Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
5.395 views

MUI Tolak Menara Kudus Dijadikan Tower Selular

Kudus (voa-islam.com) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus, KH Syafiq Nashan, menilai adanya program yang akan memanfaatkan menara masjid untuk tower seluler, ditanggapi dengan baik padahal hal ini belum dikaji secara mendalam maslahah dan madharatnya.

Namun demikian, pihaknya meminta untuk Masjid al-Aqso Menara Kudus, tidak dibangun menara telepon seluler. Karena selain menara tersebut telah berumur ratusan tahun dan kondisinya sudah tua, juga untuk menjaga nilai keasliannya.

"Khusus untuk menara pada masjid Menara Kudus, kami minta untuk tidak dibangun tower di atasnya. Karena kita patut menjaga keasliannya," tegasnya, kemarin (26/7).

..."Khusus untuk menara pada masjid Menara Kudus, kami minta untuk tidak dibangun tower di atasnya. Karena kita patut menjaga keasliannya," tegasnya...

Dijelaskan, dari program tersebut mempunyai fungsi ganda. Selain akan mendatangkan manfaat tidak hanya difungsikan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai tempat pengembangan nilai-nilai sosial dan ekonomi.

Karena menurutnya, dengan upaya tersebut bisa sebagai upaya berdakwah secara modern, dan mampu memberikan pemasukan dana sewa tempat yang bisa dialokasikan untuk pembangunan masjid dan opresional lainnya.

"Selain sebagai corong dan pertanda masjid, juga bisa mendatangkan manfaat untuk disewakan yang bisa difungsikan sebagai menara base transceiver station (BTS) bagi operator telepon seluler, akhirnya mendatangkan dana," katanya.

Sedangkan dari berbagai kemungkinan bahaya adanya menara yang akan difungsikan tower itu, menurutnya bisa diantisipasi terlebih dahulu sehingga tidak membahayakan.

Dan, pemanfaatan menara masjid sebagai tower itu, layaknya pemasangan rangkaian dan pemancar radio yang biasa dipasang di menara. Dengan demikian peruntukkannya tidak mengubah dari fungsi dan makna yang sebelumnya.

"Jika saat hujan ada petir yang menyambar, dan biasanya itu ditakutkan masyarakat jika di samping tower seluler itu, maka sebaiknya pemancar dan menara tersebut bisa dipasang penangkal petir," terangnya.

Meskipun rencana tersebut dari pihak ta'mir masjid belum ada yang dilibatkan, namun pihaknya tetap meminta kepada petugas yang berwenang agar membicarakan dan memusyawarahkan terlebih dahulu dengan ta'mir masjid yang bersangkutan.

Hal ini dilakukan selain untuk menghindari adanya sesuatu yang tidak diinginkan, juga untuk mengantisipasi serta menghormati jika ada pesan dari pewakaf. Karena tidak sedikit masjid yang ada di Kudus ini baik tanah maupun lainnya yang merupakan hasil wakaf dari seseorang.
"Kita harus menghormati pesan pewakaf, yang mewakafkan tanah atau lainnya ke masjid. Karena siapa tahu ada pewakaf yang berpesan agar tidak mengubah atau tidak boleh mendirikan tower seluler atau lainnya pada masjid tersebut," bebernya. (Ibnudzar/jpo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tumor Mata Nuraini Makin Parah, Dokter Menyerah. IDC Upayakan Pengobatan Alternatif

Tumor Mata Nuraini Makin Parah, Dokter Menyerah. IDC Upayakan Pengobatan Alternatif

Usai kemoterapi ke-12, kondisi Nuraini makin parah. Daging tumor mata kanan tidak kempis, malah tumbuh daging tumor di mata kiri, kepala, leher dan kaki. Ayo bantu!!...

Jadi Tulang Punggung Keluarga Besar, Muallaf Siska Masyitoh Butuh Modal Usaha Rp 13 Juta. Ayo Bantu!!

Jadi Tulang Punggung Keluarga Besar, Muallaf Siska Masyitoh Butuh Modal Usaha Rp 13 Juta. Ayo Bantu!!

Paska hijrah menjadi Muslimah, ujian datang begitu berat. Sang suami terkena stroke sehingga ia harus banting tulang menafkahi suami, kelima anaknya dan sang ibunda yang kini menjadi muallaf....

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

Amanah aqiqah ananda Reza dan Zidane ditunaikan di penjara di Nusakambangan. Semoga ananda menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, qurrota a'yun, dan mujahid yang istiqamah...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Latest News


Must Read!
X