Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.565 views

Indonesia Dijajah Artis Porno Jepang

JAKARTA (voa-islam.com) – Lagi-lagi Indonesia dijajah Jepang. Kali ini penjajahan dilakukan oleh para artis porno Jepang di dunia perfilman. Industri perfilman Indonesia jadi surganya artis porno Jepang?

Jepang mulai menjajah perfilman Indonesia. Terbukti, tiga bintang film asal Jepang telah melakukan invasi ke arena film nasional. Lebih memprihatinkan lagi, invasi tersebut dilakukan bintang film porno, bukan bintang berkualitas dalam akting.

Seperti bintang film bokep nomor 2 di Jepang, Rin Sakuragi, yang memamerkan keseksian tubuhnya di film ‘Suster Keramas’ produksi Maxima Pictures. Lalu muncul bintang film bokep nomor wahid di negeri Sakura itu, yakni Maria Ozawa atau Miyabi di film ‘Menculik Miyabi’, masih diproduksi Maxima Pictures.  Bintang film bokep ketiga adalah Leah Yuzuki yang diboyong KK Dehraj produser K2K Production untuk memamerkan auratnya di film ‘Rayuan Arwah Penasaran’.

Meski keterlibatan bintang film porno Jepang itu menuai protes. Namun, ibarat anjing menggogong kafilah iblis tetap berlalu, dua produser, Ody Mulya dan KK Dheraj, tak ambil peduli. Berbagai kalangan profesional pun menyesalkan fenomena ini.

“Saya sangat menyesalkan produser yang telah dengan sengaja menjual bintang porno Jepang ke penonton Indonesia. Apapun alasannya, perbuatan mereka tidak bisa diterima. Beginilah jika produser memiliki prinsip yang penting dapat untung,”  kecam aktor Soultan Saladin.

…Apapun alasannya, perbuatan mereka tidak bisa diterima. Beginilah jika produser memiliki prinsip yang penting dapat untung,  kecam aktor Soultan Saladin…

Menurut dia, memang tidak ada larangan artis asing bermain di film Indonesia, tetapi seharusnya artis yang memiliki kualitas akting, bukan artis yang dikenal lewat film porno.  “Jika yang didatangkan artis papan atas, seperti Amy Yip, Jacky Chen  atau Chow Yun Fat, itu baru luar biasa. Kalau artis kelas teri, buat apa? Itu namanya pelecehan!” tegasnya.

Tak Peduli Mutu, yang Penting  Seksi dan Berani Umbar Aurat

Artis-artis porno yang main di film Indonesia itu memang tidak mempunyai kemampuan akting dengan baik. Mereka hanya menjual keseksian tubuh dan keberanian mengumbar aurat. Setidaknya, hal itu dirasakan betul oleh Shinta Bachir, artis yang pernah main bareng Rin Sakuragi di film ‘Suster Keramas.’

“Kemampuan akting Rin biasa-biasa saja, jadi buat aku kedatangan artis-artis Jepang  bukan sebagai saingan,”  kata artis  kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, 7 Februari 1986.

Anehnya, dengan alasan profesionalitas, Shinta sama sekali tak peduli dengan buruknya kemampuan akting para artis Jepang itu, meskipun artis-artis yang ‘diimpor’ itu adalah bintang film porno sekalipun. “Ya, selama mereka profesional, nggak peduli mereka bintang film bokep atau bukan, ya nggak masalah buat aku,” ujarnya.

…Memangnya Miyabi itu pemain film apa? Apa dia sudah pernah dapat Oscar? Artis blue film di mana-mana bayarannya rendah,” sergah Jupe…

Hadirnya artis panas Jepang dalam perfilman nusantara itu mendapat komentar sinis dari artis bomseks Indonesia, Julia Perez. Terhadap artis panas Jepang yang minta bayaran tinggi untuk berakting dalam film di Indonesia, Jupe sangat tidak setuju. “Memangnya dia itu pemain film apa? Apa dia sudah pernah dapat Oscar? Artis blue film di mana-mana bayarannya rendah,” sergahnya.

Mengimpor Seksualitas dan Sensualitas Demi Mengeruk Uang

Bagi produser Maxima Pictures, Odie Mulya Hidayat. menampilkan artis Jepang di film produksinya hanyalah  trik untuk  menangguk penonton sebanyak-banyaknya. Sebab, menurut dia,  dalam setahun  ini jumlah penonton film nasional kian merosot.

Terbukti, meski tidak terlalu booming, kedua film produksinya itu mampu mendapatkan penonton masing-masing 500 ribu orang. Meski mengakui telah menangguk keuntungan, Ody menyatakan tidak akan mendatangkan artis Jepang lagi. “Itulah trik kami. Setelah berhasil, maka kami tidak akan mendatangkan artis Jepang lagi untuk main di film kami,” jelasnya.

Hal berbeda diakui  produser K2K Production, KK Dheraj, yang bertekad akan terus  menjual sensualitas dan seksualitas dalam film prodksinya. Menurut dia, tanpa adegan seks filmnya tidak akan ditonton.

“Saya akan tetap membandel, karena saya ingin film saya ditonton orang. Karena seks itu adalah nilai jual. Tapi yang penting  sudah  disenor LSF. Kalau tidak disensor, saya tidak akan berani mengedarkannya,” katanya.

…Saya akan tetap membandel, karena saya ingin film saya ditonton orang. Karena seks itu adalah nilai jual, kata produser KK Dheraj…

Ketua Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, mengakui jumlah penonton yang datang ke bioskop saat pemutaran film yang dibintangi Rin Sakuragi dan Maria Ozawa cukup meningkat. “Sempat muncul kontroversi saat film ‘Suster Keramas’ diedarkan. Bahkan ada  masa yang mau membakar bioskop. Kenyataannya itu yang justru membuat film tersebut  laku,” papar Djonny.

Merusak Moral Anak-anak, Menambah Beban Bangsa

Komoditi film yang mengimpor artis bokep Jepang itu hanya menguntungkan segelintir pengusaha perfilman. Dampaknya merusak moral generasi bangsa dan menambah beban negara yang sudah sangat bertumpuk.

Kalangan DPR RI punya alasan tersendiri sehingga melakukan penolakan terhadap film-film yang dibintangi artis-artis porno Jepang semisal Miyabi. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Rully Chairul Azwar mempertanyakan motivasi film 'Menculik Miyabi,’ karena imej porno bintang asal Jepang tersebut.

"Kalau film itu pernah ditolak, lalu sekarang akan diputar kembali, saya bertanya apa motivasinya, apakah semata-mata karena komersial?" tanya Rully.

…Sebuah film harus memberikan nilai informasi, hiburan, pendidikan atau inspirasi, jelas Rully, Wakil Ketua Komisi X DPR RI…

Menurut Rully, sebuah film harus memberikan nilai informasi, hiburan, pendidikan atau inspirasi. Jika sebuah film yang dibuat dan diputar hanya mempertontonkan kecantikan atau sensualitas seorang bintang, tidak menguntungkan bagi sebuah negeri yang sedang membangun karakter bangsanya, maka film itu layak untuk ditolak.

"Saya sependapat dengan MUI yang mengkhawatirkan anak-anak akan menjadikan bintang film Miyabi sebagai idola hidupnya," ucap Rully.

Senada itu, Prof Dr Syafii Maarif keberatan dengan beredarnya film yang dibintangi aktris porno asal Jepang, karena film ini tetap menuai kontroversi. Menurutnya, film yang "berbau" porno karena latar belakang pemerannya seharusnya tidak perlu diputar di Indonesia. "Persoalan di negeri ini sudah terlalu banyak. Jangan malah menambah beban yang sudah ada," kata Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu. [taz/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
DDII Jabar Gelar Konsolidasi Umat Menghadang LGBT

DDII Jabar Gelar Konsolidasi Umat Menghadang LGBT

Ahad, 14 Feb 2016 23:49

Membangun Kelayakan Diri Pengemban Dakwah untuk Menjemput Nashrullah

Membangun Kelayakan Diri Pengemban Dakwah untuk Menjemput Nashrullah

Ahad, 14 Feb 2016 22:47

LGBT Itu Drakula yang Mencari Pengikut dan Korban

LGBT Itu Drakula yang Mencari Pengikut dan Korban

Ahad, 14 Feb 2016 21:31

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Ahad, 14 Feb 2016 20:42

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Ahad, 14 Feb 2016 20:22

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Ahad, 14 Feb 2016 19:31

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

Ahad, 14 Feb 2016 17:42

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Ahad, 14 Feb 2016 17:31

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Ahad, 14 Feb 2016 16:30

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Ahad, 14 Feb 2016 16:24

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Ahad, 14 Feb 2016 16:00

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

Ahad, 14 Feb 2016 15:55

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Ahad, 14 Feb 2016 15:36

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Ahad, 14 Feb 2016 15:31

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Ahad, 14 Feb 2016 14:35

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Ahad, 14 Feb 2016 14:17

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Ahad, 14 Feb 2016 14:00

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Ahad, 14 Feb 2016 13:00



Must Read!
X