Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.643 views

Pliss, Jangan Lebay Deh!! Penusukan Pendeta HKBP Kriminal Biasa

Jakarta (voa-islam.com) - Kasus penusukan jemaat HKBP seakan menjadi momentum meledaknya perang agama di bekasi, semua orang mengecam dari tukang becak, tokoh agama bahkan presiden yang dikenal tak punya nyali dan peragu. 

Namun ironis, seakan berita penusukan ini menggelembungkan opini bahwa Front Pembela Islam (FPI) adalah dalang dan pelaku penusukan ini hanya dengan alasan laman Facebook Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda yang memiliki lebih 4.000 teman, beberapa kali menulis status 'menyerang' jemaat HKBP Kampung Ciketing.

Padahal FPI sudah menyatakan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam insiden penusukan dan pengeroyokan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Kampung Ciketing, Bekasi.

...secara organisasi FPI melarang keras anggotanya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menggunakan senjata tajam dalam aksi apapun. Larangan ini tertera di setiap kartu anggota FPI...

Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab pun menegaskan secara organisasi, FPI melarang keras anggotanya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menggunakan senjata tajam dalam aksi apapun. Larangan ini tertera di setiap kartu anggota FPI.

Jangan Lebay!Itu Kriminal Biasa

Seakan moment yang tepat untuk berkoar-koar demi kebebasan beragama, peristiwa penusukan ini dinilai bukan murni kriminal biasa, melainkan menunjukkan adanya gejala terorisme di tingkat masyarakat.

"Pimpinan kita harus berani seperti Obama yang memberikan kebebasan menjalankan konstitusi. Menjalankan kebebasan beribadah sesuai kepercayaan masing-masing," sebut Romo Antonius Benny Susetyo bersama Sekjen Kemenag di Kemenag, Jakarta, Senin (13/9/2010).

Sebaliknya, kata dia, peristiwa yang terjadi kemarin sebagai akibat tidak tegasnya pemerintah dalam memberikan kebebasan itu.

"Presiden harus tegas jalankan ini. Konstitusi harus dijalankan demi terbangunnya bangsa. Perilaku kekerasan harus ditolak, di agama manapun tidak ada yang melegalkan kekerasan," pungkasnya.

Padahal sebelumnya Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo memastikan kasus penusukan ini murni kriminal dan tidak berbau konflik agama.

"Ini kriminal murni, bukan konflik agama," kata Timur usai mengunjung korban di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Timur, Minggu, 12 September 2010.

...Ini kriminal murni, bukan konflik agama, kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo ...

Korban Asia, kata Kapolda, ditusuk di bagian perut kanan bawah. Kejadiannya sekitar pukul 08.45 WIB. "Korban bukan diserang, tapi ditusuk saat pelaku berpapasan di jalan," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli juga sudah mengatakan bahwa kasus penusukan ini adalah kejahatan jalanan. Pihak Kepolisianpun sudah berusaha agar ada dialog di antara mereka bersama Pemda.

Dialog tidak akan ada titik temu jika masing-masing merasa benar. Kita berharap ada sikap toleransi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli di Kantornya, Senin (13/9/2010).

Boy pun meminta agar seluruh pihak dapat memandang jernih persoalan ini, dengan tidak menghubung-hubungkan peristiwa penusukan ke isu Agama. "Jangan dibawa ke sanalah, ini sensitif. Kejadian ini kan terjadi di jalanan bukan di lokasi ibadah," katanya.

Dia juga berjanji akan terus berusaha melakukan pengamanan, meski upaya dialog antara kedua belah pihak masih belum tercapai dengan baik. "Semua diharapkan bisa menunjukan sikap toleransi tinggi," pungkasnya.

Polisi Tahu HKBP 'Ngeyel' Beribadah Meski Ditentang Warga

Tau mau kalah, Mabes Polri pun sudah menyatakan kasus penganiayaan pendeta dan pengurus gereja HKBP Desa Ciketing, Bekasi Timur, sebagai kriminal murni.

"Kita lihat itu sebagai kriminal murni, nanti kalau tersangkanya sudah ditangkap baru diketahui motifnya apa," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol. Marwoto Soeto, di Jakarta, Senin (13/9).

..Polisi telah mengetahui adanya pemaksaan Jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah di desa tersebut meskipun telah ditentang warga sekitar...

Marwoto menegaskan, tidak ada kelalaian polisi dalam peristiwa penganiayaan Pendeta Luspida Simanjuntak dan pengurus gereja (Penatua) Asian Sihombing, dari HKBP Desa Ciketing.

Polisi telah mengetahui adanya pemaksaan Jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah di desa tersebut meskipun telah ditentang warga sekitar, dan tidak memiliki legalisasi mendirikan rumah ibadah di desa tersebut

"Kalau lalai nggak, kan informasinya sudah dikawal, ini sudah tiap hari, polisi sudah tahu persis karena setiap Minggu kalau pun tidak ada bangunan, mereka lakukan kebaktian di situ (di sebidang tanah lapang), jadi polisi sudah tahu," tutur Marwoto.

HKBP Jemaat Pembandel

Di lain tempat, Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kombes Imam Sugiarto mengaku, pihaknya sempat mengirimkan surat imbauan kepada jemaat HKBP Pondok Timur Indah, Mustikajaya, Kota Bekasi, untuk tidak beribadah di lokasi itu. Surat itu dikirimkan sekitar tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri 2010.

...Kapolres Metro Bekasi sempat mengirimkan surat imbauan kepada jemaat HKBP Pondok Timur Indah, untuk tidak beribadah di lokasi itu. Alasannya, karena adanya potensi gangguan keamanan. Ada penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar resah. Tetapi, mereka tetap membandel...

"Alasannya, saya melihat adanya potensi gangguan keamanan. Ada penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar resah. Tetapi, mereka tetap membandel," kata Kombes Imam, Senin.

Kombes Imam juga mengaku telah meminta mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurus perizinan sehingga dapat beribadah dengan resmi. Selama ini, jemaat HKBP Pondok Timur Indah belum memiliki sarana ibadah yang resmi.

Terkait pengamanan, Kombes Imam mengatakan bahwa pihaknya selama ini terus menurunkan 400-500 personel di sekitar Gereja HKBP Pondok Timur Indah.

Dia mengakui, pihaknya tidak memfokuskan pengamanan pada konvoi jemaat yang terjadi setiap hari Minggu. Pada hari itu, jemaat selalu berjalan beriring-iringan menuju gereja untuk beribadah. (lieM/dbs)

Baca berita terkait:

  1. Demi Allah!! Wakil Walikota Bekasi Larang Jemaat HKBP Kebaktian di Ciketing Asem.
  2. Demi Keamanan & Ketertiban, Pemkot Bekasi Larang HKBP Kebaktian di Ciketing Asem
  3. Terungkap, Biang Insiden Penusukan Jemaat HKBP Adalah HKBP Sendiri
  4. Koreksi terhadap Berita Insiden Penusukan Jemaat Gereja Ilegal HKBP
  5. Pliss, Jangan Lebay Deh!! Penusukan Pendeta HKBP Kriminal Biasa
  6. Gereja HKBP Menolak Peraturan Menteri, Umat Islam Siap Siaga.
  7. Inilah Alasan Warga Mustikajaya Bekasi Menolak Rencana Pendirian Gereja HKBP.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
PP Muhammadiyah: Jangan Panik, Pilihlah Cagub DKI yang Tidak hanya Melayani Pengembang

PP Muhammadiyah: Jangan Panik, Pilihlah Cagub DKI yang Tidak hanya Melayani Pengembang

Kamis, 29 Sep 2016 23:15

Buruh: PP No. 78 Tahun 2015 Miskinkan Keluarga Buruh, juga Keluarga Presiden

Buruh: PP No. 78 Tahun 2015 Miskinkan Keluarga Buruh, juga Keluarga Presiden

Kamis, 29 Sep 2016 21:15

Ribuan Buruh & Masyarakat Dihimbau agar Pilih Pemimpin Baru untuk Jakarta

Ribuan Buruh & Masyarakat Dihimbau agar Pilih Pemimpin Baru untuk Jakarta

Kamis, 29 Sep 2016 19:15

Hizbut Tahrir Salurkan Bantuan ke-17 Daerah Korban Banjir Garut

Hizbut Tahrir Salurkan Bantuan ke-17 Daerah Korban Banjir Garut

Kamis, 29 Sep 2016 18:39

Sudahkah Anda Bersyukur Hari Ini?

Sudahkah Anda Bersyukur Hari Ini?

Kamis, 29 Sep 2016 18:23

Rugikan Rakyat yang Taat Pajak, Buruh: Cabut UU Tax Amnesti

Rugikan Rakyat yang Taat Pajak, Buruh: Cabut UU Tax Amnesti

Kamis, 29 Sep 2016 17:15

Pengacara Mesir Pukuli Mufti 'Sekuler' Australia dengan Sepatu di Acara TV Live

Pengacara Mesir Pukuli Mufti 'Sekuler' Australia dengan Sepatu di Acara TV Live

Kamis, 29 Sep 2016 16:25

Dilaporkan karena Lecehkan Al-Quran, Ahok: MTQ dan Lomba Hafalan Quran Melecehkan Nggak?

Dilaporkan karena Lecehkan Al-Quran, Ahok: MTQ dan Lomba Hafalan Quran Melecehkan Nggak?

Kamis, 29 Sep 2016 15:09

Kebiadaban Pemprov Gusur Bukit Duri tanpa Pandang Proses Hukum Dikecam DPR

Kebiadaban Pemprov Gusur Bukit Duri tanpa Pandang Proses Hukum Dikecam DPR

Kamis, 29 Sep 2016 14:45

Memaknai Idul Adha Agar Tak Lekang Waktu

Memaknai Idul Adha Agar Tak Lekang Waktu

Kamis, 29 Sep 2016 13:23

LAZIS Dewan Dakwah Gelar Operasi Air bersama Tentara dan Polisi

LAZIS Dewan Dakwah Gelar Operasi Air bersama Tentara dan Polisi

Kamis, 29 Sep 2016 13:07

Mewaspadai Bangkitnya Komunisme di Indonesia

Mewaspadai Bangkitnya Komunisme di Indonesia

Kamis, 29 Sep 2016 13:00

Serangan Udara AS Tewaskan 22 Tentara Somalia yang Dikira Anggota Al-Shabaab

Serangan Udara AS Tewaskan 22 Tentara Somalia yang Dikira Anggota Al-Shabaab

Kamis, 29 Sep 2016 13:00

Sekum DDII Jabar: Pemimpin Kafir Itu Sudah Jelas Haram Dipilih Umat Islam

Sekum DDII Jabar: Pemimpin Kafir Itu Sudah Jelas Haram Dipilih Umat Islam

Kamis, 29 Sep 2016 12:58

Fahri Hamzah Tantang Mahasiswa Lebih Kritis pada Pemerintah, Bukan DPR

Fahri Hamzah Tantang Mahasiswa Lebih Kritis pada Pemerintah, Bukan DPR

Kamis, 29 Sep 2016 12:45

Manfaat Menyusui bagi Busui (Ibu Menyusui)

Manfaat Menyusui bagi Busui (Ibu Menyusui)

Kamis, 29 Sep 2016 11:27

Ini Strategi bagi Dua Pasangan Cagub DKI Mengalahkan Petahana

Ini Strategi bagi Dua Pasangan Cagub DKI Mengalahkan Petahana

Kamis, 29 Sep 2016 10:45

HTI Sampaikan Penolakan Revisi UU Terorisme ke DPRD Surakarta

HTI Sampaikan Penolakan Revisi UU Terorisme ke DPRD Surakarta

Kamis, 29 Sep 2016 10:08

Fahira Idris: Warga Bukit Duri Taat Hukum, Kenapa Tidak Dihargai Pemprov DKI?

Fahira Idris: Warga Bukit Duri Taat Hukum, Kenapa Tidak Dihargai Pemprov DKI?

Kamis, 29 Sep 2016 09:28

Rezim Teroris Assad dan Rusia Kembali Hancurkan 2 Rumah Sakit di Timur Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Rezim Teroris Assad dan Rusia Kembali Hancurkan 2 Rumah Sakit di Timur Aleppo yang Dikuasai Oposisi

Kamis, 29 Sep 2016 09:12


Must Read!
X