Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.899 views

RUU Peradilan Agama: Pelaku Nikah Sirri akan Dipenjara 3 Tahun

Jakarta (voa-islam.com) - Wacana pelarangan pernikahan siri dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Peradilan Agama yang disetujui oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahcfud MD, tampaknya tak mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, hukuman yang pantas bagi pelaku pernikahan siri bagi MUI hanya cukup dengan sanksi administratif, bukan pidana.

Jika konsisten dengan UU No. 74 mengenai masalah pernikahan yang tak tercatat itu tidak diakui oleh negara, tinggal menerjemahkan itu kepada ketentuan yang lebih operasional.

Karena itu, kata Niam, larangan harus administratif dan preventif. Kalau memang pernikahan untuk pemuasan nafsu belaka itu memang bertentangan dengan tujuan pernikahan sesungguhnya.

"Tapi mengenai kriminalisasi sejatinya tidak untuk masalah pernikahan," ujar Niam kepada di Jakarta, Senin (15/2).

Niam pun menilai pernikahan sudah memenuhi syarat apabila rukun-rukunnya sudah dijalani, maka setelah itu tinggal melengkapinya dengan masalah administratif seperti pencatatan akta pernikahan.

...Dalam RUU Peradilan Agama terdapat ketentuan pidana terkait dengan perkawinan siri dan perkawinan mut'ah (kontrak). Para pelaku yang melanggar ketentuan tersebut terancam hukumanan penjara berkisar enam bulan hingga tiga tahun...

Hal itu, lanjutnya, dilakukan agar tidak ada korban dalam anggota keluarga, seperti istri dan anak yang tidak bisa dilindungi oleh negara.

"Cuma sekarang masalahnya adalah usulan mengkriminalisasi hal yang bersifat administratif itu. Biasanya dalam hukum yang normal, kesalahan administratif hukumannya pun administratif. Jangan sampai kesalahan administratif kemudian bersifat kriminal," imbuhnya.

Sebelumnya, senada dengan Machfud MD, Ketua Mahkamah Agung Harifin Tumpa juga menyetujui adanya sanksi pidana bagi orang yang melakukan pernikahan siri dan pernikahan kontrak.

Dalam RUU Peradilan Agama yang masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional 2010, terdapat ketentuan pidana antara lain terkait dengan perkawinan siri, perkawinan mutah (kontrak), dan menikahkan atau menjadi wali nikah padahal sebetulnya tidak berhak.

Para pelaku yang melarang ketentuan tersebut dapat diancam dengan hukuman penjara berkisar dari enam bulan hingga tiga tahun.

Mahfud MD: Pelaku Nikah Sirri Hanya untuk Pemuas Seks

Menurut Mahfud, dalam konteks Indonesia saat ini, pernikahan sirih itu harus dilarang oleh Undang-undang untuk menjaga akibat buruk pada korban-korbannya. "Menurut saya pelarangan itu tidak melanggar agama," kata Mahfuddi sela-sela pertemuan Alumni Universiats Islam Indonesia (UII) di Kantor Departemen Perhubungan, Jakarta, Minggu (14/2/2010).

Saat ini, RUU itu telah masuk dalam program legislasi tahun 2010. Menurut Mahfud, praktek nikah siri selama ini kebanyakan dijadikan para lelaki untuk melampiaskan hasrat seksual belaka.

"Saya sangat setuju kalau pelaku pernikahan siri dipidana. Anak-anak terlantar, istri pertama tidak diakui. Istri hanya dijadikan pemuasan seksual," alasan Mahfud.

Tafsir ulama kan berbeda-beda? "Ya karena berbeda-beda itu kita boleh milih tafsirannya yang mana, kalau ditanya ke saya, saya ikut nikah siri harus diatur undang-undang," pungkasnya.

Hukum Nikah Sirri dalam Islam?

Dalam kitab-kitab Fikih memang tidak dikenal istilah Nikah Sirri. Istilah ini lebih popular secara lokal dalam fikih perkawinan di Indonesia. Oleh sebab itu tidak ditemukan definisi yang pasti dan disepakati secara syar’i, dengan demikian tidak ada juga status hukumnya yang baku dan disepakati. Untuk mengetahui status suatu hukum, kita harus menentukan dulu hakikat atau batasan sesuatu tersebut.

Karena dalam kaidah fikih dikatakan, “hukum itu kepada yang diberi nama bukan kepada namanya”. Dalam konteks perkawinan, haram dan halalnya atau sah dan batalnya sesuatu perkawinan bukan karena namanya, tetapi kepada tatacara dan praktek dari perkawinannya itu sendiri.

Perkawinan yang sah menurut hukum Islam adalah perkawinan yang memenuhi rukun dan persyaratannya. Yaitu adanya dua calon pengantin  baik bertatap muka atau jarak jauh,  ada wali nikah dari pihak perempuan, ada saksi, ada maskawin, dan terlaksananya ijab-qabul perkawinan. Disamping itu, syarat bagi orang yang akan melangsungkan perkanikahan itu bukanlah pihak-pihak yang dilarang menikah menurut Islam. Seperti paman dengan keponakannya, haram untuk menikah.

Nikah Sirri dalam konteks masyarakat di Indonesia sering dimaksudkan dalam dua pengertian. Pertama, perkawinan yang dilaksanakan dengan sembunyi-sembunyi, tanpa mengundang orang luar selain dari kedua keluarga mempelai. Kemudian tidak mendaftarkan perkawinannya kepada Kantor Urusan Agama sehingga perkawinan mereka tidak mempunyai legalitas formal dalam hukum positif di Indonesia sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Perkawinan.

Kedua, perkawinan yang dilakukan sembunyi-sembunyi oleh sepasang laki-perempuan tanpa diketahui oleh kedua pihak keluarganya sekalipun. Bahkan benar-benar dirahasiakan sampai tidak diketahui siapa yang menjadi wali dan saksinya.

Pada prinsipnya, selama pernikahan sirri itu memenuhi rukun dan syarat perkawinan yang disepakati para ulama sebagaimana disebutkan di atas, maka dapat dipastikan hukum perkawinan itu ada dasarnya sudah sah. Hanya saja bertentangan dengan perintah Nabi saw., yang menganjurkan agar perkawinan itu terbuka dan diumumkan kepada orang lain agar tidak menjadi fitnah-tuduhan buruk dari masyarakat. Bukankah salah satu perbedaan perzinaan dengan perkawinan itu dalam hal diumumkan dan terang-terangannya.

Orang berzina tentu takut diketahui orang karena perbuatan keji, sedang perkawinan ingin diketahui orang karena perbuatan mulia. Disamping itu, perkawinan sirri juga membawa kemudharatan secara sosial, karena tanpa terdaftar secara administratif di KUA dan tidak mempunyai Akta Perkawinan, maka status perkawinan tersebut melemahkan posisi kaum wanita jika suatu waktu terjadi persengketaan rumah tangga.

Apalagi jika nikah sirri itu hanya dijadikan kedok untuk perselingkuhan sehingga melabrak rukun dan syarat perkawinan yang baku , maka sudah barang tentu jatuh kepada perbuatan yang haram dan perkawinannya tidak sah. Wallahu A’lam bish shawab! (Ibnudzar/dbs)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Buku Panduan Ramadhan yang dibagikan Program Sedekah Buku ludes habis. Buku sedang proses cetak ulang....

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Seluruh hidupnya diinfakkan untuk Islam. Kedua anak yatimnya dilepas berjihad. Ia aktif membantu pendanaan beberapa pesantren. Saat ini butuh bantuan Rp 35 juta untuk biaya rumah sakit....

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an 15 Juz Butuh Dana Rp 6 Juta untuk Menyusun Skripsi. Ayo Bantu!!!

Untuk mengejar cita-cita menjadi ahli tafsir, mahasiswi Indonesia ini kuliah jurusan Al-Qur'an dan Hadits. Saat ini sedang menyusun skripsi butuh dana 3.000 Dirham (sekitar Rp 6 Juta)....

Latest News
Remaja Bandung, Come & Joint Us! di Sanlat Ramadhan 'Kun Shahabiyan' Sabtu - Senin

Remaja Bandung, Come & Joint Us! di Sanlat Ramadhan 'Kun Shahabiyan' Sabtu - Senin

Selasa, 30 Jun 2015 15:36

Orang yang Udzur Berpuasa Tidak Boleh Makan Minum Seenaknya

Orang yang Udzur Berpuasa Tidak Boleh Makan Minum Seenaknya

Selasa, 30 Jun 2015 14:38

Terkait Gereja Busukan, Pendeta Paulus Coba Suap Humas dan Jubir LUIS Solo

Terkait Gereja Busukan, Pendeta Paulus Coba Suap Humas dan Jubir LUIS Solo

Selasa, 30 Jun 2015 13:30

Ingin Menjadi Lebih Baik, Dua Napi Terus Menghafal Qur'an

Ingin Menjadi Lebih Baik, Dua Napi Terus Menghafal Qur'an

Selasa, 30 Jun 2015 13:00

Harian Lebanon Ungkap Nama-nama Pejabat Penting Pemerintah Daulah Islamiyah (ISIS)

Harian Lebanon Ungkap Nama-nama Pejabat Penting Pemerintah Daulah Islamiyah (ISIS)

Selasa, 30 Jun 2015 12:25

Lapas Wanita Malang Gelar Pondok Ramadhan

Lapas Wanita Malang Gelar Pondok Ramadhan

Selasa, 30 Jun 2015 12:00

Mukhoyyamul Qur-an Ramadhan Boyolali Persiapkan Generasi Penghafal Qur-an

Mukhoyyamul Qur-an Ramadhan Boyolali Persiapkan Generasi Penghafal Qur-an

Selasa, 30 Jun 2015 07:53

Polemik Menteri Hina Presiden, Pengamat Politik UI: Jangankan Menteri, Rakyat pun Menghujat Jokowi

Polemik Menteri Hina Presiden, Pengamat Politik UI: Jangankan Menteri, Rakyat pun Menghujat Jokowi

Selasa, 30 Jun 2015 07:40

12 Mahasiswa Ilmu Kedokteran di Sudan Diduga Bergabung dengan Islamic State (ISIS)

12 Mahasiswa Ilmu Kedokteran di Sudan Diduga Bergabung dengan Islamic State (ISIS)

Selasa, 30 Jun 2015 07:33

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

True! Umat Islam Lebih Kristen daripada Umat Kristen

Selasa, 30 Jun 2015 07:28

Syiar Nuzulul Qur'an 'MASUK SURGA SEKELUARGA

Syiar Nuzulul Qur'an 'MASUK SURGA SEKELUARGA

Selasa, 30 Jun 2015 06:49

Haji Lulung Serahkan Berkas Rahasia Bareskrim Terkait Korupsi UPS DKI Jakarta

Haji Lulung Serahkan Berkas Rahasia Bareskrim Terkait Korupsi UPS DKI Jakarta

Selasa, 30 Jun 2015 06:40

Menteri Agama Luncurkan Gerakan Nasional 'Lima Pasti Umrah'

Menteri Agama Luncurkan Gerakan Nasional 'Lima Pasti Umrah'

Selasa, 30 Jun 2015 05:52

Pribumi Akan Digusur Habis  Dari Pusat Kota-Kota Besar Oleh Cina?

Pribumi Akan Digusur Habis Dari Pusat Kota-Kota Besar Oleh Cina?

Senin, 29 Jun 2015 22:35

Jaksa Penuntut Umum Mesir, Hisyam Barakat Tewas Dihantam Bom Mobil

Jaksa Penuntut Umum Mesir, Hisyam Barakat Tewas Dihantam Bom Mobil

Senin, 29 Jun 2015 21:23

Pernikahan Sejenis, Isu Sampah yang Tak Layak Dibawa ke Indonesia

Pernikahan Sejenis, Isu Sampah yang Tak Layak Dibawa ke Indonesia

Senin, 29 Jun 2015 21:00

Dubes Vatikan untuk Indonesia Mengaku Seluruh Gereja Doakan Paus Fransiskus

Dubes Vatikan untuk Indonesia Mengaku Seluruh Gereja Doakan Paus Fransiskus

Senin, 29 Jun 2015 20:45

Kebebasan Ekspresi, Pastur Sebut Islam sebagai Agama Setan

Kebebasan Ekspresi, Pastur Sebut Islam sebagai Agama Setan

Senin, 29 Jun 2015 20:30

Mufti Malaysia Minta non Islam Menutup Auratnya

Mufti Malaysia Minta non Islam Menutup Auratnya

Senin, 29 Jun 2015 20:15

Zikir Tarekat Naqsabandiyah Buat Lelah, Anggota TNI Meninggal

Zikir Tarekat Naqsabandiyah Buat Lelah, Anggota TNI Meninggal

Senin, 29 Jun 2015 20:00



Must Read!
X