Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
29.503 views

Surga Edan versi Sekte 'Surga Eden,' Syaratnya ML dengan Pimpinan

CIREBON (voa-islam.com) – Sekte ”Surga Eden” di Cirebon, Jawa Barat ini tidak hanya sesat, tapi juga bejat dan edan! Sesat, karena ajarannya menyimpang dari Islam: pimpinannya, Ahmad Tantowi mengaku sebagai Tuhan semesta alam. Sebagai tuhan sekte, Tantowi melarang pengikutnya mengamalkan syariat agama Islam, seperti shalat lima waktu, puasa ramadhan, dan mengaji Al-Qur’an.

Selain sesat, sekte ini juga sangat bejat. Bayangkan, pimpinannya menjanjikan Surga Eden bagi pengikut wanitanya dengan satu syarat: mau ML (bersetubuh) dengannya.

"Saya pernah menjadi pengikut Surga Eden. Namun setelah ada upaya Tantowi akan menggauli istri saya dengan dalih syarat jadi pengikutnya, saya tak terima dan langsung keluar dari ajaran dia. Kemudian saya lapor polisi," kata Andi, orang yang pernah jadi pengikut Surga Eden.

Karena sudah meresahkan warga, maka Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama puluhan anggota ormas Islam setempat, menggerebek salah satu markas Surga Eden di Desa Pamengkang, RT 5 RW 5, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (14/1/2010) pagi.

Dari markas itu, Tantowi ditangkap bersama 13 pengikutnya. Dalam penggerebekan itu, Tantowi dan para pengikutnya yang sebagian besar perempuan melawan. Tantowi mencabut keris dan berusaha melawan petugas, namun polisi dengan mudah dapat membekuknya.

..polisi menyita sejumlah barang bukti yaitu 60 kuitansi setoran dana jamaah, kitab Injil, buku panduan surga eden, 2 rol negatif film berisi gambar-gambar cabul Tantowi, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, dan 1 bundel piagam pengikut Surga Eden...

Dari 13 orang yang ditangkap tersebut, dua di antaranya adalah istri Tantowi yaitu Endang dan tangan kanan Tantowi yaitu Iman Junaedi (36) yang memposisikan diri sebagai malaikat Jibril. Sedangkan sisanya adalah jamaah Surga Eden, antara lain: MY, KAR, KUF, AGF, RS,TU, NU, HAM, NAI dan AY. Seluruh pengikut Surga Eden digelandang ke Mapolda Jabar.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sebuah kolam yang dihiasi patung wanita telanjang, persis di depan kamar Tantowi. Selain itu ditemukan keris dan berbagai benda yang digunakan sebagai alat ritual.

Selain mengamankan 13 orang tadi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yaitu 60 kuitansi setoran dana jamaah, kitab Injil, buku panduan surga eden, 2 rol negatif film berisi gambar-gambar cabul Tantowi, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, dan 1 bundel piagam pengikut Surga Eden.

Usai penggerebekan, dua rumah yang selama ini dijadikan markas penyebaran aliran sesat itu dipasang garis polisi. Personel Kepolisian Resor Cirebon menjaga ketat rumah yang dihuni pimpinan dan para pengikut Surga Eden.

Tantowi, pendiri sekte "cabul" yang mengaku tuhan.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad mengatakan, tiga petinggi 'Surga Eden' yang diduga menganut aliran sesat, ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah pemimpin yang mengaku sebagai Allah yaitu Ahmad Tantowi (57) dan istrinya, Endang (34). Serta seorang pria yang mengaku Jibril yaitu Imam Junaedi (36).

"Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga orang tersebut statusnya tersangka," jelas Dade.

Beberapa pasal berlapis sudah disiapkan penyidik untuk menjerat tersangka yaitu pasal 156 huruf a KUH Pidana tentang Penodaan Agama, pasal 285 KUH Pidana tentang Pencabulan, dan pasal 335 KUH Pidana tentang Perbuatan tidak Menyenangkan.

"Untuk pasal 156 ancaman hukumannya lima tahun tapi perlu saksi ahli, pasal 285 sembilan tahun, dan pasal 335 ancaman hukumannya empat tahun," ujar Dade.

MUI: Aliran ”Surga Eden” jelas sesat di atas kesesatan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyatakan, jika memang terbukti aliran Surga Eden melakukan pencabulan dan tidak mewajibkan shalat, itu sudah sesat di atas kesesatan.

Hal tersebut dikatakan Sekum MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi wartawan melalui telepon selular, Sabtu (16/1/2010).

“Statemen dari MUI Jabar, kalau itu benar, mengaku sebagai tuhan kemudian melakukan praktik pencabulan, tidak mewajibkan shalat, itu menurut MUI sudah kesesatan di atas kesesatan,” ujar Rafani.

Rafani juga meminta pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas aliran tersebut. ”Pimpinannya sudah ditangkap kan? Harus segera diusut,” ujarnya.

MUI pun, kata Rafani siap untuk dipanggil pihak kepolisian sebagai saksi ahli. ”Nanti kalau diperlukan, MUI siap sebagai saksi ahli untuk dimintai penjelasan apakah pandangan keyakinan aliran Surga Eden itu sesat atau tidak,” ujarnya.
   
Pimpinan sekte mengklaim dirinya sebagai Tuhan

Kepada polisi, Tantowi dan pengikutnya mengaku bahwa aliran yang diajarkan itu intinya adalah akidah Islam.

Anehnya, dalam doktrin Surga Eden, yang harus disembah oleh para pengikutnya ialah Tantowi karena dianggap sebagai tuhan sekaligus imam dan pemimpin aliran itu. Sebagai tuhan, Tantowi menunjuk Agus sebagai malaikat Jibril.

..dalam doktrin Surga Eden, yang harus disembah oleh para pengikutnya ialah Tantowi karena dianggap sebagai tuhan sekaligus imam dan pemimpin aliran itu...

Untuk meyakinkan kepada pengikutnya, bahwa dirinya adalah Tuhan,  Tantowi mengaku hafal seluruh ayat dalam kitab suci Al-Quran.

"Imam atau pimpinan 'Surga Eden' mengaku hafal 6.666 ayat Alquran di luar kepala. Maka itu dia menganggap dirinya Tuhan," jelas Ketua Gerakan Reformis Islam (Garis) Jabar Suryana Nurfatwa saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (15/1/2010).

Mengaku Islam tapi melarang shalat, puasa dan mengaji

Meski mengaku Agama Islam, namun kelompok 'Surga Eden' menganggap tak perlu melakukan syariat agama Islam, seperti shalat lima waktu, puasa ramadhan, dan mengaji Al-Qur’an.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad didampingi Direskrim Polda Jabar Kombes Pol Abdul Hakim kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kamis (14/1/2010).

"Berdasarkan pemeriksaan, para pengikut 'Surga Eden' mengaku tidak perlu salat, puasa dan mengaji," ujar Dade.

Menurut Dade, pemimpin yang mengaku sebagai Tuhan yaitu Ahmad Tantowi (57), beserta pengikutnya diduga menganut ajaran melenceng dari syariat Islam.

"Mereka semua mengaku beragama Islam. Pemimpinnya mengatakan, dosa kewajiban itu bisa dihapus bila pengikut membayar zakat sebesar 10 persen dari total pendapatan," ungkap Dade.

Menghalalkan Perampasan Harta

Untuk menambah pundi-pundi keuangan sekte, Surga Eden mengajarkan bahwa  dosa dapat dihapus dengan membayar zakat sebesar 10 persen dari pendapatan.

Selain itu, pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Dan salah satu golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'. "Pengikut boleh juga merampas harta benda milik orangtua dan keluarganya," jelas Dade Achmad.

..pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Dan salah satu golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'...

Dari pemeriksaan terhadap pengikut 'Surga Eden', kata Dade, hasil rampasan harta benda itu selanjutnya diberikan ke pemimpinnya yaitu Ahmad Tantowi yang mengaku sebagai Allah.

Wow, wajibkan calon pengantin wanita untuk ML dengan pemimpin

Ajaran sekte ”Surga Eden” yang paling tidak lazim adalah kewajiban ML (berhubungan badan) dengan pimpinan sekte. Bagi pengikut wanita yang hendak menikah, diharuskan bersetubuh dengan pemimpin mereka yang mengaku sebagai Tuhan.

Kombes Pol Dade Achmad mengatakan, sang pemimpin 'Surga Eden' yaitu Ahmad Tantowi, diduga melakukan perbuatan cabul kepada pengikut wanitanya, dengan dalih sebagai ritual kesucian.

"Bagi pengikut wanita yang akan menikah wajib disucikan dahulu. Nantinya harus bertemu dengan pemimpinnya," jelas Dade.  

Dari keterangan sejumlah pengikut yang diduga aliran sesat ini, wanita yang hendak menikah itu 'disucikan' agar menjadi bidadari. Ritual ini dilakukan di ruang khusus dan ditonton sejumlah pengikut.

..wanita yang hendak menikah itu 'disucikan' agar menjadi bidadari. Ritual ini dilakukan di ruang khusus dan ditonton sejumlah pengikut. Calon pengantin harus mengikuti kemauan pemimpinnya. Seperti memijat hingga dipaksa berhubungan badan...

"Saat disucikan, calon pengantin harus mengikuti kemauan pemimpinnya. Seperti memijat hingga dipaksa berhubungan badan," jelasnya.

Bahkan, kata Dade, sebelum memaksa menggauli calon pengantin, sang pemimpin sengaja mencumbu terlebih dahulu istrinya di hadapan calon pengantin. Bukan itu saja, agar perbuatannya berlangsung mulus, sebagian pengikut memegangi tangan dan kaki calon pengantin.

Istri dihamili sang Imam, suami malah bangga

Bila imam sekte "Surga Eden" mengajarkan doktrin cabul dengan iming-iming surga adalah sebuah kegilaan, tapi yang lebih gila lagi adalah kelakuan para pengikutnya.

Bagi pengikut Surga Eden yang merupakan suami istri, sang suami dilarang menggauli istrinya selama 6 bulan pertama menjadi anggota. Saat itulah dimanfaatkan pemimpin Surga Eden, Ahmad Tantowi untuk menggauli istri dari pengikutnya itu. Kabarnya, ada yang hingga hamil dan melahirkan. Namun bukannya marah, sang suami merasa bangga.

Hal ini dituturkan Ketua Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS) Cirebon Andi Mulya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jumat (15/1/2010). Menurutnya informasi itu dia peroleh dari mantan pengikut Surga Eden.

Bagi pasangan suami istri yang ikut kelompok ini, si suami tak boleh menggauli istrinya selama 6 bulan. Saat itulah si imam menggauli sang istri," katanya.

..ada jemaat yang disetubuhi Tantowi hingga bunting dan melahirkan. "Si suaminya malah bangga karena merasa bahwa anak itu anak Tuhan...

Kabarnya, kata dia, ada yang disetubuhi Tantowi hingga bunting dan melahirkan. "Si suaminya malah bangga karena merasa bahwa anak itu anak Tuhan," tutur Andi.

Saat ini, Polda Jabar sudah menetapkan Ahmad Tantowi dan istrinya, Endang (34), serta seorang pria yang mengaku Jibril yaitu Imam Junaedi (36) sebagai tersangka.

Syarat masuk surga harus ML dengan pimpinan sekte. Ini mah, surganya Tantowi, pimpinan sekte. Hanya akal bulus Tantowi untuk dapatkan zina gratis berkedok ”Surga Eden.” Akibatnya, bukan surga Eden yang didapat, tapi kumpul kebo dengan orang edan. [taz]

Baca berita terkait:

Wajibkan Sex Bebas dan Larang Shalat, Aliran 'Surga Eden' Sesat di Atas Kesesatan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Bukan kepalang repotnya Ummu Abdullah saat putra sulungnya dirawat inap karena sakit demam berdarah. Tanpa didampingi sang suami, ia juga harus merawat dua balita lainnya....

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Terkait Pembunuhan Siyono, LUIS: Mana Pancasilamu Wahai Densus 88?

Terkait Pembunuhan Siyono, LUIS: Mana Pancasilamu Wahai Densus 88?

Sabtu, 28 May 2016 10:20

Tokoh Cina Ini Mensinyalir Ahok Memiliki Kepribadian PKI?

Tokoh Cina Ini Mensinyalir Ahok Memiliki Kepribadian PKI?

Sabtu, 28 May 2016 09:37

Tahanan Suriah Kembali Kuasai Penjara Hama Setelah Rezim Pendusta Assad Langgar Perjanjian

Tahanan Suriah Kembali Kuasai Penjara Hama Setelah Rezim Pendusta Assad Langgar Perjanjian

Sabtu, 28 May 2016 09:00

Pesan Peggy Melati Sukma kepada Ibu-ibu: Perkuat Tauhid dan Syariah

Pesan Peggy Melati Sukma kepada Ibu-ibu: Perkuat Tauhid dan Syariah

Sabtu, 28 May 2016 08:30

Badan Otorita Toba, Setelah Penantian 40 Tahun Itu...

Badan Otorita Toba, Setelah Penantian 40 Tahun Itu...

Sabtu, 28 May 2016 08:20

Kerjasama Kemitraan Inggris & Indonesia, Siapa Meraup Untung?

Kerjasama Kemitraan Inggris & Indonesia, Siapa Meraup Untung?

Sabtu, 28 May 2016 08:05

Jumhur Hidayat: Salah Respon Bisa Terjadi Reformasi Jilid 2

Jumhur Hidayat: Salah Respon Bisa Terjadi Reformasi Jilid 2

Sabtu, 28 May 2016 08:00

Bencana Longsor di Subang, Team Relawan Sinergi Komunitas Pendaki Muslim Turun Bantu Evakuasi

Bencana Longsor di Subang, Team Relawan Sinergi Komunitas Pendaki Muslim Turun Bantu Evakuasi

Sabtu, 28 May 2016 07:50

Umat Islam adalah Panglima untuk Menolak Segala Bentuk Pemerintah Meminta Maaf kepada PKI

Umat Islam adalah Panglima untuk Menolak Segala Bentuk Pemerintah Meminta Maaf kepada PKI

Sabtu, 28 May 2016 07:37

Lebih Banyak Orang Cina Pembenci daripada yang Dukung NKRI

Lebih Banyak Orang Cina Pembenci daripada yang Dukung NKRI

Sabtu, 28 May 2016 05:37

Berdakwah di Pelosok, 68 Mahasiswa STID Kekurangan Dana

Berdakwah di Pelosok, 68 Mahasiswa STID Kekurangan Dana

Sabtu, 28 May 2016 02:06

Struktur Mati, tapi Ideologi Hidup adalah Keyakinan PKI untuk Bangkit di Indonesia

Struktur Mati, tapi Ideologi Hidup adalah Keyakinan PKI untuk Bangkit di Indonesia

Jum'at, 27 May 2016 23:39

Sambut Muktamar III, Pekan Ini Wahdah Islamiyah Gelar Tabligh Akbar di 18 Kota

Sambut Muktamar III, Pekan Ini Wahdah Islamiyah Gelar Tabligh Akbar di 18 Kota

Jum'at, 27 May 2016 22:17

Identik dengan Nama Hindu,  Aktor Teuku Wisnu Ganti Nama

Identik dengan Nama Hindu, Aktor Teuku Wisnu Ganti Nama

Jum'at, 27 May 2016 21:59

Rencana Pemerintah Minta Maaf kepada PKI Bermula dari Simposium

Rencana Pemerintah Minta Maaf kepada PKI Bermula dari Simposium

Jum'at, 27 May 2016 21:39

Turki Kecam Kemunafikan AS Karena Mendukung Kelompok Teror YPG Kurdi

Turki Kecam Kemunafikan AS Karena Mendukung Kelompok Teror YPG Kurdi

Jum'at, 27 May 2016 21:15

Selama Ramadhan, 68 Mahasiswa STID Mohammad Natsir Akan Berdakwah di Pelosok

Selama Ramadhan, 68 Mahasiswa STID Mohammad Natsir Akan Berdakwah di Pelosok

Jum'at, 27 May 2016 20:18

Salah Satu Kelicikan PKI: Menyelinap Atas Nama Rakyat di Desa-desa

Salah Satu Kelicikan PKI: Menyelinap Atas Nama Rakyat di Desa-desa

Jum'at, 27 May 2016 19:39

Benarkah Ada Belasan Juta Kader PKI di Indonesia yang Siap Kudeta?

Benarkah Ada Belasan Juta Kader PKI di Indonesia yang Siap Kudeta?

Jum'at, 27 May 2016 17:39

GARDAH: Yang Kosongkan KTP Bukan Hanya Penganut Sunda Wiwitan Saja

GARDAH: Yang Kosongkan KTP Bukan Hanya Penganut Sunda Wiwitan Saja

Jum'at, 27 May 2016 15:36


Must Read!
X