Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.093 views

Indonesia Dijajah Artis Porno Jepang

JAKARTA (voa-islam.com) – Lagi-lagi Indonesia dijajah Jepang. Kali ini penjajahan dilakukan oleh para artis porno Jepang di dunia perfilman. Industri perfilman Indonesia jadi surganya artis porno Jepang?

Jepang mulai menjajah perfilman Indonesia. Terbukti, tiga bintang film asal Jepang telah melakukan invasi ke arena film nasional. Lebih memprihatinkan lagi, invasi tersebut dilakukan bintang film porno, bukan bintang berkualitas dalam akting.

Seperti bintang film bokep nomor 2 di Jepang, Rin Sakuragi, yang memamerkan keseksian tubuhnya di film ‘Suster Keramas’ produksi Maxima Pictures. Lalu muncul bintang film bokep nomor wahid di negeri Sakura itu, yakni Maria Ozawa atau Miyabi di film ‘Menculik Miyabi’, masih diproduksi Maxima Pictures.  Bintang film bokep ketiga adalah Leah Yuzuki yang diboyong KK Dehraj produser K2K Production untuk memamerkan auratnya di film ‘Rayuan Arwah Penasaran’.

Meski keterlibatan bintang film porno Jepang itu menuai protes. Namun, ibarat anjing menggogong kafilah iblis tetap berlalu, dua produser, Ody Mulya dan KK Dheraj, tak ambil peduli. Berbagai kalangan profesional pun menyesalkan fenomena ini.

“Saya sangat menyesalkan produser yang telah dengan sengaja menjual bintang porno Jepang ke penonton Indonesia. Apapun alasannya, perbuatan mereka tidak bisa diterima. Beginilah jika produser memiliki prinsip yang penting dapat untung,”  kecam aktor Soultan Saladin.

…Apapun alasannya, perbuatan mereka tidak bisa diterima. Beginilah jika produser memiliki prinsip yang penting dapat untung,  kecam aktor Soultan Saladin…

Menurut dia, memang tidak ada larangan artis asing bermain di film Indonesia, tetapi seharusnya artis yang memiliki kualitas akting, bukan artis yang dikenal lewat film porno.  “Jika yang didatangkan artis papan atas, seperti Amy Yip, Jacky Chen  atau Chow Yun Fat, itu baru luar biasa. Kalau artis kelas teri, buat apa? Itu namanya pelecehan!” tegasnya.

Tak Peduli Mutu, yang Penting  Seksi dan Berani Umbar Aurat

Artis-artis porno yang main di film Indonesia itu memang tidak mempunyai kemampuan akting dengan baik. Mereka hanya menjual keseksian tubuh dan keberanian mengumbar aurat. Setidaknya, hal itu dirasakan betul oleh Shinta Bachir, artis yang pernah main bareng Rin Sakuragi di film ‘Suster Keramas.’

“Kemampuan akting Rin biasa-biasa saja, jadi buat aku kedatangan artis-artis Jepang  bukan sebagai saingan,”  kata artis  kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, 7 Februari 1986.

Anehnya, dengan alasan profesionalitas, Shinta sama sekali tak peduli dengan buruknya kemampuan akting para artis Jepang itu, meskipun artis-artis yang ‘diimpor’ itu adalah bintang film porno sekalipun. “Ya, selama mereka profesional, nggak peduli mereka bintang film bokep atau bukan, ya nggak masalah buat aku,” ujarnya.

…Memangnya Miyabi itu pemain film apa? Apa dia sudah pernah dapat Oscar? Artis blue film di mana-mana bayarannya rendah,” sergah Jupe…

Hadirnya artis panas Jepang dalam perfilman nusantara itu mendapat komentar sinis dari artis bomseks Indonesia, Julia Perez. Terhadap artis panas Jepang yang minta bayaran tinggi untuk berakting dalam film di Indonesia, Jupe sangat tidak setuju. “Memangnya dia itu pemain film apa? Apa dia sudah pernah dapat Oscar? Artis blue film di mana-mana bayarannya rendah,” sergahnya.

Mengimpor Seksualitas dan Sensualitas Demi Mengeruk Uang

Bagi produser Maxima Pictures, Odie Mulya Hidayat. menampilkan artis Jepang di film produksinya hanyalah  trik untuk  menangguk penonton sebanyak-banyaknya. Sebab, menurut dia,  dalam setahun  ini jumlah penonton film nasional kian merosot.

Terbukti, meski tidak terlalu booming, kedua film produksinya itu mampu mendapatkan penonton masing-masing 500 ribu orang. Meski mengakui telah menangguk keuntungan, Ody menyatakan tidak akan mendatangkan artis Jepang lagi. “Itulah trik kami. Setelah berhasil, maka kami tidak akan mendatangkan artis Jepang lagi untuk main di film kami,” jelasnya.

Hal berbeda diakui  produser K2K Production, KK Dheraj, yang bertekad akan terus  menjual sensualitas dan seksualitas dalam film prodksinya. Menurut dia, tanpa adegan seks filmnya tidak akan ditonton.

“Saya akan tetap membandel, karena saya ingin film saya ditonton orang. Karena seks itu adalah nilai jual. Tapi yang penting  sudah  disenor LSF. Kalau tidak disensor, saya tidak akan berani mengedarkannya,” katanya.

…Saya akan tetap membandel, karena saya ingin film saya ditonton orang. Karena seks itu adalah nilai jual, kata produser KK Dheraj…

Ketua Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, mengakui jumlah penonton yang datang ke bioskop saat pemutaran film yang dibintangi Rin Sakuragi dan Maria Ozawa cukup meningkat. “Sempat muncul kontroversi saat film ‘Suster Keramas’ diedarkan. Bahkan ada  masa yang mau membakar bioskop. Kenyataannya itu yang justru membuat film tersebut  laku,” papar Djonny.

Merusak Moral Anak-anak, Menambah Beban Bangsa

Komoditi film yang mengimpor artis bokep Jepang itu hanya menguntungkan segelintir pengusaha perfilman. Dampaknya merusak moral generasi bangsa dan menambah beban negara yang sudah sangat bertumpuk.

Kalangan DPR RI punya alasan tersendiri sehingga melakukan penolakan terhadap film-film yang dibintangi artis-artis porno Jepang semisal Miyabi. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Rully Chairul Azwar mempertanyakan motivasi film 'Menculik Miyabi,’ karena imej porno bintang asal Jepang tersebut.

"Kalau film itu pernah ditolak, lalu sekarang akan diputar kembali, saya bertanya apa motivasinya, apakah semata-mata karena komersial?" tanya Rully.

…Sebuah film harus memberikan nilai informasi, hiburan, pendidikan atau inspirasi, jelas Rully, Wakil Ketua Komisi X DPR RI…

Menurut Rully, sebuah film harus memberikan nilai informasi, hiburan, pendidikan atau inspirasi. Jika sebuah film yang dibuat dan diputar hanya mempertontonkan kecantikan atau sensualitas seorang bintang, tidak menguntungkan bagi sebuah negeri yang sedang membangun karakter bangsanya, maka film itu layak untuk ditolak.

"Saya sependapat dengan MUI yang mengkhawatirkan anak-anak akan menjadikan bintang film Miyabi sebagai idola hidupnya," ucap Rully.

Senada itu, Prof Dr Syafii Maarif keberatan dengan beredarnya film yang dibintangi aktris porno asal Jepang, karena film ini tetap menuai kontroversi. Menurutnya, film yang "berbau" porno karena latar belakang pemerannya seharusnya tidak perlu diputar di Indonesia. "Persoalan di negeri ini sudah terlalu banyak. Jangan malah menambah beban yang sudah ada," kata Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu. [taz/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Sudah sebelas hari istri mujahid ini terbaring lemah di rumah sakit. Aktivis dakwah di komunitas ummahat ini menderita tumor saluran kencing dan Serosis Hepatis (pengerasan hati). ...

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan Zakat. IDC siap menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Pejabat Afghanistan: Taliban Kuasai Pusat Pemerintahan Distrik Kohistantat di Provinsi Sar-E-Pul

Pejabat Afghanistan: Taliban Kuasai Pusat Pemerintahan Distrik Kohistantat di Provinsi Sar-E-Pul

Selasa, 28 Jul 2015 17:00

Menlu Turki: Teroris PKK Tidak Pernah Menghormati Gencatan Senjata dengan Ankara

Menlu Turki: Teroris PKK Tidak Pernah Menghormati Gencatan Senjata dengan Ankara

Selasa, 28 Jul 2015 16:35

Islam Nusantara NU Bersanding dengan Islam Berkemajuan Muhammadiyah

Islam Nusantara NU Bersanding dengan Islam Berkemajuan Muhammadiyah

Selasa, 28 Jul 2015 09:57

Menlu Liga Arab Akan Bertemu di Kairo Bahas Penyerangan Masjid Al-Aqsa oleh Polisi Zionis Yahudi

Menlu Liga Arab Akan Bertemu di Kairo Bahas Penyerangan Masjid Al-Aqsa oleh Polisi Zionis Yahudi

Selasa, 28 Jul 2015 09:00

Komandan Polisi Afghanistan Beserta 7 Rekannya Bergabung dengan Taliban di Sae-E-Pul

Komandan Polisi Afghanistan Beserta 7 Rekannya Bergabung dengan Taliban di Sae-E-Pul

Senin, 27 Jul 2015 20:45

Pejabat Fatah: Hamas Harus Serahkan Pemerintahan Gaza untuk Rekonsiliasi

Pejabat Fatah: Hamas Harus Serahkan Pemerintahan Gaza untuk Rekonsiliasi

Senin, 27 Jul 2015 20:30

Ulama ASWAJA: Dalam Penyerangan Tolikara, Pemerintah Abai Lindungi Warganya!

Ulama ASWAJA: Dalam Penyerangan Tolikara, Pemerintah Abai Lindungi Warganya!

Senin, 27 Jul 2015 19:30

Tragedi Tolikara dan Persaingan Islam-Kristen

Tragedi Tolikara dan Persaingan Islam-Kristen

Senin, 27 Jul 2015 18:50

Pernyataan Sikap Bersama Alim Ulama Nasional terhadap Gerakan Syiah, Sepilis, dan Salibis-Teroris

Pernyataan Sikap Bersama Alim Ulama Nasional terhadap Gerakan Syiah, Sepilis, dan Salibis-Teroris

Senin, 27 Jul 2015 18:32

Menyikapi Kasus Tolikara, Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah Taushiyahi DPRD Jawa Barat

Menyikapi Kasus Tolikara, Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah Taushiyahi DPRD Jawa Barat

Senin, 27 Jul 2015 18:00

Turki Tidak akan Kirimi Angkatan Darat ke Suriah dalam Menghadapi Daulah Islamiyah (ISIS)

Turki Tidak akan Kirimi Angkatan Darat ke Suriah dalam Menghadapi Daulah Islamiyah (ISIS)

Senin, 27 Jul 2015 17:29

DEMA Fisip UIN Jakarta: Pembakaran Masjid di Tolikara Kekerasan yang Tidak Dapat Dibenarkan

DEMA Fisip UIN Jakarta: Pembakaran Masjid di Tolikara Kekerasan yang Tidak Dapat Dibenarkan

Senin, 27 Jul 2015 10:10

AS Diam-diam Tingkatkan Operasi Militer Terhadap Mujahidin Al-Shabaab di Somalia

AS Diam-diam Tingkatkan Operasi Militer Terhadap Mujahidin Al-Shabaab di Somalia

Senin, 27 Jul 2015 08:46

Menlu Iran Zarif Mengajak NeArab Teluk Memerangi Kelompok Militan

Menlu Iran Zarif Mengajak NeArab Teluk Memerangi Kelompok Militan

Senin, 27 Jul 2015 08:17

851 Orang Ditahan dalam 3 Operasi Anti Daulah Islam dan PKK di Turki

851 Orang Ditahan dalam 3 Operasi Anti Daulah Islam dan PKK di Turki

Senin, 27 Jul 2015 08:15

Presiden Bashar al-Assad : Suriah Kekurangan Pasukan  Tentara Menghadapi ISIS

Presiden Bashar al-Assad : Suriah Kekurangan Pasukan Tentara Menghadapi ISIS

Senin, 27 Jul 2015 07:28

Delegasi PBB : Sepertiga Wilayah Irak Masih Berada di bawah Kekuasaan Islamic State (ISIS)

Delegasi PBB : Sepertiga Wilayah Irak Masih Berada di bawah Kekuasaan Islamic State (ISIS)

Senin, 27 Jul 2015 06:47

Sikap BKLDK Cirebon Raya terhadap Pembakaran Masjid di Tolikara

Sikap BKLDK Cirebon Raya terhadap Pembakaran Masjid di Tolikara

Senin, 27 Jul 2015 05:05

Pernyataan Sikap BKLDK Terhadap Kasus Tolikara

Pernyataan Sikap BKLDK Terhadap Kasus Tolikara

Ahad, 26 Jul 2015 22:58

Sikap Ulama Jatim terhadap Pembakaran Masjid dan Penyerangan Kepada Muslim di Tolikara

Sikap Ulama Jatim terhadap Pembakaran Masjid dan Penyerangan Kepada Muslim di Tolikara

Ahad, 26 Jul 2015 21:15



Must Read!
X