Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.321 views

RUU Peradilan Agama: Pelaku Nikah Sirri akan Dipenjara 3 Tahun

Jakarta (voa-islam.com) - Wacana pelarangan pernikahan siri dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Peradilan Agama yang disetujui oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahcfud MD, tampaknya tak mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, hukuman yang pantas bagi pelaku pernikahan siri bagi MUI hanya cukup dengan sanksi administratif, bukan pidana.

Jika konsisten dengan UU No. 74 mengenai masalah pernikahan yang tak tercatat itu tidak diakui oleh negara, tinggal menerjemahkan itu kepada ketentuan yang lebih operasional.

Karena itu, kata Niam, larangan harus administratif dan preventif. Kalau memang pernikahan untuk pemuasan nafsu belaka itu memang bertentangan dengan tujuan pernikahan sesungguhnya.

"Tapi mengenai kriminalisasi sejatinya tidak untuk masalah pernikahan," ujar Niam kepada di Jakarta, Senin (15/2).

Niam pun menilai pernikahan sudah memenuhi syarat apabila rukun-rukunnya sudah dijalani, maka setelah itu tinggal melengkapinya dengan masalah administratif seperti pencatatan akta pernikahan.

...Dalam RUU Peradilan Agama terdapat ketentuan pidana terkait dengan perkawinan siri dan perkawinan mut'ah (kontrak). Para pelaku yang melanggar ketentuan tersebut terancam hukumanan penjara berkisar enam bulan hingga tiga tahun...

Hal itu, lanjutnya, dilakukan agar tidak ada korban dalam anggota keluarga, seperti istri dan anak yang tidak bisa dilindungi oleh negara.

"Cuma sekarang masalahnya adalah usulan mengkriminalisasi hal yang bersifat administratif itu. Biasanya dalam hukum yang normal, kesalahan administratif hukumannya pun administratif. Jangan sampai kesalahan administratif kemudian bersifat kriminal," imbuhnya.

Sebelumnya, senada dengan Machfud MD, Ketua Mahkamah Agung Harifin Tumpa juga menyetujui adanya sanksi pidana bagi orang yang melakukan pernikahan siri dan pernikahan kontrak.

Dalam RUU Peradilan Agama yang masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional 2010, terdapat ketentuan pidana antara lain terkait dengan perkawinan siri, perkawinan mutah (kontrak), dan menikahkan atau menjadi wali nikah padahal sebetulnya tidak berhak.

Para pelaku yang melarang ketentuan tersebut dapat diancam dengan hukuman penjara berkisar dari enam bulan hingga tiga tahun.

Mahfud MD: Pelaku Nikah Sirri Hanya untuk Pemuas Seks

Menurut Mahfud, dalam konteks Indonesia saat ini, pernikahan sirih itu harus dilarang oleh Undang-undang untuk menjaga akibat buruk pada korban-korbannya. "Menurut saya pelarangan itu tidak melanggar agama," kata Mahfuddi sela-sela pertemuan Alumni Universiats Islam Indonesia (UII) di Kantor Departemen Perhubungan, Jakarta, Minggu (14/2/2010).

Saat ini, RUU itu telah masuk dalam program legislasi tahun 2010. Menurut Mahfud, praktek nikah siri selama ini kebanyakan dijadikan para lelaki untuk melampiaskan hasrat seksual belaka.

"Saya sangat setuju kalau pelaku pernikahan siri dipidana. Anak-anak terlantar, istri pertama tidak diakui. Istri hanya dijadikan pemuasan seksual," alasan Mahfud.

Tafsir ulama kan berbeda-beda? "Ya karena berbeda-beda itu kita boleh milih tafsirannya yang mana, kalau ditanya ke saya, saya ikut nikah siri harus diatur undang-undang," pungkasnya.

Hukum Nikah Sirri dalam Islam?

Dalam kitab-kitab Fikih memang tidak dikenal istilah Nikah Sirri. Istilah ini lebih popular secara lokal dalam fikih perkawinan di Indonesia. Oleh sebab itu tidak ditemukan definisi yang pasti dan disepakati secara syar’i, dengan demikian tidak ada juga status hukumnya yang baku dan disepakati. Untuk mengetahui status suatu hukum, kita harus menentukan dulu hakikat atau batasan sesuatu tersebut.

Karena dalam kaidah fikih dikatakan, “hukum itu kepada yang diberi nama bukan kepada namanya”. Dalam konteks perkawinan, haram dan halalnya atau sah dan batalnya sesuatu perkawinan bukan karena namanya, tetapi kepada tatacara dan praktek dari perkawinannya itu sendiri.

Perkawinan yang sah menurut hukum Islam adalah perkawinan yang memenuhi rukun dan persyaratannya. Yaitu adanya dua calon pengantin  baik bertatap muka atau jarak jauh,  ada wali nikah dari pihak perempuan, ada saksi, ada maskawin, dan terlaksananya ijab-qabul perkawinan. Disamping itu, syarat bagi orang yang akan melangsungkan perkanikahan itu bukanlah pihak-pihak yang dilarang menikah menurut Islam. Seperti paman dengan keponakannya, haram untuk menikah.

Nikah Sirri dalam konteks masyarakat di Indonesia sering dimaksudkan dalam dua pengertian. Pertama, perkawinan yang dilaksanakan dengan sembunyi-sembunyi, tanpa mengundang orang luar selain dari kedua keluarga mempelai. Kemudian tidak mendaftarkan perkawinannya kepada Kantor Urusan Agama sehingga perkawinan mereka tidak mempunyai legalitas formal dalam hukum positif di Indonesia sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Perkawinan.

Kedua, perkawinan yang dilakukan sembunyi-sembunyi oleh sepasang laki-perempuan tanpa diketahui oleh kedua pihak keluarganya sekalipun. Bahkan benar-benar dirahasiakan sampai tidak diketahui siapa yang menjadi wali dan saksinya.

Pada prinsipnya, selama pernikahan sirri itu memenuhi rukun dan syarat perkawinan yang disepakati para ulama sebagaimana disebutkan di atas, maka dapat dipastikan hukum perkawinan itu ada dasarnya sudah sah. Hanya saja bertentangan dengan perintah Nabi saw., yang menganjurkan agar perkawinan itu terbuka dan diumumkan kepada orang lain agar tidak menjadi fitnah-tuduhan buruk dari masyarakat. Bukankah salah satu perbedaan perzinaan dengan perkawinan itu dalam hal diumumkan dan terang-terangannya.

Orang berzina tentu takut diketahui orang karena perbuatan keji, sedang perkawinan ingin diketahui orang karena perbuatan mulia. Disamping itu, perkawinan sirri juga membawa kemudharatan secara sosial, karena tanpa terdaftar secara administratif di KUA dan tidak mempunyai Akta Perkawinan, maka status perkawinan tersebut melemahkan posisi kaum wanita jika suatu waktu terjadi persengketaan rumah tangga.

Apalagi jika nikah sirri itu hanya dijadikan kedok untuk perselingkuhan sehingga melabrak rukun dan syarat perkawinan yang baku , maka sudah barang tentu jatuh kepada perbuatan yang haram dan perkawinannya tidak sah. Wallahu A’lam bish shawab! (Ibnudzar/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Refleksi 2017: Rezim Represif terhadap Gerakan dan Tokoh Kritis

Refleksi 2017: Rezim Represif terhadap Gerakan dan Tokoh Kritis

Rabu, 24 Jan 2018 14:52

[VIDEO] Ustadz Muhammad Setiawan: LGBT Tak Sesuai Fitrah Manusia

[VIDEO] Ustadz Muhammad Setiawan: LGBT Tak Sesuai Fitrah Manusia

Rabu, 24 Jan 2018 14:29

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

3 Wanita Asal Prancis yang Bergabung dengan Islamic State (IS) Terancam Hukuman Mati di Irak

Rabu, 24 Jan 2018 13:45

PB PII Akan Gelar Rapimnas di Jakarta

PB PII Akan Gelar Rapimnas di Jakarta

Rabu, 24 Jan 2018 13:27

Panggil Saksi Persekusi UAS, Polri Diharap Percepat Pemberkasan

Panggil Saksi Persekusi UAS, Polri Diharap Percepat Pemberkasan

Rabu, 24 Jan 2018 13:19

Siapapun yang Menang dalam Pilgub Jatim, Tetap Sebagai Pengaman Pilpres 2019

Siapapun yang Menang dalam Pilgub Jatim, Tetap Sebagai Pengaman Pilpres 2019

Rabu, 24 Jan 2018 13:11

Ketua MPR Bisa jadi Sengaja Lempar Isu LGBT karena Ingin Melawan Arus

Ketua MPR Bisa jadi Sengaja Lempar Isu LGBT karena Ingin Melawan Arus

Rabu, 24 Jan 2018 12:11

Trump Berpihak ke Homo dan Lesbi, Putin Sebaliknya, Ka'ban: Bersikaplah, Jokowi

Trump Berpihak ke Homo dan Lesbi, Putin Sebaliknya, Ka'ban: Bersikaplah, Jokowi

Rabu, 24 Jan 2018 11:11

13 Juta vs 1,6 Milyar, Siapa yang Unggul?

13 Juta vs 1,6 Milyar, Siapa yang Unggul?

Rabu, 24 Jan 2018 10:10

Paska Diperiksa, Dahnil: Saya akan Lebih Keras Mengawasi Kinerja Polisi

Paska Diperiksa, Dahnil: Saya akan Lebih Keras Mengawasi Kinerja Polisi

Rabu, 24 Jan 2018 09:55

Anies Ajak Masyarakat Jakarta Lakukan Salat Gerhana Bulan Total

Anies Ajak Masyarakat Jakarta Lakukan Salat Gerhana Bulan Total

Rabu, 24 Jan 2018 08:55

Tahun Politik, Presidium Alumni 212: Setop Alergi Politik

Tahun Politik, Presidium Alumni 212: Setop Alergi Politik

Rabu, 24 Jan 2018 06:19

[VIDEO] Muhammadiyah Siap Advokasi Masyarakat Terdampak Limbah PT RUM

[VIDEO] Muhammadiyah Siap Advokasi Masyarakat Terdampak Limbah PT RUM

Rabu, 24 Jan 2018 05:52

Hijab; antara Fashion dan Panggung Politik

Hijab; antara Fashion dan Panggung Politik

Rabu, 24 Jan 2018 00:27

Jangan Ada (Cinta) Mantan di Antara Kita

Jangan Ada (Cinta) Mantan di Antara Kita

Selasa, 23 Jan 2018 23:51

Tingkatkan Semangat Belajar Islam, Puluhan Mahasiswa Ikuti Ngariung Dakwah

Tingkatkan Semangat Belajar Islam, Puluhan Mahasiswa Ikuti Ngariung Dakwah

Selasa, 23 Jan 2018 21:53

Masuk Radar Capres Demokrat: Pasangkanlah Anies dengan AHY

Masuk Radar Capres Demokrat: Pasangkanlah Anies dengan AHY

Selasa, 23 Jan 2018 21:51

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Selasa, 23 Jan 2018 20:43

Bagi Warga yang Merasa Haknya Dirampas oleh Aturan Negara, Laporkan ke sini

Bagi Warga yang Merasa Haknya Dirampas oleh Aturan Negara, Laporkan ke sini

Selasa, 23 Jan 2018 15:57

Akan Banyak Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Akan Banyak Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Selasa, 23 Jan 2018 14:57


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X