Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.088 views

Surga Edan versi Sekte 'Surga Eden,' Syaratnya ML dengan Pimpinan

CIREBON (voa-islam.com) – Sekte ”Surga Eden” di Cirebon, Jawa Barat ini tidak hanya sesat, tapi juga bejat dan edan! Sesat, karena ajarannya menyimpang dari Islam: pimpinannya, Ahmad Tantowi mengaku sebagai Tuhan semesta alam. Sebagai tuhan sekte, Tantowi melarang pengikutnya mengamalkan syariat agama Islam, seperti shalat lima waktu, puasa ramadhan, dan mengaji Al-Qur’an.

Selain sesat, sekte ini juga sangat bejat. Bayangkan, pimpinannya menjanjikan Surga Eden bagi pengikut wanitanya dengan satu syarat: mau ML (bersetubuh) dengannya.

"Saya pernah menjadi pengikut Surga Eden. Namun setelah ada upaya Tantowi akan menggauli istri saya dengan dalih syarat jadi pengikutnya, saya tak terima dan langsung keluar dari ajaran dia. Kemudian saya lapor polisi," kata Andi, orang yang pernah jadi pengikut Surga Eden.

Karena sudah meresahkan warga, maka Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama puluhan anggota ormas Islam setempat, menggerebek salah satu markas Surga Eden di Desa Pamengkang, RT 5 RW 5, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (14/1/2010) pagi.

Dari markas itu, Tantowi ditangkap bersama 13 pengikutnya. Dalam penggerebekan itu, Tantowi dan para pengikutnya yang sebagian besar perempuan melawan. Tantowi mencabut keris dan berusaha melawan petugas, namun polisi dengan mudah dapat membekuknya.

..polisi menyita sejumlah barang bukti yaitu 60 kuitansi setoran dana jamaah, kitab Injil, buku panduan surga eden, 2 rol negatif film berisi gambar-gambar cabul Tantowi, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, dan 1 bundel piagam pengikut Surga Eden...

Dari 13 orang yang ditangkap tersebut, dua di antaranya adalah istri Tantowi yaitu Endang dan tangan kanan Tantowi yaitu Iman Junaedi (36) yang memposisikan diri sebagai malaikat Jibril. Sedangkan sisanya adalah jamaah Surga Eden, antara lain: MY, KAR, KUF, AGF, RS,TU, NU, HAM, NAI dan AY. Seluruh pengikut Surga Eden digelandang ke Mapolda Jabar.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sebuah kolam yang dihiasi patung wanita telanjang, persis di depan kamar Tantowi. Selain itu ditemukan keris dan berbagai benda yang digunakan sebagai alat ritual.

Selain mengamankan 13 orang tadi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yaitu 60 kuitansi setoran dana jamaah, kitab Injil, buku panduan surga eden, 2 rol negatif film berisi gambar-gambar cabul Tantowi, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, dan 1 bundel piagam pengikut Surga Eden.

Usai penggerebekan, dua rumah yang selama ini dijadikan markas penyebaran aliran sesat itu dipasang garis polisi. Personel Kepolisian Resor Cirebon menjaga ketat rumah yang dihuni pimpinan dan para pengikut Surga Eden.

Tantowi, pendiri sekte "cabul" yang mengaku tuhan.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad mengatakan, tiga petinggi 'Surga Eden' yang diduga menganut aliran sesat, ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah pemimpin yang mengaku sebagai Allah yaitu Ahmad Tantowi (57) dan istrinya, Endang (34). Serta seorang pria yang mengaku Jibril yaitu Imam Junaedi (36).

"Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga orang tersebut statusnya tersangka," jelas Dade.

Beberapa pasal berlapis sudah disiapkan penyidik untuk menjerat tersangka yaitu pasal 156 huruf a KUH Pidana tentang Penodaan Agama, pasal 285 KUH Pidana tentang Pencabulan, dan pasal 335 KUH Pidana tentang Perbuatan tidak Menyenangkan.

"Untuk pasal 156 ancaman hukumannya lima tahun tapi perlu saksi ahli, pasal 285 sembilan tahun, dan pasal 335 ancaman hukumannya empat tahun," ujar Dade.

MUI: Aliran ”Surga Eden” jelas sesat di atas kesesatan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyatakan, jika memang terbukti aliran Surga Eden melakukan pencabulan dan tidak mewajibkan shalat, itu sudah sesat di atas kesesatan.

Hal tersebut dikatakan Sekum MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi wartawan melalui telepon selular, Sabtu (16/1/2010).

“Statemen dari MUI Jabar, kalau itu benar, mengaku sebagai tuhan kemudian melakukan praktik pencabulan, tidak mewajibkan shalat, itu menurut MUI sudah kesesatan di atas kesesatan,” ujar Rafani.

Rafani juga meminta pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas aliran tersebut. ”Pimpinannya sudah ditangkap kan? Harus segera diusut,” ujarnya.

MUI pun, kata Rafani siap untuk dipanggil pihak kepolisian sebagai saksi ahli. ”Nanti kalau diperlukan, MUI siap sebagai saksi ahli untuk dimintai penjelasan apakah pandangan keyakinan aliran Surga Eden itu sesat atau tidak,” ujarnya.
   
Pimpinan sekte mengklaim dirinya sebagai Tuhan

Kepada polisi, Tantowi dan pengikutnya mengaku bahwa aliran yang diajarkan itu intinya adalah akidah Islam.

Anehnya, dalam doktrin Surga Eden, yang harus disembah oleh para pengikutnya ialah Tantowi karena dianggap sebagai tuhan sekaligus imam dan pemimpin aliran itu. Sebagai tuhan, Tantowi menunjuk Agus sebagai malaikat Jibril.

..dalam doktrin Surga Eden, yang harus disembah oleh para pengikutnya ialah Tantowi karena dianggap sebagai tuhan sekaligus imam dan pemimpin aliran itu...

Untuk meyakinkan kepada pengikutnya, bahwa dirinya adalah Tuhan,  Tantowi mengaku hafal seluruh ayat dalam kitab suci Al-Quran.

"Imam atau pimpinan 'Surga Eden' mengaku hafal 6.666 ayat Alquran di luar kepala. Maka itu dia menganggap dirinya Tuhan," jelas Ketua Gerakan Reformis Islam (Garis) Jabar Suryana Nurfatwa saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (15/1/2010).

Mengaku Islam tapi melarang shalat, puasa dan mengaji

Meski mengaku Agama Islam, namun kelompok 'Surga Eden' menganggap tak perlu melakukan syariat agama Islam, seperti shalat lima waktu, puasa ramadhan, dan mengaji Al-Qur’an.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad didampingi Direskrim Polda Jabar Kombes Pol Abdul Hakim kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kamis (14/1/2010).

"Berdasarkan pemeriksaan, para pengikut 'Surga Eden' mengaku tidak perlu salat, puasa dan mengaji," ujar Dade.

Menurut Dade, pemimpin yang mengaku sebagai Tuhan yaitu Ahmad Tantowi (57), beserta pengikutnya diduga menganut ajaran melenceng dari syariat Islam.

"Mereka semua mengaku beragama Islam. Pemimpinnya mengatakan, dosa kewajiban itu bisa dihapus bila pengikut membayar zakat sebesar 10 persen dari total pendapatan," ungkap Dade.

Menghalalkan Perampasan Harta

Untuk menambah pundi-pundi keuangan sekte, Surga Eden mengajarkan bahwa  dosa dapat dihapus dengan membayar zakat sebesar 10 persen dari pendapatan.

Selain itu, pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Dan salah satu golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'. "Pengikut boleh juga merampas harta benda milik orangtua dan keluarganya," jelas Dade Achmad.

..pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Dan salah satu golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'...

Dari pemeriksaan terhadap pengikut 'Surga Eden', kata Dade, hasil rampasan harta benda itu selanjutnya diberikan ke