Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.844 views

Pliss, Jangan Lebay Deh!! Penusukan Pendeta HKBP Kriminal Biasa

Jakarta (voa-islam.com) - Kasus penusukan jemaat HKBP seakan menjadi momentum meledaknya perang agama di bekasi, semua orang mengecam dari tukang becak, tokoh agama bahkan presiden yang dikenal tak punya nyali dan peragu. 

Namun ironis, seakan berita penusukan ini menggelembungkan opini bahwa Front Pembela Islam (FPI) adalah dalang dan pelaku penusukan ini hanya dengan alasan laman Facebook Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda yang memiliki lebih 4.000 teman, beberapa kali menulis status 'menyerang' jemaat HKBP Kampung Ciketing.

Padahal FPI sudah menyatakan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam insiden penusukan dan pengeroyokan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Kampung Ciketing, Bekasi.

...secara organisasi FPI melarang keras anggotanya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menggunakan senjata tajam dalam aksi apapun. Larangan ini tertera di setiap kartu anggota FPI...

Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab pun menegaskan secara organisasi, FPI melarang keras anggotanya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menggunakan senjata tajam dalam aksi apapun. Larangan ini tertera di setiap kartu anggota FPI.

Jangan Lebay!Itu Kriminal Biasa

Seakan moment yang tepat untuk berkoar-koar demi kebebasan beragama, peristiwa penusukan ini dinilai bukan murni kriminal biasa, melainkan menunjukkan adanya gejala terorisme di tingkat masyarakat.

"Pimpinan kita harus berani seperti Obama yang memberikan kebebasan menjalankan konstitusi. Menjalankan kebebasan beribadah sesuai kepercayaan masing-masing," sebut Romo Antonius Benny Susetyo bersama Sekjen Kemenag di Kemenag, Jakarta, Senin (13/9/2010).

Sebaliknya, kata dia, peristiwa yang terjadi kemarin sebagai akibat tidak tegasnya pemerintah dalam memberikan kebebasan itu.

"Presiden harus tegas jalankan ini. Konstitusi harus dijalankan demi terbangunnya bangsa. Perilaku kekerasan harus ditolak, di agama manapun tidak ada yang melegalkan kekerasan," pungkasnya.

Padahal sebelumnya Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo memastikan kasus penusukan ini murni kriminal dan tidak berbau konflik agama.

"Ini kriminal murni, bukan konflik agama," kata Timur usai mengunjung korban di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Timur, Minggu, 12 September 2010.

...Ini kriminal murni, bukan konflik agama, kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo ...

Korban Asia, kata Kapolda, ditusuk di bagian perut kanan bawah. Kejadiannya sekitar pukul 08.45 WIB. "Korban bukan diserang, tapi ditusuk saat pelaku berpapasan di jalan," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli juga sudah mengatakan bahwa kasus penusukan ini adalah kejahatan jalanan. Pihak Kepolisianpun sudah berusaha agar ada dialog di antara mereka bersama Pemda.

Dialog tidak akan ada titik temu jika masing-masing merasa benar. Kita berharap ada sikap toleransi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli di Kantornya, Senin (13/9/2010).

Boy pun meminta agar seluruh pihak dapat memandang jernih persoalan ini, dengan tidak menghubung-hubungkan peristiwa penusukan ke isu Agama. "Jangan dibawa ke sanalah, ini sensitif. Kejadian ini kan terjadi di jalanan bukan di lokasi ibadah," katanya.

Dia juga berjanji akan terus berusaha melakukan pengamanan, meski upaya dialog antara kedua belah pihak masih belum tercapai dengan baik. "Semua diharapkan bisa menunjukan sikap toleransi tinggi," pungkasnya.

Polisi Tahu HKBP 'Ngeyel' Beribadah Meski Ditentang Warga

Tau mau kalah, Mabes Polri pun sudah menyatakan kasus penganiayaan pendeta dan pengurus gereja HKBP Desa Ciketing, Bekasi Timur, sebagai kriminal murni.

"Kita lihat itu sebagai kriminal murni, nanti kalau tersangkanya sudah ditangkap baru diketahui motifnya apa," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol. Marwoto Soeto, di Jakarta, Senin (13/9).

..Polisi telah mengetahui adanya pemaksaan Jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah di desa tersebut meskipun telah ditentang warga sekitar...

Marwoto menegaskan, tidak ada kelalaian polisi dalam peristiwa penganiayaan Pendeta Luspida Simanjuntak dan pengurus gereja (Penatua) Asian Sihombing, dari HKBP Desa Ciketing.

Polisi telah mengetahui adanya pemaksaan Jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah di desa tersebut meskipun telah ditentang warga sekitar, dan tidak memiliki legalisasi mendirikan rumah ibadah di desa tersebut

"Kalau lalai nggak, kan informasinya sudah dikawal, ini sudah tiap hari, polisi sudah tahu persis karena setiap Minggu kalau pun tidak ada bangunan, mereka lakukan kebaktian di situ (di sebidang tanah lapang), jadi polisi sudah tahu," tutur Marwoto.

HKBP Jemaat Pembandel

Di lain tempat, Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kombes Imam Sugiarto mengaku, pihaknya sempat mengirimkan surat imbauan kepada jemaat HKBP Pondok Timur Indah, Mustikajaya, Kota Bekasi, untuk tidak beribadah di lokasi itu. Surat itu dikirimkan sekitar tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri 2010.

...Kapolres Metro Bekasi sempat mengirimkan surat imbauan kepada jemaat HKBP Pondok Timur Indah, untuk tidak beribadah di lokasi itu. Alasannya, karena adanya potensi gangguan keamanan. Ada penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar resah. Tetapi, mereka tetap membandel...

"Alasannya, saya melihat adanya potensi gangguan keamanan. Ada penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar resah. Tetapi, mereka tetap membandel," kata Kombes Imam, Senin.

Kombes Imam juga mengaku telah meminta mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurus perizinan sehingga dapat beribadah dengan resmi. Selama ini, jemaat HKBP Pondok Timur Indah belum memiliki sarana ibadah yang resmi.

Terkait pengamanan, Kombes Imam mengatakan bahwa pihaknya selama ini terus menurunkan 400-500 personel di sekitar Gereja HKBP Pondok Timur Indah.

Dia mengakui, pihaknya tidak memfokuskan pengamanan pada konvoi jemaat yang terjadi setiap hari Minggu. Pada hari itu, jemaat selalu berjalan beriring-iringan menuju gereja untuk beribadah. (lieM/dbs)

Baca berita terkait:

  1. Demi Allah!! Wakil Walikota Bekasi Larang Jemaat HKBP Kebaktian di Ciketing Asem.
  2. Demi Keamanan & Ketertiban, Pemkot Bekasi Larang HKBP Kebaktian di Ciketing Asem
  3. Terungkap, Biang Insiden Penusukan Jemaat HKBP Adalah HKBP Sendiri
  4. Koreksi terhadap Berita Insiden Penusukan Jemaat Gereja Ilegal HKBP
  5. Pliss, Jangan Lebay Deh!! Penusukan Pendeta HKBP Kriminal Biasa
  6. Gereja HKBP Menolak Peraturan Menteri, Umat Islam Siap Siaga.
  7. Inilah Alasan Warga Mustikajaya Bekasi Menolak Rencana Pendirian Gereja HKBP.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Selasa, 24 Jan 2017 06:01

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Senin, 23 Jan 2017 22:59

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Senin, 23 Jan 2017 22:41

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Senin, 23 Jan 2017 21:35

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Senin, 23 Jan 2017 21:29

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Senin, 23 Jan 2017 20:59

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Senin, 23 Jan 2017 20:15

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Senin, 23 Jan 2017 19:29

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Senin, 23 Jan 2017 19:09

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Senin, 23 Jan 2017 18:59

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

Senin, 23 Jan 2017 18:15

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Senin, 23 Jan 2017 18:00

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

Senin, 23 Jan 2017 16:40

Mengekang Hak Bicara Umat Islam Melalui Regulasi Ujaran Kebencian

Mengekang Hak Bicara Umat Islam Melalui Regulasi Ujaran Kebencian

Senin, 23 Jan 2017 16:00

Tahun 2017, Apanya yang Baru?

Tahun 2017, Apanya yang Baru?

Senin, 23 Jan 2017 15:30

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Selamatkan Indonesia dari Penjajahan China

Senin, 23 Jan 2017 15:19

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh Bawa Lari Jutaan Dolar Kas Negara Sebelum Ke Pengasingan

Senin, 23 Jan 2017 15:00

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

'Daging Ulama Beracun', Kehancuran Bagi yang Memusuhi Ulama

Senin, 23 Jan 2017 13:00

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Bedah Buku Api Sejarah di Reuni IASKI 9 Surabaya

Senin, 23 Jan 2017 11:24

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Acuhkan Resolusi PBB, Zionis Israel Kembali Izinkan Pembangunan Ratusan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru

Senin, 23 Jan 2017 11:00


Must Read!
X