Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Pliss, Jangan Lebay Deh!! Penusukan Pendeta HKBP Kriminal Biasa

Jakarta (voa-islam.com) - Kasus penusukan jemaat HKBP seakan menjadi momentum meledaknya perang agama di bekasi, semua orang mengecam dari tukang becak, tokoh agama bahkan presiden yang dikenal tak punya nyali dan peragu. 

Namun ironis, seakan berita penusukan ini menggelembungkan opini bahwa Front Pembela Islam (FPI) adalah dalang dan pelaku penusukan ini hanya dengan alasan laman Facebook Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda yang memiliki lebih 4.000 teman, beberapa kali menulis status 'menyerang' jemaat HKBP Kampung Ciketing.

Padahal FPI sudah menyatakan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam insiden penusukan dan pengeroyokan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Kampung Ciketing, Bekasi.

...secara organisasi FPI melarang keras anggotanya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menggunakan senjata tajam dalam aksi apapun. Larangan ini tertera di setiap kartu anggota FPI...

Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab pun menegaskan secara organisasi, FPI melarang keras anggotanya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menggunakan senjata tajam dalam aksi apapun. Larangan ini tertera di setiap kartu anggota FPI.

Jangan Lebay!Itu Kriminal Biasa

Seakan moment yang tepat untuk berkoar-koar demi kebebasan beragama, peristiwa penusukan ini dinilai bukan murni kriminal biasa, melainkan menunjukkan adanya gejala terorisme di tingkat masyarakat.

"Pimpinan kita harus berani seperti Obama yang memberikan kebebasan menjalankan konstitusi. Menjalankan kebebasan beribadah sesuai kepercayaan masing-masing," sebut Romo Antonius Benny Susetyo bersama Sekjen Kemenag di Kemenag, Jakarta, Senin (13/9/2010).

Sebaliknya, kata dia, peristiwa yang terjadi kemarin sebagai akibat tidak tegasnya pemerintah dalam memberikan kebebasan itu.

"Presiden harus tegas jalankan ini. Konstitusi harus dijalankan demi terbangunnya bangsa. Perilaku kekerasan harus ditolak, di agama manapun tidak ada yang melegalkan kekerasan," pungkasnya.

Padahal sebelumnya Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo memastikan kasus penusukan ini murni kriminal dan tidak berbau konflik agama.

"Ini kriminal murni, bukan konflik agama," kata Timur usai mengunjung korban di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Timur, Minggu, 12 September 2010.

...Ini kriminal murni, bukan konflik agama, kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo ...

Korban Asia, kata Kapolda, ditusuk di bagian perut kanan bawah. Kejadiannya sekitar pukul 08.45 WIB. "Korban bukan diserang, tapi ditusuk saat pelaku berpapasan di jalan," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli juga sudah mengatakan bahwa kasus penusukan ini adalah kejahatan jalanan. Pihak Kepolisianpun sudah berusaha agar ada dialog di antara mereka bersama Pemda.

Dialog tidak akan ada titik temu jika masing-masing merasa benar. Kita berharap ada sikap toleransi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli di Kantornya, Senin (13/9/2010).

Boy pun meminta agar seluruh pihak dapat memandang jernih persoalan ini, dengan tidak menghubung-hubungkan peristiwa penusukan ke isu Agama. "Jangan dibawa ke sanalah, ini sensitif. Kejadian ini kan terjadi di jalanan bukan di lokasi ibadah," katanya.

Dia juga berjanji akan terus berusaha melakukan pengamanan, meski upaya dialog antara kedua belah pihak masih belum tercapai dengan baik. "Semua diharapkan bisa menunjukan sikap toleransi tinggi," pungkasnya.

Polisi Tahu HKBP 'Ngeyel' Beribadah Meski Ditentang Warga

Tau mau kalah, Mabes Polri pun sudah menyatakan kasus penganiayaan pendeta dan pengurus gereja HKBP Desa Ciketing, Bekasi Timur, sebagai kriminal murni.

"Kita lihat itu sebagai kriminal murni, nanti kalau tersangkanya sudah ditangkap baru diketahui motifnya apa," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol. Marwoto Soeto, di Jakarta, Senin (13/9).

..Polisi telah mengetahui adanya pemaksaan Jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah di desa tersebut meskipun telah ditentang warga sekitar...

Marwoto menegaskan, tidak ada kelalaian polisi dalam peristiwa penganiayaan Pendeta Luspida Simanjuntak dan pengurus gereja (Penatua) Asian Sihombing, dari HKBP Desa Ciketing.

Polisi telah mengetahui adanya pemaksaan Jemaat HKBP Ciketing untuk beribadah di desa tersebut meskipun telah ditentang warga sekitar, dan tidak memiliki legalisasi mendirikan rumah ibadah di desa tersebut

"Kalau lalai nggak, kan informasinya sudah dikawal, ini sudah tiap hari, polisi sudah tahu persis karena setiap Minggu kalau pun tidak ada bangunan, mereka lakukan kebaktian di situ (di sebidang tanah lapang), jadi polisi sudah tahu," tutur Marwoto.

HKBP Jemaat Pembandel

Di lain tempat, Kepala Polres Metropolitan Bekasi Kombes Imam Sugiarto mengaku, pihaknya sempat mengirimkan surat imbauan kepada jemaat HKBP Pondok Timur Indah, Mustikajaya, Kota Bekasi, untuk tidak beribadah di lokasi itu. Surat itu dikirimkan sekitar tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri 2010.

...Kapolres Metro Bekasi sempat mengirimkan surat imbauan kepada jemaat HKBP Pondok Timur Indah, untuk tidak beribadah di lokasi itu. Alasannya, karena adanya potensi gangguan keamanan. Ada penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar resah. Tetapi, mereka tetap membandel...

"Alasannya, saya melihat adanya potensi gangguan keamanan. Ada penolakan dari warga sekitar. Warga sekitar resah. Tetapi, mereka tetap membandel," kata Kombes Imam, Senin.

Kombes Imam juga mengaku telah meminta mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurus perizinan sehingga dapat beribadah dengan resmi. Selama ini, jemaat HKBP Pondok Timur Indah belum memiliki sarana ibadah yang resmi.

Terkait pengamanan, Kombes Imam mengatakan bahwa pihaknya selama ini terus menurunkan 400-500 personel di sekitar Gereja HKBP Pondok Timur Indah.

Dia mengakui, pihaknya tidak memfokuskan pengamanan pada konvoi jemaat yang terjadi setiap hari Minggu. Pada hari itu, jemaat selalu berjalan beriring-iringan menuju gereja untuk beribadah. (lieM/dbs)

Baca berita terkait:

  1. Demi Allah!! Wakil Walikota Bekasi Larang Jemaat HKBP Kebaktian di Ciketing Asem.
  2. Demi Keamanan & Ketertiban, Pemkot Bekasi Larang HKBP Kebaktian di Ciketing Asem
  3. Terungkap, Biang Insiden Penusukan Jemaat HKBP Adalah HKBP Sendiri
  4. Koreksi terhadap Berita Insiden Penusukan Jemaat Gereja Ilegal HKBP
  5. Pliss, Jangan Lebay Deh!! Penusukan Pendeta HKBP Kriminal Biasa
  6. Gereja HKBP Menolak Peraturan Menteri, Umat Islam Siap Siaga.
  7. Inilah Alasan Warga Mustikajaya Bekasi Menolak Rencana Pendirian Gereja HKBP.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Paket Umroh Ramadhan bersama Rabbani Tour

Mulai dari $1.650 paket umroh reguler. Paket Umroh Ramadhan (awal, Nuzululul Quran, dan Idul Fitri). Tersedia juga Umroh Plus Eropa, Cairo Mesir, Turki, Al-Aqsa, dan Dubai.
http://www.rabbanitour.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X