Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.448 views

Bagi Demokrasi, Islam Sesuai Cara Nabi adalah Garis Keras

Jakarta (voa-islam.com) - Acara Today's Dialogue MetroTV yang dipandu oleh Kania Sutisnawinata pada Selasa (15/3) hangat membicarakan Kasus "Bom dan Islam Liberal". Para narasumber berasal dari kapolda Metro Jaya, Irjen.Pol. Sutarman, Mantan Kepala BIN AM. Hendropriyono, pengamat politik Burhanudin Muhtadi, dan pemerhati Islam Moderat Marbawi Karto

Seorang Narasumber yang melabelkan diri sebagai pemerhati Islam Moderat Marbawi Karto, menyebut pengirim paket bom ke markas Radio 68H yang dekat dengan Jaringan Islam Liberal adalah dari Drs. Sulaiman Azhar, Lc. Ia menyebut gelar LC dari Timur Tengah ini sebagai label keilmuan Islam garis keras dan ancaman bagi demokrasi.Celakanya opini diarahkan agar umat Islam harus berpaham demokrasi yang sejatinya telah gagal sejak didirikan yaitu sejak zaman Yunani kuno.

Kenyataannya, kini hampir di seluruh dunia pada abad 20 ini mengadopsi sistem demokrasi dan menjadi sistem paling laris di pasaran dunia. Tak pelak, banyak negara mengadopsi demokrasi sebagai spirit dalam konstitusi kenegaraan mereka, termasuk negara mayoritas muslim seperti Indonesia.

Nah di Indonesia, meski telah merdeka lebih dari 60 tahun, kita tetap menjadi negara dengan tingkat kedunguan yang luar biasa, korup dimana-mana, kekayaan alam dibuang percuma buat kepentingan asing, islam diberangus agar islam cara Nabi Muhammad yang berkah diubah dengan islam yang tunduk pada aturan AS, Zionis Yahudi dan para sekutunya yang melegalkan dengan seks bebas, minuman keras.

Negeri tempat Islam berdiri, Arab Saudi, juga telah dijadikan sapi perahan kepentingan AS dan Israel, mereka menjadikan para raja dan pemimpin negeri jazirah Arab layaknya setan bisu dan tak berdaya menghadapi tekanan AS dan Israel demi melanggengkan kekuasaanya. Namun Allah tak tidur, Hosni Mubarak, Ben Ali, Khadafi, mulai digoyang dari kekuasaannya...

Bayangkan, Umat Islam di Arab Saudi pun tidak diperkenankan mengkritik tindakan AS dan Yahudi Israel yang memboikot Palestina, jika berani melanggar maka jeruji besi siap menerima kehadiran para pelakunya

Saat ini, jikalau kita berkaca dengan kondisi Negara-negara dunia yang menerapkan demokrasi, ternyata sistem ini justru mengalami kegagalan waktu demi waktu. Di Eropa dan Amerika mereka tidak mampu menekan penyakit masyarkat dab malah melindungi seks bebas, minuman keras, menyerang Islam minoritas dan mendukung kebrutalan Israel. Di Indonesia meski negaranya melarang minuman keras dan seks bebas, namun korupsi menjadi mainan penguasa dengan beking elit politik partai besar dan anggota DPR. Aspirasi rakyat yang tadinya menjadi “tuhan” kini hanya menjadi isapan jembol belaka.

Ironinya, para pengusung demokrasi tetap berkelit, menurut mereka kebobrokan sistem demokrasi selama ini disebabkan perilaku oknum dan bukan sistemnya. Mereka nampaknya mulai lupa bahwa demokrasi memliki basis kapitalisme dan liberalisme sehingga rakyat menjadi dibuat bingung dengan celoteh pengusung demokrasi. Mereka satu sama lain memiliki perbedaan  kepentingan, perbedaan latarbelakang sosial ekonomi, dan perbedaan tingkat pendidikan dam kini menjadi ajang pertempuran konflik kepentingan berbagai kelompok sosial dan pertarungan elit kekuasaan.

Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain membuat kebohongan (Al-An’aam: 116)”

Tak berlebihan apabila para pengobar demokrasi menyebut umat Islam yang menjalankan sunguh-sungguh semua perintah Allah dan sesuai Cara Nabi Muhammad yang sahih akan disebut sebagai Islam Garis Keras. Jangankah meminta kembali ke sistem pemerintahan khilafah islamiyah, minta jadi imam shalat saja akan diboikot. Demikian ungkap AM Hendorpriyono yang menghalangi umat islam yang Pro-Nabi Muhammad untuk meminta bergantian memimpin shalat berjamaah dimasjid.

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai” (Attaubah : 32).

“Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kalian, tetapi kebanyakan dari kalian membenci kebenaran itu.” (Az-Zukhruf: 78)


Islam kini tengah diuji dan kembali asing bagi pemeluknya, tetapi juga dihalangi bukan oleh orang bule yang pura-pura menjadi islam seperti Snouck Hungronje (atau christian snouck hurgronje), melainkan oleh orang islam sendiri, bahasanya sama, warna kulitnya sama, sukunya sama tapi ideologinya berhala dan dedikasi pada agama demokrasi dengan label islam moderat dan islam liberal. Waspadalah. (voa-islam.com/d5vn2)


Baca Juga : bahaya Islam Liberal

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Pemerintah Syi'ah Irak Eksekusi Mati 42 Pejuang Sunni di Nasiriyah

Pemerintah Syi'ah Irak Eksekusi Mati 42 Pejuang Sunni di Nasiriyah

Selasa, 26 Sep 2017 21:45

Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina Pembunuh Tiga Anggota Pasukan Keamanan Zionis

Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina Pembunuh Tiga Anggota Pasukan Keamanan Zionis

Selasa, 26 Sep 2017 21:05

Lantik DPW DKI Jakarta, BAKOMUBIN Harap Jadi Barometer Pergerakan

Lantik DPW DKI Jakarta, BAKOMUBIN Harap Jadi Barometer Pergerakan

Selasa, 26 Sep 2017 20:36

Alfian Tanjung Kembali Akan Disidang di PN Surabaya

Alfian Tanjung Kembali Akan Disidang di PN Surabaya

Selasa, 26 Sep 2017 20:29

Jangan Merasa Lebih Baik dari Orang Lain!

Jangan Merasa Lebih Baik dari Orang Lain!

Selasa, 26 Sep 2017 19:05

Terkait PKI, Fahri: Yang Disampaikan oleh Panglima adalah Bagian dari Konsen Pemerintah

Terkait PKI, Fahri: Yang Disampaikan oleh Panglima adalah Bagian dari Konsen Pemerintah

Selasa, 26 Sep 2017 18:05

Rusia Salahkan AS Atas Tewasnya Jenderal Mereka di Tangan Islamic State di Suriah

Rusia Salahkan AS Atas Tewasnya Jenderal Mereka di Tangan Islamic State di Suriah

Selasa, 26 Sep 2017 17:00

Isu 5000 Senjata, Teringat PKI Ingin Bangun Angkatan Kelima di Masa Orla

Isu 5000 Senjata, Teringat PKI Ingin Bangun Angkatan Kelima di Masa Orla

Selasa, 26 Sep 2017 16:05

COVER STORY September 2017: Episode Songong DN Aidit kepada Soekarno

COVER STORY September 2017: Episode Songong DN Aidit kepada Soekarno

Selasa, 26 Sep 2017 15:28

Serangan Mortir Pejuang Islamic State (IS) Tewaskan Seorang Jenderal Rusia di Deir Al-Zor

Serangan Mortir Pejuang Islamic State (IS) Tewaskan Seorang Jenderal Rusia di Deir Al-Zor

Selasa, 26 Sep 2017 14:52

Terkait PKI, Pengamat: Secara Relatif, Kehadiran TNI dalam Kancah Politik bukanlah Hal Buruk

Terkait PKI, Pengamat: Secara Relatif, Kehadiran TNI dalam Kancah Politik bukanlah Hal Buruk

Selasa, 26 Sep 2017 14:05

Meskipun Kontoversial, Panglima TNI Mendapatkan Apresiasi Besar karena Peduli Kedaulatan

Meskipun Kontoversial, Panglima TNI Mendapatkan Apresiasi Besar karena Peduli Kedaulatan

Selasa, 26 Sep 2017 12:05

Santri TPQ Solo Sumbang Rp7,3 Juta untuk Muslim Rohingya

Santri TPQ Solo Sumbang Rp7,3 Juta untuk Muslim Rohingya

Selasa, 26 Sep 2017 11:52

Dosa Murtad Masih Bisa Diampuni?

Dosa Murtad Masih Bisa Diampuni?

Selasa, 26 Sep 2017 10:20

Ketum PBB: Agama dan Politik Tidak dapat Dipisahkan dalam Bernegara

Ketum PBB: Agama dan Politik Tidak dapat Dipisahkan dalam Bernegara

Selasa, 26 Sep 2017 10:05

Jadi Corong Myanmar, Komisi I DPR RI: Copot Ito Sumardi!

Jadi Corong Myanmar, Komisi I DPR RI: Copot Ito Sumardi!

Selasa, 26 Sep 2017 09:07

PKS: Tentara Myanmar dan Buddha Radikal Lakukan Kekerasan kepada Muslim Rohingya

PKS: Tentara Myanmar dan Buddha Radikal Lakukan Kekerasan kepada Muslim Rohingya

Selasa, 26 Sep 2017 08:14

Instruksi Nobar G30S/PKI, Taktik Panglima TNI Pancing Simpatisan PKI Keluar dari Persembunyian

Instruksi Nobar G30S/PKI, Taktik Panglima TNI Pancing Simpatisan PKI Keluar dari Persembunyian

Selasa, 26 Sep 2017 07:23

Soal Rohingya, Forjim: Kalau Hanya Mengecam Anak-anak Pun Bisa

Soal Rohingya, Forjim: Kalau Hanya Mengecam Anak-anak Pun Bisa

Selasa, 26 Sep 2017 06:29

Negara; Antara Ada dan Tiada

Negara; Antara Ada dan Tiada

Selasa, 26 Sep 2017 06:17


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X