Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.600 views

Pembubaran FPI Bukan Hak Polisi dan Tak Berdasar Hukum

Jakarta (voa-islam.com) -Desakan Pembubaran FPI semakin santer terdengar. Tak mau tinggal diam Front Pembela Islam pun  menyatakan  bahwa desakan pembubaran organisasi mereka tak memiliki dasar hukum.

Menurut Ketua Bidang Nahi Mungkar FPI, Munarman, mereka yang mendesak pembubaran tak mengerti hukum tata negara. "Kalau dia minta bubarkan ke polisi, itu salah alamat," kata Munarman saat diwawancara, "Sayang sekali jika anggota Dewan sampai meminta polisi membubarkan FPI," kata Munarman.

...Kalau dia minta bubarkan ke polisi, itu salah alamat," "Sayang sekali jika anggota Dewan sampai meminta polisi membubarkan FPI," kata Munarman.

Sikap FPI sendiri, kata Munarman, tenang-tenang saja. FPI percaya pada penyelesaian di jalur hukum yakni pengadilan. "Jadi sekarang, tidak usah dibesar-besarkan," katanya. "Kami lihat dulu perkembangannya."

Dorongan pembubaran FPI semakin santer setelah Kemarin, sejumlah politisi mendeklarasikan Kaukus Pancasila yang berisi tuntutan kepada polisi mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan FPI. Salah seorang anggota Kaukus yakni Ulil Abshar Abdalla bahkan Ulil mendesak pembubaran FPI.

Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla, itu menyatakan FPI harus dibubarkan karena sudah melakukan kekerasan secara sistematis. "Masalah membubarkan FPI masih ada keraguan dari pemerintah," kata Ulil di gedung parlemen. "Diperlukan tekanan masyarakat sipil untuk membubarkan," ujarnya, Senin 28 Juni 2010.

Tekanan pembubaran itu harus diwacanakan terus menerus. "Alasannya sebagai organisasi, FPI sudah melakukan kekerasan sistematis, bukan sporadis. Kekerasan melawan hukum mengarah ke satu kelompok bukan bersifat random," ujar Ulil.

PKS Menolak FPI Jadi Ormas Terlarang

Dilain pihak, PKS pun angkat bicara. PKS ternyata tak setuju wacana pelarangan Front Pembela Islam. Menurut Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, Hukum, dan Keamanan PKS, Agoes Poernomo, lebih penting dilakukan adalah pengusutan kasus hukum oknum anggota FPI.

"Selama polisi tegas tidak perlu jadi organisasi terlarang," ujar Agoes di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 29 Juni 2010.

...Kalau memang kemudian polisi tegas, Presiden tidak perlu sampai turun tangan, ujar Agoes.

Menurutnya, Presiden SBY tidak perlu ikut turun tangan pada kasus tersebut. Ketegasan aparat kepolisian dinilainya lebih tepat. "Kalau memang kemudian polisi tegas, Presiden tidak perlu sampai turun tangan," kata anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat itu.

Bukan Wewenang Polri Membubarkan FPI

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian, Inspektur Jenderal Edward Aritonang, juga menyatakan bahwa pembubaran Front Pembela Islam bukan kewenangan kepolisian. Kepolisian hanya mengurus penegakan hukum pidana.

"Kalau (pembubaran) itu bukan domain kami," ujar Edward di markasnya, Selasa 29 Juni 2010. "Kami itu, kalau ada pelanggaran hukumnya."

...Kalau (pembubaran) itu bukan domain kami, Kami itu, kalau ada pelanggaran hukumnya". ujar Edward

Edward menyatakan, kemarin Polri sudah menerima laporan aksi pembubaran acara politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Banyuwangi pada Kamis 24 Juni 2010. Pelaku pembubaran diduga sejumlah anggota Front Pembela Islam dan ormas-ormas lainnya. "Belum ada yang ditangkap, tapi sudah ada laporannya," ujarnya. (Ibnudzar/vv).

Baca juga :

1.Anak PKI Laporkan FPI ke Komnas HAM dan Mabes Polri

2.Ulil Minta FPI Dibubarkan, FPI Tak Gentar Dipolisikan

3.Di Sukabumi, Aparat Bubarkan Pengobatan Gratis Anak PKI


 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Alhamdulillah!!! Sepeda Motor Mujahid yang Hilang Diambil Densus 88 Sudah Diganti Baru oleh IDC

Sepeda motor mujahid yang hilang diambil Densus di Yogyakarta, kini sudah diganti dengan sepeda motor baru oleh IDC. Amanah para donatur IDC sudah ditunaikan. ...

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Bayi Kembar Aktivis Dakwah Lahir Prematur, Tagihan Mencapai 19 Juta Rupiah. Ayo Bantu!!

Duo bayi kembar prematur Mubarok dan Hassan butuh dana 19,6 juta rupiah untuk biaya persalinan dan perawatan di rumah sakit. Ayahnya seorang aktivis lembaga dakwah bergaji Rp 1 juta perbulan....

Latest News
Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Kami (Mahasiswa) Tuntut Jokowi Turun, Bukan Makan Malam di Istana

Jum'at, 22 May 2015 19:40

Prostitusi Online : Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Prostitusi Online : Dampak Benang Kusut Penanganan Masalah Prostitusi

Jum'at, 22 May 2015 15:30

Khitan Si Gemuk Di Rumah Sunatan

Khitan Si Gemuk Di Rumah Sunatan

Jum'at, 22 May 2015 15:24

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Dianggap Bodohi & Bohongi Rakyat, Mahasiswa Ajak Rakyat Turunkan Jokowi

Jum'at, 22 May 2015 15:20

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

[Foto] Aksi Ribuan Mahasiswa Bakar Ban dan Pocong di Demonstrasi Mahasiswa 20 Mei 2015

Jum'at, 22 May 2015 15:18

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Datang dari Bogor ke Istana untuk Turunkan Jokowi Dari Kursi Presiden

Jum'at, 22 May 2015 14:59

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Wasekjen PKS: Bukan Reshuffle, Tapi Presiden Jokowi yang Harus Dievaluasi

Jum'at, 22 May 2015 14:34

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Beras Oplosan Plastik: Rakyat Miskin, Pemerintah Lalai dan Tata Niaga Global yang Egois?

Jum'at, 22 May 2015 14:14

Ustadz Abu Rusydan: Ahlu Sunnah Suriah Jadi Korban Persekongkolan Jahat Dunia Internasional

Ustadz Abu Rusydan: Ahlu Sunnah Suriah Jadi Korban Persekongkolan Jahat Dunia Internasional

Jum'at, 22 May 2015 14:00

Dr Raehanul Bahraen Menjawab Video Dr Agus Soal Banyak Obat Berbahaya dan Haram

Dr Raehanul Bahraen Menjawab Video Dr Agus Soal Banyak Obat Berbahaya dan Haram

Jum'at, 22 May 2015 13:44

AS Akan Kirim 2000 Rudal Anti-Tank untuk Pemerintah Irak untuk Hadapi Serangan Daulah Islamiyah

AS Akan Kirim 2000 Rudal Anti-Tank untuk Pemerintah Irak untuk Hadapi Serangan Daulah Islamiyah

Jum'at, 22 May 2015 13:22

Gagalnya Demo Pemakzulan Jokowi-JK Akibat Suap 50 Juta Per-Ketua BEM, Benarkah?

Gagalnya Demo Pemakzulan Jokowi-JK Akibat Suap 50 Juta Per-Ketua BEM, Benarkah?

Jum'at, 22 May 2015 12:59

Pasukan Gabungan Kurdi dan FSA Klaim Bunuh Pemimpin Senior Daulah Islam (IS) di Kobani

Pasukan Gabungan Kurdi dan FSA Klaim Bunuh Pemimpin Senior Daulah Islam (IS) di Kobani

Jum'at, 22 May 2015 10:35

Luhut Naik Mimbar BEM SI: GPII dan IMM teriaki Sebagai Pencitraan, Interupsi Dengan Adzan Maghrib'

Luhut Naik Mimbar BEM SI: GPII dan IMM teriaki Sebagai Pencitraan, Interupsi Dengan Adzan Maghrib'

Jum'at, 22 May 2015 10:01

2 Hari Mahasiswa Hadang Istana Presiden : Jokowi Ngumpet, Eh Yang Nongol Dalangnya...

2 Hari Mahasiswa Hadang Istana Presiden : Jokowi Ngumpet, Eh Yang Nongol Dalangnya...

Jum'at, 22 May 2015 10:01

Ustadz Yusuf Mansyur, Sekolah yang Tidak Ada Program Tahfizhul Qur-an Bukan Sekolah Lagi Namanya

Ustadz Yusuf Mansyur, Sekolah yang Tidak Ada Program Tahfizhul Qur-an Bukan Sekolah Lagi Namanya

Jum'at, 22 May 2015 09:04

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Jum'at, 22 May 2015 08:02

Memahami Perlilaku Amerika Serikat di Kawasan Timur Tengah

Memahami Perlilaku Amerika Serikat di Kawasan Timur Tengah

Jum'at, 22 May 2015 07:45

Daulah Islam (IS) Serang Timur Ramadi, Rebut Garis Pertahanan Pemerintah Syi'ah Irak di Husayba

Daulah Islam (IS) Serang Timur Ramadi, Rebut Garis Pertahanan Pemerintah Syi'ah Irak di Husayba

Jum'at, 22 May 2015 07:15

Sempat Diundang Mensesneg, Mahasiswa: Tetap Turunkan Joko Widodo

Sempat Diundang Mensesneg, Mahasiswa: Tetap Turunkan Joko Widodo

Kamis, 21 May 2015 23:10



Must Read!
X