat saudara Gayus Lumbuun yang notabene anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sehingga, bagi fraksi, kata 'bangsat' tersebut merupakan suatu penghinaan kepada Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dan lebih khusus PDI Perjuangan sebagai partai politik," demikian bunyi surat yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo.

Melalui surat tersebut, Fraksi PDI Perjuangan juga meminta klarifikasi dari Fraksi Partai Demokrat atas umpatan Ruhut.

Menyikapi “bangsat” dari mulut Ruhut di sidang Pansus Century, Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai apa yang dilakukan Ruhut merupakan dinamika Pansus yang biasa saja...

“Itu bagian dari dinamika pansus. Memang agak panas. Tetapi jelas itu bukan skenario untuk menganggu,” jelasnya santai.

Lha kok, kata makian dengan menyebut binatang “bangsat” dalam rapat Anggota Dewan Yang Terhormat disebut dinamika? Jika sesama “Anggota Dewan Yang Terhormat” itu biasa memakai hewan menjijikkan untuk menghina anggota dewan yang lain, maka jangan salahkan rakyat bila memelesetkan “Anggota Dewan Yang Terhormat” menjadi “Anggota Hewan Yang Terhormat.”

Jika saling memaki antar anggota dewan dengan makian “bangsat” sudah tidak tabu lagi, apa salahnya jika Kasatlantas Kepolisian Resor Indragiri Hulu, Ajun Komisaris Tri Laksono, Rabu (2/12/2009) menyebut anggota dewan sebagai "anggota hewan yang terhormat?” [taz/dari berbagai sumber]

Baca Berita Terkait:

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Kebiadaban Israel Berlanjut dengan Mencekik Anak Palestina

Kebiadaban Israel Berlanjut dengan Mencekik Anak Palestina

Senin, 31 Aug 2015 23:55

Fokus Pencitraan, Presiden Diminta Turun dari Kursinya

Fokus Pencitraan, Presiden Diminta Turun dari Kursinya

Senin, 31 Aug 2015 23:50

Ekonomi Memprihatinkan, Mantan Panglima TNI: Tetap Waspada

Ekonomi Memprihatinkan, Mantan Panglima TNI: Tetap Waspada

Senin, 31 Aug 2015 23:45

TNI-Polisi Bentrok (lagi), Menpan: Memalukan, Memalukan!

TNI-Polisi Bentrok (lagi), Menpan: Memalukan, Memalukan!

Senin, 31 Aug 2015 23:15

Pernyataan Sering Membingungkan, Presiden Diminta Tidak Ikut Campur

Pernyataan Sering Membingungkan, Presiden Diminta Tidak Ikut Campur

Senin, 31 Aug 2015 22:45

Ahok Rugikan Pemprov DKI Jakarta Rp. 800 Miliar, Bukan Rp. 191 Miliar

Ahok Rugikan Pemprov DKI Jakarta Rp. 800 Miliar, Bukan Rp. 191 Miliar

Senin, 31 Aug 2015 22:30

Ubah Adzan: Lebih Baik Sholat daripada Facebook-an, Pria Dihukum

Ubah Adzan: Lebih Baik Sholat daripada Facebook-an, Pria Dihukum

Senin, 31 Aug 2015 22:15

Polri Terkesan Main-main dan Tidak Profesional Menegakkan Hukum

Polri Terkesan Main-main dan Tidak Profesional Menegakkan Hukum

Senin, 31 Aug 2015 21:15

Rihlah: Menyusuri Keindahan Toledo di Andalusia, Spanyol

Rihlah: Menyusuri Keindahan Toledo di Andalusia, Spanyol

Senin, 31 Aug 2015 19:07

Laut Tercemar Akibat Reklamasi Teluk Jakarta, DPR RI akan Panggil Ahok

Laut Tercemar Akibat Reklamasi Teluk Jakarta, DPR RI akan Panggil Ahok

Senin, 31 Aug 2015 18:45

Operasi Gabungan Akan Segera Bebaskan Yaman dari Syi'ah Houthi

Operasi Gabungan Akan Segera Bebaskan Yaman dari Syi'ah Houthi

Senin, 31 Aug 2015 18:15

Jokowi Biarkan Buruh Cina Membludak, Ratusan Ribu Buruh Indonesia DiPHK

Jokowi Biarkan Buruh Cina Membludak, Ratusan Ribu Buruh Indonesia DiPHK

Senin, 31 Aug 2015 18:13

Ke Indonesia, Porsi Terbesar Investasi Dipegang oleh China

Ke Indonesia, Porsi Terbesar Investasi Dipegang oleh China

Senin, 31 Aug 2015 17:45

Polisi Buru Wanita Thailand  yang Dituduh Terlibat Pemboman Kuil Erawan

Polisi Buru Wanita Thailand yang Dituduh Terlibat Pemboman Kuil Erawan

Senin, 31 Aug 2015 17:30

Anggota Dewan Akui Kinerjanya Tidak Sesuai Harapan Masyarakat

Anggota Dewan Akui Kinerjanya Tidak Sesuai Harapan Masyarakat

Senin, 31 Aug 2015 16:45

YLBHI : Demi Kepentingan  Asing Jokowi Menenggelamkan Rakyatnya

YLBHI : Demi Kepentingan Asing Jokowi Menenggelamkan Rakyatnya

Senin, 31 Aug 2015 15:50

Said  Iqbal : 45 Ribu Buruh Akan Melakukan Aksi Long March Menuju Istana

Said Iqbal : 45 Ribu Buruh Akan Melakukan Aksi Long March Menuju Istana

Senin, 31 Aug 2015 15:23

JK: Gejolak Poso, Ambon, dan Aceh Hasil dari Ketidakadilan

JK: Gejolak Poso, Ambon, dan Aceh Hasil dari Ketidakadilan

Senin, 31 Aug 2015 14:45

Myanmar Larang Partai-Partai Politik Kritik Tentara Burma dalam Kampanye Pemilu

Myanmar Larang Partai-Partai Politik Kritik Tentara Burma dalam Kampanye Pemilu

Senin, 31 Aug 2015 14:43

Ditengah Krisis Ekonomi Indonesia, Direktur IMF Lagarde ke Jakarta Bertemu Jokowi

Ditengah Krisis Ekonomi Indonesia, Direktur IMF Lagarde ke Jakarta Bertemu Jokowi

Senin, 31 Aug 2015 10:42



Must Read!
X