Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
16.100 views

Bagi Demokrasi, Islam Sesuai Cara Nabi adalah Garis Keras

Jakarta (voa-islam.com) - Acara Today's Dialogue MetroTV yang dipandu oleh Kania Sutisnawinata pada Selasa (15/3) hangat membicarakan Kasus "Bom dan Islam Liberal". Para narasumber berasal dari kapolda Metro Jaya, Irjen.Pol. Sutarman, Mantan Kepala BIN AM. Hendropriyono, pengamat politik Burhanudin Muhtadi, dan pemerhati Islam Moderat Marbawi Karto

Seorang Narasumber yang melabelkan diri sebagai pemerhati Islam Moderat Marbawi Karto, menyebut pengirim paket bom ke markas Radio 68H yang dekat dengan Jaringan Islam Liberal adalah dari Drs. Sulaiman Azhar, Lc. Ia menyebut gelar LC dari Timur Tengah ini sebagai label keilmuan Islam garis keras dan ancaman bagi demokrasi.Celakanya opini diarahkan agar umat Islam harus berpaham demokrasi yang sejatinya telah gagal sejak didirikan yaitu sejak zaman Yunani kuno.

Kenyataannya, kini hampir di seluruh dunia pada abad 20 ini mengadopsi sistem demokrasi dan menjadi sistem paling laris di pasaran dunia. Tak pelak, banyak negara mengadopsi demokrasi sebagai spirit dalam konstitusi kenegaraan mereka, termasuk negara mayoritas muslim seperti Indonesia.

Nah di Indonesia, meski telah merdeka lebih dari 60 tahun, kita tetap menjadi negara dengan tingkat kedunguan yang luar biasa, korup dimana-mana, kekayaan alam dibuang percuma buat kepentingan asing, islam diberangus agar islam cara Nabi Muhammad yang berkah diubah dengan islam yang tunduk pada aturan AS, Zionis Yahudi dan para sekutunya yang melegalkan dengan seks bebas, minuman keras.

Negeri tempat Islam berdiri, Arab Saudi, juga telah dijadikan sapi perahan kepentingan AS dan Israel, mereka menjadikan para raja dan pemimpin negeri jazirah Arab layaknya setan bisu dan tak berdaya menghadapi tekanan AS dan Israel demi melanggengkan kekuasaanya. Namun Allah tak tidur, Hosni Mubarak, Ben Ali, Khadafi, mulai digoyang dari kekuasaannya...

Bayangkan, Umat Islam di Arab Saudi pun tidak diperkenankan mengkritik tindakan AS dan Yahudi Israel yang memboikot Palestina, jika berani melanggar maka jeruji besi siap menerima kehadiran para pelakunya

Saat ini, jikalau kita berkaca dengan kondisi Negara-negara dunia yang menerapkan demokrasi, ternyata sistem ini justru mengalami kegagalan waktu demi waktu. Di Eropa dan Amerika mereka tidak mampu menekan penyakit masyarkat dab malah melindungi seks bebas, minuman keras, menyerang Islam minoritas dan mendukung kebrutalan Israel. Di Indonesia meski negaranya melarang minuman keras dan seks bebas, namun korupsi menjadi mainan penguasa dengan beking elit politik partai besar dan anggota DPR. Aspirasi rakyat yang tadinya menjadi “tuhan” kini hanya menjadi isapan jembol belaka.

Ironinya, para pengusung demokrasi tetap berkelit, menurut mereka kebobrokan sistem demokrasi selama ini disebabkan perilaku oknum dan bukan sistemnya. Mereka nampaknya mulai lupa bahwa demokrasi memliki basis kapitalisme dan liberalisme sehingga rakyat menjadi dibuat bingung dengan celoteh pengusung demokrasi. Mereka satu sama lain memiliki perbedaan  kepentingan, perbedaan latarbelakang sosial ekonomi, dan perbedaan tingkat pendidikan dam kini menjadi ajang pertempuran konflik kepentingan berbagai kelompok sosial dan pertarungan elit kekuasaan.

Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain membuat kebohongan (Al-An’aam: 116)”

Tak berlebihan apabila para pengobar demokrasi menyebut umat Islam yang menjalankan sunguh-sungguh semua perintah Allah dan sesuai Cara Nabi Muhammad yang sahih akan disebut sebagai Islam Garis Keras. Jangankah meminta kembali ke sistem pemerintahan khilafah islamiyah, minta jadi imam shalat saja akan diboikot. Demikian ungkap AM Hendorpriyono yang menghalangi umat islam yang Pro-Nabi Muhammad untuk meminta bergantian memimpin shalat berjamaah dimasjid.

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai” (Attaubah : 32).

“Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kalian, tetapi kebanyakan dari kalian membenci kebenaran itu.” (Az-Zukhruf: 78)


Islam kini tengah diuji dan kembali asing bagi pemeluknya, tetapi juga dihalangi bukan oleh orang bule yang pura-pura menjadi islam seperti Snouck Hungronje (atau christian snouck hurgronje), melainkan oleh orang islam sendiri, bahasanya sama, warna kulitnya sama, sukunya sama tapi ideologinya berhala dan dedikasi pada agama demokrasi dengan label islam moderat dan islam liberal. Waspadalah. (voa-islam.com/d5vn2)


Baca Juga : bahaya Islam Liberal

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
4 Mantan Tahanan Guantanamo di Uruguay Tuntut Kompensasi Finansial dan Perumahan dari AS

4 Mantan Tahanan Guantanamo di Uruguay Tuntut Kompensasi Finansial dan Perumahan dari AS

Senin, 27 Apr 2015 18:45

Koalisi Jaisyul Fath Kembali Rebut  Markas Militer Rezim Assad di Provinsi Idlib

Koalisi Jaisyul Fath Kembali Rebut Markas Militer Rezim Assad di Provinsi Idlib

Senin, 27 Apr 2015 17:15

Mega :  Bukan Lagi Ingin Reshufle, Tapi Jokowi Lengser!

Mega : Bukan Lagi Ingin Reshufle, Tapi Jokowi Lengser!

Senin, 27 Apr 2015 15:42

Di Indonesia, Semua Yang Berbau Islam Dihilangkan

Di Indonesia, Semua Yang Berbau Islam Dihilangkan

Senin, 27 Apr 2015 14:58

Bocor : Ternyata Media Tempo Hanyalah Kacung Rezim Jokowi

Bocor : Ternyata Media Tempo Hanyalah Kacung Rezim Jokowi

Senin, 27 Apr 2015 14:17

Jual Beli Paling Menguntungkan Adalah Iman dan Jihad fi Sabilillah

Jual Beli Paling Menguntungkan Adalah Iman dan Jihad fi Sabilillah

Senin, 27 Apr 2015 13:22

40 Warga Sipil Suriah Tewas Akibat Bombardir Udara Rezim Assad di Pasar Darkus Idlib

40 Warga Sipil Suriah Tewas Akibat Bombardir Udara Rezim Assad di Pasar Darkus Idlib

Senin, 27 Apr 2015 10:15

Aku Mencintaimu Karena Allah Semata

Aku Mencintaimu Karena Allah Semata

Senin, 27 Apr 2015 09:19

Bumi Syam Memanggil Setiap Muslim di Seluruh Dunia

Bumi Syam Memanggil Setiap Muslim di Seluruh Dunia

Senin, 27 Apr 2015 08:59

Hasil KAA 2015 Jangan Hanya Jadi Wacana dan Pajangan

Hasil KAA 2015 Jangan Hanya Jadi Wacana dan Pajangan

Senin, 27 Apr 2015 08:00

Dari Mekkah Al-Makarromah, Nenek Presiden AS Doakan Agar Obama Dapat Hidayah Masuk Islam

Dari Mekkah Al-Makarromah, Nenek Presiden AS Doakan Agar Obama Dapat Hidayah Masuk Islam

Senin, 27 Apr 2015 07:55

Pesta Seks Setelah UN; Wajah Pendidikan Sekulerisme

Pesta Seks Setelah UN; Wajah Pendidikan Sekulerisme

Senin, 27 Apr 2015 07:20

Perhatikan! Ternyata Stres Juga Bisa Menimpa pada Anak

Perhatikan! Ternyata Stres Juga Bisa Menimpa pada Anak

Senin, 27 Apr 2015 07:00

Mustofa B. Nahrawardaya: Pemberantasan Terorisme Hanya Omong Kosong

Mustofa B. Nahrawardaya: Pemberantasan Terorisme Hanya Omong Kosong

Senin, 27 Apr 2015 06:30

Forum Masjid Ibukota Deklarasikan Gerakan Ramaikan Masjid

Forum Masjid Ibukota Deklarasikan Gerakan Ramaikan Masjid

Senin, 27 Apr 2015 06:25

SBY Sindir Revolusi Mental Jokowi Mirip Ajaran Komunisme

SBY Sindir Revolusi Mental Jokowi Mirip Ajaran Komunisme

Senin, 27 Apr 2015 06:20

Suka Sejenis? Ayo, Segera Bertobat!

Suka Sejenis? Ayo, Segera Bertobat!

Senin, 27 Apr 2015 04:55

Menipu Umat Dengan Nama Islam, MUI Minta Pemerintah Tutup Situs Palsu Soal Islam!

Menipu Umat Dengan Nama Islam, MUI Minta Pemerintah Tutup Situs Palsu Soal Islam!

Senin, 27 Apr 2015 00:00

34 WNI Berada di Nepal Saat Gempa Dahsyat Terjadi, 17 Selamat Sisanya Dalam Pencarian

34 WNI Berada di Nepal Saat Gempa Dahsyat Terjadi, 17 Selamat Sisanya Dalam Pencarian

Ahad, 26 Apr 2015 23:30

Daulah Islam Kuasai Bendungan Al-Thirthar dan Barak Militer di Provinsi Anbar

Daulah Islam Kuasai Bendungan Al-Thirthar dan Barak Militer di Provinsi Anbar

Ahad, 26 Apr 2015 20:15



Must Read!
X