Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.346 views

Hentikan Berbagai Kekerasan di Aceh Sekarang Juga!!

Sigli, Aceh (voa-islam.com) - Kejadian memalukan masing sering saja terjadi di Aceh, kali ini Nafsu Pelaku Usman Nurdin (50) sudah mencapai ke ubun-ubun. Tak peduli dengan haramnya zina, ia menggauli Nuraisyah (30) sampai termehek-mehek. Naas bagi pasangan mesum tersebut, belum lagi mencapai puncak sudah keburu digerebek warga Gampong Pante Cermen, Paloh, Padang Tiji.

Menurut Keterangan Madsyah warga setempat, penangkapan bermula ketika mereka melihat Usman datang bertandang ke rumah selingkuhannya itu sejak pukul 20.30 wib. Masyarakat merasa curiga karena sudah jauh malam, namun tak juga keluar dari rumah.

Ternyata betul dugaan tersebut, Nuraisyah yang sudah memiliki anak dan ditinggal sang suami, menerima kehadiran Usman dengan senang hati. Tak berapa lama berselang, wanita itu lalu setuju saat diajak agen sepmor untuk masuk ke dalam kamar. Terlebih-lebih seluruh anaknya sudah tertidur lelap.

...Dalam qanun No 11/2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syi’ar Islam Bab VI tentang pengawasan, penyidikan, dan penuntutan Pasal 14 Ayat 3 dan 4 menyebutkan, Wilayatul Hisbah berwenang menegur dan menasihati pelanggar...

Dengan semangat membara, Usman pun menggauli Nuraisyah. Tanpa sadar beberapa pasang mata sedang mengintip dari celah dinding, melihat kegiatan mesum keduanya di atas ranjang. Belum sampai klimaks, dengan satu komando warga lalu mendobrak pintu.

Usman dan Nuraisyah pun terperanjat. Pasangan zina ini lantas buru-buru mengenakan pakaian, karena sudah dalam kondisi setengah bugil. Selanjutnya mereka pun diarak turun ke sungai di persimpangan desa untuk dimandikan bersama.(rakyat aceh, 19/01/10)

Kasus Perkosaan Mahasiswa 

Kekerasan masih saja melanda, kali ini korbannya adalah mahasiswi di Langsa, yang diduga diperkosa oleh tiga oknum polisi syariah (Wilayatul Hisbah/WH).

Pihak kepolisian menyatakan, bahwa polisi sudah menangkap dua anggota WH yang diduga kuat melakukan pemerkosaan dan masih mengejar satu tersangka lain.

Kejadian serupa juga menimpa seorang mahasiswi bersama teman laki-lakinya yang ditangkap oleh anggota WH. Keduanya diduga melanggar qanun tentang berkhalwat (berdua-dua di tempat sunyi yang mengarah pada zina).

Sementara si laki-laki dilepas, mahasiswi tetap ditahan di kantor WH. Selanjutnya,terjadilah perkosaan yang dilakukan oleh anggota WH.

Kekerasan seksual itu tentu saja mengundang reaksi keras masyarakat. Aliansi Masyarakat Pemerhati Hak Perempuan yang terdiri dari 24 organisasi masyarakat sipil dan perguruan tinggi di Aceh menuntut kekerasan itu diusut tuntas. Reaksi keras tersebut menyangkut pemerkosaan itu sendiri dan wewenang WH.

Dalam qanun No 11/2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syi’ar Islam Bab VI tentang pengawasan, penyidikan, dan penuntutan Pasal 14 Ayat 3 dan 4 menyebutkan, WH berwenang menegur dan menasihati pelanggar.

Jika pelanggar tidak berubah, WH menyerahkan kasus itu kepada penyidik (polisi). Dengan kata lain, WH tidak berwewenang menahan dan memeriksa. Karena itu, penahanan oleh WH melanggar ketentuan hukum dan melampaui batas kewenangannya.

Masyarakat menuntut agar kepolisian dan kejaksaan Langsa menyelesaikan kasus di atas ke pengadilan, bukan melalui cara kekeluargaan karena pemerkosaan adalah perbuatan kriminal yang merusak martabat kemanusiaan dan harga diri korban.

Qanun No 6/2009 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan Pasal 20 Ayat 1 menyebutkan, semua perempuan Aceh yang menghadapi masalah hukum wajib diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.

Oleh karena itu, berbagai kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Aceh seyogianya menjadi pertimbangan meninjau kembali dualisme hukum di Aceh, yaitu antara hukum nasional dan hukum syariah.

Bagaimanapun Aceh adalah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang juga harus memberlakukan hukum nasional.

Pemulihan trauma korban dan langkah hukum juga dirasa menjadi keharusan seraya mengubah syariah menjadi lebih manusiawi, adil, berperspektif gender dan mengakui hak-hak perempuan. (Ibnudzar/inilah)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
Rakyat Miskin Sudah Kurus, Tidak Perlu Diet

Rakyat Miskin Sudah Kurus, Tidak Perlu Diet

Jum'at, 12 Feb 2016 08:09

Selain Hasilkan Utang Tinggi, Indonesia Bantu Cina Kurangi Angka Pengangguran

Selain Hasilkan Utang Tinggi, Indonesia Bantu Cina Kurangi Angka Pengangguran

Jum'at, 12 Feb 2016 07:13

Harusnya Bisa Di Bawah 5.000/Liter, Turunnya Harga BBM Hanya Isapan Jempol

Harusnya Bisa Di Bawah 5.000/Liter, Turunnya Harga BBM Hanya Isapan Jempol

Jum'at, 12 Feb 2016 06:05

Kampanye Melawan LGBT di CFD Bandung

Kampanye Melawan LGBT di CFD Bandung

Kamis, 11 Feb 2016 23:53

Gaji Dibawah UMK, Puluhan Buruh CS IAIN Surakarta Mengadu ke Rektorat dan akan Surati Jokowi

Gaji Dibawah UMK, Puluhan Buruh CS IAIN Surakarta Mengadu ke Rektorat dan akan Surati Jokowi

Kamis, 11 Feb 2016 23:16

Benarkah Dana Desa Kurangi Pengangguran dan Tingkatkan Perekonomian?

Benarkah Dana Desa Kurangi Pengangguran dan Tingkatkan Perekonomian?

Kamis, 11 Feb 2016 23:11

Asing (Cina) Lakukan Penjajahan Melalui Kereta Cepat?

Asing (Cina) Lakukan Penjajahan Melalui Kereta Cepat?

Kamis, 11 Feb 2016 23:09

Kereta Cepat: Pulau Jawa Dominan Nikmati APBN daripada Daerah Lain

Kereta Cepat: Pulau Jawa Dominan Nikmati APBN daripada Daerah Lain

Kamis, 11 Feb 2016 21:09

Rumah Tahfidz Husnul Khatimah: Semangat Kaum Senja di Ujung Garut

Rumah Tahfidz Husnul Khatimah: Semangat Kaum Senja di Ujung Garut

Kamis, 11 Feb 2016 20:55

Istilah Radikal; Jebakan Barat bagi Umat Islam

Istilah Radikal; Jebakan Barat bagi Umat Islam

Kamis, 11 Feb 2016 20:55

Mendukung LGBT, Starbucks Indonesia Pastikan Sejalan dengan Manajemen Pusat

Mendukung LGBT, Starbucks Indonesia Pastikan Sejalan dengan Manajemen Pusat

Kamis, 11 Feb 2016 20:40

Perempuan dalam Jerat Perbudakan Modern Imbas MEA

Perempuan dalam Jerat Perbudakan Modern Imbas MEA

Kamis, 11 Feb 2016 20:30

AS Sebar Lebih Banyak Pasukan ke Helmand untuk Cegah Jatuh ke Tangan Taliban

AS Sebar Lebih Banyak Pasukan ke Helmand untuk Cegah Jatuh ke Tangan Taliban

Kamis, 11 Feb 2016 20:15

Psikolog: Homoseks Bukan Bawaan dari Lahir dan Bisa Disembuhkan

Psikolog: Homoseks Bukan Bawaan dari Lahir dan Bisa Disembuhkan

Kamis, 11 Feb 2016 19:52

Jokowi, Lain Dulu Lain Sekarang: Inkonsisten

Jokowi, Lain Dulu Lain Sekarang: Inkonsisten

Kamis, 11 Feb 2016 19:09

Alhamdulillah! Maret 2016, Pelabuhan Halal Mulai Beroperasi di Indonesia

Alhamdulillah! Maret 2016, Pelabuhan Halal Mulai Beroperasi di Indonesia

Kamis, 11 Feb 2016 18:54

Puldapii Anjurkan BNPT Agar Bersikap Mendidik dan Membina

Puldapii Anjurkan BNPT Agar Bersikap Mendidik dan Membina

Kamis, 11 Feb 2016 18:28

Pengamat, juga Pendukung Jokowi: Utang Kereta Cepat Sepanjang Hayat!

Pengamat, juga Pendukung Jokowi: Utang Kereta Cepat Sepanjang Hayat!

Kamis, 11 Feb 2016 17:09

Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Mulai Gunakan Biogas

Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Mulai Gunakan Biogas

Kamis, 11 Feb 2016 15:39

Mengeyampingkan Rakyat, Manjakan Pengusaha, Gerindra: Jokowi Inkonsisten!

Mengeyampingkan Rakyat, Manjakan Pengusaha, Gerindra: Jokowi Inkonsisten!

Kamis, 11 Feb 2016 15:09



Must Read!
X