Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.172 views

Ganggu Ibadah dan Kesehatan, Rumah Potong Babi Rawakalong Disegel Warga

Rumah pemotongan hewan (RPH) babi dan anjing ilegal di Kampung Rawa Kalong, Kabupaten Bekasi, disegel paksa oleh seribuan warga dan massa ormas Islam. Penyegelan dilakukan usai shalat Jum’at (6/8/2010) di masjid setempat.

Rumah pemotongan hewan najis di Kampung Rawakalong, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan itu terdiri dari empat rumah pribadi yang disalahfungsikan. Keempat rumah itu adalah milik Simanjuntak, Saragih, Pakpahan,  dan Bationg, semuanya berada di RW 21.

Keberadaan RPH itu sudah sejak lama diprotes warga karena sangat menggangu kesucian dan kesehatan. Penduduk di lingkungan yang mayoritas Islam itu terusik karena anjing dan babi adalah najis berat (mughaladhah) yang menggangu kekhusukan ibadah. Di samping itu, aroma amis yang sangat tidak sedap dari RPH itu mengganggu kesehatan warga.

Dalam pantauan voa-islam.com di lokasi, siang itu di rumah Simanjuntak yang jadi pusat demo warga sudah tidak ada aktivitas pemotongan dan penjualan babi maupun anjing. Namun aroma sangat busuk dan amis sangat tajam, sempat membuat salah satu kru voa-islam.com muntah tak kuat menahan bau bekas pemotongan anjing dan babi. Sementara di seluruh pintu dan tempat duduk rumah penuh dengan lalat yang menjijikkan.

Pukul 13.10 WIB, rumah Simanjuntak berpagar besi itu terlihat tertutup, hanya ada sepuluhan preman berjaga-jaga di depan rumah. Para preman bertampang sangar itu nampak siaga menyambut massa yang akan mendemo RPH. Seorang preman yang tidak mau menyebutkan namanya, mengaku berasal dari Lampung. Mata pria berbadan tegap ini merah, dari mulutnya tercium aroma minuman keras. Betul, ternyata dari bawah tempat duduk para preman itu terdapat beberapa botol miras merk ‘Topi Miring’ dan golok.

...Dalam keadaan mabuk miras, para preman siaga menyambut massa yang mendemo dan menyegel rumah potong babi-anjing...

Pukul 14.15 seribuan pendemo mulai datang menggeruduk rumah Pakpahan yang dijadikan pusat pemotongan dan penjualan babi-anjing di Rawa Kalong. Dalam orasinya, para pendemo meminta agar para pemilik RPH  menutup aktivitas pemotongan dan penjualan babi dan anjing sejak saat itu juga.

“Tolong taati pernyataan yang kalian buat untuk menutup aktivitas pemotongan anjing dan babi sekarang juga!! Jika kalian tidak mau menutup, maka kami warga umat Islam yang akan menutup paksa,” teriak seorang ustadz yang menjadi orator, disambut gema takbir oleh pendemo.

Aksi demo yang dikawal oleh polisi dari Polsek Tambun Selatan dan Satpol PP Kabupaten Bekasi berjalan relatif aman, meski sempat terjadi bentrokan kecil. Beberapa warga sempat mengamuk lantaran sekelompok preman dari luar Bekasi berusaha menghadang mereka. Dalam keadaan mabuk miras, para preman mengeluarkan kata-kata yang menyulut emosi warga. Akibatnya, seorang preman babak belur dihakimi warga. Namun emosi warga tenang setelah ditenangkan tokoh masyarakat. Dua orang preman yang diamankan ke Polsek Tambun, mengaku sebagai penyuplai babi dan anjing.

Menurut para ketua RT di wilayah RW 21, antara lain RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 dan RT 05, aksi demo penyegelan itu dilakukan untuk menyambut Ramadhan agar lebih khusyuk dan sehat dari aroma najis dan busuk.

“Warga sini sudah capek dan terganggu pak, dengan ulah mereka. Kami sih maunya, kalau mereka tidak stop pemotongan babi dan anjing, kami minta pemerintah membuldoser saja ke empat rumah itu,” ujar salah satu ketua RT yang tidak mau dituliskan namanya, kepada voa-islam.com, Jum’at siang.

...Aksi seribuan massa ini adalah akumulasi dari kekesalan warga terhadap keberadaan tempat pemotongan babi dan anjing ilegal yang sangat meresahkan...

Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Rony Harjanto, aksi seribuan massa ini adalah akumulasi dari kekesalan warga terhadap keberadaan tempat pemotongan babi dan anjing ilegal yang sangat meresahkan. Warga sudah beberapa kali mengajukan keberatan termasuk ke pemerintah daerah, namun tidak digubris. Akibatnya mereka bertindak sendiri, karena  merasa dibohongi.

“Pemilik rumah potong babi itu sudah beberapa kali membuat perjanjian untuk tidak membuka usaha di tempat itu,” ujar Rony.

Dua  tahun silam, kekesalan warga itu sempat mereda setelah disepakatinya surat perjanjian antara pengelola rumah potong babi dan anjing milik lahan Simanjuntak, Pakpahan, Saragih dan Bationg. Perjanjian yang dilakukan di kantor kelurahan (28 November 2008) itu disaksikan aparat RT, RW, Kepala Dusun, Kepala Desa dan Pemkab Bekasi yang diwakili oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi. Dalam kesepakatan yang ditandatangani di atas materai, para pemilih rumah potong babi-anjing menyatakan siap menjaga kebersihan dan kesehatan dari aktivitas penjualan babi dan anjing.

Karena surat pernyataan ini dilanggar, maka kericuhan muncul lagi. Akibatnya, Dinas Peternakan, Perikanan & Kelautan Pemkab  Bekasi melayangkan surat perintah tanggal 28 Januari 2010 agar pemilik rumah potong babi-anjing menutup segala usaha penjualan dan pemotongan babi-anjing.

Karena masih bandel tak mengindahkan peringatan tersebut, akhirnya Satpol PP Kabupaten Bekasi bertindak tegas dengan menuntup rumah jagal babi dan anjing, Senin (12/4/2010). Selain menutup, Satpol PP juga menyita enam ekor babi, 18 pisau kecil, dua palu, dua gantungan, tiga timbangan kecil dan tiga kayu yang digunakan untuk praktek jagal di RPH yang berada di tengah pemukiman warga.

Rupaya penutupan ini tak membuat pemilik rumah potong babi jera, sehingga muncul gejolak keresahan warga. Namun lagi-lagi berhasil direda dengan Surat Pernyataan kedua (3 Agustus 2010) yang menyatakan bahwa pemilik rumah potong babi-anjing bersedia menutup  usaha pemotongan dan penjualan babi-anjing.

Karena surat pernyataan ini dilanggar kembali, maka warga habis kesabaran dan melakukan demo besar-besaran. Warga akan melakukan penutupan paksa bila pemilik rumah potong tidak bersedia menutupnya sesuai dengan surat pernyataan yang telah dibuatnya.

...Warga mengancam membawa massa lebih banyak jika tempat pemotongan hewan ini tidak segera ditutup...

Aksi baru berakhir setelah Kapolsek Tambun AKP Sutriyono mengajak warga melakukan negosiasi. Warga mengancam membawa massa lebih banyak jika tempat pemotongan hewan ini tidak segera ditutup. Karena pemilik rumah pemotongan babi-anjing sedang tidak berada di tempat, maka Sutriyono berjanji akan mengadakan pertemuan dengan seluruh pihak terkait untuk segera menyegel keempat rumah pemotongan babi-anjing itu, di kantor Kelurahan Setia Mekar, Sabtu (7/8/2010) pukul 14.00.

Kapolsek setuju dengan penutupan rumah pemotongan hewan tersebut karena ilegal dan meresahkan warga. Namun pihaknya mengakui bahwa penyegelan itu bukan domain polisi, tapi tugas Satpol PP. Maka Kapolsek berjanji untuk mengawal penyegelan yang akan dilakukan oleh Satpol PP.

“Kami akan mengawal Satpol PP untuk melakukan penyegelan rumah pemotongan babi dan anjing ilegal ini. Kalau segel itu dibuka, maka akan kami tindak sesuai hukum,” tegasnya.  [taz/adrian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah dan sedekah. Mari dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 15 juta rupiah....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Latest News
Mudik dan Solusi Syar'i Tanpa Macet

Mudik dan Solusi Syar'i Tanpa Macet

Jum'at, 23 Jun 2017 22:24

Saudi CS Akan Berikan Sanksi Ekonomi pada Turki Karena Mendukung Qatar

Saudi CS Akan Berikan Sanksi Ekonomi pada Turki Karena Mendukung Qatar

Jum'at, 23 Jun 2017 21:15

Pesan Idul Fitri Amir Taliban: Perang Afganistan Tidak Akan Berakhir Sampai Pasukan Asing Pergi

Pesan Idul Fitri Amir Taliban: Perang Afganistan Tidak Akan Berakhir Sampai Pasukan Asing Pergi

Jum'at, 23 Jun 2017 17:17

Kejahatan Kebencian Anti Muslim Meningkat Pasca Serangan Manchester

Kejahatan Kebencian Anti Muslim Meningkat Pasca Serangan Manchester

Jum'at, 23 Jun 2017 16:51

Menteri Austria Tolak Adanya Taman Kanak-kanak Islam

Menteri Austria Tolak Adanya Taman Kanak-kanak Islam

Jum'at, 23 Jun 2017 16:48

Pasukan Keamanan Myamar Kembali Tewaskan Warga Muslim Rohingya

Pasukan Keamanan Myamar Kembali Tewaskan Warga Muslim Rohingya

Jum'at, 23 Jun 2017 16:38

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Jum'at, 23 Jun 2017 16:25

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Uni Eropa Sepakat Perpanjang Sanksi Terhadap Rusia

Jum'at, 23 Jun 2017 16:25

Qatar Diberi Waktu 10 Hari untuk Penuhi Tuntutan Negara Arab

Qatar Diberi Waktu 10 Hari untuk Penuhi Tuntutan Negara Arab

Jum'at, 23 Jun 2017 16:16

Empat Negara Arab Ajukan 13 Tuntutan ke Qatar Termasuk Penutupan TV Aljazeera

Empat Negara Arab Ajukan 13 Tuntutan ke Qatar Termasuk Penutupan TV Aljazeera

Jum'at, 23 Jun 2017 16:12

Cahaya Pintu Langit (2)

Cahaya Pintu Langit (2)

Jum'at, 23 Jun 2017 16:01

Pakistan Kecam Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Tanahnya

Pakistan Kecam Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Tanahnya

Jum'at, 23 Jun 2017 15:16

Sambut Idul Fitri 1438 H, Dewan Pimpinan MUI Keluarkan Sejumlah Taushiyah

Sambut Idul Fitri 1438 H, Dewan Pimpinan MUI Keluarkan Sejumlah Taushiyah

Jum'at, 23 Jun 2017 14:18

Komisi Fatwa MUI: Takbiran Itu Syiar Islam, Aparat Harus Dukung

Komisi Fatwa MUI: Takbiran Itu Syiar Islam, Aparat Harus Dukung

Jum'at, 23 Jun 2017 14:05

Gelombang Kedua Tentara Turki Tiba di Qatar

Gelombang Kedua Tentara Turki Tiba di Qatar

Jum'at, 23 Jun 2017 14:00

Inilah Tempat Para Ketua PP Muhammadiyah Khutbah Idul Fitri

Inilah Tempat Para Ketua PP Muhammadiyah Khutbah Idul Fitri

Jum'at, 23 Jun 2017 13:32

Ada Dugaan Menteri Berpikir Radikal Sekuler, Jokowi Dihimbau Waspada

Ada Dugaan Menteri Berpikir Radikal Sekuler, Jokowi Dihimbau Waspada

Jum'at, 23 Jun 2017 12:31

Atas Tindakan Siapa Ahok Ditempatkan di Mako Brimob, bukan di Lapas?

Atas Tindakan Siapa Ahok Ditempatkan di Mako Brimob, bukan di Lapas?

Jum'at, 23 Jun 2017 11:31

Soal Angket, Pakar: Tidak Ada Satupun yang Dapat Halangi UU & Lima Prinsip KPK

Soal Angket, Pakar: Tidak Ada Satupun yang Dapat Halangi UU & Lima Prinsip KPK

Jum'at, 23 Jun 2017 10:31

Doa untuk Orang yang Menyerahkan Zakat

Doa untuk Orang yang Menyerahkan Zakat

Jum'at, 23 Jun 2017 10:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X