Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
29.922 views

Pemeluk Yahudi Indonesia ingin Agama Mereka jadi Agama Resmi

MANADO (voa-islam.com)  - Komunitas Yahudi di Manado Sulawesi Utara menginginkan ajaran yang mereka yakini dijadikan sebagai salah satu agama resmi yang diakui oleh pemerintah Indonesia dan tercantum sebagai pilihan agama dalam dalam kolom Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dulu, para pemeluk Yahudi di Manado mencantumkan agama lain di kartu tanda penduduk (KTP) mereka.

Bukan hanya itu. Mereka juga ingin pernikahan dengan ajaran Yahudi diakui secara resmi di Indonesia. Kata Rabbi Yaakov Baruch, pemimpin ibadah Yahudi di Manado, selama ini, jika menikah, kaum Yahudi di Indonesia "meminjam" prosesi agama yang mereka peluk. Itu agar pernikahan mereka diakui pemerintah.

Karena itu, Yaakov bersama anggota komunitas Yahudi lainnya sedang berupaya agar Yahudi diakui sebagai agama resmi di Indonesia. Selain itu, dia meminta agama Yahudi menjadi salah satu pilihan kolom agama di KTP. Mereka sudah menyewa pengacara untuk mengusahakannya, baik lewat jalur hukum formal maupun lobi-lobi. "Berkas-berkas sudah kami siapkan. Pengacara yang tahu detail teknisnya," kata Yaakov yang juga dosen fakultas hukum ini.

Yaakov menuturkan, di masa pemerintahan Belanda di Indonesia, agama Yahudi diakui sebagai agama resmi. Begitu pula ketika masa pemerintahan Soekarno. Bahkan, hak penganut Yahudi sama dengan agama lainnya seperti Islam, Kristen, dan Katolik.

..Yaakov bersama anggota komunitas Yahudi lainnya sedang berupaya agar Yahudi diakui sebagai agama resmi di Indonesia. Selain itu, dia meminta agama Yahudi menjadi salah satu pilihan kolom agama di KTP..

Yaakov lantas menunjukkan kopi surat lawas surat Menteri Agraria yang dirilis pada 1961. Surat tersebut menyatakan mengakui bahwa kaum agama Israelit (sebutan kaum Yahudi pada masa itu) diakui sebagai agama di Indonesia. "Kenapa sekarang tidak" Kami memiliki hak yang sama," kata Yaakov.

Sampai saat ini Yaakov belum mengetahui jumlah penganut Yahudi seluruh Indonesia. Yang dia ketahui baru dua komunitas. Yakni, di Manado dan di Surabaya. Namun, hanya komunitas Yahudi Manado yang terbuka kepada publik. Di daerah selain Manado dan Surabaya, bisa jadi ada karena banyak Yahudi Belanda dan Portugis yang datang ke Indonesia.

Dengan Yahudi diakui pemerintah, Yaakov berharap para penganut Yahudi berani muncul. Mereka juga bisa beribadah dengan tenang dan dokumentasi anak keturunan mereka menjadi jelas. "Kami capek kucing-kucingan terus. Sudah saatnya agama Yahudi diakui di Indonesia," katanya.

Apa tidak khawatir dengan kasus insiden penyerangan Ahmadiyah di Pandeglang, Banten, beberapa waktu lalu" Yaakov mengakui, isu itu cukup sensitif. Namun, masyarakat tidak bisa terus-menerus berpikir jelek tentang Yahudi. Ini adalah waktu bagi warga Indonesia tahu bagaimana Yahudi sebagai kaum beragama.

"Orang kalau tidak tahu akan muncul banyak dugaan. Bukan berarti harus terus bersembunyi, tapi harus kita beri informasi yang tepat," kata rabbi yang bolak-balik ke Israel untuk menimba ilmu agama ini.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 500 orang pengikut Yahudi diSulawesi Utara. Mereka tidak tinggal di kawasan tertentu atau berkumpul dalam sebuah perumahan. Mereka tinggal terpisah dan berbaur dengan masyarakat umum lainnya. Mereka hanya berkumpul setiap ada perayaan hari raya.

..IIPAC adalah lembaga yang didirikan pada 2002. Lembaga tersebut berkantor di Jember, Jawa Timur. Komite itu bertujuan menggalang kerja sama antara pemerintah Israel dan Indonesia..

Bangun kantor perwakilan di 33 provinsi

Sementara itu tokoh Yahudi Indonesia lainnya, Benjamin Ketang, yang merupakan direktur eksekutif Indonesia-Israel Public Affairs Committee (IIPAC) mengatakan pihaknya sedang menargetkan pendirian kantor perwakilan IIPAC di 33 provinsi. Berbeda dengan Rabbi Yaakov Baruch yang fokus pada ibadah, Benjamin lebih fokus ke bisnis.

"Ini seperti lembaga lobi. Kami murni di bisnis. Terutama yang langsung bersinggungan dengan rakyat," kata Benjamin saat ditemui di Jakarta. IIPAC adalah lembaga yang didirikan pada 2002. Lembaga tersebut berkantor di Jember, Jawa Timur. Komite itu bertujuan menggalang kerja sama antara pemerintah Israel dan Indonesia. Selain itu, menghubungkan Indonesia dengan investor Yahudi meski bukan dari negara Israel.
Benjamin mengatakan, meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, kerja sama tetap bisa dilakukan. Memang, kerja sama tersebut bukan G to G alias antar pemerintah. Tetapi, antara investor dan pengusaha atau pemerintah daerah setempat.
 
IIPAC, lanjut Benjamin, merancang program-program yang langsung bersentuhan dengan rakyat. Di antaranya, pemberdayaan petani, nelayan, dan bidang perkebunan. "Ini bukan menyebarkan agama Yahudi atau politik Yahudi. Ini semata untuk bisnis," tuturnya.
..perusahaan Yahudi menanamkan duitnya pada perusahaan pertambangan di Indonesia. Termasuk di PT Bakrie and Brothers, perusahaan milik taipan Indonesia Aburizal Bakrie..
Selama ini, kata Benjamin, petani dan nelayan tidak pernah sejahtera. Setiap kali masa panen tiba, harganya jatuh. Akibatnya, mereka sering merugi. "Ini kan persoalan modal. Kami coba menghubungkan kebutuhan rakyat dengan pemodal Yahudi," ungkapnya.
 
Lelaki yang menghabiskan dua tahun belajar S-2 peradaban Yahudi di Universitas Hebrew, Jerusalem, Israel, itu optimistis program tersebut bisa sukses. Sebab, manfaat program langsung dirasakan masyarakat. Apalagi dia mengklaim telah mendapat dukungan dari stakeholder. Lembaga itu juga merupakan organisasi resmi yang sudah mengantongi akta notaris.
 
Benjamin menambahkan, investasi bangsa Yahudi di Indonesia bukan barang baru. Sebelumnya, perusahaan Yahudi menanamkan duitnya pada perusahaan pertambangan di Indonesia. Termasuk di PT Bakrie and Brothers, perusahaan milik taipan Indonesia Aburizal Bakrie.
 
Lelaki 38 tahun itu mengatakan, investasi di Indonesia masih cukup sulit bagi bangsa Yahudi. Alasannya, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Padahal, banyak pengusaha Israel yang ingin berinvestasi. Dengan membuka hubungan diplomatik, dia yakin akan ada banyak keuntungan bagi Indonesia. Mulai posisi politik Indonesia di antara negara-negara dunia hingga akses terhadap beasiswa pendidikan di Israel.
 
"Posisi Indonesia dengan Israel selalu sulit. Warga Indonesia tidak bisa tinggal lama di Israel. Bahkan, belajar di sana saja susah. Prosedur berbelit. Kalau punya hubungan diplomatik, Indonesia akan dianggap kawan. Negara seperti Amerika tidak akan berani intervensi," katanya. (up/jpn)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Selasa, 17 Oct 2017 10:00

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:36

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:32

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Selasa, 17 Oct 2017 09:15

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

Selasa, 17 Oct 2017 09:03

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Selasa, 17 Oct 2017 07:40

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Selasa, 17 Oct 2017 04:32

Beda Aksi, Beda Kondisi

Beda Aksi, Beda Kondisi

Senin, 16 Oct 2017 22:47

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Senin, 16 Oct 2017 22:30

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Senin, 16 Oct 2017 22:21

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Senin, 16 Oct 2017 21:00

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Senin, 16 Oct 2017 20:41

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Senin, 16 Oct 2017 20:21

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Senin, 16 Oct 2017 19:42

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Senin, 16 Oct 2017 18:21

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Senin, 16 Oct 2017 17:46

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

Senin, 16 Oct 2017 17:42

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Senin, 16 Oct 2017 16:21

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Senin, 16 Oct 2017 15:49

Djarot Lebih Memilih Liburan daripada Hadiri Sertijab Gubernur Baru

Djarot Lebih Memilih Liburan daripada Hadiri Sertijab Gubernur Baru

Senin, 16 Oct 2017 15:23


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 16/10/2017 11:46

Setiap Muslim Wajib Berpolitik