Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
53.728 views

Surga Edan versi Sekte 'Surga Eden,' Syaratnya ML dengan Pimpinan

CIREBON (voa-islam.com) – Sekte ”Surga Eden” di Cirebon, Jawa Barat ini tidak hanya sesat, tapi juga bejat dan edan! Sesat, karena ajarannya menyimpang dari Islam: pimpinannya, Ahmad Tantowi mengaku sebagai Tuhan semesta alam. Sebagai tuhan sekte, Tantowi melarang pengikutnya mengamalkan syariat agama Islam, seperti shalat lima waktu, puasa ramadhan, dan mengaji Al-Qur’an.

Selain sesat, sekte ini juga sangat bejat. Bayangkan, pimpinannya menjanjikan Surga Eden bagi pengikut wanitanya dengan satu syarat: mau ML (bersetubuh) dengannya.

"Saya pernah menjadi pengikut Surga Eden. Namun setelah ada upaya Tantowi akan menggauli istri saya dengan dalih syarat jadi pengikutnya, saya tak terima dan langsung keluar dari ajaran dia. Kemudian saya lapor polisi," kata Andi, orang yang pernah jadi pengikut Surga Eden.

Karena sudah meresahkan warga, maka Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama puluhan anggota ormas Islam setempat, menggerebek salah satu markas Surga Eden di Desa Pamengkang, RT 5 RW 5, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (14/1/2010) pagi.

Dari markas itu, Tantowi ditangkap bersama 13 pengikutnya. Dalam penggerebekan itu, Tantowi dan para pengikutnya yang sebagian besar perempuan melawan. Tantowi mencabut keris dan berusaha melawan petugas, namun polisi dengan mudah dapat membekuknya.

..polisi menyita sejumlah barang bukti yaitu 60 kuitansi setoran dana jamaah, kitab Injil, buku panduan surga eden, 2 rol negatif film berisi gambar-gambar cabul Tantowi, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, dan 1 bundel piagam pengikut Surga Eden...

Dari 13 orang yang ditangkap tersebut, dua di antaranya adalah istri Tantowi yaitu Endang dan tangan kanan Tantowi yaitu Iman Junaedi (36) yang memposisikan diri sebagai malaikat Jibril. Sedangkan sisanya adalah jamaah Surga Eden, antara lain: MY, KAR, KUF, AGF, RS,TU, NU, HAM, NAI dan AY. Seluruh pengikut Surga Eden digelandang ke Mapolda Jabar.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sebuah kolam yang dihiasi patung wanita telanjang, persis di depan kamar Tantowi. Selain itu ditemukan keris dan berbagai benda yang digunakan sebagai alat ritual.

Selain mengamankan 13 orang tadi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yaitu 60 kuitansi setoran dana jamaah, kitab Injil, buku panduan surga eden, 2 rol negatif film berisi gambar-gambar cabul Tantowi, 5 buku tentang cara melakukan hubungan seksual, dan 1 bundel piagam pengikut Surga Eden.

Usai penggerebekan, dua rumah yang selama ini dijadikan markas penyebaran aliran sesat itu dipasang garis polisi. Personel Kepolisian Resor Cirebon menjaga ketat rumah yang dihuni pimpinan dan para pengikut Surga Eden.

Tantowi, pendiri sekte "cabul" yang mengaku tuhan.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad mengatakan, tiga petinggi 'Surga Eden' yang diduga menganut aliran sesat, ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah pemimpin yang mengaku sebagai Allah yaitu Ahmad Tantowi (57) dan istrinya, Endang (34). Serta seorang pria yang mengaku Jibril yaitu Imam Junaedi (36).

"Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga orang tersebut statusnya tersangka," jelas Dade.

Beberapa pasal berlapis sudah disiapkan penyidik untuk menjerat tersangka yaitu pasal 156 huruf a KUH Pidana tentang Penodaan Agama, pasal 285 KUH Pidana tentang Pencabulan, dan pasal 335 KUH Pidana tentang Perbuatan tidak Menyenangkan.

"Untuk pasal 156 ancaman hukumannya lima tahun tapi perlu saksi ahli, pasal 285 sembilan tahun, dan pasal 335 ancaman hukumannya empat tahun," ujar Dade.

MUI: Aliran ”Surga Eden” jelas sesat di atas kesesatan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyatakan, jika memang terbukti aliran Surga Eden melakukan pencabulan dan tidak mewajibkan shalat, itu sudah sesat di atas kesesatan.

Hal tersebut dikatakan Sekum MUI Jabar Rafani Achyar saat dihubungi wartawan melalui telepon selular, Sabtu (16/1/2010).

“Statemen dari MUI Jabar, kalau itu benar, mengaku sebagai tuhan kemudian melakukan praktik pencabulan, tidak mewajibkan shalat, itu menurut MUI sudah kesesatan di atas kesesatan,” ujar Rafani.

Rafani juga meminta pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas aliran tersebut. ”Pimpinannya sudah ditangkap kan? Harus segera diusut,” ujarnya.

MUI pun, kata Rafani siap untuk dipanggil pihak kepolisian sebagai saksi ahli. ”Nanti kalau diperlukan, MUI siap sebagai saksi ahli untuk dimintai penjelasan apakah pandangan keyakinan aliran Surga Eden itu sesat atau tidak,” ujarnya.
   
Pimpinan sekte mengklaim dirinya sebagai Tuhan

Kepada polisi, Tantowi dan pengikutnya mengaku bahwa aliran yang diajarkan itu intinya adalah akidah Islam.

Anehnya, dalam doktrin Surga Eden, yang harus disembah oleh para pengikutnya ialah Tantowi karena dianggap sebagai tuhan sekaligus imam dan pemimpin aliran itu. Sebagai tuhan, Tantowi menunjuk Agus sebagai malaikat Jibril.

..dalam doktrin Surga Eden, yang harus disembah oleh para pengikutnya ialah Tantowi karena dianggap sebagai tuhan sekaligus imam dan pemimpin aliran itu...

Untuk meyakinkan kepada pengikutnya, bahwa dirinya adalah Tuhan,  Tantowi mengaku hafal seluruh ayat dalam kitab suci Al-Quran.

"Imam atau pimpinan 'Surga Eden' mengaku hafal 6.666 ayat Alquran di luar kepala. Maka itu dia menganggap dirinya Tuhan," jelas Ketua Gerakan Reformis Islam (Garis) Jabar Suryana Nurfatwa saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (15/1/2010).

Mengaku Islam tapi melarang shalat, puasa dan mengaji

Meski mengaku Agama Islam, namun kelompok 'Surga Eden' menganggap tak perlu melakukan syariat agama Islam, seperti shalat lima waktu, puasa ramadhan, dan mengaji Al-Qur’an.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad didampingi Direskrim Polda Jabar Kombes Pol Abdul Hakim kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kamis (14/1/2010).

"Berdasarkan pemeriksaan, para pengikut 'Surga Eden' mengaku tidak perlu salat, puasa dan mengaji," ujar Dade.

Menurut Dade, pemimpin yang mengaku sebagai Tuhan yaitu Ahmad Tantowi (57), beserta pengikutnya diduga menganut ajaran melenceng dari syariat Islam.

"Mereka semua mengaku beragama Islam. Pemimpinnya mengatakan, dosa kewajiban itu bisa dihapus bila pengikut membayar zakat sebesar 10 persen dari total pendapatan," ungkap Dade.

Menghalalkan Perampasan Harta

Untuk menambah pundi-pundi keuangan sekte, Surga Eden mengajarkan bahwa  dosa dapat dihapus dengan membayar zakat sebesar 10 persen dari pendapatan.

Selain itu, pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Dan salah satu golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'. "Pengikut boleh juga merampas harta benda milik orangtua dan keluarganya," jelas Dade Achmad.

..pengikutnya diperbolehkan merampas harta milik orang kafir. Dan salah satu golongan yang termasuk kafir ialah orang-orang yang tidak bergabung dengan 'Surga Eden'...

Dari pemeriksaan terhadap pengikut 'Surga Eden', kata Dade, hasil rampasan harta benda itu selanjutnya diberikan ke pemimpinnya yaitu Ahmad Tantowi yang mengaku sebagai Allah.

Wow, wajibkan calon pengantin wanita untuk ML dengan pemimpin

Ajaran sekte ”Surga Eden” yang paling tidak lazim adalah kewajiban ML (berhubungan badan) dengan pimpinan sekte. Bagi pengikut wanita yang hendak menikah, diharuskan bersetubuh dengan pemimpin mereka yang mengaku sebagai Tuhan.

Kombes Pol Dade Achmad mengatakan, sang pemimpin 'Surga Eden' yaitu Ahmad Tantowi, diduga melakukan perbuatan cabul kepada pengikut wanitanya, dengan dalih sebagai ritual kesucian.

"Bagi pengikut wanita yang akan menikah wajib disucikan dahulu. Nantinya harus bertemu dengan pemimpinnya," jelas Dade.  

Dari keterangan sejumlah pengikut yang diduga aliran sesat ini, wanita yang hendak menikah itu 'disucikan' agar menjadi bidadari. Ritual ini dilakukan di ruang khusus dan ditonton sejumlah pengikut.

..wanita yang hendak menikah itu 'disucikan' agar menjadi bidadari. Ritual ini dilakukan di ruang khusus dan ditonton sejumlah pengikut. Calon pengantin harus mengikuti kemauan pemimpinnya. Seperti memijat hingga dipaksa berhubungan badan...

"Saat disucikan, calon pengantin harus mengikuti kemauan pemimpinnya. Seperti memijat hingga dipaksa berhubungan badan," jelasnya.

Bahkan, kata Dade, sebelum memaksa menggauli calon pengantin, sang pemimpin sengaja mencumbu terlebih dahulu istrinya di hadapan calon pengantin. Bukan itu saja, agar perbuatannya berlangsung mulus, sebagian pengikut memegangi tangan dan kaki calon pengantin.

Istri dihamili sang Imam, suami malah bangga

Bila imam sekte "Surga Eden" mengajarkan doktrin cabul dengan iming-iming surga adalah sebuah kegilaan, tapi yang lebih gila lagi adalah kelakuan para pengikutnya.

Bagi pengikut Surga Eden yang merupakan suami istri, sang suami dilarang menggauli istrinya selama 6 bulan pertama menjadi anggota. Saat itulah dimanfaatkan pemimpin Surga Eden, Ahmad Tantowi untuk menggauli istri dari pengikutnya itu. Kabarnya, ada yang hingga hamil dan melahirkan. Namun bukannya marah, sang suami merasa bangga.

Hal ini dituturkan Ketua Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS) Cirebon Andi Mulya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jumat (15/1/2010). Menurutnya informasi itu dia peroleh dari mantan pengikut Surga Eden.

Bagi pasangan suami istri yang ikut kelompok ini, si suami tak boleh menggauli istrinya selama 6 bulan. Saat itulah si imam menggauli sang istri," katanya.

..ada jemaat yang disetubuhi Tantowi hingga bunting dan melahirkan. "Si suaminya malah bangga karena merasa bahwa anak itu anak Tuhan...

Kabarnya, kata dia, ada yang disetubuhi Tantowi hingga bunting dan melahirkan. "Si suaminya malah bangga karena merasa bahwa anak itu anak Tuhan," tutur Andi.

Saat ini, Polda Jabar sudah menetapkan Ahmad Tantowi dan istrinya, Endang (34), serta seorang pria yang mengaku Jibril yaitu Imam Junaedi (36) sebagai tersangka.

Syarat masuk surga harus ML dengan pimpinan sekte. Ini mah, surganya Tantowi, pimpinan sekte. Hanya akal bulus Tantowi untuk dapatkan zina gratis berkedok ”Surga Eden.” Akibatnya, bukan surga Eden yang didapat, tapi kumpul kebo dengan orang edan. [taz]

Baca berita terkait:

Wajibkan Sex Bebas dan Larang Shalat, Aliran 'Surga Eden' Sesat di Atas Kesesatan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32


MUI

Must Read!
X