Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.958 views

Indonesia Dijajah Artis Porno Jepang

JAKARTA (voa-islam.com) – Lagi-lagi Indonesia dijajah Jepang. Kali ini penjajahan dilakukan oleh para artis porno Jepang di dunia perfilman. Industri perfilman Indonesia jadi surganya artis porno Jepang?

Jepang mulai menjajah perfilman Indonesia. Terbukti, tiga bintang film asal Jepang telah melakukan invasi ke arena film nasional. Lebih memprihatinkan lagi, invasi tersebut dilakukan bintang film porno, bukan bintang berkualitas dalam akting.

Seperti bintang film bokep nomor 2 di Jepang, Rin Sakuragi, yang memamerkan keseksian tubuhnya di film ‘Suster Keramas’ produksi Maxima Pictures. Lalu muncul bintang film bokep nomor wahid di negeri Sakura itu, yakni Maria Ozawa atau Miyabi di film ‘Menculik Miyabi’, masih diproduksi Maxima Pictures.  Bintang film bokep ketiga adalah Leah Yuzuki yang diboyong KK Dehraj produser K2K Production untuk memamerkan auratnya di film ‘Rayuan Arwah Penasaran’.

Meski keterlibatan bintang film porno Jepang itu menuai protes. Namun, ibarat anjing menggogong kafilah iblis tetap berlalu, dua produser, Ody Mulya dan KK Dheraj, tak ambil peduli. Berbagai kalangan profesional pun menyesalkan fenomena ini.

“Saya sangat menyesalkan produser yang telah dengan sengaja menjual bintang porno Jepang ke penonton Indonesia. Apapun alasannya, perbuatan mereka tidak bisa diterima. Beginilah jika produser memiliki prinsip yang penting dapat untung,”  kecam aktor Soultan Saladin.

…Apapun alasannya, perbuatan mereka tidak bisa diterima. Beginilah jika produser memiliki prinsip yang penting dapat untung,  kecam aktor Soultan Saladin…

Menurut dia, memang tidak ada larangan artis asing bermain di film Indonesia, tetapi seharusnya artis yang memiliki kualitas akting, bukan artis yang dikenal lewat film porno.  “Jika yang didatangkan artis papan atas, seperti Amy Yip, Jacky Chen  atau Chow Yun Fat, itu baru luar biasa. Kalau artis kelas teri, buat apa? Itu namanya pelecehan!” tegasnya.

Tak Peduli Mutu, yang Penting  Seksi dan Berani Umbar Aurat

Artis-artis porno yang main di film Indonesia itu memang tidak mempunyai kemampuan akting dengan baik. Mereka hanya menjual keseksian tubuh dan keberanian mengumbar aurat. Setidaknya, hal itu dirasakan betul oleh Shinta Bachir, artis yang pernah main bareng Rin Sakuragi di film ‘Suster Keramas.’

“Kemampuan akting Rin biasa-biasa saja, jadi buat aku kedatangan artis-artis Jepang  bukan sebagai saingan,”  kata artis  kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, 7 Februari 1986.

Anehnya, dengan alasan profesionalitas, Shinta sama sekali tak peduli dengan buruknya kemampuan akting para artis Jepang itu, meskipun artis-artis yang ‘diimpor’ itu adalah bintang film porno sekalipun. “Ya, selama mereka profesional, nggak peduli mereka bintang film bokep atau bukan, ya nggak masalah buat aku,” ujarnya.

…Memangnya Miyabi itu pemain film apa? Apa dia sudah pernah dapat Oscar? Artis blue film di mana-mana bayarannya rendah,” sergah Jupe…

Hadirnya artis panas Jepang dalam perfilman nusantara itu mendapat komentar sinis dari artis bomseks Indonesia, Julia Perez. Terhadap artis panas Jepang yang minta bayaran tinggi untuk berakting dalam film di Indonesia, Jupe sangat tidak setuju. “Memangnya dia itu pemain film apa? Apa dia sudah pernah dapat Oscar? Artis blue film di mana-mana bayarannya rendah,” sergahnya.

Mengimpor Seksualitas dan Sensualitas Demi Mengeruk Uang

Bagi produser Maxima Pictures, Odie Mulya Hidayat. menampilkan artis Jepang di film produksinya hanyalah  trik untuk  menangguk penonton sebanyak-banyaknya. Sebab, menurut dia,  dalam setahun  ini jumlah penonton film nasional kian merosot.

Terbukti, meski tidak terlalu booming, kedua film produksinya itu mampu mendapatkan penonton masing-masing 500 ribu orang. Meski mengakui telah menangguk keuntungan, Ody menyatakan tidak akan mendatangkan artis Jepang lagi. “Itulah trik kami. Setelah berhasil, maka kami tidak akan mendatangkan artis Jepang lagi untuk main di film kami,” jelasnya.

Hal berbeda diakui  produser K2K Production, KK Dheraj, yang bertekad akan terus  menjual sensualitas dan seksualitas dalam film prodksinya. Menurut dia, tanpa adegan seks filmnya tidak akan ditonton.

“Saya akan tetap membandel, karena saya ingin film saya ditonton orang. Karena seks itu adalah nilai jual. Tapi yang penting  sudah  disenor LSF. Kalau tidak disensor, saya tidak akan berani mengedarkannya,” katanya.

…Saya akan tetap membandel, karena saya ingin film saya ditonton orang. Karena seks itu adalah nilai jual, kata produser KK Dheraj…

Ketua Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, mengakui jumlah penonton yang datang ke bioskop saat pemutaran film yang dibintangi Rin Sakuragi dan Maria Ozawa cukup meningkat. “Sempat muncul kontroversi saat film ‘Suster Keramas’ diedarkan. Bahkan ada  masa yang mau membakar bioskop. Kenyataannya itu yang justru membuat film tersebut  laku,” papar Djonny.

Merusak Moral Anak-anak, Menambah Beban Bangsa

Komoditi film yang mengimpor artis bokep Jepang itu hanya menguntungkan segelintir pengusaha perfilman. Dampaknya merusak moral generasi bangsa dan menambah beban negara yang sudah sangat bertumpuk.

Kalangan DPR RI punya alasan tersendiri sehingga melakukan penolakan terhadap film-film yang dibintangi artis-artis porno Jepang semisal Miyabi. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Rully Chairul Azwar mempertanyakan motivasi film 'Menculik Miyabi,’ karena imej porno bintang asal Jepang tersebut.

"Kalau film itu pernah ditolak, lalu sekarang akan diputar kembali, saya bertanya apa motivasinya, apakah semata-mata karena komersial?" tanya Rully.

…Sebuah film harus memberikan nilai informasi, hiburan, pendidikan atau inspirasi, jelas Rully, Wakil Ketua Komisi X DPR RI…

Menurut Rully, sebuah film harus memberikan nilai informasi, hiburan, pendidikan atau inspirasi. Jika sebuah film yang dibuat dan diputar hanya mempertontonkan kecantikan atau sensualitas seorang bintang, tidak menguntungkan bagi sebuah negeri yang sedang membangun karakter bangsanya, maka film itu layak untuk ditolak.

"Saya sependapat dengan MUI yang mengkhawatirkan anak-anak akan menjadikan bintang film Miyabi sebagai idola hidupnya," ucap Rully.

Senada itu, Prof Dr Syafii Maarif keberatan dengan beredarnya film yang dibintangi aktris porno asal Jepang, karena film ini tetap menuai kontroversi. Menurutnya, film yang "berbau" porno karena latar belakang pemerannya seharusnya tidak perlu diputar di Indonesia. "Persoalan di negeri ini sudah terlalu banyak. Jangan malah menambah beban yang sudah ada," kata Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu. [taz/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Bukan kepalang repotnya Ummu Abdullah saat putra sulungnya dirawat inap karena sakit demam berdarah. Tanpa didampingi sang suami, ia juga harus merawat dua balita lainnya....

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Latest News
Kejahataan Seksual, selain Dipenjara, Rencananyaa juga Dapat Dihukum Mati

Kejahataan Seksual, selain Dipenjara, Rencananyaa juga Dapat Dihukum Mati

Jum'at, 27 May 2016 05:01

Muhammadiyah Ajak Umat Islam Gunakan Kalender Hijriyah Global

Muhammadiyah Ajak Umat Islam Gunakan Kalender Hijriyah Global

Jum'at, 27 May 2016 02:41

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 27 May 2016 01:22

Gerindra Sebut Pemerintah Tidak Mampu Kendalikan Nilai Tikar Rupiah

Gerindra Sebut Pemerintah Tidak Mampu Kendalikan Nilai Tikar Rupiah

Kamis, 26 May 2016 23:45

Jumat, 27 Mei 2016 Saat Tepat Koreksi Arah Kiblat yang Akurat

Jumat, 27 Mei 2016 Saat Tepat Koreksi Arah Kiblat yang Akurat

Kamis, 26 May 2016 22:05

Faylaq Al-Sham Hancurkan Bagian Landasan Pacu Bandara Militer Rezim Assad di Hama

Faylaq Al-Sham Hancurkan Bagian Landasan Pacu Bandara Militer Rezim Assad di Hama

Kamis, 26 May 2016 21:00

Ini Doa Politisi untuk Pemimpin DKI Mendatang Paska Ramadhan

Ini Doa Politisi untuk Pemimpin DKI Mendatang Paska Ramadhan

Kamis, 26 May 2016 20:45

Rusia Tuduh Turki Pasok Komponen Bom untuk Islamic State (IS)

Rusia Tuduh Turki Pasok Komponen Bom untuk Islamic State (IS)

Kamis, 26 May 2016 19:45

Mantap! Wali Kota Malang Perintahkan Shalat Berjamaah Awal Waktu

Mantap! Wali Kota Malang Perintahkan Shalat Berjamaah Awal Waktu

Kamis, 26 May 2016 19:26

Ketua Umum Dewan Da'wah Hadiri Pembukaan Sidang Tahunan Dewan Gubernur IDB ke-41

Ketua Umum Dewan Da'wah Hadiri Pembukaan Sidang Tahunan Dewan Gubernur IDB ke-41

Kamis, 26 May 2016 19:25

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual, Bagaimana Solusi Jitunya?

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual, Bagaimana Solusi Jitunya?

Kamis, 26 May 2016 19:20

KH Syuhada Bahri: Hukuman Kebiri Justru Membuat Pelaku Semakin Biadab

KH Syuhada Bahri: Hukuman Kebiri Justru Membuat Pelaku Semakin Biadab

Kamis, 26 May 2016 18:54

KPK Tunggu Demonstrasi Besar Tersangkakan Ahok/Tunggu Perang Badar Antar Warga dengan DKI?

KPK Tunggu Demonstrasi Besar Tersangkakan Ahok/Tunggu Perang Badar Antar Warga dengan DKI?

Kamis, 26 May 2016 17:45

Mantan Panglima Perang Era Sovyet Desak Taliban Bergabung dalam Rekonsiliasi di Afghanistan

Mantan Panglima Perang Era Sovyet Desak Taliban Bergabung dalam Rekonsiliasi di Afghanistan

Kamis, 26 May 2016 17:15

Membedah Kasus Halal di Bali HAS Training

Membedah Kasus Halal di Bali HAS Training

Kamis, 26 May 2016 16:47

Swiss Akan Denda 5000 USD bagi Siswa Muslim yang Menolak Jabat Tangan dengan Lawan Jenis

Swiss Akan Denda 5000 USD bagi Siswa Muslim yang Menolak Jabat Tangan dengan Lawan Jenis

Kamis, 26 May 2016 16:00

Di Forum Doha, Ustadz Zaitun Lantang Kritik Inggris Soal ISIS dan PBB Soal Palestina

Di Forum Doha, Ustadz Zaitun Lantang Kritik Inggris Soal ISIS dan PBB Soal Palestina

Kamis, 26 May 2016 11:45

Redakan Stres pada Pasangan dengan Menggenggam Tangannya

Redakan Stres pada Pasangan dengan Menggenggam Tangannya

Kamis, 26 May 2016 10:41

Persis Khawatirkan Tingginya Angka Perceraian Pasangan Muslim di Indonesia

Persis Khawatirkan Tingginya Angka Perceraian Pasangan Muslim di Indonesia

Kamis, 26 May 2016 10:30

Banyaknya Penganut Sunda Wiwitan Harus Jadi Fokus Ulama Bekasi

Banyaknya Penganut Sunda Wiwitan Harus Jadi Fokus Ulama Bekasi

Kamis, 26 May 2016 09:47


Must Read!
X